AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 Capaian Kinerja Organisasi Tahun 2015
Tujuan-1
Peningkatan Kualitas Data Statistik
Tujuan utama ingin dicapai BPS adalah peningkatan penyediaan data dan informasi statistik yang berkualitas, pada tahun ini target tersebut tercapai sebesar 96,67% dengan tujuan agar data dari BPS dapat digunakan sebagai landasan atau perbandingan untuk membuat kebijakan pembangunan nasional dan daerah..
Tabel 5. Capaian Kinerja Tujuan “Peningkatan Kualitas Data Statistik”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket
2015 2014 2013
Persentase Konsumen yang Merasa Puas dengan Kualitas Data Statistik
85% 99,3% 116% 97% 85% IKU
Keinginan pemerintah dan masyarakat terhadap data berkualitas, mendorong BPS Kota Dumai harus mampu menyajikan data dan informasi statistik yang dapat
0 20 40 60 80 100 120 2013 2014 2015 C a p a i a n Tahun
Grafik 1. Capaian Indikator Kinerja Tujuan"Peningkatan Kualitas Data Statistik"
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 23
dipercaya. Kualitas data sangat dipengaruhi kelengkapan data dan jumlah sampel yang mewakili, konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik dan selalu menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama, pemutakhiran data MFD dan MBS, release data yang tepat waktu, pemasukan dokumen/response rate. Pemasukan dokumen dari kegiatan survei BPS Kota Dumai pada tahun 2015 sebesar 96,67 persen, besaran ini menunjukan kinerja BPS Kota Dumai dalam penyediaan data dan informasi statistik yang berkualitas masuk pada kategori sangat baik..
Sasaran 1.1
Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS
Tingkat pencapaian sasaran-1.1 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan terlaksananya penyajian data dan informasi secara periodik sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Berita Resmi Statistik (BRS) yang menyajikan data strat egis bidang statistik ekonomi sesuai jadwal bulanan setiap hari kerja pertama setiap bulannya.
Pada akhir tahun dapat disajikan publikasi/laporan statistik tetpat waktu yaitu sebanyak 34 judul publikasi, sehingga sasaran penyediaan data informasi statistik ekonomi yang lengkap dan akurat serta tepat waktu dapat dicapai pada tingkatan 100 persen.
Berkembangnya statistik di Indonesia khususnya Kota Dumai tak lepas dari dorongan pemerintah yang menjadikan data BPS sebagai data resmi pemerintah, sehingga menjadi acuan untuk berbagai kebutuhan baik perencanaan dan monitoring maupun evaluasi. Untuk mengevaluasi capaian sasaran, tabel berikut ini meyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Permasalahan/Kendala yang dihadapi
1) Terbatasnya waktu pengumpulan data dan sulitnya memperoleh data dimaksud sehingga beberapa pengumpulan data belum dapat tepat waktu.
2) Beberapa kegiatan sangat tergantung pada data yang dihasilkan oleh subject matter baik berupa data mentah maupun data dan informasi yang telah dipublikasikan. Demikian pula dengan data yang berasal dari instansi lain (data sukunder), karena
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 24
data tersebut diterima terlambat sehingga mengakibatkan penyusunan publikasi tidak dapat sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
3) Kualitas dan kuantitas SDM sangat mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan, selain dari pendidikan akademis diperlukan pula pengetahuan yang diperoleh dari diklat, seminar, workshop dan semacamnya yang berkaitan dengan lingkup pekerjaanya.
Strategi untuk mengatasi masalah/kendala
1) Perlunya koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplikasi antar unit kerja di BPS. Selain itu juga mengadakan pendekatan dan meningkatkan kerjasama dengan instansi dan lembaga terkait dalam memperoleh data sekunder.
2) Perlunya manajemen waktu yang baik agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan antar seksi.
3) Perlunya penambahan SDM dan peningkatan kualitas SDM melalui diklat yang diadakan oleh BPS maupun lembaga lain.
Untuk mengevaluasi capaian sasaran, tabel berikut ini menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Tabel 6. Capaian Kinerja Sasaran “meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket 2015 2014 2013
Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik
Persentase konsumen yang selalu menjadikan data dan informasi statistik BPS sebagai rujukan utama
Persentase pemutakhiran data MFD dan MBS
Jumlah release data yang tepat waktu
Jumlah publikasi/laporan yang terbit tepat waktu
85% 85% 100% 1 akti-vitas 34 pub-likasi 90% 90% 100% 1 aktivitas 34 publikasi 105% 105% 100% 100% 100% 105% 105% 100% 100% 100% 85% 85% 100% 100% 100 IKU IKU IKU IKU IKU
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 25
Sasaran 1.2
Meningkatnya kualitas hubungan dengan sumber data (respondent engagement)
Tingkat pencapaian sasaran-1.2 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan apabila setiap responden memberikan data yang diinginkan dengan benar.
Permasalahan/Kendala yang dihadapi
1) Keterlambatan dokumen yang masuk ke BPS Kota Dumai menyebabkan terlambatnya pembagian dokumen kepada petugas dan meyebabkan terbatasnya waktu pengumpulan data dan sulitnya memperoleh data dimaksud.
