• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Cabaran dalam Pengurusan Jenazah

54

55 Selama merebaknya COVID-19, gampong Bukit Kapar tidak memiliki masalah bagi kariah masjid atau surau karena semua urusan ditangani oleh Kementerian Kesehatan (KKM) Malaysia.

Menurut Ahmad Sukaimi menyatakan bahwa:

“Selama COVID-19, pengurusan jenazah semua diururskan oleh pihak KKM.”72

Dari keterangan di atas dapat diketahu bahwa Pasukan Pengurusan Jenazah Malaysia (SPJM) bergabung dengan relawan di bawah Kementerian Kesehatan dalam pengurusan jenazah Islam COVID-19 dan orang-orang ini disebut sebagai garda terdepan (frontliner). Tantangan yang harus dihadapi para frontliner adalah mereka harus benar-benar mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), selalu memakai Alat Pelindung Diri (APD), dan selalu harus berhati-hati agar tidak tertular virus. Terkait pemakaman jenazah, COVID-19 membutuhkan lima hingga delapan orang untuk mengurus satu jenazah, yakni dari segi urusan tayammum hingga pemakaman. Turut terkena dampak adalah anggota keluarga yang merasa terkilan karena tidak bisa memberikan penghormatan terakhir.

2. Buddha

Cabaran dalam pengurusan jenazah Buddha Cina adalah dalam hal persaingan industri dalam pelayanan pemakaman.

Analisis tentang meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan akhir hayat dan manfaatnya telah menyebabkan layanan perencanaan pemakaman meroket. Seperti yang dikatakan oleh Celineng bahwa:

“Masyarakat mulai menyadari bahwa mereka memiliki lebih banyak waktu untuk merenungkan kehidupan dan mempertimbangkan kebutuhan mereka sendiri dalam hal perencanaan hidup seperti

72Wawancara dengan Ahmad Sukaimi bin Kamari, sebagai wakil siak Masjid At-Taqwa 2, pada tanggal 20 Juni 2022 di Gampong Bukit Kapar, Selangor.

56 asuransi, wasiat dan perencanaan pemakaman. Ketika permintaan meningkat, harga juga akan meningkat.”73

Hal ini akan menyebabkan persaingan antar perusahaan jasa pemakaman dalam memberikan pelayanan terbaik selain meningkatkan biaya pembayaran juga membuka peluang bagi pengelola usaha untuk mendapatkan keuntungan. Hal ini membebani masyarakat Cina yang kurang mampu secara finansial

Saat COVID-19 melonjak, industri perencanaan pemakaman tidak terpengaruh dan terpengaruh. Menurut Chan, salah satu agen Fairy Park menyatakan bahwa:

“Menyusul tingginya angka kematian di antara pasien COVID-19, layanan kamar mayat non-Muslim menghadapi kekurangan tenaga kerja dan khawatir bahwa pusat kremasi tidak akan mampu mengatasi jika jumlah kematian terus meningkatkan. Karyawan dari perusahaan yang bertanggung jawab menangani kematian tidak diberikan hari istirahat dan harus bekerja karena masih kekurangan tenaga kerja. Ini adalah tekanan yang ditanggung oleh para pemain dalam industri manajemen kematian karena epidemi tidak terkendali.”74

Dari dialog di atas dapat dipahami bahwa ada pula kegiatan dari pihak yang tidak bertanggung jawab mengurus kematian dengan membebankan biaya mahal yang membebani ahli waris. Tidak menyadari kesedihan yang mereka alami, keluarga si mati juga ditekan dengan biaya tinggi atas tiket kononnya amal jariah.

73Wawancara dengan Celineng, sebagai pengurus Persatuan Penganut Dewa Wei Ling Keng pada tanggal 20 Jun 2020 di Meru, Selangor.

74Wawancara dengan Chan, sebagai agen of Fairy Park Klang, pada tanggal 22 Juni 2022 di Bukit Kapar, Selangor.

