• Tidak ada hasil yang ditemukan

Capaian Laporan hasil kajian pengawasan

AKUNTABILITAS KINERJA

B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja

5. Capaian Laporan hasil kajian pengawasan

Kegiatan kajian pengawasan dalam tahun 2011 ditargetkan sebanyak 1 kegiatan dengan output 1 laporan. Dari target tersebut, terealisasi 1 laporan atau tercapai 100%.

Permasalahan atau hambatan yang dijumpai dalam pelaksanaan Program/Kegiatan diantaranya:

1. Pihak-pihak terkait belum dapat menghadiri pertemuan mediasi;

2. Kurangnya permintaan dari stakeholder untuk audit eskalasi, klaim dan hambatan kelancaran pembangunan;

3. Lambatnya pemenuhan atas permintaan data yang diminta auditor kepada pihak penyidik. Realisasi indikator kinerja output berupa “Persentase tindak lanjut atas hasil audit” Bidang Perekonomian, Polsoskam, Keuangan Daerah, Akuntan Negara, dan Investigasi tahun 2011 sebagai berikut :

Bidang Temuan (Rp) Tindak Lanjut (Rp) Capaian TL (%) Perekonomian 299.826.372,48 149.728.863,29 49,94 Polsoskam 6.558.346.968,69 2.388.904.751,47 36,43 Keuangan Daerah 151.765.123,91 55.651.348,00 36,67 Akuntan Negara 260.611.178,53 82.076.926,20 31,49 Investigasi 1.535.504.000,69 0 0 Rata-rata 8.806.053.644,30 2.676.361.888,96 30,39

Data temuan dan tindak lanjut selama tahun 2011 untuk laporan-laporan hasil audit yang diinput dalam Aplikasi SIMHP selama tahun 2011 sebagai berikut:

Uraian Provinsi Total

Bali NTB Temuan Pemeriksaan Kejadian 280 258 538 Nilai 2.984.414.709,59 5.821.638.934,71 8.806.053.644,30 Tindak Lanjut Kejadian 145 61 206 Nilai 653.357.376,75 2.023.004.512,21 2.676.361.888,96 Saldo Kejadian 135 197 332 Nilai 2.331.057.332,84 3.798.634.422,50 6.129.691.755,34

Data temuan dan tindak lanjut sampai dengan 31 Desember 2011 sebagai berikut:

Uraian Provinsi Total

Bali NTB Temuan Pemeriksaan Kejadian 518 985 1.503 Nilai 10.045.625.800,96 28.526.555.062,52 38.572.180.863,48 Tindak Lanjut Kejadian 305 312 617 Nilai 6.045.158.490,04 14.590.840.522,61 20.635.999.012,65 Saldo Kejadian 213 673 886 Nilai 4.000.467.310,92 13.935.714.539,91 17.936.181.850,83 Upaya pencapaian indikator program ini dilakukan melalui kegiatan pemutakhiran data hasil pengawasan dan tindak lanjut dengan auditan. Bentuk pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi:

1). Pemutakhiran data hasil pengawasan dan tindak lanjutnya dengan auditan dalam Tahun 2011 yang dilaksanakan oleh Perwakilan BPKP Provinsi Bali sebanyak 2 kali yaitu Wilayah Provinsi Bali dan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat

2). Pemutakhiran data hasil pengawasan dan tindak lanjut yang dilaksanakan oleh Kementerian yang terdiri dari:

a. Kementerian Pendidikan Nasional sebanyak 1 kali b. Kementerian Kehutanan sebanyak 1 kali

c. Kementerian Pekerjaan Umum sebanyak 1 kali

3). Temuan Pemeriksaan yang Tidak Dapat Ditindaklanjuti (TPTD) yang telah ditetapkan dalam Berita Acara Kesepakatan TPTD.

Permasalahan yang dihadapi pada pelaksanaan Kegiatan adalah:

a) Bukti tindak lanjut yang telah dikirim oleh pihak auditan tidak lengkap/sesuai dengan rekomendasi.

b) Pihak auditan belum menyampaikan bukti tindaklanjut atas temuan yang telah ditindaklanjuti.

Meningkatnya Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Penyuluhan dan Penyebaran Informasi

Indikator hasil dari Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Penyuluhan dan Penyebaran Informasi tidak ditetapkan dalam Tapkin 2011. Indikator tersebut adalah :

• Meningkatnya permintaan jasa;

• Meningkatnya persepsi publik yang positif terhadap BPKP (Persentase Berita Baik Sekali ditambah Berita Baik dibanding jumlah seluruh/total berita dalam satu tahun dibandingkan dengan tahun sebelumnya).