2) Beberapa kegiatan sangat tergantung pada data yang dihasilkan oleh subject matter baik berupa data mentah maupun data dan informasi yang telah dipublikasikan. Demikian pula dengan data yang berasal dari instansi lain (data sukunder), karena data tersebut diterima terlambat sehingga mengakibatkan penyusunan publikasi tidak dapat sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
3) Kualitas SDM sangat mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan, selain dari pendidikan akademis diperlukan pula pengetahuan yang diperoleh dari diklat, seminar, workshop dan semacamnya yang berkaitan dengan lingkup pekerjaanya.
Strategi untuk mengatasi masalah/kendala
1) Pengiriman dokumen yang tepat waktu ke BPS Kota Dumai sehingga tidak mengurangi jadwal pendataan di lapangan.
2) Perlunya koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplikasi antar unit kerja di BPS Kota Dumai. Selain itu juga mengadakan pendekatan dan meningkatkan kerjasama dengan instansi dan lembaga terkait dalam memperoleh data sekunder.
3) Pengembangan SDM melalui jalur akademis, misalnya dengan tugas belajar kejenjang pendidikan lebih tinggi. Selain itu juga berupa pengiriman pegawai untuk mengikuti diklat, seminar, workshop dan kegiatan teknis guna meningkatkan mutu hasil analisis statistik.
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 26
Tabel berikut ini menyajikan tingkat capaian sasaran-1.2 berdasarkan indikator kinerjanya:
Tabel 7. Capaian Kinerja Sasaran “meningkatnya kualitas hubungan dengan sumber data (respondent engagement) ”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket 2015 2014 2013
Persentase pemasukan
dokumen (response rate) survei dengan pendekatan rumah tangga
Persentase pemasukan
dokumen (response rate) survei dengan pendekatan usaha
Persentase pemasukan
dokumen (response rate) survei dengan pendekatan non rumah tangga dan non usaha
100% 100% 100% 96% 94% 100% 96% 94% 100% 95% 92% 100% 94% 89% 100% IKU IKU IKU Tujuan-2
Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik
Tujuan yang ingin dicapai BPS Kota Dumai adalah meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif, dan efisien, Pada tahun 2015, target yang dicapai melebihi 100%, hal ini menunjukkan bahwa pelayanan di BPS semakin meningkat sehingga bagi instansi atau bidang yang lain yang ingin memperoleh data BPS dapat merasa puas dan terlayani. Besaran ini menunjukan kinerja BPS Kota Dumai dalam meningkatkan pelayanan prima termasuk pada kategori sangat baik.
Tabel 8. Capaian Kinerja Tujuan “Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket 2015 2014 2013
Persentase Kepuasan
Konsumen Terhadap
Pelayanan Data BPS
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 27
Keinginan pemerintah dan masyarakat terhadap pelayanan prima, mendorong BPS Kota Dumai harus mampu memberikan pelayanan prima hasil kegiatan statistic dengan nyajikan data dan informasi statistik yang dapat dipercaya. Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistic sangat dipengaruhi oleh meningkatnya hubungan dengan pengguna data (user engagement) melalui indikator jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi melalui website BPS; persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS; persentase konsumen yang puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS.
Sasaran 2.1
Meningkatnya Kualitas Hubungan dengan Pengguna Data (User Engagement)
Kemudahan akses adalah salah satu dimensi kualitas, untuk mengukurnya didekati dengan indikator hubungan dengan pengguna data, yaitu jumlah pengunjng eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS; persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS; persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS . Saat ini BPS Kota Dumai menargetkan persentase kepuasan konsumen baik terhadap
0 20 40 60 80 100 120 2013 2014 2015 C a p a i a n Tahun
Grafik 2. Capaian Indikator Kinerja Tujuan "Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik"
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 28
pelayanan data BPS sebesar 85 persen. Target tersebut dapat dicapai dengan realisasi yang sangat baik yaitu berkisar 95 persen. Secara umum, beberapa permasalahan dan kendala yang dihadapi hingga tidak tercapainya target sasaran yang ditetapkan diantaranya adalah:
Permasalahan/Kendala yang dihadapi
1) Kegiatan pada sasaran ini bersinggungan langsung dengan pelayanan publik, menyebabkan banyaknya kegiatan ad hoc yang bersifat harus segera diselesaikan, sehingga mengganggu jadwal kegiatan lain yang telah direncanakan/dijadwalkan. 2) Jumlah SDM yang memahami substansi kegiatan masih belum optimal, sehingga
seringkali tidak dapat mendukung kelancaran kegiatan dalam memberikan sumbangan pemikiran dan pemecahan masalah.
3) Kerjasama antara unit kerja satu dengan unit lain masih belum sesuai harapan, karena kesibukan masing-masing unit, sehingga menghambat pelaksanaan kegiatan.
Strategi untuk mengatasi masalah/kendala
1) Melakukan antisipasi jadwal dan rencana kegiatan agar kegiatan ad hoc tidak mengganggu kelangsungan pekerjaan utama sehingga kegiatan tetap berjalan sesuai jadwal dan rencana.