57

Gambar 1.13. Krematorium Lama di Fairy Park

Gambar 1.14. Tempat Penyimpanan Abu Mayat Agama Buddha E. Persiapan Yang Dilakukan Untuk Generasi Muda Sebagai

Pelapis

Berdasarkan hasil penelitian dan observasi awal, peneliti dapat melihat bahwa kemampuan masyarakat khususnya pemuda untuk melakukan fardhu kifayah saat ini masih rendah. Minimnya generasi muda yang tidak mampu merawat jenazah menjadi masalah yang harus dihadapi saat ini. Setiap orang pasti akan meninggal, ketika orang yang biasa mengurus jenazah meninggal maka siapa yang akan mengurus pemakamannya.

Ilmu pengurusan jenazah seringkali tidak diperhatikan oleh sebagian masyarakat sehingga ketika terjadi kematian di antara

58 anggota keluarga, mereka tidak mengetahui bagaimana pengurusan pemakaman. Tanpa pengetahuan tentang pengurusan jenazah maka tanggung jawab itu terpaksa diserahkan kepada orang lain, padahal dalam Islam lebih afdhal anak mengendalikan pengurusan orang tuanya untuk menghindari tersebarnya aib.

Bagi generasi muda muslim sangat penting untuk mempelajari dan dibimbing oleh generasi tua di suatu desa agar generasi muda dapat dipersiapkan untuk terlibat dalam pengurusan jenazah dan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Jika tanggung jawab itu tidak diwariskan kepada generasi muda, dikhawatirkan suatu gampong akan berdosa karena tidak menunaikan fardhu kifayah.

Penglibatan golongan muda seharusnya digalakkan supaya ada kesimbungan dalam melaksanakan tanggungjawab ini kerana kematian ialah hakikat yang pasti berlaku dan dapat memastikan mereka didedahkan dan mendapat ilmu mengenai kepentingan pengurusan jenazah yang mengikut syarak.

Fenomena ini cukup terasa di terjadi di gampong Bukit Kapar, minimnya sumber daya yang berkualitas untuk penanganan jenazah dapat menimbulkan hambatan dalam pelaksanaan tajhiz.

Jika hal ini tidak ditangani secara serius, dikhawatirkan jumlah generasi muda akan semakin langka tentang pengurusan tajhiz mayit yang merupakan kewajiban sesama muslim.75

Kajian survei kuisoner telah dijalankan secara Google Form yang meliputi materi tentang persediaan kematian, mandi jenazah, kafan, shalat jenazah dan pengebumian terhadap pemuda muslim.

Jumlah responden adalah 39 orang yang terdiri dari 16 laki-laki dan 24 perempuan. Responden di antara umur 25-30 tahun berjumlah 31 orang manakala umur 30-40 tahun berjumlah 9 orang. Berikut adalah hasil dapatan :

75Fathan, “Peran Tokoh Agama Dalam Membina Kader Tajhiz Mayit di Kecamatan Kutablang Kabupaten Biruen” (Skripsi: Uin Ar-Raniry, 2018), 26.

59 Gambar 1.15. Bahagian A Survei Kuisioner

Menurut dari Nor Asmahan menyatakan bahwa:

“Sebagai orang muda, saya tahu bahwa hukum pengurusan jenazah adalah fardhu kifayah, ada empat yang harus diselenggarakan yaitu memandikan, mengkafankan, mengshalatkan dan mengebumikan

60 namun saya masih belum siap mengurus jenazah dari awal hingga akhir dan selalunya pengurusan ini dilakukan oleh warga tua.”76

Hasil dari pernyataan di atas, dapat diketahui bahwa para pemuda di gampong Bukit Kapar memang menyerahkan tugas pengurusan jenazah kepada orang tua dan orang yang berpengalaman. Pertanyaan ini adalah pertanyaan dari bab pertama dalam survei kuesioner yang didasarkan pada pengetahuan umum pengurusan jenazah.

