• Tidak ada hasil yang ditemukan

Capaian Kinerja BLK Bantaeng

Dalam dokumen BAB II PERENCANAAN KINERJA (Halaman 32-64)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

A. Capaian Kinerja BLK Bantaeng

Capaian kinerja BLK Bantaeng tahun 2020 sangat dipengaruhi oleh kelancaran dalam pelaksanaan kegiatan yang telah dituangkan dalam Perjanjian Kinerja tahun 2020 terutama dalam pencapaian sasaran. Dalam penentuan rencana kinerja ditetapkan rencana capaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan. Rencana Kinerja dituangkan dalam Penetapan Kinerja Balai Latihan Kerja Bantaeng Tahun 2020 yang dilaksanakan seiring dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran serta merupakan komitmen bagi tercapainya kegiatan pada tahun berjalan.

Indikator Kinerja Kegiatan yang telah ditetapkan, selanjutnya dilakukan pengukuran yang dituangkan dalam laporan kinerja BLK Bantaeng dengan mengacu pada Perjanjian Kinerja BLK Bantaeng tahun 2020. Pengukuran capaian kinerja BLK Bantaeng dilakukan dengan cara penyesuaian rencana kegiatan dengan anggaran yang tersedia. Pengukuran capaian kinerja kegiatan BLK Bantaeng dimulai dari bulan Januari sampai dengan Desember 2020, selanjutnya Perjanjian Kinerja BLK Bantaeng dapat dilihat pada Lampiran.

Tabel 6. Capaian Kinerja BLK Bantaeng Tahun 2020

No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Awal 2020 Target Revisi 2020 Realisasi 2020 Capaian Kinerja 2020 1. Meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan

Jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya 2.464 orang 1.776 orang 1.776 orang 100% 2. Terlaksananya Sertifikasi Kompetensi Kerja

Jumlah Tenaga Kerja yang disertifikasi 1293 orang 896 orang 832 orang 92,86%

Dari tabel diatas, dapat dilihat capaian kinerja BLK Bantaeng belum mencapai 100%, artinya semua indikator atau target kinerja yang ditetapkan belum dapat

21 21

tercapai semuanya secara fisik. Untuk lebih jelasnya, akan dijelaskan satu per satu pada tabel Indikator Kinerja Kegiatan ( IKK ) di bawah ini.

A1. Analisis Capaian Kinerja IKK 1 : Jumlah Tenaga Kerja yang ditingkatkan kompetensinya

a. Realisasi Kinerja Tahun 2020

Tabel 7. Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan 1 (IKK 1)

No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Awal 2020 Target Revisi 2020 Realisasi 2020 Capaian Kinerja 2020 1. Meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan Jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya 2.464 orang 1.776 orang 1.776 orang 100%

Jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya hingga akhir tahun anggaran per 31 Desember 2020 dapat terealisasi 100%. Dari realisasi tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi tersebut tidak hanya dilaksanakan dalam BLK Bantaeng secara institusional, melainkan ada beberapa pelatihan yang diselenggarakan melalui Pelatihan Berbasis Masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah Mobile Training Unit (MTU). Selain itu pelatihan berbasis kompetensi juga diselenggarakan di BLK UPTD Binaan dan BLK Komunitas. UPTP BLK Bantaeng memiliki 3 UPTD BLK Binaan yang meliputi UPTD BLK Bulukumba, UPTD BLK Jeneponto, dan UPTD BLK Kepulauan Selayar. Sedangkan pelatihan berbasis kompetensi di BLK Komunitas terdiri atas BLK Pondok Pesantren Babul Khaer Kalumeme Bulukumba, BLK Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini Jeneponto, BLK Pondok Pesantren Al-Quran Babussalam Al-Muchtariyah Selayar, dan BLK Pondok Pesantren Al-Fatihah Bulukumba. Target dan realisasi pelatihan berbasis kompetensi di tahun anggaran 2020 ini dapat dilihat pada tabel berikut

22 22

Tabel 8. Rincian Kegiatan IKK-1 BLK Bantaeng Tahun 2020

No Kegiatan Target Awal Target Revisi Realisasi (orang) % 1. Jumlah tenaga kerja yang

ditingkatkan kompetensinya di UPTP BLK Bantaeng 960 orang 944 orang 944 orang 100%

