• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Kategorisasi Psychological Well-Being

ANALISA DAN INTERPRETASI DATA

IV. C. Kategorisasi Psychological Well-Being

Gambaran kategorisasi Psychological Well-Being pada pekerja sosial dari hasil penelitian ini dapat dilihat melalui skor mean, standar deviasi, nilai minimum dan nilai maksimum Psychological Well-Being pada pekerja sosial. Pada penelitian ini, subjek penelitian akan dikelompokkan ke dalam tiga kelompok berdasarkan tingkat Psychological Well-Being yaitu tinggi, sedang dan rendah.

Untuk mengelompokkan subjek ke dalam masing-masing kelompok, dibuat kategorisasi skor berdasarkan norma pada tabel 17 yang selanjutnya menghasilkan pengkategorian skor Psychological Well-Being seperti pada tabel 18.

Tabel 17

Norma Kategorisasi Skor Psychological Well-Being

Variabel Rentang Skor Kategorisasi

Psychological Well-Being

x < µ-ó Rendah

µ-ó ≤ x< µ+ó Sedang

µ+ó ≤ x Tinggi

Keterangan :

µ : mean empirik skala Psychological Well-Being

Berdasarkan skor Psychological Well-Being pada pekerja sosial, maka sesuai dengan tabel 17 di atas diperoleh penggolongan Psychological Well-Being pada pekerja sosial serta frekuensi dalam setiap kategori.

Tabel 18

Norma Kategorisasi Skor Psychological Well-Being

Variabel Rentang Skor Frekuensi Persentase (%) Kategorisasi Psychological Well-Being x < 217,631 6 orang 15 % Rendah 217,631 ≤ x < 283,769 24 orang 60 % Sedang 283,769 ≤ x 10 orang 25 % Tinggi Jumlah 40 orang 100 %

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa jumlah subjek yang memiliki Psychological Well-Being dalam kategori rendah sebanyak 6 orang (15%), kategori sedang sebanyak 24 orang (60%) dan kategoti tinggi sebanyak 10 orang (25%).

Tabel 19

Kategorisasi Skor Psychological Well-Being berdasarkan Dimensinya Dimensi Rentang Skor Kategorisasi Frekuensi % Penerimaan Diri x < 31,631 31,631 ≤ x < 47,629 34,5 ≤ x Rendah Sedang Tinggi 6 orang 24 orang 10 0rang 15 % 60 % 25 % Hubungan Positif dengan Orang Lain x < 42,002 42,002 ≤ x < 58,258 42, 167 ≤ x Rendah Sedang Tinggi 6 orang 27 orang 7 0rang 15 % 67,5 % 17,5 % Otonomi x < 18,013 18,013 ≤ x < 24,187 24,187 ≤ x Rendah Sedang Tinggi 9 orang 27 0rang 4 0rang 22,5 % 67,5 % 10 % Penguasaan Lingkungan x < 35,593 35,593 ≤ x < 47,307 47,307 ≤ x Rendah Sedang Tinggi 6 orang 26 orang 8 0rang 15 % 65 % 20 % x < 41,471 ≤ x < Rendah 8 orang 20 %

57,969 ≤ x Tinggi 10 0rang 25 % Pertumbuhan diri x < 41,874 41,874 ≤ x < 55,486 55,486 ≤ x Rendah Sedang Tinggi 7 orang 28 orang 5 orang 17,5 % 70 % 12,5 %

Berdasarkan tabel dapat dilihat bahwa pada dimensi penerimaan diri, frekuensi subjek penelitian yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 10 orang (25 %), kategori sedang 24 orang (60 %) dan kategori rendah terdapat 6 orang (15 %).

Pada dimensi hubungan positif dengan orang lain, frekuensi subjek penelitian yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 7 orang (17,5%), kategori sedang 27 orang (67,5%) dan kategori rendah terdapat 6 orang (15%).

Pada dimensi otonomi, frekuensi subjek penelitian yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 4 orang (10%), kategori sedang 27 orang (67,5%) dan kategori rendah terdapat 9 orang (22,5%).

Pada dimensi penguasaan lingkungan, frekuensi subjek penelitian yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 8 orang (20%), kategori sedang 26 orang (65%) dan kategori rendah terdapat 6 orang (15%).

Pada dimensi tujuan hidup, frekuensi subjek penelitian yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 10 orang (25%), kategori sedang 22 orang (55%) dan kategori rendah terdapat 8 orang (15%).

Pada dimensi pertumbuhan diri, frekuensi subjek penelitian yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 5 orang (12,5%), kategori sedang 28 orang (70%) dan kategori rendah terdapat 7 orang (17,5%).