Kegiatan untuk mendukung pencapaian indikator tersebut adalah Promosi Produk Baru dan Produk Unggulan BPKP. Kegiatan telah dilaksanakan sesuai target 1 kali kegiatan (100%) berupa penerbitan buletin Jepun Bali yang merupakan media perajut silaturahmi bagi para pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Bali dengan Perwakilan BPKP lainnya serta BPKP Pusat.

Disamping itu juga telah dilaksanakan kegiatan berupa talkshow oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali bersama Kepala Inspektorat Kota Denpasar, melalui media elektronik di RRI Denpasar pada tanggal 19 Desember 2011 dalam rangka Hari Anti Korupsi.

Publikasi berita tahun 2011 tentang Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Bali menurut media massa cetak Bali dan NTB yang terpantau sebagai berikut :

No Triwulan

A B C D E

Jumlah Sangat

Baik Baik Cukup Buruk

Sangat Buruk 1 I - 61 30 - - 91 2 II - 25 37 4 - 66 3 III - 7 31 4 - 42 4 IV - 30 23 1 - 54 Jumlah - 123 121 9 - 253 Persentase - 48,62 % 47,83 % 3.55 - 100 %

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Rapat-rapat Koordinasi/Dinas/Pimpinan Kelompok Kerja

Indikator hasil atas Program Dukungan Manajemen dan Kapasitas Penyelenggaraan Pengawasan Intern Akuntabilitas keuangan Negara dan Pembinaan SPIP melalui kegiatan Rapat-Rapat Koordinasi/ Dinas/ Pimpinan Kelompok Kerja berupa “Persentase jumlah output penugasan pengawasan dalam PKP2T yang terealisasi”. Indikator output hasil tersebut tidak ditetapkan target capaiannya dalam Tapkin 2011.

Kegiatan pendukung ini berupa :

a. Mengikuti Rapat Kerja BPKP dengan Ouput kegiatan yang ditargetkan sebanyak 1 kegiatan dan terealisasi sebanyak 3 kegiatan atau 300%.

b. Mengikuti Rapat Koordinasi APIP, dengan output 1 kegiatan sesuai target yang ditetapkan 1 kegiatan atau (100%). Rapat koordinasi APIP yang dilaksanakan diantaranya :

(1) Rapat Koordinasi Tindaklanjut Hasil Pengawasan dengan Itjen Diknas (2) Rapat Koordinasi Tindaklanjut Hasil Pengawasan dengan Itjen PU

(3) Rapat Koordinasi Pemutahiran Tindaklanjut Hasil Pengawasan dengan Pemerintah Daerah Prov/Kab/Kota se Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Penyusunan Program dan Rencana Kerja/Teknis/Program

Indikator hasil atas Program Dukungan Manajemen dan Kapasitas Penyelenggaraan Pengawasan Intern Akuntabilitas keuangan Negara dan Pembinaan SPIP melalui kegiatan rencana Kinerja yang dapat direalisasikan ditetapkan dalam Tapkin Perwakilan BPKP Provinsi Bali Tahun 2011.

Kegiatan pendukung ini berupa :

b. Penyusunan Penetapan Kinerja (Tapkin) unit kerja, telah diselesaikan 1 dokumen (100%).

c. Penyusunan Rencana Kinerja (Renja) unit kerja, telah diselesaikan 1 dokumen (100%).

Kendala yang dihadapi pada pelaksanaan Progam/Kegiatan diantaranya : terdapatnya kegiatan revisi rencana kerja yang tidak dipergunakan sebagai dasar perencanaan sehingga Penetapan Kinerja (Tapkin) dan Penyusunan Rencana Kinerja (Renja) unit kerja menjadi tidak sesuai dengan realisasinya.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Evaluasi/Laporan Kegiatan

Indikator hasil atas Program Dukungan Manajemen dan Kapasitas Penyelenggaraan Pengawasan Intern Akuntabilitas keuangan Negara dan Pembinaan SPIP melalui kegiatan penerbitan laporan hasil pengawasan sesuai RPL.

Kegiatan pendukung program ini berupa :

a. Penyusunan Laporan Berkala Kinerja, dengan Ouput kegiatan yang ditargetkan sebanyak 4 laporan kinerja tepat waktu dan terealisasi sebanyak 4 laporan atau 100%.

b. Penyusunan Laporan Bulanan Realisasi RKT, dengan output yang ditargetkan 12 laporan dan terealisasi 12 laporan (100%)

c. Penyusunan LAKIP unit kerja, dengan output kegiatan yang ditargetkan 1 laporan dan terealisasi 1 laporan (100%)

Permasalahan yang dijumpai pada pelaksanaan Program/Kegiatan adalah RKT 2011 yang belum menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Sistem Informasi Manajemen

Pengawasan Intern Akuntabilitas keuangan Negara dan Pembinaan SPIP melalui kegiatan pengembangan Sistem Informasi Manajemen. Kegiatan pendukung program ini berupa Penyusunan/pemutakhiran aplikasi program dengan ouput kegiatan yang ditargetkan sebanyak 1 laporan dan terealisasi sebanyak 2 laporan atau 200% (SIM-HP dan SIMONEV).

