• Tidak ada hasil yang ditemukan

Capaian Kinerja Tahun 2015

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.2 Capaian Kinerja Tahun 2015

Pengukuran dan Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang. Selain itu, dalam evaluasi kinerja dilakukan pula analisis efisiensi dengan cara membandingkan antara output dengan input baik untuk rencana maupun realisasi. Analisis ini menggambarkan tingkat efisiensi yang dilakukan oleh instansi dengan memberikan data nilai output per unit yang dihasilkan oleh suatu input tertentu.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

evaluasi juga dilakukan terhadap setiap perbedaan kinerja (performancegap) yang terjadi, baik terhadap penyebab terjadinya gap maupun strategi pemecahan masalah yang telah dan akan dilaksanakan.

Dalam melakukan evaluasi kinerja, perlu juga digunakan pembandingan-pembandingan antara :

- kinerja nyata dengan kinerja yang direncanakan. - kinerja nyata dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya.

- kinerja suatu instansi dengan kinerja instansi lain yang unggul di bidangnya ataupun dengan kinerja sektor swasta.

- kinerja nyata dengan kinerja di negara-negara lain atau dengan standar internasional.

Selanjutnya pengukuran kinerja terhadap indikator kinerja yang telah dicapai pada tahun 2015 dan membandingkan antara target dan realisasi pada indikator sasaran dari 7 sasaran dan10 indikator kinerja dari 4 Misi, sebagaimana telah ditetapkan dalam Renstra Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung tahun 2013-2018, analisis pencapaian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan secara rinci dapat dilihat sebagai berikut :

A. Sasaran 1 : Meningkatnya Minat Baca Masyarakat

Pengukuran terhadap capaian kinerja untuk sasaran meningkatnya minat baca masyarakat dengan indikator prosentase pemustaka pertahun dimaksudkan untuk memberikan gambaran bahwa persentase pemustaka pertahun di Kota Bandung mencapai berapa persen dibandingkan dengan jumlah populasi penduduk kota bandung usia 5-59 tahun.

Pencapaian Meningkatnya Minat Baca Masyarakat dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

Tabel 3.3

Analisis Pencapaian Sasaran 1 Meningkatnya Minat Baca Masyarakat

No Indikator Kinerja Utama Satuan Tahun 2013 Capaian % Tahun 2014 Capaian % Tahun 2015 Capaian % Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi

1. Persentase Pemustaka

Pertahun % 0.20 0.22 110 0.30 0.39 130 0.40 0.69 170.79

Kinerja Capaian Sasaran 1

Tahun 2015 110.00% 130.00% 170.79%

Tabel diatas memperlihatkan capaian kinerja nyata sebesar 170.79% dari target sebesar 100%. Pada tahun 2015 jumlah pemustaka sebanyak 14.517 dari total populasi penduduk Kota Bandung Usia 5-59 Tahun sebanyak 2.106.404 orang. Jumlah pemustaka Melebihi Target sebesar 0,41% atau sebanyak 6.017 orang dari target sebanyak 0,14% atau 8.500 pemustaka. Berikut data jumlah pemustaka (pengunjung perpustakaan) dari bulan Juli s.d Desember 2015.

LAPORAN JUMLAH PENGUNJUNG BULANAN Periode Juli 2015 s/d Desember 2015

No Waktu Kunjung Pengunjung Pengunjung Jumlah Pengunjung Perpustakaan Umum Perpustakaan Keliling

1 Juli 418 900 1,318 2 Agustus 1.063 1.080 2,143 3 September 1.344 1.054 2,398 Jumlah 5,859 4 October 1,446 1.793 3,239 5 November 1,018 1.863 2,881 6 December 1,208 1.539 2,747 Jumlah 8,867 Jumlah Total 14.517

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Adapun pendataan terhadap pemustaka kami akumulasikan dari berbagai sumber seperti:

