2. 2 Perjanjian Kinerja BPS Kabupaten Muna 2017
3.3 Capaian Kinerja BPS Kabupaten Muna Tahun 2017 Terhadap Target Renstra 2017 dan 2019
Capaian kinerja BPS Kabupaten Muna terhadap target Renstra 2019 dihitung berdasarkan realisasi 2017 terhadap target 2017 dan target Renstra 2019. Capaian kinerja BPS terhadap target Renstra 2015-2019 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 10. Capaian Kinerja 2017 terhadap Target Renstra 2019
Tujuan/Sasaran Strategis/Indikator Satuan Target Realisasi 2017
Capaian Kinerja terhadap target (%)
2017 2019 2017 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
T1. Peningkatan kualitas data statistik Persentase konsumen yang merasa puas
dengan kualitas data statistik Persen 95,00 95,00 95,96 101,01 101,01 SS1. Meningkatnya kepercayaan pengguna
terhadap kualitas data BPS
Persentase konsumen yang merasa puas
dengan kualitas data statistik Persen 95,00 95,00 95,96 101,01 101,01 Persentase konsumen yang selalu
menjadikan data dan informasi statistik BPS
sebagai rujukan utama Persen 80,00 80,00 80,00 100,00 100,00
Persentase pemutakhiran data MFD dan
MBS Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Jumlah publikasi/laporan Statistik yang
terbit tepat waktu Aktivitas - - - - -
Jumlah publikasi/laporan Statistik yang
terbit tepat waktu Publikasi 64 85 64 100,00 75,29
Jumlah publikasi/laporan Sensus yang terbit
tepat waktu Publikasi 1 - 1 100,00 100,00
Persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan rumah
tangga Persen 100,00 100,00 93,65 93,86 93,86
Persentase pemasukan dokumen (response
rate) survei dengan pendekatan usaha Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 Persentase pemasukan dokumen (response
rate) survei dengan pendekatan non rumah
tangga non usaha Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
T2. Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik Persentase kepuasan konsumen terhadap
pelayanan data BPS Persen 95,00 90,00 92,18 97,03 102,42
SS2. Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (User Engagement) Persentase kepuasan konsumen terhadap
pelayanan data BPS Persen 95,00 90,00 92,18 97,03 102,42
Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik
melalui website Pengunjung 6.000 6.000 7.242 120,70 120,70
Persentase Konsumen yang menggunakan data BPS dalam perencanaan dan evaluasi
pembangunan nasional Persen 80,00 80,00 51,51 64,39 64,39
Persentase Konsumen yang puas terhadap
akses data BPS Persen 95,00 95,00 96,00 101,05 101,05
T3. Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui koordinasi dan pembinaan yang efektif di bidang statistik Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral
dan khusus yang dihimpun Metadata 6 - 6 100,00 -
SS3. Meningkatnya koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan SSN Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral
dan khusus yang dihimpun Metadata 6 - 6 100,00 -
T4. Peningkatan Birokrasi yang akuntabel
Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat Point 65,00 68,00 63,35 97,46 93,16
Tujuan/Sasaran Strategis/Indikator Satuan Target Realisasi
SS4. Meningkatnya pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS
Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat Point 65,00 68,00 63,35 97,46 93,16 Jumlah Satker BPS Kabupaten/Kota yang
Berpredikat WBK/WBBM Satker - - - - -
SS5. Meningkatnya Kualitas sarana dan Prasarana BPS
Persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan
prasarana BPS Persen 90,00 90,00 88,00 97,78 97,78
Presentase pengadaan sarana dan prasarana
aparatur yang diselesaikan Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Rata-rata Capaian Indikator Tujuan 98,88
Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 98,33
Penjabaran capaian kinerja BPS Kabupaten Muna tahun 2017 tehadap target RENSTRA Tahun 2017 dan 2019 sebagai berikut :
1. Tujuan 1: Peningkatan kualitas data statistik
Berdasarkan tabel 10, realisasi dari indikator tujuan 1 mencapai 95,96 persen, melampaui target tahun 2017 dan 2019 yang sebesar 95 persen. Target kinerja pada tahun 2019 juga telah dilampaui.
SS1. : Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS Tercatat satu indikator pada SS1.1. melampaui target tahun 2017 dan 2019 yaitu indikator pertama. Selain itu, terdapat tiga indikator yang target dan realisasinya mencapai 100 persen. Hal ini bisa menjadi rujukan bagi BPS Kabupaten Muna guna meningkatkan target pada masing-masing indikator sasaran. Utamanya kaitannya dengan target persentase konsumen yang puas terhadap data yang dihasilkan BPS Kabupaten Muna yang belum 100 persen.
Keinginan BPS Kabupaten Muna kaitannya dengan tingkat respon dari responden dalam tiap survei adalah 100 persen, hanya saja pada pelaksanaanya hal tersebut amat sulit dicapai. Pada tabel 8, dapat dilihat bahwa terdapat dua indikator yang raelisasinya di bawah 100 persen tetapi masih di atas 90 persen. Sasaran strategis ini bisa dilihat dari laporan pencacahan dari masing-masing seksi di BPS Kabupaten Muna.
Dari laporan tersebut dapat dihitung response rate kegiatan. Adapun masalah/kendala yang dihadapi BPS Kabupaten Muna secara umum sebagai berikut.
