• Tidak ada hasil yang ditemukan

CHANNELING AGREEMENTS

Dalam dokumen Laporan Keuangan CFIN 311215 (Halaman 95-106)

TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES Nature of Relationship

38. CHANNELING AGREEMENTS

Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama penyaluran pembiayaan dengan Bank Pan Indonesia (Panin), pihak berelasi, berdasarkan akta No. 24 tanggal 11 Juni 2003 jo akta Addendum Perjanjian Kerjasama Penyaluran Pembiayaan No. 5 tanggal 7 September 2005, yang keduanya dibuat oleh James Herman Rahardjo, S.H., notaris di Jakarta. Dalam perjanjian tersebut, disebutkan bahwa Panin akan

membeli piutang-piutang yang dimiliki

Perusahaan terhadap pihak-pihak ketiga yang telah membeli mobil baik baru maupun bekas yang dibiayai oleh Perusahaan. Tujuan dari kerjasama/fasilitas pembiayaan ini adalah untuk pembiayaan pembelian kendaraan pihak ketiga

(konsumen) secara "consumer finance without

recourse" yang dananya disalurkan melalui Perusahaan.

The Company entered into a financing channel joint operation agreement with Bank Pan Indonesia (Panin), a related party, based on deed No. 24 dated June 11, 2003 in conjunction with deed of Amendment Channeling Joint Operations Agreements No. 5 dated September 7, 2005. Both were prepared by James Herman Rahardjo, S.H., notary in Jakarta. In those agreements, it was

stated that Panin will purchase the Company’s

third party receivables who had bought either new or used vehicles financed by the Company. The purpose of this joint operation/channeling facility is to finance the purchases of vehicles by third

parties (customers) under “consumer finance

without recourse” basis where the funds are channeled through the Company.

Akta tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan dan berdasarkan Surat dari Panin No. 172/FIT/EXT/09 tanggal 5 Agustus 2009, jumlah pokok yang dapat dibiayai maksimum mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp 600 miliar. Jangka waktu perjanjian diperpanjang sampai dengan tanggal 11 Juni 2021.

The deed have been amended several times and based on letter from Panin No. 172/FIT/EXT/09 dated August 5, 2009, total maximum principal amount beeing financed was increased to Rp 600 billion. This agreement had been extended until June 11, 2021.

Tingkat suku bunga untuk fasilitas perjanjian

kerjasama penyaluran pembiayaan (channeling)

menjadi sebesar 10,60% per tahun untuk tenor 1 - 12 bulan, 11,10% per tahun untuk tenor 13 - 24 bulan dan 11,25% per tahun untuk tenor 25 -36 bulan.

The interest rates for channeling facility are 10.60% per annum for 1 - 12 months period, 11.10% per annum for 13 - 24 months period and 11.25% per annum for 25 - 36 months period.

Jumlah pokok pembiayaan konsumen

sehubungan dengan perjanjian kerjasama

penyaluran pembiayaan (channeling) ini masing-

masing sebesar Rp 52.029.984 dan

Rp 85.473.905 ribu pada 31 Desember 2015 dan 2014.

Total principal amount of consumer financing in relation to the financing channeling joint

operations (channeling) amounted to

Rp 52,029,984 and Rp 85,473,905 thousand as of December 31, 2015 and 2014, respectively.

39. KONTINJENSI 39. CONTINGENCIES

a. Pada tanggal 24 Oktober 1996, Perusahaan menandatangani perjanjian sewa gedung kantor Plaza 89 dengan PT Mulialand Tbk untuk jangka waktu 1 Oktober 1996 sampai dengan 30 September 2000. Pada bulan Maret 1998, Perusahaan telah pindah kantor ke gedung Plaza Panin Palmerah. Sejak

bulan April 1998, Perusahaan tidak

melakukan pembayaran sewa ke

PT Mulialand Tbk. Sehubungan dengan itu, pada tanggal 27 Januari 1999 PT Mulialand

Tbk mengajukan gugatan kepada

Perusahaan yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

a. On October 24, 1996, the Company signed a lease agreement for Plaza 89 office building with PT Mulialand Tbk for the period from October 1, 1996 up to September 30, 2000. In March 1998, the Company moved its office to Panin Plaza Palmerah. Since April 1998, the Company stopped paying rent to PT Mulialand Tbk. In connection with this, on January 27, 1999 PT Mulialand Tbk filed a lawsuit against the Company which was registered in the District Court of South Jakarta.