IV. C.1. Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Usia

Tabel 21

Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Usia

Usia Rendah Sedang Tinggi Total Persentase (%)

18-29 tahun 6 orang 19 orang 7 orang 32 orang 80 % 30-40 tahun 1 orang 6 orang 1 orang 8 orang 20 % Total 7 orang 15 orang 8 orang 40 orang 100 %

Pada tabel di atas, jumlah pekerja sosial pada usia 18-29 tahun yang terdapat kategori tinggi berjumlah 7 orang, kategori sedang 19 orang dan kategori rendah 6 orang. Pekerja sosial pada usia 30-40 tahun yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 1 orang, kategori sedang 6 orang dan kategori rendah 1 orang.

IV. C.2. Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel 22

Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin

Rendah Sedang Tinggi Total Persentase (%)

Laki-laki 6 orang 10 orang 5 orang 21 orang 52,5 % Perempuan 2 orang 12 orang 5 orang 19 orang 47,5 % Total 8 orang 22 orang 10 orang 40 orang 100 %

Pada tabel di atas, jumlah pekerja sosial dengan jenis kelamin laki-laki pada kategori tinggi berjumlah 5 orang, kategori sedang 10 orang dan kategori rendah 6 orang. Pekerja sosial jenis kelamin perempuan yang terdapat pada

kategori tinggi berjumlah 5 orang, kategori sedang 12 orang dan kategori rendah 2 orang.

IV. C.3. Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tabel 23

Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tingkat Pendidikan

Rendah Sedang Tinggi Total Persentase (%)

SMA 3 orang 16 orang 1 orang 20 orang 50 % Diploma - 3 orang 2 orang 5 orang 12,5 %

S1 4 orang 9 orang 2 orang 15 orang 37,5 % Total 7 orang 28 orang 5 orang 40 orang 100 %

Pada tabel di atas, jumlah pekerja sosial dengan tingkat pendidikan SMA yang terdapat kategori tinggi berjumlah 1 orang, kategori sedang 16 orang dan kategori rendah 3 orang. Pekerja sosial dengan tingkat pendidikan Diploma yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 2 orang, kategori sedang 3 orang. Pekerja sosial dengan tingkat pendidikan S1 yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 2 orang, kategori sedang 9 orang dan kategori rendah 4 orang.

IV. C.4. Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Status Pernikahan

Tabel 24

Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Status Pernikahan

Status Pernikahan

Rendah Sedang Tinggi Total Persentase (%)

Menikah - 5 orang 2 orang 7 orang 17,5 % Total 6 orang 25 orang 9 orang 40 orang 100 %

Pada tabel di atas, jumlah pekerja sosial dengan status pernikahan belum menikah pada kategori tinggi berjumlah 7 orang, kategori sedang 20 orang dan kategori rendah 6 orang. Pekerja sosial dengan status telah menikah yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 2 orang dan kategori sedang 5 orang.

IV. C.5. Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Penghasilan

Tabel 25

Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Penghasilan

Penghasilan Rendah Sedang Tinggi Total Persentase (%)

Rp 0-500.000,- 2 orang 8 orang 1 orang 11 orang 27,5 % Rp

500.001-1.000.000,-

- 9 orang 1 orang 10 orang 25 % Rp

1.000.001-1.500.000,-

2 orang 8 orang 1 orang 11 orang 27,5 % Rp 1.500.001-

2.000.000,-

- - 4 orang 4 orang 10 % Di atas Rp 2.000.000,- - - 4 orang 4 orang 10 % Total 4 orang 25 orang 11 orang 40 orang 100 %

Pada tabel di atas, jumlah pekerja sosial dengan penghasilan Rp 0-500.000,- yang terdapat kategori tinggi berjumlah 1 orang, kategori sedang 8 orang dan kategori rendah 2 orang. Pekerja sosial dengan penghasilan Rp 500.001-1.000.000,- yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 1 orang, kategori sedang 9 orang. Pekerja sosial dengan penghasilan Rp 1.000.001-1.500.000,- yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 1 orang, kategori sedang

Rp1.500.001-2.000.000,- dan berpenghasilan di atas Rp 2.000.000 yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 4 orang.

IV. C.6. Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Masa Kerja

Tabel 26

Kategorisasi Psychological Well-Being berdasarkan Masa Kerja

Masa Kerja Rendah Sedang Tinggi Total Persentas e (%)

Kurang dari 1 tahun-2 tahun 11 bulan

5 orang 18 orang 9 orang 32 orang 80 % 3-5 tahun 1 orang 4 orang 1 orang 6 orang 15 % Lebih dari 5 tahun - - 2 orang 2 orang 5 %

Total 6 orang 22 orang 12 orang 40 orang 100 %

Pada tabel di atas, jumlah pekerja sosial dengan masa kerja kurang dari 1 tahun sampai 2 tahun 11 bulan pada kategori tinggi berjumlah 9 orang, kategori sedang 18 orang dan kategori rendah 5 orang. Pekerja sosial dengan masa kerja antara 3-5 tahun yang terdapat pada kategori tinggi berjumlah 1 orang, kategori sedang 4 orang dan kategori rendah 4 orang.

Dokumen terkait