2) Mengoptimalkan SDM yang sudah ada dengan melakukan peningkatan kemampuan staf diantaranya mengikuti pelatihan dan pendidikan. Serta diperlukana adanya penambahan jumlah pegawai BPS kota Dumai.
3) Melakukan koordinasi dengan pihak lain, terutama dalam membuat kesepakatan jadwal kegiatan, berikut berbagai alternatif kegiatan, sehingga ketidakhadiran pihak lain dalam kegiatan tersebut tidak mengganggu kelancaran jadwal dan rencana kerja.
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 29
Tabel berikut ini menyajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya: Tabel 9. Capaian Kinerja Sasaran “Meningkatnya Kualitas Hubungan dengan
Pengguna Data (User Engagement)”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket 2015 2014 2013
Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS
Persentase konsumen yang puas terhadap akses data BPS
Persentase pengguna layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS 1500 85% 80% 3500 90% 90% 233% 105% 112% 200% 105% 055% 75% 85% 85% IKU IKU IKU Tujuan-3
Peningkatan Penyelenggaraan/Pelaksanaan Birokrasi yang Akuntabel
Tujuan BPS Kota Dumai lainnya adalah peningkatan penyelenggaraan/ pelaksanaan birokrasi yang akuntabel dan untuk mendukunngnya terwujudnya BPS sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua. Pada tahun ini, pencapaian target mencapai 100 persen. Besaran ini menunjukan kinerja BPS Kota Dumai dalam peningkatan penyelenggaraan/pelaksanaan birokrasi yang akuntabel termasuk pada kategori sangat baik.
Tabel 10. Capaian Kinerja Tujuan “Peningkatan Penyelenggaraan/Pelaksanaan Birokrasi yang Akuntabel”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket 2015 2014 2013
Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat 52 poin 52 poin 100% 100% 100% IKU
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 30
Sasaran 3.1
Meningkatnya Kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia BPS
Dengan meningkatnya sumber daya manusia sehingga meningkat pula kualitas data yang dihasilkan karena sumber daya manusia lebih terampil, inovatif, dan berfikir positif sehingga dengan hal tersebut dapat membuat data BPS dapat dipercaya secara n asional dan dapat digunakan untuk membuat landasan kebijakan nasional dan daerah.
Permasalahan/Kendala yang dihadapi
1) Kurangnya pendidikan dan pelatihan atau refreshing untuk menambah pengetahuan dibidangnya masing-masing sehingga hal tersebut dapat menghambat kineja BPS dalam memenuhi data yang akurat,tepat waktu dan dapata dipercaya.
2) Kurangnya minat pegawai untuk meningkatkan pendidikannya.
Strategi mengatasi masalah/kendala
1) Dilakukan pendidikan dan pelatihan di setiap bidang atau survei yang akan dilakukan sehingga adanya pembaharuan atau pengetahuan tentang hal-hal yang baru sesuai dengan kondisi yang terjadi sekarang untuk mendukung kualitas data yang baik.
2) Adanya dorongan kepada pegawai untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi baik melalui tugas belajar maupun ijin belajar.
0 20 40 60 80 100 2013 2014 2015 C a p a i a n Tahun
Grafik 3. Capaian Indikator Kinerja Tujuan "Peningkatan Penyelenggaraan/Pelaksanaan Birokrasi yang Akuntabel"
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 31
Pada tabel berikut ini disajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya:
Tabel 11. Capaian Kinerja Sasaran “Meningkatnya Kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia BPS”
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian Ket 2015 2014 2013
Persentase pegawai yang menduduki jabatan fungsional tertentu
Persentase pegawai yang berpendidikan minimal diploma IV atau Strata I
50% 65% 6% 70,58% 12% 117% 0% 100% 0% 100% IKU IKU Sasaran 3.2
Meningkatnya Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja Aparatur BPS Kota Dumai
Dengan meningkatnya pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS Kota Dumai, akan meningkat pula optimalisasi penggunaan anggaran di BPS Kota Dumai yang tepat sasaran.
Permasalahan/Kendala yang dihadapi
1) Kurangnya pendidikan dan pelatihan tentang pengola anggaran sehingga kurangnya pengetahuan pengelola anggaran dalam hal penyerapan anggaran dan pengetahuan lainnya tentang akuntabilitas penggunaan anggaran.
2) Kurangnya jumlah SDM yang memadai untuk meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja.
Strategi mengatasi masalah/kendala
1) Dilakukan pendidikan dan pelatihan yang diikuti pengelola anggaran dalam rangka meningkatkan cara kerja dan sistem yamg mengalami perubahan untuk meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran dan dalam rangka penyerapan anggaran.
Badan Pusat Statistik Kota Dumai
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015 32
Pada tabel berikut ini disajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya: Tabel 12. Capaian Kinerja Sasaran “Meningkatnya Pengawasan dan
Akuntabilitas Kinerja Aparatur BPS Kota Dumai”.
Indikator Kinerja Target 2015
Realisasi 2015
Tingkat Pencapaian ket 2015 2014 2014
Hasil Penilaian SAKIP oleh inspektorat utama
52 poin 52 poin 100% 100% 100% IKU