Berdasarkan Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 43/PDT.G/1999/PN.Jak.Sel tanggal 29 Juli 1999, Perusahaan diwajibkan membayar sisa uang sewa, biaya pelayanan dan biaya lainnya untuk masa 14 April 1998 sampai dengan 30 September 1998 sebesar US$ 518.222 dikurangi dengan deposit telepon Perusahaan sebesar Rp 58.318 ribu dan ditambah denda keterlambatan 2% per bulan terhitung sejak tanggal 21 April 1998 sampai dengan seluruh liabilitas dibayar lunas oleh Perusahaan. Atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut, Perusahaan telah mengajukan permohonan banding kepada Pengadilan Tinggi Jakarta,

dan selanjutnya berdasarkan Putusan

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

No. 977/Pdt/1999/PT.DKI tanggal 25 Februari 2000, Perusahaan sebagai pihak yang dikalahkan.

Based on South Jakarta District Court Decision No. 43/PDT.G/1999/PN.Jak.Sel. dated July 29, 1999, the Company is required to pay the remaining rent, service cost and

other costs for the period from

April 14, 1998 up to September 30, 1998 amounting to US$ 518,222 less the Company's telephone deposits amounting to Rp 58,318 thousand, plus a penalty of 2% per month calculated from April 21, 1998 until all liabilities are fully paid by the Company. In response to this decision of the South Jakarta District Court, the Company filed an appeal to the Jakarta Superior Court and based on

Jakarta Superior Court Decision

No. 977/Pdt/1999/PT.DKI dated February 25, 2000 the Company was declared the loser.

Dengan adanya hasil putusan

tersebut, Perusahaan telah mengajukan

kasasi kepada Mahkamah Agung RI dan

telah menyampaikan memori kasasi

tertanggal 26 Oktober 2000 sesuai risalah

penerimaan permohonan kasasi

No.43/PDT.G/1999/PN.Jak.Sel.

As a result of this Decision, the Company has filed a request for cassation (appeal) to the Supreme Court of the Republic of Indonesia and submitted its cassation brief dated October 26, 2000 in accordance with formal minutes of request for cassation in the case No. 43/PDT.G/1999/PN.Jak.Sel.

Telah diperoleh surat dari Mahkamah Agung RI kepada Pengadilan Negeri Jakarta

Selatan tentang penyampaian salinan

putusan MA No. 2321/K/PDT/2001 tanggal 17 Maret 2003. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, isi Surat Pemberitahuan Putusan Kasasi (formil) kepada Perusahaan belum diberitahukan sehingga isi Putusan belum diketahui.

There is a letter from the Supreme Court of the Republic of Indonesia to the South Jakarta District Court concerning delivery of a

copy of Supreme Court decision

No. 2321/K/PDT/2001 dated March 17, 2003. As of the issuance date of the financial statements, the Company has not been informed of the content of this letter of Notification of Cassation Result (formal). b. Dr. Tommy Sihotang, S.H., LLM dan

Dr. Juniver Girsang, S.H., MH selaku Penggugat mengajukan gugatan perdata pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

dengan No. 398/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel

tanggal 14 Juli 2011 terhadap Perusahaan selaku Tergugat V beserta 6 (enam) Tergugat lainnya dan 2 (dua) Turut Tergugat, berupa gugatan ingkar janji/ wanprestasi di mana Penggugat menuntut Para Tergugat untuk

membayar success fee kepada Penggugat

(selaku Kuasa Hukum Para Tergugat dalam perkara kepailitan).

b. Dr. Tommy Sihotang, S.H., LLM and Dr. Juniver Girsang, S.H., MH as the Plaintiffs filed a civil suit in the South Jakarta District Court with No. 398/Pdt.G/2011/ PN.Jkt.Sel dated July 14, 2011 against the Company as Defendant V with 6 (six) other Defendants and 2 (two) Co-Defendants in a lawsuit for breach of contract in which the Plaintiffs sued the Defendants to pay a success fee to the Plaintiffs (as lawyer of the Defendants in a case of bankruptcy).