Selain itu, untuk pengukuran capaian hasil Sub Bagian Program dan Pelaporan dilakukan dengan media kuesioner kepada karyawan BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Hasil survey Pelayanan Prolap menunjukkan persepsi kepuasan penerima layanan adalah 69,07 dalam tahun 2011 dengan predikat Cukup Baik.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Pengelolaan Kepegawaian

Rincian capaian output kinerja kegiatan sebagai berikut:

No Indikator Kinerja

Uraian Satuan Target Realisasi Capaian

1 Indeks Persepsi kepuasan kerja pegawai atas iklim kerja

skala likert 1-10

0 69,61 N/A

Pengukuran capaian output dilakukan dengan media kuesioner kepada karyawan BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Hasil survey pelayanan kepegawaian menunjukkan persepsi kepuasan penerima layanan dalam tahun 2011 adalah 69,98 dengan predikat Cukup Baik.

Kegiatan pendukung ini berupa :

a. Memproses kenaikan pangkat terpadu, dengan output yang ditargetkan 2 kegiatan dan terealisasi 2 kegiatan (100%) antara lain : Kenaikan Pangkat periode April 2011 dan Oktober 2011.

b. Administrasi Kepegawaian dan Forum Komunikasi JFA dengan output kegiatan yang ditargetkan sebanyak 10 laporan dan terealisasi sebanyak 11 laporan atau 110% antara lain berupa penyusunan laporan PKS, GDN, Triwulanan, KP4, DP3, SK Impassing, Pembinaan JFA Inspektorat Tabanan, Singaraja, Jembrana.

c. Pengembangan Budaya Kerja dengan output kegiatan yang ditargetkan sebanyak 2 kegiatan dan terealisasi sebanyak 2 kegiatan atau 100% antara lain berupa laporan budaya kerja Semester I dan II.

d. Penilaian angka kredit unit kerja dengan output kegiatan yang ditargetkan sebanyak 92 PAK dan terealisasi sebanyak 85 PAK atau 92,40% antara lain berupa Penilaian Angka Kredit Semester I dan II.

e. Forum Komunikasi JFA dengan output kegiatan yang ditargetkan sebanyak 1 kegiatan dan terealisasi sebanyak 1 kegiatan atau 100% antara lain berupa forum komunikasi JFA di Bandung.

Permasalahan yang dijumpai dalam pelaksanaan Program/Kegiatan adalah PFA terlambat menyerahkan DUPAK ke Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit sehingga hal ini berpengaruh pada proses PAK dan kenaikan pangkat.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Penyusunan Anggaran dan Administrasi Keuangan

Indikator hasil atas Program Dukungan Manajemen dan Kapasitas Penyelenggaraan Pengawasan Intern Akuntabilitas keuangan Negara dan Pembinaan SPIP melalui kegiatan penyusunan anggaran dan administrasi keuangan dicerminkan melalui 3 indikator output yaitu : tidak terdapat pagu dana yang diblokir dalam DIPA, persepsi kepuasan pengguna atas pencairan anggaran yang diajukan sesuai prosedur dan persepsi kepuasan pengguna atas pencairan TKPKN yang diajukan sesuai permintaan.

Kegiatan pendukung ini berupa :

a. Penyusunan dan revisi RKA-KL/DIPA output atas kegiatan ini terealisasi 5 dokumen atau tercapai 100% dari target 5 dokumen dalam Tapkin.

b. Penyediaan uang yang sesuai jumlah dan waktu yang diajukan dalam SPP yang sesuai

prosedur. Output atas kegiatan ini terealisasi 13 dokumen atau tercapai 108% dari

target 12 dokumen dalam Tapkin berupa jumlah berkas SPP yang dapat dipenuhi tepat jumlah dan waktu.

terealisasi 13 dokumen atau tercapai 108% dari target 12 dokumen dalam Tapkin berupa jumlah berkas permintaan dana yang dipenuhi tepat jumlah dan waktu.

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Program/Kegiatan antara lain :

a. Tenggang waktu pengajuan cost sheet yang minim, sehingga menyulitkan perencanaan penyediaan uang.

b. Penggantian dana talangan atas pelaksanaan pengawasan yang didanai BPKP Pusat memerlukan waktu yang lama, sehingga mengganggu likuiditas perwakilan.

