• Tidak ada hasil yang ditemukan

Capaian Kinerja BPS Kabupaten Ngawi Tahun 2016

Bab III Akuntabilitas Kinerja

3.1 Capaian Kinerja BPS Kabupaten Ngawi Tahun 2016

Sebagai salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas serta untuk memudahkan pengelolaan kinerja, data kinerja dikumpulkan dan dirangkum sesuai dengan indikator kinerja dari tujuan dan sasaran strategis yang telah ditetapkan. Capaian kinerja dihitung berdasarkan perbandingan antara realisasi dengan target PK 2016 yang telah ditetapkan pada awal tahun . Selanjutnya dilakukan pengukuran capaian kinerja dan dianalisis antara target kinerja dan realisasi capaian kinerja, permasalahan dan kendala yang dihadapi, serta solusi mengatasi permasalahan dan kendala yang dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menjamin adanya peningkatan dalam rangka pelayanan publik dan meningkatkan akuntabilitas dengan melakukan klarifikasi output dan outcome yang akan dan seharusnya dicapai, serta evaluasi dan pengungkapan (disclosure) secara memadai hasil analisis terhadap pengukuran kinerja. Capaian kinerja dari masing-masing tujuan dan sasaran strategis dapat dilihat pada ulasan berikut.

Capaian Kinerja Tujuan Pertama

Tujuan pertama adalah “peningkatan kualitas data statistik”, diukur dengan indikator Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik. Tujuan pertama dicapai dengan dua sasaran strategis, yaitu: (1) Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS, (2) Meningkatnya kualitas hubungan dengan sumber data (Respondent Engagement),. Capaian kinerja dari indikator yang mengukur tujuan dan sasaran strategis tersebut dapat dilihat pada table 4 di bawah ini :

Tabel 4. Capaian Kinerja Tujuan: Peningkatan Kualitas Data Statistik

Tujuan/Sasaran Strategis/Indikator Satuan Target Realisasi

Capaian Kinerja

(%)

(1) (2) (3) (4) (5)

T1. Peningkatan kualitas data statistik Persentase konsumen yang merasa puas

dengan kualitas data statistik Persen 100,00 100,00 100,00 SS1. Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS

Persentase konsumen yang merasa puas

dengan kualitas data statistik Persen 100,00 100,00 100,00 Persentase konsumen yang selalu

menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama

Persen 100,00 100,00 100,00 Persentase pemutakhiran data MFD dan

MBS Persen 100,00 100,00 100,00

Jumlah publikasi/laporan Statistik yang

terbit tepat waktu Publikasi 43 45 104,65

SS2. Meningkatnya kualitas hubungan dengan sumber data (Respondent Engagement) Persentase pemasukan dokumen (response

rate) survei dengan pendekatan rumah

tangga Persen 100 95,29 95,29

Persentase pemasukan dokumen (response

rate) survei dengan pendekatan usaha Persen 100 100 100,00

Persentase pemasukan dokumen (response

rate) survei dengan pendekatan non rumah

tangga non usaha Persen 100 99,66 99,66

Tujuan pertama telah tercapai dengan tingkat capaian sebesar 100,00 persen. Rata-rata capaian indikator sasaran strategis tujuan pertama sebesar 99,94 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan sasaran strategis tujuan pertama telah tercapai, meskipun tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Namun pada sasaran strategis pertama ada dua indikator yang tidak ada datanya karena memang tidak melakukan kegiatan yaitu Jumlah release data statistik yang tepat waktu dan laporan sensus yang terbit tepat waktu.

Realisasi indikator “Persentase konsumen yang selalu menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama” tercapai sesuai target yang telah ditetapkan. Indikator ini baru dilaksanakan pada tahun 2016, sehingga tidak memiliki data dasar (baseline) dalam menentukan target.

Pada tahun 2016 realisasi tingkat pemasukan dokumen tidak semuanya bisa memenuhi target yang telah ditetapkan. Hal ini ditunjukan dengan persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan rumah tangga dari target 100 persen dapat tercapai 95,29 persen, sementara itu persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan usaha bisa memenuhi target yang telah ditetapkan, yaitu 100 persen dan persentase pemasukan dokumen (response rate) survei dengan pendekatan non rumah tangga non usaha sebesar 99,66 persen dari target 100 persen.

Meskipun tujuan pertama telah tercapai, namun upaya peningkatan kualitas data statistik terus dilakukan oleh BPS. Upaya peningkatan kualitas data dilakukan melalui pembenahan tatalaksana (bussiness process reengineering) dan pemanfaatan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

Capaian Kinerja Tujuan Kedua

Tujuan utama yang ingin dicapai BPS Kabupaten Ngawi adalah pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif dan efisien. Keinginan pemerintah dan masyarakat terhadap data berkualitas, mendorong BPS Kabupaten Ngawi tidak hanya menyajikan data dan informasi statistik yang dapat dipercaya tetapi juga memberikan pelayanan prima dalam memenuhi kebutuhan pengguna data.

Terwujudnya sistem statistik nasional yang andal, efektif dan efisien mutlak diperlukan dalam menunjang kelancaran tugas dan fungsi lembaga-lembaga statistik yang ada di instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat.

