• Tidak ada hasil yang ditemukan

| Catatan atas Laporan Keuangan 134

Dalam dokumen DAFTAR ISI. Hal. ii iii iv v. Daftar Isi (Halaman 158-162)

 Beban penyesuaian nilai pada Satker LPDUK (499962) sebesar Rp600.000;

 Beban penyesuaian nilai pada Satker UPT (418141) sebesar Rp953.824.687.

- Salah akun belanja sebesar Rp31.000.000 merupakan koreksi tindak lanjut atas audit BPK atas salah akun belanja 521841 ke akun 531111 berdasarkan NKF nomor NKF-092/31/PB.6/2021 tanggal 19 April 2021.

Saldo awal Persediaan tersebut merupakan saldo akhir per 31 Desember 2020.

Terdapat perbedaan saldo awal BMN dan SAIBA Tahun 2020 pada aplikasi e-rekon LK dengan e-rekon BMN yang dikarenakan adanya kesalahan pada sistem aplikasi e-rekon&LK sebesar Rp58.064.000 yang berasal dari satker LPDUK (499962), sedangkan secara rekon internal antara SIMAK BMN dan SAIBA tidak ada selisih.Rincian atas selisih adalah sebagai berikut:

No. Akun Uraian SAIBA (Lap.

Keuangan) (SIMAK (Lap. BMN) Selisih 1 117111 Barang Konsumsi 58.064.000 - 58.064.000 2 117124 Perlatan dan Mesin untuk dijual atau

diserahkan kepada Masyarakat 3.351.625.000 3.351.625.000 -3 117128 Barang Persediaan Lainnya untuk dijual

atau dierahkan kepada Masyarakat 131.105.400 131.105.400 -4 117191 Persediaan untuk Tujuan

Strategis/Berjaga-jaga - - -5 117199 Persediaan Lainnya 9.165.000 9.165.000

-3.549.959.400

3.491.895.400 58.064.000 Total

Hal ini disebabkan karena terdapat transaksi pada BMN yang tidak terunggah pada aplikasi e-rekon LK pada akhir tahun 2019. Namun demikian, hal tersebut tidak mempengaruhi nilai akhir neraca Tahun 2019 audited yang sudah menjadi saldo awal tahun 2020. Penjelasan atas selisih saldo awal tersebut telah disampaikan ke Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan melalui surat Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga nomor KU.07.02/10.21/BIII/X/2020 dan surat Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga nomor KU.07.02/1.13.1/BIII/I/2021.

Nilai persediaan yang disajikan di dalam Laporan Keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga merupakan hasil stock opname yang dilakukan oleh Inspektorat Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Laporan Hasil Stock Opname pada Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga,

| Catatan atas Laporan Keuangan

135 Anggaran 2020 Nomor : LAP-005/INS.MENPORA/2/2021 tanggal 15 Februari 2021.

Penetapan nilai Persediaan Barang Konsumsi, Persediaan Lainnya, Bahan untuk Pemeliharaan dan Suku Cadang yang disajikan dalam Neraca per 31 Desember 2020 didasarkan pada penetapan nilai sesuai ketentuan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-40/PB/2006 tentang Pedoman Akuntansi Persediaan, dengan mempergunakan formulasi sebagai berikut :

NP = QP x HP

- NP : Nilai Perjenis persediaan pada tanggal Neraca

- QP : Kuantitas/jumlah persediaan tanggal pelaporan (dalam unit) berdasarkan Laporan Persediaan.

- HP : Harga pembelian terakhir persediaan (dalam rupiah per unit), berdasarkan faktur pembelian

Nilai persediaan yang disajikan dalam neraca merupakan nilai berdasarkan hasil opname fisik. Untuk penjelasan lebih lanjut dapat dilihat dalam Laporan Barang Pengguna - Barang Milik Negara Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap komponen Persediaan khususnya di dalam akun Persediaan Diserahkan kepada Masyarakat. Di dalam akun tersebut terdapat belanja pada satker Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda (418137) dan Deputii Bidang Pengembangan Pemuda (418138), Deptui Bidang Pembudayaan Olahraga (418139), Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (418140), Unit Pelaksanaan Teknis (418141), dan LPDUK (499962).

Persediaan dalam rangka penanganan Covid-19 merupakan sisa persediaan yang dibeli sendiri atau berasal dari transfer dan hibah yang masih bersaldo dalam keadaan baik dan siap pakai. Berikut daftar persediaan dalam rangka penanganan Pandemi Covid-19 .

Persediaan atas Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat sebesar Rp106.526.994.257 yang berada pada di luar penguasaan Kementerian Pemuda dan Olahraga masih dalam proses melengkapi BAST dengan rincian pada lampiran Persediaan Barang Diserahkan kepada Masyarakat yang tidak dalam penguasaan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

| Catatan atas Laporan Keuangan

136 adalah sebesar Rp618.688.640.000 dan Rp618.688.640.000. Tanah adalah aset yang digunakan untuk mencatat BMN berupa Aset Tetap-Tanah yang dimiliki atau diperoleh dengan maksud digunakan untuk bangunan, jalan, irigasi, dan jaringan.