Dalam petitum gugatan, Penggugat antara lain menuntut Para Tergugat untuk secara tanggung renteng membayar kerugian kepada Penggugat sejumlah Rp 2.605.828 ribu ditambah dengan bunga sebesar 3% setiap bulannya sejak gugatan didaftarkan sampai dengan Para Tergugat menyelesaikan seluruh kewajibannya secara tunai dan sekaligus, meminta Turut Tergugat untuk

membekukan (suspending) kegiatan usaha

dan/atau mendenda Perusahaan dan

1 (satu) Tergugat lainnya karena sebagai

perusahaan publik telah melakukan

perbuatan ingkar janji/ wanprestasi dan tidak melaporkannya kepada Turut Tergugat sebagai badan-badan yang memberi izin dan mengawasi perusahaan-perusahaan publik.

As relief, among others, the Plaintiffs sued the Defendants jointly and severally to pay damages to the Plaintiffs of Rp 2,605,828 thousand plus interest of 3% per month from when the lawsuit was filed up to when the Defendants settle all their obligations in cash and at the same time, asked the Co- Defendants to freeze (suspend) the business activities and/or to fine the Company and 1 (one) other Defendant because as public companies, they have committed a breach of contract and did not report it to the Co- Defendants as the agencies that issue permits and supervise public companies.

Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 398/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel tanggal 23 Mei 2012, telah diputuskan antara lain:

Based on South Jakarta District Court Decision No. 398/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel, dated May 23, 2012, the following matters have been decided, among others:

 Menerima dan mengabulkan gugatan

Penggugat untuk sebagian; 

To accept and grant in part the Plaintiff’s

demands;

 Menyatakan Para Tergugat I sampai

dengan VII telah melakukan perbuatan ingkar janji/wanprestasi;

 To declare that Defendants I to VII are in

default/ have committed breach of contract;

 Menyatakan tidak sah dan tidak

mempunyai kekuatan hukum sita

jaminan berdasarkan Penetapan Sita Jaminan No. 398/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel tanggal 2 April 2012;

 To declare invalid and without legal force

the attachment order based

on Attachment Order Decision

No. 398/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel dated April 2, 2012;

 Menghukum Tergugat I, II, III, IV, V, VI,

VII untuk membayar success fee kepada

Penggugat sebesar Rp 2.605.828 ribu secara tanggung renteng; ditambah bunga 6% setiap tahunnya, terhitung sejak gugatan didaftarkan sampai dengan Para Tergugat menyelesaikan seluruh kewajibannya secara tunai dan sekaligus.

 To sentence Defendants I, II, III, IV, V, VI,

and VII to jointly pay the success fee to Plaintiff amounting to Rp 2.605.828 thousand; plus 6% of interest per year, commencing from when the lawsuit was registered until the Defendants have settled the entire obligation in cash and at once.

Atas putusan pengadilan tersebut di atas, Pihak Tergugat telah mengajukan banding. Telah diperoleh Putusan Banding No. 78/PDT/2014/PT.DKI tanggal 28 April 2014, yang antara lain memutuskan menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Atas Putusan Pengadilan Tinggi tersebut, para tergugat pada tanggal 3 Desember 2014 telah mengajukan permohonan kasasi dan pada tanggal 16 Desember 2014 telah mengajukan Memori Kasasi. Sampai dengan

tanggal penerbitan laporan keuangan,

perkara ini sedang menunggu Putusan dari Mahkamah Agung.

In response to court verdict above, the Defendant has filed an appeal. There is appeal decision No. 78/PDT/2014/PT.DKI dated April 28, 2014, which decided among other, to uphold South Jakarta District Court Decision. In response to Superior Court Decision, on December 3, 2014 the defendants filed a request cassation and filed cassation brief on December 16, 2014. As of issuance dated of the financial statements, this lawsuit is still waiting for Supreme Court Decision.

c. Perkara perdata yang diregister tanggal 15 Mei 2013 di Pengadilan Negeri Jakarta Barat No.302/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Bar antara H. Ambo Dalle Bin H. Saleh (Penggugat)

melawan Perusahaan (Tergugat I),

Perusahaan kantor cabang Surabaya

(Tergugat II) dan 1 Turut Tergugat, berupa gugatan wanprestasi oleh Perusahaan sehubungan dengan Penggugat (konsumen) merasa bahwa Perusahaan tidak kooperatif kepada Penggugat (konsumen) pada saat melakukan pengambilan BPKB.

c. A civil suit was registered on May 15, 2013 in the West Jakarta District Court No.