2. Jumlah tenaga kerja yang

ditingkatkan kompetensinya yang dilaksanakan oleh UPTD BLK Binaan

1.248 orang 704 orang 704 orang 100%

3. Jumlah tenaga kerja yang

ditingkatkan kompetensinya di BLK Komunitas 256 orang 128 orang 128 orang 100%

Total Keseluruhan orang 2.464 orang 1.776 orang 1.776 100%

Tabel 9. Pelatihan BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan BLK Komunitas

Adapun faktor pendorong dari keberhasilan pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan di BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan BLK Komunitas adalah adanya koordinasi yang baik antara penyelenggaraan pelatihan dengan

No BLK TARGET REALISASI %

Paket Orang Paket Orang

1. BLK Bantaeng 59 944 59 944 100%

PROVINSI SULAWESI SELATAN 44 704 44 704 100% 1. UPTD BLK Kab. Jeneponto 14 224 14 224 100% 2. UPTD BLK Kab. Bulukumba 14 224 14 224 100% 3. UPTD BLK Kab. Kepulauan

Selayar

16 256 16 256 100%

4. BLK Komunitas 8 128 8 128 100%

• BLK Pondok Pesantren Babul Khaer Kalumeme Bulukumba 2 32 2 32 100% • BLK Pondok Pesantren An-Nuriyah Bontocini Jeneponto 2 32 2 32 100% • BLK Pondok Pesantren Quran Babussalam Al-Muchtariyah Selayar

2 32 2 32 100%

• BLK Pondok Pesantren Al-Fatihah Bulukumba

2 32 2 32 100%

Total BLK Bantaeng, BLK Binaan dan BLK Komunitas

23 23

stakeholder yang terkait sehingga pelatihan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik.

b. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2019 dan 2020

Pengukuran tingkat capaian kinerja IKK-1 BLK Bantaeng tahun 2019 dan 2020 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi masing indikator kinerja sasaran. Tingkat capaian kinerja masing-masing indikator tersebut disajikan pada tabel Pengukuran Indikator Kinerja sebagai berikut.

Tabel 10. Perbandingan Realisasi Indikator Kinerja Kegiatan 1 Tahun 2019 s.d 2020

Tahun

Indikator Kinerja Kegiatan

Jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya

Target Awal Target Revisi Realisasi Capaian Kinerja 2019 3.600 orang 3.600 orang 3.600 orang 100% 2020 2.464 orang 1.776 orang 1.776 orang 100%

Jika ditinjau dari realisasi kinerja tahun 2019 dan 2020 maka grafik perbandingan kinerja IKK-1 disajikan pada Gambar 2. berikut.

Gambar 2. Perbandingan Target dan Realisasi Capaian Kinerja IKK-1 2019 s.d 2020 BLK Bantaeng 3600 1776 3600 1776 0 2000 4000 2019 2020 o ran g Tahun

Perbandingan Target dan Realisasi

Capaian Kinerja 2019 s.d 2020

BLK Bantaeng

24 24

c. Analisis Penyebab Keberhasilan Tahun 2020 Pencapaian Tahun 2020

Faktor keberhasilan atas terlaksananya seluruh target pelatihan pada IKK-1 BLK Bantaeng Tahun 2020 yaitu dengan melakukan kegiatan sebagai berikut: 1) Tingginya respon dan antusias dari masyarakat yang berasal dari masyarakat/instansi pemerintah di Kabupaten Bantaeng dan sekitarnya untuk mengikuti pelatihan ini. Hal ini terbukti pada setiap pelaksanaan kegiatan pelatihan, kuota peserta bisa terpenuhi, bahkan melebihi kuota (cadangan);

2) Kerjasama dan Koordinasi yang selalu terjalin antara BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan BLK Komunitas dengan Tim penyelenggara daerah yang berasal dari Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan/Organisasi Masyarakat/ Instansi Pemerintah lainnya sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan target yang diharapkan baik pada saat tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan;

