• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. SIMPULAN

Berdasarkan analisis data dan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis di kelas XI IPS SMA Negeri 5 Cimahi, dapat disimpulkan bahwa:

1. Siswa XI IPS di SMA Negeri 5 Cimahi tahun pelajaran 2013/2014 memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Namun gaya belajar yang paling dominan dimiliki oleh siswa XI IPS di SMA Negeri 5 Cimahi yaitu gaya belajar accomodator. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah sampel sebanyak 93 siswa diantaranya sebanyak 20 siswa atau 20% siswa memiliki gaya belajar diverger, sebanyak 5 siswa atau 5% siswa memiliki gaya belajar assimilator, sebanyak 6 siswa atau 6% siswa memiliki gaya belajar converger, sebanyak 38 siswa atau 41% memiliki gaya belajar

accomodator, sebanyak 3 siswa atau 3% siswa memiliki gaya belajar diverger-converger, sebayak 17 siswa atau 18% siswa memiliki gaya

belajar diverger-accomodator, dan sebanyak 4 siswa atau 4% siswa memiliki gaya belajar converger-accomodator.

2. Dilihat dari prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi diperoleh bahwa siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Cimahi tersebut memiliki prestasi belajar yang rendah. Dapat dilihat berdasarkan jumlah banyaknya siswa yang telah mencapai KKM dari sampel yang diteliti sebanyak 93 siswa hanya 2 siswa atau 2% siswa yang telah mencapai KKM, sedangkan 91 siswa atau 98% siswa belum mencapai KKM. Hal tersebut menunjukkan bahwa prestasi belajar mata pelajaran Akuntansi di kelas XI IPS SMA Negeri 5 Cimahi tergolong masih rendah.

3. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada mata pelajaran Akuntansi di kelas XI IPS SMA Negeri 5 Cimahi yaitu tidak terdapat perbedaan prestasi belajar siswa berdasarkan gaya belajar siswa (Diverger, Assimilator,

77

Isti Sonia Ayu Lestari, 2014

Pengaruh Gaya Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Cimahi

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

Converger, Accomodator, Diverger-Converger, Diverger-Accomodator, Converger-Accomodator).

B. SARAN

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang dapat penulis rekomendasikan adalah sebagai berikut:

1. Bagi Siswa

Siswa perlu untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan gaya belajar yang dimilikinya, sehingga siswa mampu menciptakan suasana belajar yang disenanginya dan diharapkan mampu menemukan metode belajar yang sesuai bagi dirinya. Dengan begitu proses pembelajaran akan menjadi lebih efektif dan diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Berdasarkan keempat gaya belajar Kolb, untuk siswa yang memiliki tipe gaya belajar diverger sebaiknya lebih banyak belajar dengan cara belajar kelompok, karena siswa tipe gaya belajar diverger unggul dalam diskusi dan sering melahirkan ide-ide. Untuk siswa yang memiliki tipe gaya belajar assimilator dalam belajar materi hafalan sebaiknya membuat rangkuman atau poin-poin penting, karena siswa tipe gaya belajar

assimilator lebih unggul dalam materi yang bersifat matematis

dibandingkan materi hafalan. Untuk siswa yang memiliki tipe gaya belajar

converger sebaiknya lebih banyak belajar menggunakan alat peraga,

karena siswa tipe gaya belajar converger senang bereksperimen dan unggul dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam. Untuk siswa yang memiliki tipe gaya belajar accomodator sebaiknya lebih banyak belajar dengan berperan aktif terjun langsung dalam praktik pembelajaran, karena siswa tipe gaya belajar accomodator menyukai belajar dari hasil pengalamannya. Selain itu dalam memilih jurusan yang sesuai dengan gaya belajarnya yaitu pada gaya belajar diverger sebaiknya memilih jurusan yang berhubungan dengan dengan individu seperti psikologi, seni, bahasa dan sastra. Gaya belajar assimilator sebaiknya memilih jurusan yang berhubungan dengan informasi dan penelitian seperti MIPA dan

78

informatika. Gaya belajar converger sebaiknya memilih jurusan yang berhubungan dengan hal teknis seperti teknik, kedokteran dan Akuntansi termasuk dalam gaya belajar ini, karena Akuntansi lebih kepada berpikir dan bertindak yang merupakan kombinasi dari gaya belajar converger. Gaya belajar accomodator sebaiknya memilih jurusan yang berhubungan dengan pelaksanaan atau aplikasi seperti pendidikan, komunikasi, keperawatan dan pemasaran.

2. Bagi Guru

Setiap guru diharapkan dapat mengajak siswanya untuk mengenali dan memahami gaya belajar yang dimiliki oleh masing-masing siswa serta membantu siswa untuk mengembangkan gaya belajarnya. Dengan demikian, guru sebaiknya dapat memilih gaya mengajar, strategi, media dan metode mengajar yang sesuai dengan karakteristik gaya belajar siswa. Namun dalam satu kelas yang terdiri dari individu-individu yang memiliki pikiran dan gaya belajar yang berbeda-beda, sebaiknya guru dalam proses pembelajaran menerapkan metode mengajar yang bervariasi dan disesuaikan dengan kondisi serta materi yang akan disampaikan, sehingga dapat mengakomodasi perbedaan gaya belajar siswa dikelasnya dan diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

3. Bagi Peneliti selanjutnya

Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian mengenai gaya belajar siswa pada objek yang berbeda untuk dijadikan pembanding dengan hasil penelitian ini selain itu perlu diperhatikan konstruksi instrumen gaya belajar yang benar dan jelas, sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam memperoleh data. Dalam penelitian ini hanya meneliti faktor internal yang mempengaruhi prestasi belajar khususnya gaya belajar siswa, diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut dalam meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar lainnya.