76Wawancara dengan Nor Asmahan sebagai ibu rumah tangga pada tanggal 20 Desember 2022 di Banda Aceh.

61

62 Gambar 1.16. Bahagian B Survei Kuisioner

Pertanyaan ini adalah pertanyaan dari bab kedua dalam survei kuesioner yang didasarkan pada soalan-soalan pengurusan jenazah dari memandikan mayat, mengkafani mayat, menshalati mayat dan mengebumikan mayat. Menurut dari Nor Asmahan juga bahwa:

“Sejujurnya, saya hanya mengetahui dasar pengelolaan jenazah ini. Tidak tahu secara mendalam karena tidak ada paparan sejak kecil. Sekedar mengetahui apabila seseorang meninggal harus dimandikan, dikafani, dishalatan dan dikuburkan.”77

Dialog ini menjelaskan bahwa memang para pemuda belum mengetahui pengurusan jenazah secara komprehensif. Bertepatan dengan hasil survei juga menunjukkan bahwa anak muda hanya tahu tanpa pengetahuan yang sebenarnya. Hasil penelitian menemukan bahwa masih banyak generasi muda yang belum menguasai pengurusan jenazah ini. Hanya sebagian kecil yang tahu secara menyeluruh, sebagian besar tahu tanpa pengetahuan yang sempurna.

Ada juga beberapa yang masih belum tahu apa-apa. Namun, sebagian besar pemuda muslim siap mengurus jenazah namun tidak memiliki ilmu yang cukup di dada. Ini harus dicegah dan dipulihkan.

77Wawancara dengan Nor Asmahan sebagai ibu rumah tangga pada tanggal 20 Desember 2022 di Banda Aceh.

63 Gambar 1.17. Bahagian C Survei Kuisioner

Pertanyaan ini adalah pertanyaan dari bab ketiga dalam survei kuesioner yang didasarkan pada soalan-soalan persiapan anak muda dalam menguruskan jenazah. Hasil survei kuisioner menunjukkan bahwa 62,5% remaja mau ikut dalam pengelolaan jenazah dari awal hingga akhir dan 37,5% belum siap. Hal ini menunjukkan sebuah proses yang meningkat dari generasi muda dan harus digali dan dipupuk agar kelak generasi muda menjadi peran utama dalam pengelolaan jenazah.

Langkah persediaan yang dilakukan generasi tua gampong Bukit Kapar adalah dengan mengadakan kursus pengurusan pemakaman setiap tahun di masjid atau di surau bagi para pemuda.

Seperti yang dikatakan oleh Ahmad Sukaimi bahwa:

64 “Kursus dilakukan oleh orang-orang yang ahli dan berpengalaman dalam mengurus jenazah. Semua bimbingan dan dorongan diberikan.”78

Dari penyataan diatas dapat diketahui bahwa upaya ini dilakukan untuk menghasilkan lebih banyak generasi muda yang mampu menangani jenazah sebaik saja terjadi kematian di kalangan penduduk setempat. Kemudian melibatkan golongan muda yang mengikuti kursus dalam pengurusan jenazah semasa kematian.

Namun sejak kedatangan COVID-19 kursus ini belum bisa dilanjutkan karena faktor masalah kesehatan.

Gambar 1.18. Poster Kursus Pengurusan Jenazah 2020 Khairat kematian yaitu berasal daripada perkataan Arab yang memberi maksud kebajikan di mana ia turut merangkumi derma, sedekah dan sebagainya.79 Khairat adalah salah satu cara persediaan untuk kematian. Di gampong Bukit Kapar ada dua bentuk khairat kematian. Pertama, sesetengah masjid atau surau menyediakan sumbangan untuk kematian anak kariah dengan kadar tertentu dan

78Wawancara dengan Ahmad Sukaimi bin Kamari, sebagai wakil siak Masjid At-Taqwa 2, pada tanggal 20 Juni 2022 di Gampong Bukit Kapar, Selangor.