3) Monitoring dan Evaluasi terhadap kinerja UPTD BLK Binaan yang rutin dilakukan agar pelatihan berbasis kompetensi dapat terlaksana dengan baik. 4) Efisiensi dan efektivitas pelaksanaan dan penganggaran. Dimana dalam melaksanakan kegiatan pelatihan dilakukan secara paralel. Adapun aspek efisiensi penganggaran sehingga target Pelatihan BLK Bantaeng mencapai 100%

5) Adanya perencanaan atau penjadwalan yang baik dalam melaksanakan pelatihan;

6) Peralatan dan perlengkapan yang cukup memadai untuk menunjang pelaksanaan pelatihan;

7) Tersedianya instruktur dan sekretariat kegiatan yang memadai dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

25 25

Hambatan

Dalam melaksanakan kegiatan pada tahun 2020 tentu tidak terlepas dari hambatan-hambatan. Beberapa hambatan yang ditemui saat melaksanakan kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Bantaeng maupun UPTD BLK Binaan antara lain:

1) Adanya Pandemi Covid-19 sehingga penyelenggaraan pelatihan sempat tertunda dan terhambat pelaksanaannya,

2) Keterbatasan jumlah perusahaan kecil dan menengah diwilayah Kabupaten Bantaeng dan sekitarnya yang sesuai kriteria sebagai peserta pelatihan, 3) Kurangnya SDM di BLK Bantaeng,

4) Belum adanya Kepala Balai secara definitif selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen sehingga proses pelaksanaan kegiatan pelatihan belum sepenuhnya maksimal

Solusi

Untuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan, solusi yang diambil yaitu:

1) Menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat ketika proses pelatihan dari tahap rekrutmen sampai dengan berakhirnya pelaksanaan pelatihan, 2) Melakukan supervisi terhadap proses rekrutmen yang dilakukan,

3) Memberdayakan SDM yang ada dan melakukan proses rekrutmen pegawai baru,

4) Melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik antar pihak manajemen dengan stakeholder terkait agar mampu mengawal kegiatan pelatihan secara baik dan maksimal.

Upaya yang akan dilakukan pada tahun 2021

Pencapaian kinerja pada tahun 2020 ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan Tahun 2021. Sehingga pada tahun 2021 akan dilakukan upaya untuk mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai antara lain dengan:

26 26

1) Mempercepat pelaksanaan kegiatan yang direncanakan sudah mulai dilaksanakan pada minggu awal di Bulan Januari 2021 melakukan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan,

2) Meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh stakeholder pada Pelatihan Peningkatan Produktivitas.

27 27

A2. Analisis Capaian Kinerja IKK 2: Jumlah Tenaga Kerja yang Disertifikasi a. Realisasi Kinerja Tahun 2020

Tabel 11. Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan 2 (IKK 2) No Indikator Kinerja Kegiatan Target Awal 2020 Target Revisi 2020 Realisasi 2020 Capaian Kinerja 2020 1. Jumlah Tenaga Kerja

Yang disertifikasi

1.293 orang 896 orang 832 orang 95,86%

Jumlah tenaga kerja yang disertifikasi dengan target 896 orang (56 paket) hingga akhir tahun anggaran per 31 Desember 2020 dapat terealisasi sebesar 95,86% atau sebanyak 832 orang. Dari realisasi tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi tersebut dilaksanakan dalam BLK Bantaeng dengan melibatkan asesor yang kompeten dan berpengalaman dari LSP P2 BLK Bantaeng sesuai unit dan bidang kompetensi yang diujikan.

Sertifikasi uji kompetensi yang diselenggarakan di BLK merupakan salah satu pelaksanaan kegiatan sertifikasi pasca Pelatihan Berbasis Kompetensi yang bertujuan untuk memberikan sertifikasi kompetensi agar siswa yang dilatih terlisensi kompeten oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Nasional) yang dapat terselenggara dengan baik dan didukung oleh sumber daya manusia, sarana, dan prasarana pelatihan yang memadai. Adapun pelaksanaan sertifikasi yang diselenggarakan sebanyak 56 paket di BLK Bantaeng antara lain sertifikasi di BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan BLK Komunitas.

