BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Kinerja BLK Bantaeng
Capaian kinerja BLK Bantaeng tahun 2019 sangat dipengaruhi oleh kelancaran dalam pelaksanaan kegiatan yang telah dituangkan dalam Perjanjian kinerja tahun 2019 terutama dalam pencapaian sasaran. Dalam penentuan rencana kinerja ditetapkan rencana capaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan. Rencana Kinerja dituangkan dalam Penetapan Kinerja Balai Latihan Kerja Bantaeng Tahun 2019 yang dilaksanakan seiring dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran serta merupakan komitmen bagi tercapainya kegiatan pada tahun berjalan.
Indikator Kinerja Kegiatan yang telah ditetapkan, selanjutnya dilakukan pengukuran yang dituangkan dalam laporan kinerja BLK Bantaeng dengan mengacu pada Perjanjian Kinerja BLK Bantaeng tahun 2019. Pengukuran capaian kinerja BLK Bantaeng dilakukan dengan cara penyesuaian rencana kegiatan dengan anggaran yang tersedia. Pengukuran capaian kinerja kegiatan BLK Bantaeng dimulai dari bulan Januari sampai dengan Desember 2019, selanjutnya Perjanjian Kinerja BLK Bantaeng dapat dilihat pada Lampiran.
Tabel 2.
CAPAIAN KINERJA BLK BANTAENG TAHUN 2019
No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Awal 2019 Target Revisi 2019 Realisasi 2019 Capaian Kinerja 2019 1. Terlaksananya Pelatihan Berbasis Kompetensi Jumlah Tenaga Kerja Yang Mendapat Pelatihan Berbasis Kompetensi 3.600 orang 3.600 orang 3.600 orang 100% 2. Terlaksananya Sertifikasi Kompetensi Kerja Jumlah Tenaga Kerja yang disertifikasi 336 orang 336 orang 336 orang 100%
LKJIP BLK BANTAENG 2019
mencapai 100%, artinya semua indikator atau target kinerja yang ditetapkan dapat dicapai semuanya secara fisik. Untuk lebih jelasnya, akan dijelaskan satu per satu pada tabel Indikator Kinerja Kegiatan ( IKK ) di bawah ini.
A1. Analisis Capaian Kinerja IKK 1 : Jumlah Tenaga Kerja yang Mendapat Pelatihan Berbasis Kompetensi
a. Realisasi Kinerja Tahun 2019
Tabel 3.
Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan 1 (IKK 1)
No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Awal 2019 Target Revisi 2019 Realisasi 2019 Capaian Kinerja 2019 1 Terlaksananya Pelatihan Berbasis Kompetensi Jumlah Tenaga Kerja Yang Mendapat Pelatihan Berbasis Kompetensi 3.600 orang 3.600 orang 3.600 orang 100%
Jumlah tenaga kerja yang mendapat Pelatihan Berbasis Kompetensi ditargetkan sebanyak 3.600 orang (225 paket) dan hingga akhir tahun anggaran per 31 Desember 2019 dapat terealisasi 100 %. Dari realisasi tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi tersebut tidak hanya dilaksanakan dalam BLK Bantaeng secara institusional, melainkan ada beberapa pelatihan yang diselenggarakan melalui Pelatihan Berbasis Masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah Mobile Training Unit (MTU). Selain itu pelatihan berbasis kompetensi juga diselenggarakan di BLK UPTD Binaan. UPTP BLK Bantaeng memiliki 3 UPTD BLK Binaan yang meliputi UPTD BLK Bulukumba, UPTD BLK Jeneponto, dan UPTD BLK Kepulauan Selayar. Target dan realisasi pelatihan berbasis kompetensi di tahun anggaran 2019 ini dapat dilihat pada tabel berikut
LKJIP BLK BANTAENG 2019
22
BAB III AKUNTABILITAS
KINERJA
Tabel 4. Data Pelatihan BLK Bantaeng Tahun Anggaran 2019
No Kegiatan Target
(Orang)
Realisasi (Orang)
%
1. Tenaga kerja yang mendapat pelatihan berbasis kompetensi di UPTP BLK Bantaeng
1.840 1.840 100
2. Tenaga kerja yang mendapat pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh UPTD BLK Binaan
1.760 1.760 100
Total Keseluruhan 3.600 3.600 100
Berikut ini rincian realisasi pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan di BLK Bantaeng dan UPTD BLK Binaan
Tabel 5. Rincian Realisasi PBK BLK Bantaeng dan UPTD BLK Binaan
Adapun faktor pendorong dari keberhasilan pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan di BLK Bantaeng maupun di UPTD BLK Binaan baik secara institusional dan mobile training unit adalah adanya koordinasi yang baik antara penyelenggaraan pelatihan dengan stakeholder yang terkait sehingga pelatihan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik.
b. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2016 s.d 2019
Pengukuran tingkat capaian kinerja IKK-1 BLK Bantaeng tahun 2016 s.d 2019 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi masing indikator kinerja sasaran. Tingkat capaian kinerja masing-masing indikator tersebut disajikan pada tabel Pengukuran Indikator Kinerja sebagai berikut.
No BLK Target Realisasi % Paket Orang Paket Orang
1. BLK Bantaeng 115 1.840 115 1.840 100
2. BLK Kab. Jeneponto 37 592 40 592 100
3. BLK Kab. Bulukumba 40 640 37 840 100
4. BLK Kab. Kepulauan Selayar 33 528 33 528 100
LKJIP BLK BANTAENG 2019
Tabel 6. Perbandingan Realisasi Indikator Kinerja Kegiatan 1 Tahun 2016 s.d 2019
Tahun Indikator Kinerja Kegiatan
Jumlah Tenaga Kerja yang Mendapat Pelatihan Berbasis Kompetensi
Target Realisasi Capaian Kinerja
2016 480 Orang 480 Orang 100%
2017 624 Orang 624 Orang 100%
2018 1.232 orang 1.232 orang 100%
2019 3.600 orang 3.600 orang 100%
Jika ditinjau dari realisasi kinerja tahun 2016 s.d 2019 maka grafik perbandingan kinerja adalah sebagai berikut:
Gambar 2. Perbandingan Target dan Realisasi Capaian Kinerja 2016 s.d 2019 BLK Bantaeng
480 624 1.232 3.600 480 624 1.232 3.600 0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 2016 2017 2018 2019
Perbandingan Target dan Realisasi Capaian Kinerja 2016 s.d 2019 BLK Bantaeng
LKJIP BLK BANTAENG 2019
24
BAB III AKUNTABILITAS
KINERJA
c. Analisis Penyebab Keberhasilan / Kegagalan Tahun 2019
Faktor keberhasilan atas terlaksananya seluruh target pelatihan BLK Bantaeng yaitu sebagai berikut:
1) Tingginya respon dan antusias dari masyarakat yang berasal dari masyarakat/instansi pemerintah di Kabupaten Bantaeng dan sekitarnya untuk mengikuti pelatihan ini. Hal ini terbukti pada setiap pelaksanaan kegiatan pelatihan, kuota peserta bisa terpenuhi, bahkan melebihi kuota (cadangan);
2) Kerjasama dan Koordinasi yang selalu terjalin antara BLK Bantaeng, UPTD BLK Binaan dan Tim penyelenggara daerah yang berasal dari Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan/Organisasi Masyarakat/ Instansi Pemerintah lainnya sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan target yang diharapkan baik pada saat tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan;
3) Monitoring dan Evaluasi terhadap kinerja UPTD BLK Binaan yang rutin dilakukan agar pelatihan berbasis kompetensi dapat terlaksana dengan baik.
4) Efisiensi dan efektivitas pelaksanaan dan penganggaran. Dimana dalam melaksanakan kegiatan pelatihan dilakukan secara paralel. Adapun aspek efisiensi penganggaran sehingga target Pelatihan BLK Bantaeng mencapai 100%
5) Adanya perencanaan atau penjadwalan yang baik dalam melaksanakan pelatihan;
6) Peralatan dan perlengkapan yang cukup memadai untuk menunjang pelaksanaan pelatihan;
7) Tersedianya instruktur dan sekretariat kegiatan yang memadai dari segi kualitas maupun kuantitasnya.
