BAB III. Metode Penelitian
IV. C.2 Pengkategorisasian Subjek Penelitian Berdasarkan
Selanjutnya dalam penelitian ini juga diperoleh gambaran kategorisasi kesepian subjek penelitian. Tujuan kategorisasi adalah untuk menempatkan individu ke dalam kelompok yang terpisah secara kontinum berdasarkan atribut yang diukur. Pengkategorian menggunakan nilai Z. Penggolongan subjek dilakukan ke dalam 3 kategori, yaitu: tinggi, sedang, dan rendah. Rumusnya adalah sebagai berikut:
Tabel 19 Rumus Kategorisasi Rumus Kategorisasi 1,0 < Z Tinggi -1.0 < Z < +1.0 Sedang Z < -1.0 Rendah
Dari kategorisasi subjek berdasarkan nilai Z masing-masing tipe Komitmen Organisasi pada tabel di atas, maka diperoleh gambaran masing- masing tipe Komitmen Organisasi pada subjek penelitian sebagai berikut:
Tabel 20
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Affective Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 10 16,1 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 45 72,6 %
Z < -1,0 Rendah 7 11,3 %
Grafik 7
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi tipe Affective Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategorisasi_Affective 0 10 20 30 40 50 Freq ue nc y Kategorisasi_Affective
Berdasarkan tabel 20 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja tetap dan pekerja kontrak yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 45 orang (72,6 %), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 10 orang (16,1 %), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 7 orang (11,3%).
Tabel 21
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Continuance Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
1,0 ≤ Z Tinggi 12 19,3 % -1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 44 71 %
Z < -1,0 Rendah 6 9,7 %
Grafik 8
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Continuance Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategorisasi_Continuance 0 10 20 30 40 50 Fr eq ue nc y Kategorisasi_Continuance
Berdasarkan tabel 21 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja tetap dan pekerja kontrak yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 44 orang (71%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 12 orang (19,3%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 6 orang (9,7 %).
Tabel 22
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Normative Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 10 16,1 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 48 77,4 %
Z < -1,0 Rendah 4 6,5 %
Grafik 9
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Normative Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategorisasi_Normative 0 10 20 30 40 50 Frequency Kategorisasi_Normative
Berdasarkan tabel 22 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja tetap dan pekerja kontrak yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 48 orang (77,4%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 10 orang (16,1%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 4 orang (6,1%).
Tabel 23
Gambaran Nilai Z Tipe-Tipe Komitmen Organisasi Pada Pekerja Tetap dan Pekerja Kontrak
Affective 62 249,57 112.71 13.118 10,43
Continuance 62 238,08 46.08 6.343 30,27
Normative 62 244,24 66.97 9.204 19,26
Berdasarkan tabel 23 di atas, dapat dilihat nilai Z paling tinggi pada pekerja tetap dan pekerja kontrak terdapat pada tipe Continuance (30,27), kemudian diikuti oleh nilai Z tipe Normative (19,26), dan yang paling rendah adalah nilai Z tipe Affective (10,43). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komitmen yang paling tinggi dimiliki pekerja tetap dan pekerja kontrak adalah komitmen tipe Continuance, kemudian diikuti dengan tipe Normative, dan yang paling rendah dimiliki adalah tipe Affective. Selain itu, nilai Z ketiga tipe komitmen tersebut termasuk ke dalam kategori tinggi yang berarti bahwa pekerja tetap dan pekerja kontrak memiliki ketiga tipe komitmen organisasi yang tergolong tinggi.
Tabel 24
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Affective Pada Pekerja Tetap Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 5 16,7 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 21 70 %
Z < -1,0 Rendah 4 13,3 %
Grafik 10
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Affective Pada Pekerja Tetap Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah Kategori_Affective_Tetap 0 5 10 15 20 25 Fr equ enc y Kategori_Affective_Tetap
Berdasarkan tabel 24 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja tetap yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 21 orang (70%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 5 orang (16,7%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 4 orang (13,3%).
Tabel 25
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Continuance Pada Pekerja Tetap
Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 6 20%
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 20 66,7%
Z < -1,0 Rendah 4 13,3%
Grafik 11
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Continuance Pada Pekerja Tetap
Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategori_Continuance_Tetap 0 5 10 15 20 Fr eq ue ncy Kategori_Continuance_Tetap
Berdasarkan tabel 25 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja tetap yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 20 orang (66,7%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 6 orang (20%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 4 orang (13,3%).