Adapun faktor pendorong dari keberhasilan pelaksanaan sertifikasi yang dilaksanakan di BLK Bantaeng adalah adanya koordinasi yang baik antara penyelenggaraan proses sertifikasi pelatihan dengan stakeholder terkait sehingga pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi dapat terealisasi dengan baik.

Dari hasil pengukuran capaian kinerja pada IKK 2 terselenggaranya pelaksanaan sertifikasi di wilayah kerja BLK Bantaeng menghasilkan pencapaian sebesar 95,86% dimana target 896 orang peserta belum semuanya dapat mengikuti pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi.

28 28

Adapun rincian pelaksanaan sertifikasi di BLK Bantaeng pada tahun 2020 adalah sebagai berikut.

Tabel 12. Rincian pelaksanaan sertifikasi di BLK Bantaeng Tahun 2020

No Skema Sertifikasi Keterangan

Paket Orang % Kompeten Belum Kompeten

% Kompeten

1 BLK Bantaeng 20 320 100% 196 124 61,25%

MTU BLK Bantaeng 2 32 100% 9 23 28,13%

Provinsi Sulawesi Selatan

1. BLK Jeneponto 8 128 100% 57 71 44,53%

2. BLK Kep. Selayar 7 112 100% 50 62 44,64%

3. BLK Bulukumba 7 112 100% 35 77 31,25%

4. BLK Komunitas 8 128 100% 34 94 26,5%

JUMLAH 52 832 100% 381 451 45,80%

b. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2019 s.d 2020

Pengukuran tingkat capaian kinerja BLK Bantaeng tahun 2019 – 2020 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi masing-masing indikator kinerja sasaran. Tingkat capaian kinerja masing-masing-masing-masing indikator disajikan pada Pengukuran Indikator Kinerja yang dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 13. Perbandingan Realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK-2) Tahun 2019 s.d 2020

Tahun

Indikator Kinerja Kegiatan

Jumlah Tenaga Kerja yang disertifikasi

Target Realisasi Capaian Kinerja

2019 336 orang 336 orang 100%

29 29

Gambar 3. Perbandingan Capaian Kinerja IKK-2 BLK Bantaeng Tahun 2019 s.d 2020

c. Analisis Penyebab Keberhasilan tahun 2020 Pencapaian Tahun 2020

Pencapaian yang dilakukan tahun 2020 dengan melakukan kegiatan sebagai berikut :

1) Tingginya respon dari peserta pelatihan berbasis kompetensi di BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan BLK Komunitas untuk mengikuti sertifikasi uji kompetensi ini. Hal ini terbukti pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi dapat tercapai 95,86%

2) Informasi dan koordinasi yang baik telah dilakukan antara BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan BLK Komunitas dengan LSP P2 BLK Bantaeng sehingga kegiatan sertifikasi dapat terlaksana dengan baik sesuai target yang ditentukan.

Hambatan yang dihadapi

Dalam melaksanakan kegiatan pada tahun 2020 tentu tidak terlepas dari hambatan dalam pelaksanaannya. Beberapa hambatan yang ditemui saat

336 896 336 832 0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 2019 2020

Grafik Perbandingan Capaian Kinerja IKK-2

BLK Bantaeng

Tahun 2019 s.d 2020

30 30

melaksanakan kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan antara lain:

1) Lembaga Sertifikasi Profesi P2 di BLK Bantaeng baru resmi didirikan dan mendapat sertifikasi dari pihak BNSP sehingga perlu adanya penyelarasan kegiatan sertifikasi uji kompetensi.

2) Kurangnya assesor uji kompetensi di setiap kejuruan BLK Bantaeng. Solusi

Untuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan, maka solusi yang diambil yaitu:

1) Menata dan koordinasi di internal LSP P2 BLK Bantaeng dengan stakeholder agar proses pelaksanaan sertifikasi dapat dilaksanakan dengan baik.