302/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Bar between H.

Ambo Dalle Bin H. Saleh (Plaintiff) against the Company (Defendant I), the Company's Surabaya branch office (Defendant II) and one Co-Defendant for breach of promise by the Company, as the Plaintiff (customer) feels that the Company was not cooperative with the Plaintiff (customer) at the time of BPKB retrieval.

Penggugat dalam petitum gugatannya antara lain menuntut untuk menyatakan Tergugat I wanprestasi, memerintahkan Tergugat I

untuk menyerahkan surat-surat yang

berkaitan dengan pembiayaan kendaraan bus dan BPKB 5 (lima) buku seketika tanpa syarat-syarat lainnya kepada Penggugat setelah perkara ini diputus, menghukum Tergugat I membayar kerugian materiil sejumlah Rp 2.091.000 ribu dan kerugian immateriil Rp 1.000.000 ribu kepada Penggugat, menghukum Tergugat I untuk membayar perhitungan keuntungan sebesar Rp 15.000 ribu per bulan kepada Penggugat selama belum menyerahkan surat-surat dan BPKB kepada Penggugat.

The relief sought by the Plaintiff includes, among other matters, declaring Defendant I to be in default, ordering Defendant I to hand over documents related to the financing of bus vehicle, and 5 (five) Vehicle Ownership Documents (BPKB) unconditionally to the Plaintiff immediately after this case is decided, to sentence Defendant I to pay material losses of Rp 2,091,000 thousand and immaterial losses of Rp 1,000,000 thousand to the plaintiff, to sentence Defendant I to pay calculation of profit of Rp 15,000 thousand per month to the plaintiff for not transferring the documents and Vehicle Ownership Document (BPKB) to the Plaintiff.

Proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah berjalan sampai dengan tahap Putusan Pengadilan Negeri yang dibacakan pada tanggal 5 Februari 2014 yang memutuskan antara lain dalam eksepsi:

The trial hearings in the District Court of West Jakarta have proceeded to the stage of reading of the District Court's verdict on February 5, 2014 which decided, among other matters:

 Menyatakan eksepsi Tergugat I,

Tergugat II dan turut Tergugat tidak diterima.

 To reject the exception by Defendant I,

Defendant II and Co-Defendant.

 Dalam pokok perkara: Menolak gugatan

penggugat. 

In the subject matter of the case: To

reject the Plaintiff’s claim.

 Dalam rekonpensi: Mengabulkan

gugatan Penggugat Rekonpensi untuk

sebagian, menyatakan Tergugat

Rekonpensi telah melakukan

Wanprestasi, menghukum Tergugat

Rekonpensi untuk membayar ganti rugi berupa angsuran pokok dan denda angsuran yang hingga kini ditaksir sebesar Rp 275.821 ribu. Menolak gugatan Penggugat Rekonpensi untuk selain dan selebihnya.

 In the countersuit: to grant in part the

claim of countersuit plaintiff, to declare that Countersuit Defendant is breach of contract, to Sentence the Countersuit Defendant to pay compensation of principal installment and installment penalty estimated Rp 275,821 thousand. To reject the claim of plaintiff for other demand.

 Dalam konpensi dan dalam rekonpensi:

menghukum Penggugat/Tergugat dalam rekonpensi untuk membayar biaya perkara yang hingga kini ditaksir sebesar Rp 1.016 ribu.

 In claim and in countersuit: To sentence

Plaintiff/Defendant to pay legal cost amounted to Rp 1,016 thousand.

Pihak Tergugat melalui kuasa hukumnya melakukan upaya hukum Banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan mendaftarkan Banding tertanggal 13 Februari 2014, pihak Perusahaan selaku

Terbanding sudah menerima Surat

Pemberitahuan banding dan Penyerahan

Memori Banding No.