1. Data pemustaka yang datang langsung ke Gedung Perpustakaan yang berlokasi di Jalan Caringin 103 Bandung.

2. Kegiatan Perpustakaan Keliling ke Sekolah-sekolah, Kecamatan, Kelurahan. 1.318 2.143 2.398 3.239 2.881 2.747 500 1.000 1.500 2.000 2.500 3.000 3.500

Juli Agustus September October November December Jumlah Pengunjung

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

3. Library In The Box ke mall, RW dan pameran-pameran.

4. Moment Car Free Day Dago dan Buah Batu

Bila dilihat perbandingan realisasi akumulasi pencapaian

sasaran sampai dengan tahun terakhir sebagaimana telah

direncanakan dalam Renstra Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah

Kota Bandung adalah sebagai berikut :

Tabel 3.4

Perbandingan Pencapaian Indikator Sasaran 1 Tahun 2015

dengan target Jangka Menengah yang terdapat dalam Dokumen Renstra

No Indikator Kinerja Utama Satuan

Rencana sesuai dengan Renstra Tahun 2015 Capaian % Akhir Tahun Renstra (2018) Capaian % Target

Tahunan Realisasi Target Realisasi 1. Persentase Pemustaka

Pertahun % 0.40 0.69 170,79 2.61 0.69 26.44

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui pula bahwa realisasi

akumulasi sampai dengan tahun 2015 dibandingkan dengan rencana

awal Renstra pada tahun 2015 menunjukkan capaian kinerja

170.79

%,

sementara jika dibandingkan dengan capaian akhir Renstra tahun

2018, indikator Prosentase pemustaka pertahun menunjukan capaian

sebesar 26.44% target renstra 2013-2018.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Selanjutnya Jika dibandingkan dengan instansi lain seperti Lembaga Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cimahi, capaian kinerja indikator prosentase pemustakaa pertahun dapat dilihat pada tabel berikut :

NO KAPPDE Kota CIMAHI Kapusarda KOTA BANDUNG

1. Perhitungan terhadap prosentase pemustaka pertahun belum diperoleh dari hasil bagi dengan jumlah populasi penduduk usia 5-59

Perhitungan sudah diperoleh dari prosentase jumlah pemustaka per jumlah populasi Usia 5-59

2. Jumlah pemustaka masih bersifat kumulatif Jumlah pemustaka pertahun sudah berdasarkan formulasi yang telah ditentukan yakni Jumlah Pemustaka pertahun di bagi Jumlah Populasi penduduk Kota Bandung usia 5-59 Tahun

3. Jumlah Pemustaka pertahun ditargetkan 200 orang dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 100% (200 orang) Terget Tercapai

Prosentase Pemustaka Tahun 2015 untuk kota Bandung mencapai 170.79% dari yang

diperjanjikan 100% atau 14.517 orang dari target sebanyak 8.500, Melebihi Target

Sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Bandung, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung melalui Seksi Pengelolaan Perpustakaan dan Seksi Bina Pustaka dan Kearsipan secara terus menerus berupaya meningkatkan kinerjanya melalui kegiatan-kegiatan rutin, diantaranya :

1. Perlombaan story telling, baca puisi, pidato.

2. Penambahan MUPK (mobil unit perpustakaan keliling).

3. Menjadi peserta pesta/pameran buku yang diadakan setiap tahun oleh IKAPI Jawa Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

Namun demikian pada pelaksanaan sasaran meningkatnya minat baca masyarakat terdapat beberapa faktor penghambat yang dihadapi, berikut disampaikan beberapa masalah, pemecahan dan faktor pendukung:

Faktor Pendukung Permasalahan Rekomendasi/Solusi 1. Terdapatnya sarana

mobilitas seperti Mobil Unit Perpustakaan Keliling (MUPK) 2. Adanya forum komunikasi literasi perpustakaan dan Taman Bacaan Masyarakat 3. Pemustaka

1. Rendahnya Minat Baca Masyarakat Kota Bandung

2. Terbatasnya SDM pengelola perpustakaan

1. Perlu melakukan pelayanan perpustakaan lebih dekat dan lebih intensif kepada masyarakat melalui: Pusteling, Pusling, Library

In The Box, Car free day,

Perpustakaan Kec/Kel, dan Sekolah

2. Perlu dilakukaan penambahan SDM

B. Sasaran 2 : Meningkatnya Keanekaragaman Bahan Pustaka

Sasaran 2 ini dimaksudkan untuk

memberikan gambaran dan

pengukuran terhadap jumlah koleksi

bahan pustaka yang disediakan oleh

perpustakaan Kota Bandung pada

tahun 2015.