Dalam melaksanakan kegiatan pada tahun 2019 tentu tidak terlepas dari hambatan-hambatan. Beberapa hambatan yang ditemui saat melaksanakan
LKJIP BLK BANTAENG 2019
Binaan antara lain:
1) Penyelenggara Daerah yang belum sepenuhnya memahami konsep pembinaan pelatihan dan produktivitas.
2) Keterbatasan jumlah perusahaan kecil dan menengah diwilayah Kabupaten Bantaeng dan sekitarnya yang sesuai kriteria sebagai peserta pelatihan. 3) Kurangnya SDM di BLK Bantaeng
Untuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan, solusi yang diambil yaitu:
1) Memberikan penjelasan mengenai konsep Pembinaan Pelatihan dan produktivitas kepada stakeholder terutama UPTD BLK Binaan sebelum memulai kegiatan agar kegiatan yang akan terlaksana dapat berjalan dengan baik dan mampu mencapai output yang diharapkan
2) Melakukan supervisi terhadap proses rekrutmen yang dilakukan.
3) Memberdayakan SDM yang ada dan melakukan proses rekrutmen pegawai baru
Pencapaian kinerja pada tahun 2019 ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan Tahun 2020. Sehingga pada tahun 2020 akan dilakukan upaya untuk mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai antara lain dengan:
1) Mempercepat pelaksanaan kegiatan yang direncanakan sudah mulai dilaksanakan pada minggu awal di Bulan Januari 2019 melakukan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan
2) Meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh stakeholder pada Pelatihan Peningkatan Produktivitas.
LKJIP BLK BANTAENG 2019
26
BAB III AKUNTABILITAS
KINERJA
A2. Analisis Capaian Kinerja IKK 2 : Jumlah Tenaga Kerja yang Disertifikasi a. Realisasi Kinerja Tahun 2019
Tabel 7. Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan 2 (IKK 2)
No Indikator Kinerja Kegiatan Target Awal 2019 Target Revisi 2019 Realisasi 2019 Capaian Kinerja 2019
1 Jumlah Tenaga Kerja
Yang disertifikasi 336 336 336 100
Jumlah tenaga kerja yang disertifikasi dengan target 336 orang (21 paket) hingga akhir tahun anggaran per 31 Desember 2019 dapat terealisasi sebesar 100% atau sebanyak 336 orang. Dari realisasi tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi tersebut dilaksanakan dalam BLK Bantaeng dengan melibatkan asessor yang berpengalaman dari LSP P2 Makassar sesuai unit dan bidang kompetensi yang diujikan.
Sertifikasi uji kompetensi yang diselenggarakan di BLK merupakan salah satu pelaksanaan kegiatan sertifikasi pasca Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dapat terselenggara dengan baik dan didukung oleh sumber daya manusia, sarana, dan prasarana pelatihan yang memadai. Adapun pelaksanaan sertifikasi yang diselenggarakan sebanyak 21 paket di BLK Bantaeng antara lain Kejuruan Otomotif, Kejuruan Listrik, Kejuruan Welding, Kejuruan Pariwisata, Kejuruan TIK, Kejuruan Bisnis Manajemen. Target dan realisasi pelaksanaan sertifikasi di tahun anggaran 2019 ini dapat dilihat pada tabel berikut.
LKJIP BLK BANTAENG 2019
Tabel 8. Rincian Data Pelaksanaan Sertifikasi Tahun 2019
No Skema
Target Realisasi Keterangan Paket Orang Paket Orang % Kompeten Belum
Kompeten % Kompeten 1 Tata Hidang 3 48 3 48 100 42 6 87,5 2 Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana 3 48 3 48 100 46 2 95,8 3 Servis sepeda motor injeksi 5 80 5 80 100 64 16 80 4 Desain Grafis 1 16 1 16 100 10 6 62,5 5 Practical Office Advance 2 32 2 32 100 13 19 40,62 6 Computer Operator Assistant 1 16 1 16 100 11 5 68,75 7 Pengelasan SMAW 3G 3 48 3 48 100 48 0 100 8 Junior Administrative Assistant 3 48 3 48 100 30 18 62,5 JUMLAH 21 336 21 336 100 264 72 78,57
Berdasarkan tabel di atas, maka dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi yang diselenggarakan di BLK Bantaeng dapat terealisasi di tahun 2019 dengan capaian 100%. Dari 336 orang yang disertifikasi sebanyak 264 orang kompeten sedangkan sebanyak 72 orang belum kompeten. Adapun faktor pendorong dari keberhasilan pelaksanaan sertifikasi yang dilaksanakan di BLK Bantaeng adalah adanya koordinasi yang baik antara penyelenggaraan pelatihan dengan stakeholder terkait sehingga pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi dapat terealisasi dengan baik.