302/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Bar. pada tanggal 16 Oktober 2014. Perusahaan selaku Terbanding sudah mengajukan Kontra Memori Banding tertanggal 31 Oktober 2014 yang diterima Pengadilan Negeri Jakarta Barat tanggal 20 November 2015. Sampai

dengan tanggal penerbitan laporan

keuangan ini, perkara tersebut di atas masih dalam proses banding dan terbanding sudah

menerima Surat Pemberitahuan dari

Pengadilan Tinggi Jakarta perihal registrasi berkas perkara banding.

The Defendant took legal-remedies through the lawyer to respond on the decision of the West Jakarta District Court and filed the Appeal dated 13 February 2014, the

Company has received appeal

announcement letter and Appeal brief No. 302 / Pdt.G / 2013 / PN.Jkt.Bar. on October 16, 2014. The company has filed Counter appeal on October 31 2014 which has been accepted by West Jakarta District Court on November 20, 2015. As of the issuance date of the financial statements, this case is still in process of appeal and Appellant has received the announcement letter from Jakarta High Court concerning registration of the appeal case file.

d. Perkara perdata yang diregister tanggal 5 Juli 2013 di Pengadilan Negeri Medan No.392/Pdt.G/2013/PN.Mdn antara Zulfiandi (Penggugat) melawan Perusahaan kantor cabang Medan (Tergugat III) beserta 2

Tergugat lainnya, berupa gugatan

wanprestasi/ingkar janji, sehubungan

Penggugat (konsumen) merasa dirugikan oleh pihak asuransi pada saat melakukan klaim penggantian kehilangan kendaraan.

d. A civil suit was registered on July 5, 2013 in

the Medan District Court with

No.392/Pdt.G/2013/PN.Mdn between

Zulfiandi (Plaintiff) against the Company's Medan branch office (Defendant III) and two other Defendants, in a lawsuit for breach of promise, as the Plaintiff (consumer) felt harmed by the insurer when making a claim for compensation for loss of a vehicle.

Penggugat dalam petitum gugatannya antara lain menuntut untuk menyatakan Para Tergugat telah melakukan wanprestasi, menghukum Para Tergugat secara tanggung renteng untuk membayar uang ganti rugi sebesar Rp 1.162.384 ribu dengan seketika

dan sekaligus kepada Penggugat,

menyatakan sah dan berharga sita jaminan atas aset/harta kekayaan milik tergugat baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.

The relief sought by the Palintiff includes, among other matters, demanding to declare the Defendants to be in breach of promise, to sentence the Defendants jointly and severally

to pay compensation amounting to

Rp 1,162,384 thousand instantly and at once to the Plaintiff, and to declare valid and valuable the attachment order on the assets/ property of the Defendants, whether movable or immovable.

Telah diperoleh putusan dari Pengadilan Negeri Medan No.392/Pdt.G/2013/PN.Mdn tanggal 11 September 2014 dengan amar putusan:

There is decission from the Medan District

Court No.392/Pdt.G/2013/PN.Mdn dated

September 11, 2014 which decided:

 Dalam eksepsi: Menolak eksepsi

Tergugat seluruhnya.  

Among other matters: to reject

Defendant exception.

 Dalam pokok perkara: Mengabulkan

gugatan Penggugat; Menyatakan sah dan berkekuatan hukum Perjanjian

Pembiayaan Konsumen tertanggal

29 Februari 2012 yang ditandatangani oleh Penggugat dan Tergugat III; Menyatakan sah dan berkekuatan hukum Perjanjian yang tertuang dalam

Polis No. 08020911000025-000303

tertanggal 29 Februari 2012 yang dikeluarkan oleh Tergugat I dan Tergugat II; Menghukum Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan ingkar janji (wanprestasi); Menghukum Tergugat I dan Tergugat II secara tanggung renteng untuk membayar ganti kerugian uang sebesar Rp 127.384 ribu dengan

seketika dan sekaligus kepada

Penggugat; Menolak gugatan

Penggugat selain dan selebihnya.