Kegiatan peningkatan keanekaragaman bahan pustaka sangat

perlu dilakukan secara continue, hal tersebut dilakukan untuk

mendukung masyarakat atas kebutuhan bahan literasinya secara up

to date.

Selanjutnya untuk pencapaian sasaran pada sasaran 2 dapat

dilihat pada tabel berikut :

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Tabel 3.5

Analisis Pencapaian Sasaran 2

Meningkatnya Keanekaragaman Bahan Pustaka

No Indikator Kinerja Utama Satuan Tahun 2013 Capaian % Tahun 2014 Capaian % Tahun 2015 Capaian % Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi

2. Jumlah Koleksi Bahan Pustaka Judul 23.466 23.466 100 24.466 27.216 111.24 28.716 29.406 102.40 Eksemplar 52.578 52.578 100 59.078 64.784 109.66 70.784 74.366 105.06

Kinerja Capaian Sasaran 2

Tahun 2015 100.00% 110.45% 105.06%

Tabel diatas memperlihatkan bahwa:

- Capaian kinerja untuk sasaran Meningkatnya Keanekaragaman Bahan Pustaka dengan indikator Jumlah Koleksi Bahan Pustaka tahun 2015 menunjukan capaian kinerja nyata untuk jumlah Judul sebesar 102.40% (29.406 judul) dari target yang diperjanjikan sebesar 100% (28.716 judul), - Sedangkan untuk jumlah Eksemplar sebesar 105.06 % (74.366

eksemplar) dari target yang diperjanjikan sebesar 100% (70.785 eksemplar) sehingga dapat dikategorikan bahwa jumlah judul dan jumlah eksemplar bahan pustaka Melebihi Target.

Berikut rincian data bahan pustaka sampai dengan tahun 2015 berdasarkan klasifikasi:

NO KLASIFIKASI JUMLAH JUDUL JUMLAH EKSEMPLAR

1 000 3.163 8.416 2 100 857 3.332 3 200 4.049 10.738 4 300 4.825 10.204 5 400 1337 4.910 6 500 1.319 4.915 7 600 6.878 13.133 8 700 1.333 4.243 9 800 4.334 10.226 10 900 1.311 4.249 J U M L A H 29.680 74.366

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

Jika diperbandingkan dengan Realisasi pencapaian sasaran 2 sampai dengan tahun awal sebagaimana telah direncanakan dalam Renstra Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung adalah sebagai berikut:

Tabel 3.6

Perbandingan Pencapaian Indikator Sasaran 2 Tahun 2015 dengan target Jangka Menengah yang terdapat dalam Dokumen Renstra No Indikator Kinerja Utama Satuan Tahun 2015 Capaian % Akhir Tahun Renstra (2018) Capaian % Target Realisasi Target Realisasi

1. Jumlah Koleksi Bahan Pustaka Judul 28.716 29.406 102.40 31.816 29.406 92.43 Eksemplar 70.785 73.366 105.06 87.784 74.366 83.58

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui pula bahwa realisasi akumulasi sampai dengan tahun 2015 dibandingkan dengan rencana awal Renstra pada tahun 2015 menunjukkan capaian kinerja jumlah koleksi bahan pustaka untuk jumlah judul mencapai 102.40 %, sementara jika dibandingkan dengan capaian akhir Renstra tahun 2018, indikator jumlah koleksi bahan pustaka telah mencapai 92.43%. Sedangkan untuk capaian kinerja jumlah koleksi bahan pustaka untuk jumlah eksemplar mencapai 105.06%, sementara jika dibandingkan dengan capaian akhir Renstra tahun 2018, indikator jumlah koleksi bahan pustaka telah mencapai 83.58%.