2) Berkoordinasi dengan asesor yang berkompeten untuk menguji kompetensi peserta pelatihan

Upaya yang akan dilakukan pada tahun 2021

Pencapaian kinerja pada tahun 2020 ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan Tahun 2021. Sehingga pada tahun 2021 akan dilakukan upaya untuk mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai antara lain dengan:

1) Membuat matriks perencanaan sertifikasi uji kompetensi selama tahun 2021 sehingga proses pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan dengan maksimal 2) Mempercepat pelaksanaan kegiatan yang direncanakan sudah mulai

sehingga menjadi efektif dan efisien

3) Meningkatkan koordinasi dan komunikasi pihak LSP P2 BLK Bantaeng dengan stakeholder yang terkait.

31 31

B. REALISASI ANGGARAN

B.1 Realisasi Anggaran Tahun 2020 BLK Bantaeng

Alokasi Anggaran BLK Bantaeng yang tersedia dalam rangka menunjang kegiatan untuk mencapai sasaran kegiatan tahun 2020 berdasarkan pagu awal tertanggal 5 Desember 2019 ditunjang dengan APBN yang sesuai dengan DIPA dan POK Tahun Anggaran 2020 adalah sebesar Rp47.214.749.000,- (Empat puluh tujuh milyar dua ratus empat belas juta tujuh ratus empat puluh Sembilan ribu rupiah). Pagu tersebut kemudian pada sepanjang tahun 2020 terjadi revisi sebanyak empat kali sehingga anggaran menjadi Rp34.148.941.000,- (Tiga Puluh empat Milyar serratus empat puluh delapan juta Sembilan ratus empat puluh satu ribu rupiah). Adapun riwayat DIPA BLK Bantaeng Tahun 2020 mengalami revisi sebanyak 4 (empat) kali yang dapat dilihat pada Tabel 16. dibawah berikut.

Tabel 14. Riwayat Revisi DIPA BLK BANTAENG Tahun 2020

NO ANGGARA N

JUMLAH (Rp) TANGGAL Jenis Revisi

1 2 3 4 5

1 Pagu Awal 47.214.749.000

2 Revisi 1 31.412.271.000 Tanggal 06 Mei 2020 DJA

Revisi Pemotongan Anggaran Kegiatan Refocusing 2020 3 Revisi 2 34.148.941.000 Juli 2020 DJA Revisi Penambahan Pagu

Anggaran Dalam Hal Kegiatan Belanja Modal

4 Revisi 3 34.148.941.000 Tanggal 10 November 2020

Kanwil

Revisi Gaji Minus Dalam Hal Pagu Anggaran Tetap

5 Revisi 4 34.148.941.000 Tanggal 25 November 2020

Kanwil

Revisi Administrasi Dalam Hal Pagu Anggaran Tetap

Sedangkan nilai efisiensi kinerja anggaran BLK Bantaeng pada tahun anggaran 2020 yang diperoleh dari sistem aplikasi SMART adalah sebagai berikut.

32 32

Gambar 4. Pencapaian Kinerja BLK Bantaeng Tahun 2020 Berdasarkan Sistem Aplikasi SMART

Berdasarkan gambar diatas bahwa nilai kinerja Satker BALAI LATIHAN KERJA BANTAENG sebesar 87.81 persen, merupakan hasil pengukuran aspek implementasi yang terdiri dari variabel:

1. Penyerapan anggaran sebesar 84.65 persen. 2. Konsistensi atas RPD (awal) sebesar 75.38 persen 3. Konsistensi atas RPD (akhir) sebesar 87.40 persen 4. Capaian keluaran sebesar 89.32 persen

5. Efisiensi sebesar 14.74 persen

Efisiensi diatas diperoleh nilai sebesar 14,74 disebabkan oleh faktor-faktor berikut. a. Faktor Penghambat

33 33

b. Faktor Pendukung

Adanya komitmen manajemen dan lingkungan birokrasi BLK terhadap penyerapan anggaran

c. Rekomendasi

Memberikan perhatian yang serius terhadap permasalah penyerapan anggaran dengan cara terus menperbaiki proses perencana anggaran mulai dari penyusunan RKA-K/L sampai dengan penetapan anggaran pendapatan belanja negara.