Dengan mengusung visi BPS sebagai “Pelopor data statistik terpercaya untuk semua” maka penyebarluasan data kepada pemangku kepentingan menjadi ukuran yang sangat

penting. Tujuan kedua “peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik”, diukur dengan indikator Persentase konsumen yang puas akan layanan data BPS. Tujuan kedua dicapai dengan satu sasaran strategis, yaitu Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data

(User Engagement). indikator yang digunakan adalah Persentase kepuasan konsumen

terhadap pelayanan data BPS yaitu tercapai sebesar 96 persen, jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS Kabupaten Ngawi sebesar 17.928 atau 179,28 persen dari target 10.000 pengunjung. Dan persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS Kabupaten Ngawi adalah 89 persen. Konsumen data ini ada yang mencari informasi baik tatap muka langsung ataupun melalui media komunikasi lainnya. Sementara itu tingkat pencapaian Persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS adalah 97,78 persen.

Capaian kinerja dari indikator yang mengukur tujuan dan sasaran strategis tersebut dapat dilihat pada tabel 5 berikut ini :

Tabel 5. Capaian Kinerja Tujuan: Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik

Sasaran Strategis/Sasaran

Strategis/Indikator Satuan Target Realisasi

Capaian Kinerja

(%)

(1) (2) (3) (4) (5)

T2. Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik Persentase kepuasan konsumen terhadap

pelayanan data BPS Persen 96,00 97,47 101,53

SS3. Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (User Engagement) Persentase kepuasan konsumen terhadap

pelayanan data BPS Persen 96,00 97,47 101,53

Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS

Pengunjung 10.000 17.928 179,28 Persentase Konsumen yang puas terhadap

akses data BPS Persen 89,00 94,44 106,11

Persentase konsumen yang menggunakan data BPS dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan nasional

Persen 100,00 20,00 20,00 Persentase pengguna layanan yang merasa

puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS

Persen 89,00 97,78 109,87

Tujuan kedua juga tercapai dengan tingkat capaian sebesar 101,53 persen. Adapun capaian tingkat kepuasan terhadap pelayanan data BPS diperoleh dari survei kepuasan konsumen yang dilakukan oleh Universitas Merdeka Madiun. Rata-rata capaian indikator sasaran strategis tujuan kedua sebesar 103,36 persen. Capaian indikator sasaran strategis tujuan kedua ini sebagian besar sudah tercapai bahkan melebihi dari target, meskipun sasaran strategis “konsumen yang menggunakan data BPS dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan nasional” hanya tercapai 20 persen dari target 100 persen. Dari hasil survei yang dilakukan pihak ke tiga (Universitas Merdeka Madiun), pengguna data yang menggunakan data BPS paling banyak untuk kegiatan sekolah dan kuliah seperti untuk skripsi/tesis/Disertasi sebanyak 40 persen, sedangkan untuk penelitian hanya 6,67 persen dan tugas sekolah/kuliah sebesar 20 persen.

Capaian Kinerja Tujuan Ketiga

Tujuan ketiga adalah “peningkatan penyelenggaraan/pelaksanaan birokrasi yang akuntabel”, diukur dengan hasil penilaian SAKIP oleh inspektorat. Tujuan ketiga dicapai dengan dua sasaran strategis, yaitu: (1) Meningkatnya kualitas manajemen sumber daya manusia BPS, dan (2) Meningkatnya pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS.

Untuk mencapai tujuan tersebut sudah menjadi keharusan bahwa SDM yang mengelola kegiatan di suatu organisasi adalah SDM yang berkualitas. Tahun 2016 di BPS Kabupaten Ngawi, pegawai yang menduduki jabatan fungsional tertentu sebanyak 13 orang atau 48 persen. Sementara itu persentase pegawai yang berpendidikan minimal D IV/Strata 1 atau lebih sebanyak 15 orang atau 56 % dari total pegawai 27 orang.

Pengawasan dan pertanggungjawaban kinerja aparatur BPS Kabupaten Ngawi dapat dilihat dari Indikator Kinerja Utama, yaitu hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat, yang pada tahun 2016 ini sebesar 70,74 poin.

Berdasarkan tabel di bawah, tujuan ketiga tercapai dengan tingkat capaian sebesar 101,06 persen. Namun rata-rata capaian indikator sasaran strategis tujuan ketiga belum mencapai 100 persen yaitu hanya 93,90 persen . Hal ini disebabkan karena capaian kinerja pada persentase pegawai yang menduduki jabatan fungsional tertentu hanya sebesar 85,71 persen. Masih ada 2 orang pegawai yang memenuhi syarat bisa diajukan sebagai fungsional yang belum mengajukan sebagai pejabat fungsional.

Capaian kinerja dari indikator yang mengukur tujuan dan sasaran strategis tersebut dapat dilihat pada table 6 di bawah ini.

Tabel 6. Capaian Kinerja Tujuan: Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel

Sasaran Strategis/Sasaran

Strategis/Indikator Satuan Target Realisasi

Capaian Kinerja (%)

(1) (2) (3) (4) (5)

T3. Peningkatan penyelenggaraan/pelaksanaan birokrasi yang akuntabel

Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat Poin 70 70,74 101,06 SS4. Meningkatnya kualitas manajemen sumber daya manusia BPS

Persentase pegawai yang menduduki jabatan

fungsional tertentu Persen 56 48 85,71

Persentase pegawai yang berpendidikan

minimal diploma IV atau strata I Persen 59 56 94,92 SS5. Meningkatnya pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS

Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat Poin 70 70,74 101,06

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 93,90

3.2. Perkembangan Capaian Kinerja BPS Kabupaten Ngawi Tahun 2016

Dokumen terkait