Untuk mencapai sasaran meningkatnya

keanekaragaman bahan

pustaka di

Kantor Perpustakaan dan

Arsip Daerah Kota Bandung, Seksi Pengelolaan Perpustakaan melaksanakan kegiatan pengadaan bahan pustaka, pengolahan bahan pustaka terhadap Bahan Pustaka yang baru dan selanjutnya dapat di baca dan di pinjam oleh masyarakat Kota Bandung.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Sedangkan untuk statistik Jumlah Koleksi Bahan Pustaka sampai tahun 2015 dapat dilihat pada grafik dibawah:

Gambar 3.1 Statistik Jumlah Koleksi Bahan Pustaka Sampai dengan Tahun 2015

Selanjutnya Jika dibandingkan dengan instansi lain seperti Lembaga Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung capaian kinerja indikator jumlah koleksi bahan pustaka dapat dilihat pada tabel berikut :

NO KAPPDE Kota CIMAHI BAPAPSI Kab. BANDUNG Kapusarda KOTA BANDUNG

1. Perhitungan terhadap indikator jumlah koleksi bahan pustaka bersifat kumulatif setaiap tahunnya

Perhitungan terhadap indikator jumlah koleksi bahan pustaka bersifat kumulatif setaiap tahunnya

Perhitungan Terhadap Jumlah Koleksi Bahan Pustaka sama seperti kota kabupaten lainnya bersifat kumulatif

2. Jumlah pengadaan bahan pustaka beraneka ragam

Jumlah pengadaan bahan pustaka disesuaikan dengan kebutuhan judul tertentu.

Jumlah pengadaan bahan pustaka sudah berdasarkan klasifikasi buku.

3. Jumlah koleksi bahan pustaka pertahun ditargetkan 200 judul dan 1000 eksemplar dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 100% (200 judul dan 1000 eksemplar) Terget Tercapai

Jumlah koleksi bahan pustaka pertahun ditargetkan 1000 judul dan 4.000 eksemplar dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 171% (1.281 judul ) dan 170% (5.112 eksemplar) Melebihi Target

Jumlah koleksi bahan pustaka pertahun ditargetkan 29.406 judul dan 73.336 eksemplar dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 102.40% dan 105.06 Melebihi Target 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 60.000 70.000 JUDUL EKSEMPLAR 21.466 47.578 23.466 52.578 24.466 59.078 29.406 73.366

Diagram Koleksi Buku

2012 2013 2014 2015

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

Namun demikian pada pelaksanaan sasaran Meningkatnya Keanekaragaman Bahan Pustaka terdapat beberapa faktor penghambat yang dihadapi, berikut disampaikan beberapa faktor pendukung, masalah, dan solusi:

Faktor Pendukung Permasalahan Rekomendasi/Solusi 1. Tersedianya anggaran

2. Terlaksananya

pengadaan koleksi bahan pustaka yang up to date dan bertambah setiap tahunnya

3. Adanya Pemustaka

1. Belum maksimalnya koleksi bahan pustaka yang dibutuhkan oleh

masyarakat

2. Rendahnya informasi dari penerbit tentang bahan pustaka yang terbaru (judul-judul baru) 3. Kurangnya SDM untuk

mengelola bahan pustaka

1. Memaksimalkan

penggunaan anggaran untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka bagi masyarakat sesuai dengan prioritas berdasarkan survey kebutuhan bahan pustaka

2. Perlu dilakukaan koordinasi secara rutin dengan penerbit

3. Perlu dilakukaan penambahan SDM

C. Sasaran 3 : Meningkatnya Kualitas Perpustakaan Kelurahan

Sasaran 3 ini dimaksudkan untuk dapat menggambarkan tingkat kualitas pengelolaan perpustakaan wilayah (Kelurahan) mulai dari SDM pengelola perpustakaan, tingkat sarana dan prasarana yang disediakan, serta intensitas pemustaka yang dilayani.