Tabel 26
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Normative Pada Pekerja Tetap Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 4 13,3 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 24 80 %
Z < -1,0 Rendah 2 6,7 %
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Normative Pada Pekerja Tetap Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategori_Normative_Tetap 0 5 10 15 20 25 Fre quency Kategori_Normative_Tetap
Berdasarkan tabel 26 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja tetap yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 24 orang (80%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 4 orang (13,3%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 2 orang (6,7%).
Tabel 27
Gambaran Nilai Z Tipe-Tipe Komitmen Organisasi Pada Pekerja Tetap
N Nilai Mean SD Nilai Z
Tetap_Affective 30 118,18 112.71 13.118 0,42
Tetap_Continuance 30 113,83 46.08 6.343 10,68
Tetap_Normative 30 115,88 66.97 9.204 5,31
Valid N (listwise) 30
Berdasarkan tabel 27 di atas, dapat dilihat nilai Continuance (10,68), kemudian diikuti oleh nilai Z tipe Normative (5,31), dan yang paling rendah adalah nilai Z tipe Affective (0,42). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komitmen yang paling tinggi dimiliki pekerja tetap adalah komitmen tipe Continuance, kemudian diikuti dengan tipe Normative, dan yang paling rendah
dimiliki adalah tipe Affective. Selain itu, nilai Z ketiga tipe komitmen tersebut termasuk ke dalam kategori tinggi yang berarti bahwa pekerja tetap memiliki ketiga tipe komitmen organisasi yang tergolong tinggi.
Tabel 28
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Affective Pada Pekerja Kontrak Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 9 28,1 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 21 65,6 %
Z < -1,0 Rendah 2 6,3 %
Grafik 13
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Affective Pada Pekerja Kontrak Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategori_Affective_Kontrak 0 5 10 15 20 25 Fr eq ue ncy Kategori_Affective_Kontrak
Berdasarkan tabel 31 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja kontrak yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 21 orang (65,6%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 9 orang (28,1%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 2 orang (6,3%).
Tabel 29
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Continuance Pada Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 10 31,3 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 20 62,5 %
Z < -1,0 Rendah 2 6,2 %
Grafik 14
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Continuance Pada Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategori_Continuance_Kontrak 0 5 10 15 20 Fre que ncy Kategori_Continuance_Kontrak
Berdasarkan tabel 29 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja kontrak yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 20 orang (62,5%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 10 orang (31,3%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 2 orang (6,2%).
Tabel 30
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Normative Pada Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Rentang nilai Kategori N Persentasi
1,0 ≤ Z Tinggi 11 34,3 %
-1,0 ≤ Z < +1,0 Sedang 18 56,3 %
Z < -1,0 Rendah 3 9,4 %
Grafik 15
Distribusi Subjek Penelitian Berdasarkan Kategorisasi Nilai Komitmen Organisasi Tipe Normative Pada Pekerja Kontrak
Berdasarkan Nilai Z
Tinggi Sedang Rendah
Kategori_Normative_Kontrak 0 5 10 15 20 Fr eq uen cy Kategori_Normative_Kontrak
Berdasarkan tabel 30 dan grafik kategorisasi di atas, dapat dilihat jumlah pekerja kontrak yang paling banyak berada di kategori sedang sebanyak 18 orang (56,3%), kemudian diikuti pada kategori tinggi banyak 11 orang (34,3%), serta yang berada di kategori rendah berjumlah 3 orang (9,4%).
Tabel 31
Gambaran Nilai Z Tipe-Tipe Komitmen Organisasi Pada Pekerja Kontrak
N Nilai Mean SD Nilai Z
Kontrak_Affective 32 131,49 112.71 13.118 1,43
Kontrak_Continuance 32 124,25 46.08 6.343 12,32
Kontrak_Normative 32 128,35 66.97 9.204 6,67
Valid N (listwise) 32
Berdasarkan tabel 31 di atas, dapat dilihat nilai Continuance (12,32), kemudian diikuti oleh nilai Z tipe Normative (6,67), dan yang paling rendah adalah nilai Z tipe Affective (1,43). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komitmen yang paling tinggi dimiliki pekerja kontrak adalah komitmen tipe Continuance, kemudian diikuti dengan tipe Normative, dan yang paling rendah dimiliki adalah tipe Affective. Selain itu, nilai Z ketiga tipe komitmen tersebut termasuk ke dalam kategori tinggi yang berarti bahwa pekerja kontrak memiliki ketiga tipe komitmen organisasi yang tergolong tinggi.