• Tidak ada hasil yang ditemukan

BLOK C - KONDISI KERJA DAN TEMPAT TINGGAL Prinsip-prinsip:

• Produsen:

- Menghormati hak-hak perkeja perihal kebebasan berserikat, jam kerja, upah, dan perlakuan hormat,

- Tidak menjalankan kerja paksa atau menggunakan pekerja anak, - Mendukung kehadiran anak di sekolah dan melek aksara,

- Memastikan kondisi kerja yang sehat dan aman untuk para perkerja,

• Para pekerja mendapatkan Upah Minimum Regional (UMR) untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

Hak-hak pekerja

Kerja paksa dan pekerja anak

I.C. 72

Segala bentuk kerja paksa, ijon (bayar hutang), perdagangan manusia, atau pekerja bukan sukarela lain tidak boleh digunakan dalam segala tahap

produksi dan proses apapun oleh kelompok dan anggota kelompok. Para pekerja tidak diwajibkan untuk menyerahkan setoran atau identitas diri, ataupun gaji, manfaat kerja dan harta benda tidak boleh ditahan untuk memaksa pekerja tetap bekerja di lokasi.

Pekerja bebas untuk meninggalkan pekerjaan setelah pemberitahuan sebagaimana mestinya

Pasangan dan anak-anak dari pekerja tidak wajib bekerja kecuali

dipekerjakan dengan kontrak terpisah dan sukarela.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

I.C. 73

Bentuk terburuk pekerja anak Anak-anak dibawah 18 tahun tidak melakukan pekerjaan berbahaya atau pekerjaan apapun yang dapat membahayakan fisik, mental, atau kesejahteraan moral mereka. Mereka tidak mengangkut beban berat, atau bekerja di lokasi-lokasi berbahaya, dalam kondisi yang tidak sehat, malam hari, atau dengan bahan atau perlatatan berbahaya. Mereka tidak terpapar pada bentuk penganiayaan apapun dan tidak ada bukti bahwa mereka telah diperdagangkan, diijon atau dipaksa. Kerja

Anak-anak di bawah umur 15 tahun tidak dilibatkan dalam pekerjaan kelompok atau anggota kelompok. Kecuali bila undang-undang nasional menetapkan usia kerja minimum adalah 14 tahun, batasan umur ini berlaku. Anak-anak usia 13-14 tahun boleh melakukan pekerjaan ringan, asalkan tidak membahayakan kesehatan dan

perkembangan mereka, tidak mengganggu sekolah atau pelatihan, dan di bawah pengawasan orang dewasa, dan tidak melewati 14 jam seminggu. Dalam hal undang-undang nasional menetapkan batasan kerja ringan adalah 12-13 tahun, batasan umur ini berlaku.

Perkebunan Keluarga

Anak-anak yang tinggal di perkebunan keluarga skala kecil boleh ikut serta dalam kegiatan pertanian yang berupa tugas-tugas ringan dan sesuai umur, yang memberi mereka kesempatan untuk

mengembangkan ketrampilan, asalkan kegiatan-kegiatan tersebut tidak mengganggu sekolah dan waktu bermain mereka, dan pekerjaan dilakukan di bawah pengawasan orang dewasa.

I.C.74

Berbagai tindakan diambil dan didokumentasikan untuk mencegah, memantau, dan remediasi pekerja anak.

Tindakan-tindakan diambil berdasarkan pengkajian risiko dan melibatkan masyarakat.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

Pendidikan

I.C.75

Anak-anak usia sekolah yang tinggal di lokasi bersekolah.

Anak-anak tersebut:

- ke sekolah yang jaraknya aman ditempuh berjalan kaki,

- ke sekolah yang jaraknya masuk akal, yang transportasinya disediakan jika orang tua tidak dapat mengantar anak-anak tersebut ke sekolah dan tidak terdapat angkutan umum yang aman, atau

- belajar/bersekolah di sekitar lokasi perkebunan yang mutu dan tingkatannya diakui dan setara. Belajar/sekolah di lokasi berlangsung di tempat yang aman dan cocok, dengan guru-guru yang berkualifikasi. Kehadirian siswa dicatat. Terdapat dukungan bagi masyarakat untuk membangun sekolah jika tidak terdapat sekolah. Dukungan tersebut didokumentasikan.

I.C.76

Berbagai tindakan diambil untuk mendorong kemampuan baca tulis dan berhitung bagi staf kelompok, anggota kelompok, dan keluarga mereka.

Tindakan-tindakan tersebut didokumentasikan.