B.2 Tabel dan Grafik Realisasi Anggaran Tahun 2016 s.d 2020

Realisasi anggaran tahun 2020 dibagi menjadi realisasi keuangan dan fisik yang kemudian dibandingkan dengan realisasi anggaran BLK Bantaeng dari tahun 2016 s.d 2020. Adapun tabel dan grafik realisasi anggaran BLK Bantaeng pada tahun 2016 s.d 2020 adalah sebagai berikut.

Tabel 15. Realisasi Anggaran BLK Bantaeng Tahun 2016-2020

NO TAHUN PAGU (Rp) KEUANGAN FISIK (%) Rp % 1 2016 8.367.577.000 6.185.508.459 73,92% 100% 2 2017 7.123.787.000 6.247.848.412 87,70% 97.36% 3 2018 17.118.178.000 15.526.454.167 90,70% 99.89% 4 2019 44.212.224.000 39.260.480.141 88,80% 100% 5 2020 34.148.941.000 28.930.955.465 84,72% 96,14%

34 34

Gambar 5. Perbandingan Pagu dan Realisasi Anggaran BLK Bantaeng Tahun 2016 s.d 2020

Berdasarkan data realisasi anggaran pada tabel dan grafik diatas menunjukkan bahwa pada tahun 2020 pagu anggaran mengalami penurunan dibanding pagu anggaran tahun 2019. Selain itu realisasi keuangan dan fisik yang diperoleh juga mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan realisasi baik keuangan maupun fisik pada tahun 2020 disebabkan ada beberapa kegiatan yang tidak terserap sepenuhnya terutama pada kegiatan-kegiatan berikut ini.

1. 4053 Pengembangan Sistem dan Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Profesi Binalattas

2. 4055 Peningkatan Kompetensi Instruktur dan Tenaga Kepelatihan Binalattas Pada kegiatan diatas ada beberapa item keuangan yang tidak terealisasi sehingga realisasi yang diperoleh bernilai kecil. Kemudian ada beberapa kegiatan yang tidak mencapai fisik 100% sehingga mempengaruhi realisasi yang diperoleh.

8 .3 6 7 .5 7 7 .0 0 0 7 .1 2 3 .7 8 7 .0 0 0 1 7 .1 1 8 .1 7 8 .0 0 0 44 .21 2.2 24 .00 0 3 4 .1 4 8 .9 4 1 .0 0 0 6 .1 8 5 .5 0 8 .4 5 9 6 .2 4 7 .8 4 8 .4 1 2 1 5 .5 2 6 .4 5 4 .1 6 7 3 9 .2 6 0 .4 8 0 .1 4 1 2 8 .9 3 0 .9 5 5 .4 6 5 73,92% 87,70% 90,70% 88,80% 84,72% 100% 97,36% 99,89% 100% 91,64% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100% Rp0 Rp5.000.000.000 Rp10.000.000.000 Rp15.000.000.000 Rp20.000.000.000 Rp25.000.000.000 Rp30.000.000.000 Rp35.000.000.000 Rp40.000.000.000 Rp45.000.000.000 Rp50.000.000.000 Rp55.000.000.000 Rp60.000.000.000 Rp65.000.000.000 Rp70.000.000.000 2016 2017 2018 2019 2020 % P ag u A n gg ar an Tahun Anggaran

Grafik Perbandingan Pagu dan Realisasi Anggaran dengan Realisasi Keuangan dan Fisik BLK Bantaeng Tahun 2016 s.d 2020

35 35

B.3. Analisis Penyebab Keberhasilan/Kegagalan Penyerapan Anggaran

Penyerapan anggaran pada realisasi keuangan sebesar 84,72% atau dibawah 90% disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

1. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan banyak kegiatan tidak terlaksana dengan maksimal,

2. Selama tahun 2020 terjadi penggantian kepemimpinan di BLK Bantaeng sehingga proses penyelarasan kegiatan dengan kebijakan yang dilakukan tidak berjalan maksimal.