Selanjutnya capaian sasaran pada sasaran 3 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.7

Analisis Pencapaian Sasaran 3

Meningkatnya Kualitas Perpustakaan Kelurahan No Indikator Kinerja Utama Satuan Tahun 2013 Capaian % Tahun 2014 Capaian % Tahun 2015 Capaian % Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi

3. Prosentse Perpustakaa n Kelurahan yang Aktif % 47.02 47,02 100 53.64 57.62 107.42 59.60 76.16 127.79

Kinerja Capaian Sasaran 3

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Tabel diatas memperlihatkan bahwa:

- Capaian kinerja untuk sasaran Meningkatnya kualitas perpustakaan kelurahan dengan indikator kinerja prosentase perpustakaan kelurahan yang aktif pada tahun 2015 menunjukan capaian kinerja nyata sebesar 76.16% (127.79%) dari target yang diperjanjikan sebesar 59.60 (100%) sehingga dapat dikategorikan Melebihi Target.

- Adapun capaian prosentase tersebut diperoleh dari hasil pengukuran jumlah kelurahan yang aktif sebanyak 119 Kelurahan diprosentasekan terhadap jumlah seluruh perpustakaan kelurahan di Kota Bandungsebanyak 151 Kelurahan.

- Kriteria minimal perpustakaan kelurahan yang aktif adalah: 1. Memiliki SP pengelola Perpustakaan

2. Adanya sarana prasarana perpustakaan (Buku, rak, meja baca, dan pojok baca)

3. Adanya pemustaka.

Jika diperbandingkan dengan Realisasi pencapaian sasaran 3 sampai dengan tahun awal sebagaimana telah direncanakan dalam Renstra Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung adalah sebagai berikut:

Tabel 3.8

Perbandingan Pencapaian Indikator Sasaran 3 Tahun 2015 dengan target Jangka Menengah yang terdapat dalam Dokumen Renstra

No Kinerja Utama Indikator Satuan Tahun 2015 Capaian %

Akhir Tahun

Renstra (2018) Capaian % Target Realisasi Target Realisasi

1. Prosentse Perpustakaan Kelurahan yang Aktif Prosentase 59.60 76.16 127.79 79.47 76.16 95.83%

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui pula bahwa realisasi akumulasi sampai dengan tahun 2015 dibandingkan dengan rencana awal Renstra pada tahun 2015 menunjukkan capaian kinerja Prosentse Perpustakaan Kelurahan yang Aktif mencapai 127.79%, sementara jika dibandingkan dengan capaian akhir Renstra tahun 2018, Prosentse Perpustakaan Kelurahan yang Aktif telah mencapai 95.83%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

Sedangkan untuk statistik Prosentse Kelurahan yang Aktif sampai tahun 2015 dapat dilihat pada grafik dibawah:

Gambar 3.1 Statistik Prosentse Perpustakaan Kelurahan yang Aktif

Selanjutnya Jika dibandingkan dengan instansi lain seperti Lembaga Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung capaian kinerja indikator Prosentse Perpustakaan Kelurahan yang Aktif dapat dilihat pada tabel berikut :

NO KAPPDE Kota CIMAHI BAPAPSI Kab. BANDUNG Kapusarda KOTA BANDUNG

1. Perhitungan Indikator

dititikberatkan pada Kecamatan dan Kelurahan

Perhitungan dititikberatkan hanya pada SDM Pengelola

perpustakaan di Kab. Bandung

Perhitungan Terhadap Jumlah Koleksi Bahan Pustaka sama seperti kota kabupaten lainnya bersifat kumulatif

2. Terdapat perbedaan indikator yakni Indikator jumlah kelurahan yang dibina

indikator nya adalah jumlah SDM pengelola perpustakaan yang terampil

Indikator prosentase perpustakaan Kelurahan yang aktif

3. Jumlah indikator ditargetkan 3 Kecamatan dan 20 Kelurahan dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 100% Terget Tercapai