Kebebasan berserikat dan berunding bersama

I.C. 77

Para pekerja boleh dengan bebas membentuk dan bergabung dengan organisasi pekerja, baik internal (mis. perwakilan pekerja) dan eksternal (mis. serikat buruh), dan ikut serta dalam perundingan bersama mengenai kondisi kerja.

Apabila undang-undang setempat melarang didirikannya serikat buruh, para pekerja setidaknya dapat memilih perwakilan pekerja untuk berunding dengan manajemen kebun perihal kondisi-kondisi kerja mereka.

Fungsi organisasi tersebut tidak boleh diganggu dalam bentuk apapun.

Para pekerja diizinkan untuk secara bebas memilih wakil mereka. Para perwakilan pekerja dapat menemui anggota mereka di tempat kerja.

I.C.78

Para pekerja tidak boleh dikenai pembalasan, diskriminasi, atau akibat-akibat negatif lainnya jika mereka membentuk atau bergabung dengan organisasi pekerja atau jika mereka ambil bagian dalam perundingan bersama.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

I.C.79

Para pekerja secara efektif diberitahu, baik lewat surat perorangan atau lewat pengumuman tentang:

- hak untuk membangun dan

bergabung dengan organisasi pekerja, - hak untuk terlibat dalam perundingan bersama, dan

- jaminan bahwa mereka tidak akan dikenai pembalasan, diskriminasi, atau akibat negatif lain jika mereka

melaksanakan hak-hak ini.

Jam kerja

I.C.80

Jam kerja umum tidak melampaui 48 jam per minggu. Mereka mempunyai setidaknya satu hari libur setelah bekerja 6 hari.

Rata-rata pertahun, jam kerja umum penjaga malam tidak melampaui 56 jam per minggu.

Para pekerja diberitahu tentang jumlah jam kerja yang disyaratkan per hari (puncak dan non-puncak panen).

Jam kerja per pekerja dicatat.

I.C.81

Lembu diizinkan hanya jika:

- diminta pada waktu yang selayaknya, - dibayar sesuai dengan undang-undang nasional atau kesepakatan tawar-menawar bersama,

- tidak melewati 12 jam per minggu, dan

- bukan merupakan tuntutan kerja rutin.

I.C.82

Para pekerja mempunyai waktu isitrahat setidaknya 30 menit setelah bekerja lima jam.

Ibu-ibu menyusui mendapat dua tambahan waktu istirahat 30 menit per hari untuk menyusui anak.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

Upah dan kontrak

I.C.83

Jika terdapat kesepakatan kolektif, para pekerja berhak mendapat upah

dan/atau manfaat setidaknya sebagaimana dijanjikan.

Jika tidak terdapat perjanjian kolektif, total remunerasi (upah ditambah manfaat lain) dihitung berdasarkan Upah Minimum Regional (UMR). Jika remunerasi di bawah UMR, tindakan-tindakan diambil untuk meningkatkannya ke arah pemenuhan UMR dalam periode yang masuk akal. Para pekerja setidaknya selalu

mendapat upah minimum yang berlaku.

Hal ini berlaku sama untuk para pekerja yang dibayar per unit atau hasil (mis. per volume produk yang ditangani)

Upah Minimum Regional adalah remunerasi yang diterima untuk kerja mingguan standar oleh seorang pekerja di suatu tempat yang memadai untuk memenuhi standar hidup layak untuk perkerja tersebut dan keluarganya. Unsur-unsur standar hidup layak termasuk pangan, air, pendidikan, perawatan kesehatan, transportasi, sandang, dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya termasuk persediaan untuk kejadian-kejadian yang tidak diharapkan. Upah hidup dirumuskan per negara dan/atau per daerah, bisa didapatkan dalam Daftar Patokan UMR.

Tindakan-tindakan yang harus diambil jika UMR belum tercapai harus merupakan hasil konsultasi dengan perwakilan pekerja dan/atau organisasi pekerja. Tindakan-tindakan ini dilakukan untuk memastikan upah nyata naik secara bertahap. Upah minimum yang berlaku lebih tinggi dari upah minimum regional atau nasional.

I.C.84

Pemotongan upah untuk dialokasikan ke pemberian manfaat lain sesuai dengan undang-undang nasional atau kesepakatan kerja kolektif.

Tidak ada pemotongan upah untuk tujuan-tujuan disipliner.

I.C.85

Kerja dengan bobot nilai tertentu dihargai dan dibayar setara sesuai nilainya, tanpa diskriminasi misalnya berdasarkan jenis kelamin atau jenis pekerja.