79E-KHAIRAT JAWHAR, https://khairat.jawhar.gov.my/info.php, Diakses pada tanggal 21 Juni 2022, jam 5.00 pm.

65 sumber dananya melalui yuran tahunan ahli. Kedua, khairat secara keahlian yang telah ditentukan yuran tahunan dengan kadar tertentu (RM 30.00/Rp 100,000) dan hanya yang berdaftar sebagai anggota sahaja yang akan mendapat khairat kematian.

Bil Perkara Harga

1. Set kain kafan lelaki RM 235 2. Set kain kafan perempuan RM 255

3. Penggalian RM 250

4. Upah mandi jenazah RM 120 5. Papan tanah wakaf RM 100

Table 1.3. Jumlah Pembayaran yang Dikenakan untuk Pengurusan Jenazah bagi Bukan Anggota Khairat Kematian

Pensiapan dari anak muda sendiri adalah dengan meningkatkan ilmu agama khususnya pada bab pengurusan pemakaman. Kaum muda harus menyadari bahwa di masa depan merekalah yang bertanggung jawab atas kewajiban ini. Orang tua dan ulama harus membantu dan memberi kesempatan untuk anak muda lebih percaya diri. Seperti yang dikatakan Norwahidah bahwa:

"Sebagai anak muda, saya hanya menginginkan kata-kata semangat dan dukungan dari para tetua gampong. Bersabar dan terus mengajarkan tentang proses pengurusan jenazah.”80

Dari sini dapat dilihat bahwa anak muda mampu untuk menguasai dan menguruskan pengurusan jenazah dengan adanya bantuan dari warga tua

Antara persiapan lain yang boleh dilakukan menurut Nor Asmahan adalah bahwa:

80Wawancara dengan Norwahidah Binti Sham, sebagai wakil Pusat Zakat Salak Tinggi, pada tanggal 21 Jun 2022 di Meru, Selangor.

66

“Alangkah baiknya untuk mewajibkan semua siswa memiliki sijil pengurusan jenazah dan mengamalkannya sebagai kegiatan tahunan di sekolah agar kita sebagai umat Islam terpapar ilmu ini sejak dini.”81

Dari sini terlihat bahwa usaha ini mungkin kecil tapi jika konsisten akan membawa hasil. Setiap orang harus berperan dari orang tua, ulama dan anak muda itu sendiri karena ianya adalah tanggung jawab sebagai seorang hamba.

Dalam upacara kematian Orang Cina beragama Buddha, pengurusan jenazah dikelola oleh bisnis pemakaman (funeral service). Menurut wawancara dari Chan bahwa:

“Ini adalah bisnis yang menawarkan layanan untuk menguruskan si mati. Di gampong, terdapat upacara pemakaman yang disebut Fairy Park Klang. Fairy Park bertujuan untuk menyediakan tempat peristirahatan terakhir bagi si mati dan memberikan perawatan terbaik bagi si mati dari awal proses kematian hingga proses penguburan atau penyimpanan abu si mati.”82

Hasil dari wawancara dipahami bahwa di Fairy Park Memorial Park, lokasinya menawarkan lingkungan yang tenang dan cocok untuk keluarga mendiang serta mendiang sendiri. Keluarga akan diyakinkan bahwa orang yang mereka cintai sedang beristirahat, dipeluk oleh kehangatan kehadiran Tuhan.

81Wawancara dengan Nor Asmahan sebagai ibu rumah tangga pada tanggal 20 Desember 2022 di Banda Aceh.

82Wawancara dengan Chan, sebagai agen of Fairy Park Klang, pada tanggal 22 Juni 2022 di Bukit Kapar, Selangor.