Dari hasil pengukuran capaian kinerja pada IKK 2 terselenggaranya pelaksanaan sertifikasi di wilayah kerja BLK Bantaeng menghasilkan pencapaian sebesar 100% dimana target 336 orang peserta semuanya dapat mengikuti pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi.
LKJIP BLK BANTAENG 2019
28
BAB III AKUNTABILITAS
KINERJA
b. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2016 s.d 2019
Pengukuran tingkat capaian kinerja BLK Bantaeng tahun 2016 - 2019 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi masing-masing indikator kinerja sasaran. Tingkat capaian kinerja masing-masing-masing-masing indikator disajikan pada Pengukuran Indikator Kinerja yang dapat dilihat pada tabel 8.
Tabel 9. Perbandingan Realisasi Kinerja IKK-2 Tahun 2016 s.d 2019
Tahun Indikator Kinerja Kegiatan
Jumlah Tenaga Kerja yang disertifikasi
Target Realisasi Capaian Kinerja
2016 - - -
2017 128 orang 112 orang 87,5%
2018 224 orang 208 orang 92,85%
2019 336 orang 336 orang 100%
Gambar 3 Perbandingan Capaian Kinerja IKK-2 BLK Bantaeng Tahun 2016 s.d 2019 0 128 224 336 0 112 208 336 0 50 100 150 200 250 300 350 400 2016 2017 2018 2019
Grafik Perbandingan Capaian Kinerja IKK-2 BLK Bantaeng Tahun 2016 s.d 2019
LKJIP BLK BANTAENG 2019
Target dari IKK 2 berhasil dicapai 100% dikarenakan :
1) Tingginya respon dari peserta pelatihan berbasis kompetensi di Kabupaten Bantaeng dan sekitarnya untuk mengikuti sertifikasi uji kompetensi ini. Hal ini terbukti pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi dapat tercapai seluruhnya. 2) Informasi dan koordinasi yang dilakukan antara BLK Bantaeng dan Tim
penyelenggara daerah yang berasal dari Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan/Oganisasi Masyarakat/ Instansi Pemerintah lainnya sehingga kegiatan sertifikasi dapat terlaksana dengan baik sesuai target yang ditentukan.
Dalam melaksanakan kegiatan pada tahun 2019 tentu tidak terlepas dari hambatan dalam pelaksanaannya. Beberapa hambatan yang ditemui saat melaksanakan kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan antara lain:
1) Belum adanya Lembaga Sertifikasi Profesi di BLK Bantaeng.
2) Kurangnya assesor uji kompetensi di setiap kejuruan BLK Bantaeng.
Untuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan, maka solusi yang diambil yaitu:
1) Berkoordinasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi pihak luar untuk menyelenggarakan uji kompetensi kepada peserta pelatihan serta berupaya untuk membentuk Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di Balai Latihan Kerja Bantaeng
2) Berkoordinasi dengan assesor yang berkompeten untuk menguji kompetensi peserta pelatihan
Pencapaian kinerja pada tahun 2019 ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan Tahun 2020. Sehingga pada tahun 2020 akan dilakukan upaya untuk mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai antara lain dengan:
1) Mempercepat pelaksanaan kegiatan yang direncanakan sudah mulai dilaksanakan di Minggu awal Bulan Januari 2020 sehingga menjadi efektif dan efisien
LKJIP BLK BANTAENG 2019
30
BAB III AKUNTABILITAS
KINERJA
2) Kegiatan lebih meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh stakeholder pada Pelatihan Peningkatan Produktivitas dan sertifikasi kompetensi