Jumlah indikator ditargetkan sebanyak 200 orang dan sesuai data yang diperoleh capaiannya sebesar 100 Target Tercapai

Jumlah Indikator prosentase perpustakaan Kelurahan yang aktif ditargetkan 56.29% (90 Kel) dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 76.16% 119 Kel) Melebihi Target

2013 2014 2015 151 151 151 82 87 119 69 64 32

Grafik Perpustakaan Kelurahaan Yanga Aktif

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Namun demikian pada pelaksanaan sasaran Meningkatnya Kualitas Perpustakaan Kelurahan terdapat beberapa faktor penghambat yang dihadapi, berikut disampaikan beberapa faktor pendukung, masalah, dan solusi:

Faktor Pendukung Permasalahan Rekomendasi/Solusi

1. Terdapatnya koleksi bahan pustaka yang selalu up to date setiap tahunnya

2. Adanya Pemustaka 3. Adanya Anggaran

1. Belum maksimalnya koleksi bahan pustaka yang dibutuhkan oleh masyarakat 2. Rendahnya informasi dari

penerbit tentang bahan pustaka yang terbaru (judul-judul baru)

3. Kurangnya SDM untuk mengelola bahan pustaka

1. Memaksimalkan kebutuhan bahan pustaka bagi masyarakat dengan melakukan survey kebutuhan bahan pustaka

2. Perlu dilakukaan koordinasi secara rutin dengan penerbit 3. Perlu dilakukaan penambahan

SDM

Untuk Mencapai Sasaran

meningkatnya kualitas perpustakaan

kelurahan

Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kota Bandung terus

berupaya melakukan pembinaan pengelolaan perpustakaan baik di Kelurahan maupun di Sekolah.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

D. Sasaran 4 : Meningkatnya Pengelolaan Arsip di Lingkungan

Pemerintah Daerah

Pengukuran terhadap capaian kinerja untuk sasaran ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran seberapa besar SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dalam menerapkan pengelolaan arsip secara baku yang sesuai dengan kaidah kearsipan yang berlaku.

Selanjutnya untuk capaian sasaran pada sasaran 4 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.9 Analisis Pencapaian Sasaran 4

Meningkatnya Pengelolaan Arsip di Lingkungan Pemerintah Daerah

No Kinerja Utama Indikator Satuan

Tahun 2013 Capaian % Tahun 2014 Capaian % Tahun 2015 Capaian % Target Realisasi TargetRealisasi Target Realisasi

4. Prosentase Jumlah SKPD yang Menerapkan Pengelolaan Arsip Secara Baku Prosentase 36,71 36,71 100.00 45.57 45.57 100,00 58.23 58.23 100.00

Kinerja Capaian Sasaran 4

Tahun 2015 100% 100.00% 100.00%

Tabel diatas memperlihatkan bahwa:

- Capaian kinerja untuk sasaran Meningkatnya Pengelolaan Arsip di Lingkungan Pemerintah Daerah dengan indikator kinerja Prosentase Jumlah SKPD yang Menerapkan Pengelolaan Arsip Secara Baku pada tahun 2015 menunjukan capaian kinerja nyata sebesar 58.23 (100.00%) dari target yang diperjanjikan sebesar 58.23 (100.00%) sehingga dapat dikategorikan Tercapai.

- Pengukuran dilakukan dengan cara menghitung jumlah SKPD yang sudah menerapkan pengelolaan arsip secara baku sebanyak 46 SKPD di prosentasekan terhadap Jumah SKPD/Bagian di Kota Bandung sebanyak 79 SKPD.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Adapun kriteria SKPD yang sudah menerapkan pengelolaan arsip secara baku adalah :

1. Memiliki Pengelola Arsip

2. Memiliki Sarana dan Prasarana Arsip, 3. Menerapkan manajemen kearsipan.

Jika diperbandingkan dengan Realisasi pencapaian sasaran 4 sampai dengan tahun awal sebagaimana telah direncanakan dalam Renstra Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung adalah sebagai berikut:

Tabel 3.10

Perbandingan Pencapaian Indikator Sasaran 4 Tahun 2015 dengan target Jangka Menengah yang terdapat dalam Dokumen Renstra

No Indikator Kinerja Utama Satuan

Rencana sesuai dengan Renstra Tahun 2015 Capaian % Akhir Tahun Renstra (2018) Capaian % Target Realisasi Target Realisasi

1. Prosentase Jumlah SKPD yang Menerapkan Pengelolaan Arsip Secara Baku Prosentase 58.23 58.23 100.00 100.00 58.23 58.23%

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui pula bahwa realisasi akumulasi sampai dengan tahun 2015 dibandingkan dengan rencana awal Renstra pada tahun 2015 menunjukkan capaian kinerja Prosentase Jumlah SKPD yang Menerapkan Pengelolaan Arsip Secara Baku mencapai 58.23%, sementara jika dibandingkan dengan capaian akhir Renstra tahun 2018, indikator jumlah koleksi bahan pustaka telah mencapai 58.23%.

Untuk mencapai sasaran meningkatnya jumlah skpd yang menerapkan pengelolaan arsip secara baku, Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kota Bandung Melalui Seksi Pengelolaan Perpustakaan dan Seksi Bina Pustaka dan Arsip telah melaksanakan serangkaian proses kegiatan, diantaranya:

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

1. Melaksanakan penyuluhan/pembinaan pengelolaan kearsipan;

2. Pelaksanaan kegiatan peningkatan kualitas pengelolaan kearsipan melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi kearsipan;

3. Pengelolaan arsip bernilai guna dengan entry data Arsip ke system informasi kearsipan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

4. Sedangkan untuk memperpanjang usia arsip perlu adanya pemeliharaan dan perawatan arsip-arsip bernilai sejarah secara rutin/berkala;

Selanjutnya Jika dibandingkan dengan instansi lain seperti Lembaga Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung capaian kinerja indikator Prosentase Jumlah SKPD yang Menerapkan Pengelolaan Arsip Secara Baku dapat dilihat pada tabel berikut :

NO KAPPDE Kota CIMAHI BAPAPSI Kab. BANDUNG Kapusarda KOTA BANDUNG

1. Perhitungan Indikator dititikberatkan pada SKPD di Kota Cimahi

Setelah melakukan wawancara dan perbandingan data ke Bapapsi Kabupaten Bandung, tidak diperoleh indikator yang sama

Perhitungan dilakukan terhadap SKPD yang sudah menerapkan engelolaan arsip secara baku

2. Jumlah indikator ditargetkan 60 SKPD dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebanyak 30 SKPD (50%) Target Tidak Tercapai

Tidak ditemukan pengukuran terhadap Target yang sama

Jumlah Indikator SKPD yang sudah menerapkan pengelolaan arsip secara baku ditargetkan 58.23% (46 SKPD) dan sesuai data yang diperoeh capaiannya sebesar 100% (46 SKPD) Target Tercapai

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

Namun demikian pada pelaksanaan sasaran Pengelolaan Arsip di Lingkungan Pemerintah Daerah terdapat beberapa faktor penghambat yang dihadapi, berikut disampaikan beberapa faktor pendukung, masalah, dan solusi:

Faktor Pendukung Permasalahan Rekomendasi/Solusi

1. Adanya kegiatan sosialisasi kearsipan setiap tahunnya 2. Adanya pelaksanaan

penyuluhan kearsipan secara terjadwal

1. Masih rendahnya kesadaran aparatur dalam pengelolaan arsip

2. Belum adanya

Arsiparis/Petugas Khusus pengleola Kearsipan SKPD 3. Belum adanya anggaran untuk

Sarana kearsipan

1. Mengikutertakan para pengelola arsip SKPD pada bintek kearsipaan

2. Mengangkat petugas kearsipan di SKPD

3. Menganggarkan untuk kebutuhan sarana kearsipan SKPD

E. Sasaran 5 : Meningkatnya Aksesibilitas Rerieval Arsip

Pengukuran terhadap capaian kinerja untuk sasaran ini dimaksudkan untuk mengetahui efektivitas pelayanan pencarian arsip (retrieval) di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung baik kepada Masyarakat dan mahaasiswa maupun SKPD di lingkungan Kota Bandung.