67 Gambar 1.19. Jirat di Fairy Park

Umat Buddha Cina membutuhkan banyak uang untuk menampung biaya kematian. Biaya penguburan dan kremasi berbeda. Seperti yang dikatakan oleh Chan bahwa:

“Di Fairy Park, biaya pemakaman mulai dari RM 35,800 (Rp 120,630,801) untuk satu petak pemakaman (single cemetery plot) dan RM 8,.800 (Rp 289,109,574) untuk petak pemakaman ganda (double cemetery plot). Biaya kremasi mulai dari RM 9,700 (Rp 32.684.881). Ada juga layanan (sevice) yang memungkinkan untuk membayar secara cicilan bulanan dalam jangka waktu tertentu.”83

Fairy Park menyediakan upacara peringatan (memorial service), yaitu upacara khusus yang berlangsung tanpa kehadiran si mati. Upacara peringatan diadakan di aula persaudaraan. Upacara yang dilaksanakan hanya beberapa hari setelah kematian orang tercinta dan tergantung permintaan pihak keluarga. Fairy Park juga mengelola proses kematian dengan mengatur pengambilan dan pengiriman jenazah ke rumah duka kapan saja, menyiapkan akta kematian dan salinan resmi kematian untuk proses asuransi serta bekerja sama dengan agen asuransi, memandikan jenazah jika diperlukan, mempersiapkan si mati untuk tontonan akhir termasuk

83Wawancara dengan Chan, sebagai agen of Fairy Park Klang, pada tanggal 22 Juni 2022 di Bukit Kapar, Selangor.

68 menyiapkan pakaian dan tata rias, membantu keluarga si mati dalam pengaturan pemakaman, membeli peti mati, guci, kubah dan kuburan, mengatur pengawalan polisi dan transportasi ke pemakaman, memesan semprotan pemakaman dan bunga pengaturan sesuai dengan keinginan keluarga dan memberikan aftercare atau bantuan kepada orang yang berduka.84

Gambar 1.20. Dewan di Fairy Park

Keterlibatan generasi muda Cina dalam upacara pemakaman ini sangat menggembirakan. Semakin banyak anak muda yang tertarik dengan pengurusan jenazah dan menjadikan upacara pemakaman sebagai pekerjaan mereka. Sebagaimana yang dikatakan oleh Jia Wei bahwa:

“Bagi kaum muda Cina, pekerjaan ini adalah untuk membantu orang dan merupakan pekerjaan yang bermanfaat “funeral is the respect an reverence for life”.”85

Dari wawancara diatas dapat diketahui bahwa secara logikanya semakin banyak jasa pemakaman di suatu tempat, maka

84Fairy Park Authorised Agent, “Services of Fairy Park”, https://fairyparberhad.com/services/, Diakses pada tanggal 22 Juni 2022, jam 11.41 am.

85Wawancara dengan Cin Jia Wei, sebagai student of Langkawi Tourism Academy, pada tanggal 20 Jun 2022 di Bukit Kapar, Selangor.

69 jumlah pemuda yang terlibat dalam pekerjaan jasa pemakaman akan bertambah dan secara tidak langsung mereka akan belajar tentang pengurusan mayat Buddha Cina.

Persiapan dari anak muda sendiri adalah dengan menambah pengetahuan tentang upacara kematian Buddha Cina seperti mengadakan kursus atau dokumenter tentang pengurusan jenazah sama ada dalam bentuk online atau offline. Seperti yang dikatakan oleh Han Ni bahwa:

“Sekarang anak muda lebih banyak bermain media sosial. Mungkin bisa ditubuhkan persatuan atau LSM yang membantu menyebarkan pentingnya upacara kematian melalui jalur media agar generasi muda lebih mudah tertarik dan memahami.”86

Langkah tambahan juga peran orang tua dan warga tua dalam menghargai budaya dan tradisi agama Buddha kepada generasi muda. Jika ditampilkan sejak kecil, mereka akan mengerti sendiri bahwa ada aturan dan ketentuan yang harus diikuti dan hormati saat kematian terjadi.

Dokumen terkait