I.C.86

Undang-undang nasional tentang kontribusi asuransi/jaminan sosial dan libur berbayar ditaati.

I.C.87

Para pekerja menerima upah

setidaknya per bulan disertai slip gaji.

Bukti-bukti pembayaran gaji disimpan.

Slip gaji dan bukti pembayaran upah setidaknya mencakup:

- periode waktu,

- upah kotor dan bersih dan manfaat, dan - potongan wajib (mis. Pajak dan jaminan sosial).

I.C.88

Para pekerja yang dipekerjakan lebih dari 3 bulan mendapat kontrak kerja

tertulis.

Kontrak kerja setidaknya mencakup: - ketentuan umum kerja,

- upah kotor dan bersih dan segala manfaat, dan - potongan-potongan wajib.(mis. Pajak dan

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

Diskriminasi dan perlakuan hormat

I.C.89

Para pekerja tidak boleh mendapat diskriminasi dalam pengangkatan kerja, pemberian manfaat, remunerasi, akses terhadap pelatihan, peluang, atau PHK atas dasar jenis kelamin, ras, kelas sosial, suku, kewarganegaraan, warna kulit, jenis pekerja (permanen, sementara, atau migran), orientasi seksual, keanggotaan serikat, status perkawinan, disabilitas, umur, agama, pemikiran politik atau lainnya.

I.C.90

Para pekerja tidak boleh mendapat hukuman badan, pelecehan seksual, penindasan, paksaan, atau segala bentuk siksaan fisik ataupun mental atau intimidasi di tempat kerja.

I.C.91

Partisipasi yang setara dari kelompok rentan didorong, khususnya yang berkaitan dengan rekrutmen, pengangkatan sebagai staf dan keanggotaan dalam komite.

I.C.92

Pekerja dan keluarga mereka yang tinggal di lokasi dapat dengan bebas menjalankan unsur-unsur identitas budaya mereka, seperti pakaian, musik, bahasa, makanan, dan perayaan-perayaan.

Hal-hal sosial, budaya, dan agama yang memiliki arti penting diidentifikasi, dipisahkan, dan dilestarikan di lokasi.

I.C.93

Anggota kelompok menerima hak cuti melahirkan dan manfaat-manfaat sesuai dengan undang-undang dan praktik nasional.

Mereka dapat kembali bekerja setelah cuti melahirkan dengan syarat dan ketentuan yang sama dan tanpa diskriminasi, kehilangan senioritas, atau pemotongan upah.

I.C.94

Para pekerja yang tinggal di lokasi mempunyai akses terhadap layanan penitipan anak untuk anak-anak mereka.

Terdapat ruangan untuk menyusui.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

Kesehatan dan Keselamatan

Pertolongan pertama dan keadaan darurat

I.C.95

Staf dalam kelompok mendapatkan pelayanan pertolongan pertama dan perawatan kesehatan darurat, yang bebas biaya, untuk merawat segala cedera terkait kerja.

Kotak pertolongan pertama tersedia di pusat lokasi produksi, pengolahan, dan pemeliharaan.

Layanan pertolongan pertama diberikan oleh orang yang terlatih, yang dikenal oleh para pekerja. Pelatihan dilakukan paling lama dalam lima tahun terakhir dan didokumentasikan dalam bentuk ijasah atau sertifikat.

Kotak pertolongan pertama berisi barang-barang yang belum kedaluwarsa.

I.C.96

Para pekerja dan keluarga mereka yang tinggal di lokasi memiliki akses ke terhadap pelayanan kesehatan mendasar, termasuk pelayanan kesehatan bagi ibu (maternal)

Akses terhadap pelayanan kesehatan mendasar berarti adanya pelayanan kesehatan di lokasi produksi, ataupun transportasi bebas biaya untuk menjangkau penyedia layanan kesehatan.

I.C.97

Terdapat tata laksana atau prosedur tertulis yang jelas dan permanen mengenai kecelakaan atau keadaan darurat . Tata laksana ini tempampang jelas di semua pusat lokasi.

Tata cara ini setidaknya mencakup: - nama orang yang bisa dihubungi,

- tindakan-tindakan yang diambil dalam keadaan darurat,

- letak alat komunikasi (telepon, radio), dan - daftar nomor telepon untuk keadaan darurat yang terbarui (pemadam kebakaran, ambulan, polisi).

Tata cara tersebut menggunakan lambang-lambang, gambar, dan bahasa umum yang digunakan para pekerja.