B.4. Pencapaian Tahun 2020

Pencapaian tahun 2020 dilakukan dengan melakukan kegiatan sebagai berikut: 1. Koordinasi dan konsolidasi antar seksi di BLK Bantaeng,

2. Koordinasi dengan stakeholder yang terkait penyelenggaraan kegiatan di BLK Bantaeng,

3. Monitoring dan Evaluasi kegiatan dilakukan secara rutin sehingga mendapatkan hasil yang efektif dan efisien.

B.5. Hambatan yang dihadapi

Adapun pencapaian realisasi keuangan pada tahun 2020 tidak terlepas dari adanya beberapa hambatan yang ditemui selama pelaksanaan kegiatan tahun 2020. Hambatan yang ditemui antara lain:

1. Banyaknya beban kegiatan yang harus dilaksanakan,

2. Kurangnya Sumber daya manusia di BLK Bantaeng terutama instruktur dan staff tenaga pengelola pelatihan di setiap seksi atau kejuruan,

3. Terjadinya pergantian kepemimpinan di BLK Bantaeng yang menyebabkan proses pelaksanaan kegiatan mengalami penundaan sehingga menjadi kurang maksimal.

36 36

B.6. Solusi yang dilakukan atas hambatan yang dihadapi

Solusi yang dilakukan untuk mengatasai berbagai hambatan tersebut antara lain:

1. Membuat perencanaan jadwal kegiatan atau matrix kegiatan sehingga kegiatan dapat terselesaikan sesuai yang diharapkan,

2. Melakukan usulan pengadaan pegawai baru (CPNS) untuk tahun selanjutnya serta merekrut staff tenaga pengelola pelatihan sehingga komposisi sumberdaya manusia di setiap seksi atau kejuruan dapat tercukupi,

3. Koordinasi dan komunikasi yang baik antar pihak manajemen dengan stakeholder terkait agar kegiatan di BLK Bantaeng dapat terkawal dan terkendali dengan baik.

B.7. Upaya yang akan dilakukan pada tahun 2021

Agar proses pelaksanaan kegiatan pada tahun 2021 maka perlu dilakukan langkah-langkah dan rencana sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik. Adapun rencana yang perlu dilakukan untuk tahun 2021 yaitu:

1. Melakukan perencanaan yang matang untuk menghadapi seluruh kegiatan sepanjang tahun 2021,

2. Meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar seksi dan seluruh stakeholder BLK Bantaeng,

3. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di internal BLK Bantaeng, 4. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi disetiap kegiatan yang dilakukan.

BAB IV PENUTUP

37 BAB IV

PENUTUP

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) BLK Bantaeng disusun berdasarkan laporan kegiatan dari awal bulan Januari sampai dengan akhir Desember 2020. Laporan Kinerja disusun untuk menggambarkan hasil kerja yang telah dicapai selama satu tahun anggaran, dengan harapan dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam rangka peningkatan kinerja organisasi. Pada masa mendatang laporan ini menjadi dasar untuk penyusunan program agar lebih efektif dalam mencapai sasaran dan efisien dalam penggunaan anggaran yang telah ditetapkan.

Secara umum pelaksanaan semua program dan kegiatan BLK Bantaeng telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan rencana. Meskipun dalam pelaksanaan program dan kegiatan mengalami beberapa rintangan dan hambatan, namun berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak tersebut dapat diatasi.

Tercapainya presentase keuangan 84,70% dan fisik 96,14% dikarenakan hampir semua kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan di awal tahun dan target yang diharapkan dapat tercapai. Hal ini terlaksana berkat efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan kegiatan. Sebagai bahan monitoring dan evaluasi terhadap progress penyerapan anggaran, setiap minggu dibuat Laporan Realisasi keuangan dan fisik kegiatan. Realisasi kinerja untuk masing-masing indikator kinerja adalah sebagai berikut: IKK-1 sebesar 100%, dan IKK-2 sebesar 92,86% digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan perjanjian kinerja.

Demikian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini disusun sebagai wujud pertanggungjawaban kinerja organisasi Balai Latihan Kerja Bantaeng.