Mutasi Tanah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Keterangan 31 Desember 2020 31 Desember 2019 Saldo Awal Nilai Perolehan 618.688.640.000 336.575.243.520 Mutasi tambah:

-Koreksi hasil perbaikan penilaian kembali BMN - 402.213.162.680 Mutasi kurang:

Koreksi kurang atas Tanah POI Sumsel - 8.020.926.832 Alis Status atas Tanah POI Ke Unsri

(Kemenristekdikti) - 4.554.472.368 Koreksi Kesalahan input penelian kembali (IP) atas

Tanah - 107.524.367.000

Saldo 618.688.640.000 618.688.640.000 Akumulasi Penyusutan - -Nilai Buku 618.688.640.000 618.688.640.000 Saldo Awal Tanah pada Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Satuan Kerja Kesekretariatan Kemenpora (418135) dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Luas Tanah di Hambalang Bogor dengan saldo awal 300.000m² (sesuai dengan Berita Acara Serah Terima dari Diknas tahun 2005) dan pada Semester I Tahun 2010 terdapat koreksi tambah seluas 12.448 m2 menjadi 312.448 m2 dengan terbitnya Sertifikat Hak Pakai Nomor : 60 tanggal 2 Januari 2010 dengan nilai Rp9.237.983.320;

2. Luas Tanah di PPPON Cibubur semula seluas 91.780 m² dengan Kondisi luas tanah di PPPON Cibubur sudah mengalami 2 kali pengurangan akibat pelebaran jalan, yaitu pada pengurangan I seluas 3.965 m² dan pengurangan II seluas 1.489 m². Luas tanah PPPON menjadi 86.326 m² sesuai dengan sertifikat Hak pakai Nomor 72 Tanggal 12 Mei 2012. Kementerian Pemuda dan Olahraga telah melakukan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta I, Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkait inventarisasi dan penilaian kembali terhadap nilai tanah PPPON Cibubur dan atas penilaian kembali tersebut nilai yang semula Rp91.780 dihapuskan, sehingga tanah seluas 86.326 m² dikoreksi nilainya menjadi Rp314.761.861.000;

| Catatan atas Laporan Keuangan

137 Hibah nomor 070/HIBAH/BPKAD/2017 seluas 270.000 m2 (27 Hektar) dengan nilai sebesar Rp12.575.399.200.

4. Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara tanggal 23 Januari 2020 Nomor : S-15/KN/2020 tentang Penyampaian Pedoman Pelaksanaan Koreksi Hasil Revaluasi BMN, bahwa proses perbaikan penilaian kembali BMN dapat dilanjutkan dengan menginput koreksi hasil penilaian kembali BMN beserta perbaikan melalui Satuan Kerja Konsolidasi 555092 (Satkons) dengan melakukan jurnal take-in guna mengeliminasi jurnal take-out yang dilakukan di tahun sebelumnya sebesar Rp402.213.162.680 sehingga menambah saldo tanah tahun 2019 (LHIP Nomor 011/WKN.07/KNL.01/2017, terdapat peningkatan nilai tanah Hambalang sebesar Rp249.519.733.680 dan peningkatan nilai tanah Cibubur sebesar Rp152.693.429.000);

5. Pada tahun 2019 terdapat koreksi pengurangan luas tanah sebesar 170.000 m2 (17 Hektar) atas permintaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupa tanah di kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I jalan Lingkar Selatan (Keputusan Gubernur no 435/KPTS/BPKAD/17 tanggal 7 Juli 2017 dan BAST Hibah Nomor 070/HIBAH/BPKAD/2017 tanggal 18 September 2017) dengan luas 270.000 m2 (27 Hektar) menjadi 100.000 m2 (10 Hektar) dengan nilai sebesar Rp8.020.926.832 sehingga mengurangi saldo tanah tahun 2019;

6. Pada tahun 2019 terdapat alih status berupa tanah bangunan kantor permanen seluas 100.000 m2 yang berada di kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I jalan Lingkar Selatan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga ke Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan BAST Nomor 9.3.1/SET.BIII/IX/2019 dan T/153/A.A3/PL.02.00/2019 tanggal 2 September dengan nilai sebesar Rp4.554.472.368 sehingga mengurangi saldo tanah tahun 2019;

7. Pada tahun 2019 terdapat koreksi pengurangan kesalahan input penilaian kembali (IP) atas saldo tanah sebesar Rp107.524.367.000 sehingga mengurangi saldo tanah tahun 2019.

Peralatan dan Mesin Rp516.839.454.549

C.10 Peralatan dan Mesin

Saldo aset tetap berupa Peralatan dan Mesin periode 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019 masing-masing adalah sebesar Rp516.839.454.549 dan Rp598.627.791.420. Peralatan dan Mesin digunakan untuk mencatat Peralatan dan Mesin, mesin-mesin dan kendaraan bermotor, alat elektronik, dan seluruh inventaris kantor, dan peralatan lainnya yang nilainya signifikan dan masa manfaatnya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan dalam kondisi siap dipakai, sesuai dengan peraturan yang mengatur mengenai kodefikasi BMN. Saldo awal peratan mesin merupakan saldo per 31 Desember 2019. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Dalam dokumen DAFTAR ISI. Hal. ii iii iv v. Daftar Isi (Halaman 158-162)

Dokumen terkait