Selain itu, untuk pengukuran capaian output Sub Bagian Keuangan dilakukan dengan media kuesioner kepada karyawan BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Hasil survey Pelayanan Keuangan menunjukkan persepsi kepuasan penerima layanan adalah 90,12 dalam tahun 2011 dengan predikat Sangat Baik.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Perencanaan/Implementasi/Pengelolaan Sistem Akuntansi

Pemerintah

Indikator output berupa “Laporan Keuangan BPKP yang dinilai WTP oleh BPK” tidak dapat diukur capaiannya, karena Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Bali merupakan bagian dari Laporan Keuangan BPKP Pusat. BPK melaksanakan audit dan memberikan opini terhadap Laporan Keuangan BPKP Pusat, sehingga capaian indikatornya tergantung dari opini yang diberikan atas Laporan Keuangan BPKP Pusat.

Namun demikian dalam mendukung capaian kinerja program pusat, Perwakilan BPKP Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Penyusunan Laporan Berkala Pendukung Laporan Keuangan sesuai SAP dan Tepat Waktu dengan realisasi output berupa Jumlah Laporan Keuangan Unit Kerja BPKP sesuai SAP dan tepat waktu sebanyak 2 laporan dari target sebanyak 2 laporan atau tercapai 100%.

Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara melalui Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Perlengkapan

Indikator hasil atas Program Dukungan Manajemen dan Kapasitas Penyelenggaraan Pengawasan Intern Akuntabilitas keuangan Negara dan Pembinaan SPIP melalui kegiatan

penerima layanan atas administrasi dan pengelolaan. Kegiatan pendukung berupa penyusunan laporan berkala BMN dengan output yang ditargetkan berupa 4 laporan dan terealisasi 4 laporan atau 100%.

a. Inventarisasi BMN dengan output yang ditargetkan berupa 2 kegiatan dan terealisasi 2

kegiatan atau 100% berupa updating data Semester I dan Semester II tahun 2011.

b. Updating data base BMN, dengan output yang ditargetkan berupa 2 kegiatan dan terealisasi 2 kegiatan atau 100%.

c. Pengelolaan Kearsipan, dengan output yang ditargetkan berupa 5 buah dan terealisasi 5 buah atau 100%.

d. Pengelolaan Perpustakaan dengan output yang ditargetkan berupa 1 dokumen dan terealisasi 1 dokumen atau 100%.

Selain itu, Pengukuran capaian hasil dilakukan dengan media quesioner kepada karyawan BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Hasil survey pelayanan umum menunjukkan persepsi kepuasan penerima layanan dalam tahun 2011 adalah 79,30 dengan predikat Baik. Kendala yang dijumpai pada pelaksanaan kegiatan adalah terbatasnya anggaran untuk pemenuhan fasilitas penunjang pelayanan.

Indikator hasil berupa persepsi kepuasan penerima layanan atas penyediaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana aparatur belum ditetapkan dalam Tapkin 2011. Pengukuran capaian hasil dilakukan dengan media quesioner kepada karyawan BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Hasil survey sarana prasarana menunjukkan persepsi kepuasan penerima layanan dalam tahun 2011 adalah 79,30 dengan predikat Baik. Kegiatan pendukung berupa :

• Pengadaan Meubelair dengan output 58 unit senilai Rp 91.800.000,00.

• Pengadaan alat pengolah data dengan output 48 unit senilai Rp 157.814.800,00. • Perawatan gedung kantor dan rumah negara dengan output 9.444 M2 (100%). • Perawatan peralatan kantor dengan output 390 unit (100%).

• Perawatan kendaraan bermotor dengan output 17 unit (100%) berupa kendaraan roda 4/6 dan roda 2.

Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraan dan Kepemerintahan

Target indikator output berupa “Persepsi Kepuasan Penerima Layanan” belum ditetapkan dalam Tapkin 2011.

Pengukuran capaian hasil dilakukan dengan media kuesioner kepada karyawan BPKP Perwakilan Provinsi Bali. Hasil survey ketepatan pelayanan kepegawaian menunjukkan persepsi kepuasan penerima layanan pada tahun 2011 adalah 76,25 dengan predikat Baik.

Keberhasilan pencapaian output tersebut didukung dengan pelaksanaan kegiatan Pembayaran Gaji, Lembur, Honorarium dan Vakasi; Penyediaan Keperluan Sehari-hari Perkantoran; dan Biaya Jasa-jasa.

Output kegiatan Pembayaran Gaji, Lembur, Honorarium/Vakasi berupa ”terbayarnya gaji, lembur, honorarium dan vakasi tepat waktu” terealisasi 100% dari target sebanyak 13 kejadian. Output kegiatan Penyediaan Keperluan Sehari-hari Perkantoran berupa “jumlah permintaan yang dipenuhi sesuai kebutuhan” terealisasi 100%. Output kegiatan Biaya jasa-jasa berupa jumlah kali (kuantitas dalam setahun) pelayanan biaya jasa-jasa yang dilayani terealisasi 100%.

Dokumen terkait