Selanjutnya untuk capaian sasaran pada sasaran 5 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.11

Analisis Pencapaian Sasaran 5 MeningkatnyaAksesibilitas Rerieval Arsip

No Kinerja Utama Indikator Satuan

Tahun 2013 Capaian % Tahun 2014 Capaian % Tahun 2015 Capaian % Target Realisasi TargetRealisasi Target Realisasi

5. Retrieval Arsip Menit - - - 30 25 100,00 23 14.59 102.78

Kinerja Capaian Sasaran 5

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

B

A

B

I

I

I

Tabel diatas memperlihatkan bahwa:

- Capaian kinerja untuk sasaran Meningkatnya Aksesibilitas Rerieval Arsip

dengan indikator kinerja Retrieval Arsip pada tahun 2015 menunjukan capaian kinerja nyata sebesar 14.59 menit (102.78%) dari target yang diperjanjikan sebesar 15 menit (100.00%) sehingga dapat dikategorikan Melebihi Target.

- Adapun Pengukuran Indikator retrival arsip dilakukan dengan cara menghitung secara sample dari hasil pengisian format retrieval arsip yang dilakukan oleh peminjam arsip (user), yang selanjutnya dilakukan tabulasi data dan menghitung rata-rata berapa menit waktu dalam pencarian arsip.

- Berikut hasil tabulasi pengukuran retrival arsip:

NO LAMA RETRIVAL ARSIP SATUAN

1 10,34 Menit 2 15,25 Menit 3 21,32 Menit 4 8,23 Menit 5 16,45 Menit 6 15,05 Menit 7 10,47 Menit 8 14,55 Menit 9 8,10 Menit 10 12,55 Menit 11 12,22 Menit 12 9,46 Menit 13 25,35 Menit 14 15,25 Menit 15 24,40 Menit 16 14,22 Menit 17 10,09 Menit 18 16,44 Menit 19 16,51 Menit 20 13,28 Menit 21 21,32 Menit 22 30.40 Menit 23 10.12 Menit 24 13.22 Menit 25 12,32 Menit

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) KAPUSARDA

Tahun 2015

A

B

I

I

I

NO LAMA RETRIVAL ARSIP SATUAN

26 12,44 Menit 27 10,35 Menit 28 10,32 Menit 29 7,55 Menit 30 30,21 Menit RATA-RATA 14,59 Menit

Jika diperbandingkan dengan Realisasi pencapaian sasaran 5 sampai dengan tahun awal sebagaimana telah direncanakan dalam Renstra Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung adalah sebagai berikut:

Tabel 3.12

Perbandingan Pencapaian Indikator Sasaran 5 Tahun 2015 dengan target Jangka Menengah yang terdapat dalam Dokumen Renstra

No Indikator Kinerja Utama Satuan

Rencana sesuai dengan Renstra Tahun 2015 Capaian % Akhir Tahun Renstra (2018) Capaian % Target Realisasi Target Realisasi 1. Retrieval Arsip Menit 15 14.59 102.78 15 15 100

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui pula bahwa realisasi akumulasi sampai dengan tahun 2015 dibandingkan dengan rencana awal Renstra pada tahun 2015 menunjukkan capaian kinerja Retrieval Arsip mencapai 102.78% (15 Menit), sementara jika dibandingkan dengan capaian akhir Renstra tahun 2018, indikator Retrieval Arsip telah mencapai 100%.

Dalam pelaksanaan sasaranMeningkatnya Aksesibilitas Rerieval Arsip, terdapat beberapa faktor penghambat yang dihadapi, berikut disampaikan

Dokumen terkait