  In the subject matter of case: to grant the

Plaintiff’s claim; to declare valid and legally enforceable Consumer Financing Agreement dated February 29. 2012 which has been signed by Plaintiff and Defendant III; to declare valid and legally enforceable agreement which is stated in Policy No. 08020911000025-000303 dated February 29, 2012 issued by Defendant I and Defendant II; to rule Defendant I and Defendant II is in default (breach of contract); to sentence Defendant I and Defendant II jointly and

severally to pay compensation

amounting to Rp 127,384 thousand instantly and at once to the Plaintiff; to reject the other demands of the Plaintiff.

 Dalam rekonvensi: Menolak gugatan

Penggugat dalam rekonvensi untuk seluruhnya.

  In the countersuit: to reject all claim from

Plaintiff.

 Dalam konvensi dan rekonvensi:

Menghukum Tergugat-Tergugat dalam konvensi/Penggugat dalam rekonvensi untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 1.291 ribu.

  In claim and countersuit: To sentence

Defendants/Plaintiff in countersuit to pay legal cost amounting to Rp 1.291 thousand.

Atas putusan pengadilan negeri tersebut,

pihak Tergugat (Perusahaan) telah

mengajukan Banding sesuai Memori Kasasi tertanggal 20 Oktober 2014 yang diterima oleh Pengadilan Negeri Kelas I-A Medan tanggal 20 Oktober 2014. Sampai dengan

tanggal penerbitan laporan keuangan,

perkara ini masih dalam proses Banding.

In response to the Distcrict Court Decision, the Defendant (Company) has filed an appeal according to Cassation Brief dated October 20, 2014 which has been accepted by Medan District Court I-A Class dated October 20, 2014. As of the issuance date of the financial statements, this case is still in process of appeal.

e. Perkara gugatan konsumen ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Pekanbaru melalui surat pengaduan

No.17/BPSK/PKR-SERT/IX/13 tanggal

11 September 2013 antara Meliwati

(Penggugat) melawan Perusahaan

(Tergugat) sehubungan dengan Penggugat (Konsumen) telah menunggak kewajiban pembayaran kepada Tergugat (Perusahaan) sehingga dilakukannya penarikan kendaraan Penggugat dan Penggugat (Konsumen) melaporkan Tergugat (Perusahaan) ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Pekanbaru.

e. A consumer lawsuit was filed with the

Pekanbaru City Consumer Dispute

Settlement Agency (BPSK) through

complaint letter No.17/BPSK/PKR-

SERT/IX/13 dated September 11, 2013 between Meliwati (Plaintiff) against the Company (Defendant) in connection with the

Plaintiff (Consumer) having delinquent

payment obligations to the Defendant (the Company) so that it repossessed the

Plaintiff’s vehicle, the Plaintiff (Consumer)

reported the Defendant (the Company) to the

Pekanbaru City Consumer Dispute

Settlement Agency (BPSK). Untuk kasus ini telah ada Putusan BPSK

No.09/Pts/BPSK/X/2013 tanggal 1 Oktober

2013 yang antara lain memutuskan

mewajibkan Penggugat untuk membayar pelunasan pembiayaan kepada PT Clipan Finance Indonesia Tbk sebesar Rp 85.000 ribu, mewajibkan pelaku usaha (Tergugat) untuk mengembalikan mobil Isuzu Panther tersebut kepada Penggugat.

For this case there is BPSK Decision no No.09/Pts/BPSK/X/2013 dated October 1, 2013 which among other matters requires the Plaintiff to pay settlement of the financing to PT Clipan Finance Indonesia Tbk in the amount of Rp 85.000 thousand and, requires the business operator (Defendant) to return the Isuzu Panther automobile to the Plaintiff.

Atas Putusan BPSK tersebut di atas

Perusahaan mengajukan keberatan

kepada Pengadilan Negeri Pekanbaru

yang teregistrasi No.175/PDT-

SUS/BPSK/2013/PN.PBR tanggal 29 Oktober 2013. Termohon Keberatan sejak tunggakan angsuran ke-14 tidak lagi mengangsur

sehingga total tunggakan Termohon

Dalam dokumen Laporan Keuangan CFIN 311215 (Halaman 95-106)