Masalah/Kendala yang dihadapi :
a. Beberapa survei dengan pendekatan rumah tangga, pencacah kesulitan menemui sampel terpilih pada periode pencacahan (pindah atau sedang bepergian); Jenuhnya responden rumah tangga terhadap lamanya durasi wawancara
b. Pengumpulan data pada instansi tidak sepenuhnya terpenuhi karena data pada instansi tersebut tidak tersedia
c. Responden sulit memahami beberapa pertanyaan survei
d. Pemahaman konsep yang kurang dari petugas survei sehingga beberapa isian kuesioner tidak lengkap dan memengaruhi kualitas data
e. Sulitnya akses terhadap wilayah beberapa survei Strategi untuk mengatasi masalah/kendala:
a. Briefing dilakukan sebelum petugas melakukan pencacahan dengan salah satu tujuan agar petugas pencacahan lebih memahami lagi konsep dan definisi yang digunakan pada masing-masing intrumen kuesioner survei.
b. Pendekatan lebih personal ke reponden dan menjelaskan lamanya durasi pencacahan agar responden memaklumi
c. Pemberian operasional daerah sulit dan memfasilitasi kendaraan dinas
2. Tujuan 2 : Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik
Selain melakukan peningkatan kualitas data statistik, BPS Kabupaten Muna juga bertugas untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengguna data terkait dengan data yang disediakan. Hal ini tercermin dari tujuan yang ingin dicapai BPS Kabupaten Muna yaitu peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik.
SS2. : Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (user engagement)
Terdapat dua indikator pada sasaran tujuan kedua yang berhasil melampaui target tahun 2017 maupun tahun 2019 yaitu indikator
“jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website” dan “persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS”.
Untuk indikator “persentase kepuasan konsumen terhadap pelayanan data BPS” tidak mecapai 100 persen terhadap target Perjanjian Kinerja 2017 tetapi telah melampaui target Renstra 2019. Hal ini karena pada PK 2017 BPS Kabupaten Muna melakukan peningkatan target kinerja untuk indikator ini yang awalnya hanya 90 persen menjadi 95 persen, melihat potensi kinerja pada tahun sebelumnya.
Akan tetapi terdapat satu indikator yaitu indikator “persentase Konsumen yang menggunakan data BPS dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan “ yang realisasinya dibawah target sehingga capaiannya baik terhadap target 2017 maupun 2019 dikarenakan sebagian besar pengguna data BPS Kabupaten Muna masih memanfaatkan data BPS Kabupaten Muna untuk tujuan penelitian. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi BPS Kabupaten Muna guna terus berkoordinasi khususnya dengan pemerintah daerah guna mempertimbangkan penggunaan data dan infromasi statistik BPS Muna dalam membuat kebijakan publik terkait perencaan dan evaluasi pembangunan.
3. Tujuan 3 : Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui koordinasi dan pembinaan yang efektif di bidang statistik
Salah satu perubahan pada Perjanjian Kinerja tahun 2017 adalah penambahan tujuan ketiga yakni Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui koordinasi dan pembinaan yang efektif di bidang statistik. Hal ini dengan mempertimbangkan perlunya dilakukan koordinasi yang efektif antara BPS dengan instansi lainnya terkait sistem statistik nasional. Tujuan ini dicapai melalui indikator capaian
“Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral dan khusus yang dihimpun”, dimana tahun 2017 indikator ini dicapai dengan nilai 100 persen, dikarenakan koordinasi yang baik antara BPS Kabupaten Muna dengan beberapa instansi pengumpul data sektoral. Capaian ini bisa menjadi pertimbangan BPS Kabupaten Muna dalam menentukan baseline target untuk tahun 2018 sehingga target tahun 2019 nantinya akan dicapai pula.
4. Tujuan 4: Peningkatan birokrasi yang akuntabel
Dalam rangka mewujudkan tujuan ini, BPS Kabupaten Muna senantiasa meningkatkan kualitas penerapan birokrasi yang akuntabel. Pada tahun 2017, realisasi dari indikator hasil penilaian SAKIP oleh inspektorat mencapai 97,46 persen atau mencapai 93,16 persen terhadap target Renstra 2019. Hal ini menunjukan BPS Kabupaten Muna semakin menunjukan progres yang baik dalam hal peningkatan kualitas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Pada tahun 2016 terdapat Sasaran “Meningkatnya kualitas manajemen sumber daya manusia BPS” yang di Tahun 2017 dihilangkan karena pertimbangan tidak cukup relevan dalam mengukur kinerja BPS. Sasaran ini kemudian diganti dengan “Meningkatnya Kualitas sarana dan Prasarana BPS”.
SS4. : Meningkatnya pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana penilaian SAKIP oleh inspektorat sifatnya panel, artinya penilaian SAKIP BPS Muna dinilai dengan pendekatan nilai SAKIP Kabupaten sampel inspektorat. Tahun 2017 penilaian benar-benar dilakukan inspektorat terhadap hasil penerapan SAKIP pada satker BPS Kabupaten Muna dan hasilnya BPS Kabupaten Muna mampu meraih nilai sebesar 63,35 poin atau capaian
realisasinya mencapai 97,46 persen terhadap target Tahun 2017 dan 93,16 persen terhadap target tahun 2019. Nilai ini menjadi acuan bagi BPS Kabupaten Muna untuk kemudian terus meningkatkan kualitas penerapan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) hingga mencapai target tahun 2019.
SS5. Meningkatnya Kualitas Sarana dan Prasarana BPS
Capaian kinerja untuk sasaran ini jika dilihat dari capaian realisasi tahun 2017 terhadap target kinerja 2017 maupun Renstra tahun 2019 sudah cukup baik karena capaiannya di atas 90 persen untuk masing-masing indikator. Belum terlampauinya target pada indikator “Presentase pengadaan sarana dan prasarana aparatur yang diselesaikan”
merupakan tantangan tersendiri bagi BPS Muna untuk mencapai target Renstra tahun 2019 mendatang.