I.C.98

Terdapat tanda-tanda peringatan yang jelas dan permanen di lokasi-lokasi pusat untuk mengidentifikasi potensi bahaya. Mesin-mesin mempunyai petunjuk yang jelas tentang cara penggunaan yang aman dan bagian-bagian yang berbahaya diamankan atau dibungkus/dilapis.

Tanda-tanda peringatan dan petunjuk

keselamatan menggunakan simbol, gambar, dan bahasa umum yang digunakan para pekerja. Terdapat alat pemadam kebakaran yang berfungsi dengan baik (misalnya tabung pemadam, ember berisi pasir, selimut) pada lokasi-lokasi pusat tempat pengolahan, pemeliharaan dan administrasi.

I.C.99

Langkah-langkah khusus diambil bagi para pekerja yang memiliki disabilitas untuk menjaga kesehatan dan keselamatan mereka di tempat kerja.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

Penanganan pestisida

I.C.100

Para pekerja yang menangani pestisida menggunakan perlengkapan

pelindungan personal (personal protective equipment/PPE) dan baju pelindung yang disarankan untuk pestisida yang digunakan dan metode penggunaannya.

PPE dan pakaian pelindung dalam kondisi baik.

Setelah digunakan, PPE dan pakaian pelindung dibersihkan, dikeringkan, dan disimpan dengan baik, jauh dari pestisida dan dalam area yang berventilasi baik.

PPE dan pakaian pelindung yang rusak dan tidak dapat diperbaiki atau yang ditujukan untuk sekali pakai, dibuang secara aman.

Tedapat langkah-langkah keselamatan untuk mencegah manusia terpapar dan menghindari pencemaran lingkungan hidup selama

membersihkan PPE dan baju pelindung.

I.C.101

Para pekerja yang berusia di bawah 18 tahun, atau hamil dan sedang menyusui tidak boleh menangani pestisida.

I.C.102

Para pekerja yang secara rutin menangani pestisida berbahaya melakukan pemeriksaan kesehatan

tahunan.

Pemeriksaan kesehatan didokumentasikan dan termasuk pemeriksaan cholinesterase untuk mereka yang menggunakan pestisida-pestisida organophosphate dan carbamate.

I.C.103

Para pekerja yang menangani pestisida mempunyai akses terhadap fasilitas ganti dan mandi.

Fasilitas ganti dan mandi memiliki bagian terpisah untuk laki-laki dan perempuan.

Terdapat lemari terkunci untuk menjaga barang pribadi.

Kebersihan dan kondisi tempat tinggal

I.C.104

Para pekerja menerima petunjuk tentang kebersihan dasar. Petunjuk-petunjuk kebersihan terpampang jelas

di lokasi-lokasi pusat.

Lokasi-lokasi pusat meliputi kawasan produksi, pengolahan, dan area-area pemeliharaan, fasilitas cuci tangan dan toilet, dan area santai dan makan. Petunjuk-petunjuk menggunakan lambang-lambang, gambar, dan bahasa umum yang digunakan oleh pekerja.

I.C.105

Terdapat kamar mandi dan tempat cuci tangan di lokasi pengolahan dan pemeliharaan.

I.C.106

Area makan umum bersih, terawat, dan sebisa mungkin bebas hama.

Jika perlu, terdapat langkah-langkah untuk menghilangkan hama. Langah-langkah tersebut didokumentasikan. Perangkap-perangkap ditandai dengan jelas untuk alasan keselamatan.

PK # Poin kontrol T a h u n 1 T a h u n 2 T a h u n 3 T a h u n 4

Penjelasan untuk Kepatuhan

I.C.108

Para pekerja yang tinggal di lokasi mempunyai tempat tinggal yang bersih dan aman. Perhatian khusus diberikan untuk sanitasi yang higienis, air minum yang aman, area masak dan makan yang bersih, ventilasi, perlindungan terhadap kondisi cuaca, dan tempat penyimpanan barang-barang pribadi yang aman.

Tempat tinggal bisa dikunci dan jika

memungkinkan, mempunyai akses terhadap listrik. Tempat tinggal tersebut tidak terlalu padat dan mempunyai pemisah antar keluarga, atau antara laki-laki dan perempuan jika terdapat tempat-tempat tinggal untuk pekerja perorangan.

I.C.109

Jika makanan disediakan untuk para pekerja, nilai gizi dan

keterjangkauannya dipertimbangkan.

BLOK D - LINGKUNGAN HIDUP

Dokumen terkait