LAMPIRAN

LKjIP TAHUN 2020 BLK BANTAENG

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2020 BALAI LATIHAN KERJA BANTAENG

DITJEN PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

No. Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target

1 Meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui

pelatihan

Jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya

1.776 orang

2 Terlaksananya Sertifikasi

Kompetensi Kerja

Jumlah tenaga kerja yang disertifikasi

896 orang

No. Kegiatan Anggaran (Rp)

1 2223 Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis

Lainnya Ditjen Binalattas 5.334.908.000

2 4053 Pengembangan Sistem dan Pelaksanaan

Sertifikasi Kompetensi Profesi Binalatas 925.395.000 3 4055 Peningkatan Kompetensi Instruktur dan Tenaga

Kepelatihan Binalattas 1.112.319.000

4 4056 Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pelatihan

dan Produktivitas Binalattas 12.406.124.000 5 4060 Pengembangan Standarisasi Kompetensi Kerja

dan Pelatihan Kerja Binalattas 14.370.195.000 Jumlah 34.148.941.000

CAPAIAN KINERJA BALAI LATIHAN KERJA BANTAENG TAHUN 2020

No. Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja

Kegiatan

Target Realisasi %

1 Meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan

Jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya 1.776 orang 1.776 orang 100% 2 Terlaksananya Sertifikasi Tenaga Kerja

Jumlah Tenaga Kerja yang Disertifikasi 896 orang 832 orang 92,86%

No. Kegiatan Pagu Awal

(Rp) Pagu Revisi (Rp) Keuangan (Rp) Persentase Realisasi (%) 1 2223 Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Binalattas 6.121.480.000 5.334.908.000 4.811.881.863 90,20% 2 4053 Pengembangan Sistem dan Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Profesi Binalatas 1.305.100.000 925.395.000 659.129.728 71,23% 3 4055 Peningkatan Kompetensi Instruktur dan Tenaga Kepelatihan Binalattas 3.337.060.000 1.112.319.000 477.571.583 42,93% 4 4056 Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pelatihan dan Produktivitas Binalattas 17.459.301.000 12.406.124.000 11.231.821.000 90,53% 5 4060 Pengembangan Standarisasi

Kompetensi Kerja dan Pelatihan Kerja Binalattas

18.991.808.000 14.370.195.000 11.750.551.291 81,77%

Jumlah 47.214.749.000 34.148.941.000 28.930.955.465 84,72%

Jumlah Anggaran Tahun 2020 – Pagu Awal : Rp47.214.749.000,- Jumlah Anggaran Tahun 2020 – Pagu Revisi : Rp34.148.941.000,- Realisasi Keuangan Tahun 2020 : Rp28.930.955.465,- Persentase Realisasi Keuangan Tahun 2020 : 84,72%

Jumlah Anggaran

Kegiatan Tahun 2020

– Pagu Awal

Rp47.214.749.000,-Jumlah Anggaran

Kegiatan Tahun 2020

– Pagu Revisi

Rp34.148.941.000,-Realisasi Keuangan

Tahun 2020

Rp28.930.955.465,-Persentase Realisasi

Keuangan Tahun

2020

84,72%

Persentase Realisasi

Fisik Tahun 2020

96,14%

REALISASI INDIKATOR KINERJA KEGIATAN-1

JUMLAH TENAGA KERJA YANG DITINGKATKAN KOMPETENSINYA BLK BANTAENG TAHUN 2020

Jumlah Tenaga Kerja yang Ditingkatkan Kompetensinya

1) Rincian Pelaksanaan Pelatihan di BLK Bantaeng Tahun 2020

No Kejuruan Target

Pelatihan

Realisasi %

Paket Orang Paket Orang PELATIHAN INSTITUSIONAL (PBK) UPTP

1. Kejuruan Bisman 2 32 2 32 100%

2. Kejuruan Otomotif 3 48 3 48 100%

3. Kejuruan Listrik 2 32 2 32 100%

4. Kejuruan TIK 6 96 6 96 100%

5. Kejuruan Welding 2 32 2 32 100%

6. Kejuruan Pariwisata / Perhotelan 4 64 4 64 100%

7. Kejuruan Processing 4 64 4 64 100%

PELATIHAN NON INSTITUSIONAL (MTU) UPTP

1. Kejuruan Elektronika 2 32 2 32 100%

2. Kejuruan Otomotif (Sepeda Motor) 2 32 2 32 100%

Dalam dokumen BAB II PERENCANAAN KINERJA (Halaman 32-64)

Dokumen terkait