79 Isti Sonia Ayu Lestari, 2014

Pengaruh Gaya Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Cimahi

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Sumber Buku

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

__________ . (2011). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Budiardjo, L. (2008). Keterampilan Belajar. Yogyakrata: ANDI Dalyono. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta

DePorter, B & Hernacki, M. (2009). Quantum Learning: Membiasakan Belajar

Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa

Dimyati dan Mudjiono.(2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta Djamarah, S. B. (2002). Rahasia Sukses Belajar.Jakarta: Rineka Cipta

__________ . (2008). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta

Gufron, M. N dan Risnawita, R. (2012). Gaya Belajar Kajian Teoretik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Gunawan, A. W. (2003). Born To Be Genius. Jakarta: PT Gramedia Pustaka. __________ . (2007). Genius Learning Strategy. Jakarta: PT Gramedia Pustaka. Hasan, I. (2003). Pokok-Pokok Materi Statistik 2. Jakarta: PT Bumi Aksara. __________ . (2006). Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Kolb, D.A.(1984). Experiential learning: experience as the source of learning and development. New Jersey : Prentice Hall

Kolb, A. Y. & Kolb, D. A. (2005). The Kolb learning style inventory—version 3.1: 2005 Technical Specifications. Boston: Hay Resources Direct

Makmun, A. S. (2007). Psikologi Kependidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Moeslihat, R. (2005). Akuntansi untuk SMA Kelas XI. Bandung: Regina

Nasution, S. (2009). Berbagai pendekatan dalam proses belajar & mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara

Olson, Matthew., and Hergenhahn. (2009). An Introduction to Theories of

Program Studi Pendidikan Akuntansi. (2013). Pedoman Operasional Penulisan

Skripsi (POPS). Bandung : Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas

Pendidikan Indonesia

Purwanto, N. (2011). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Riduwan dan Akdon. (2007). Rumus dan Data dalam Aplikasi Statistika untuk

Penelitian. Bandung: Alfabeta

Riduwan. (2008). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan dan Peneliti

Pemula. Bandung: Alfabeta

__________ . (2011). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta

__________ . (2013). Dasar- Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

Slameto. (2010). Belajar & Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta

Soemarso. (2004). Akuntansi Suatu Pengantar. Jakarta : Salemba Empat

Soepeno, B. (2002). Statistik Terapan dalam Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial dan

Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Somantri, A dan Muhidin, S.A. (2006). Aplikasi Statistika dalam Penelitian. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sudjana, D. (2001). Strategi Pembelajaran. Bandung: Falah Production

Sudjana, N. (2013). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sugihartono. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press

Sugiyono. (2007). Statistika untuk Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Surya, M. (2004). Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy

Syah, M. (2011). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Usman, B. (2007). Ekonomi Kelas XI. Jakarta: Ganeca Exact

Usman, H dan Akbar, P.S. (2008) Pengantar Statistika. Jakarta: PT Bumi Aksara. Warren, C. S., Reeve, J. M., dan Fess, P. E. (2006). Pengantar Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat

Windura, S. (2009). Be an Absolute Genius. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Zuriah, N. (2006). Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Jakarta:PT Bumi Aksara

81 Isti Sonia Ayu Lestari, 2014

Pengaruh Gaya Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Cimahi

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu Sumber Dokumen

Depdiknas. (2003). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Akuntansi Sekolah

Menengah Atas dan Madrasah Aliyah. Jakarta: Depdiknas.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara

Sumber Jurnal

Abidin, M.J.Z., Rezaee,A.A., Abdullah,H.N., and Singh,K.K.B. (2011). Learning Styles and Overall Academic Achievement in a Specific Educational System.

International Journal of Humanities and Social Science, 1 (10), hlm. 143-152.

Lestari, N.P.S. (2013). Pengaruh Motivasi Belajar dan Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto. Jurnal Pendidikan Akuntansi, 1 (1), hlm.1-16.

Prastiti, S.D dan Pujiningsih, S. (2009). Pengaruh Faktor Preferensi Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Akuntansi. Jurnal Ekonomi Bisnis, 14 (3), hlm. 224-231.

Sugiyanto. (2007). Kontribusi Gaya Belajar dan Motivasi Berprestasi terhadap Prestasi Akademik Siswa Kelas XI SMA Negeri 10 Semarang. Jurnal Universitas

Negeri Yogyakarta, hlm. 1-24.

Tanta. (2010). Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Biologi Umum Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Cenderawasih. Jurnal Kependidikan Dasar, 1 (1), hlm. 7-21.

Yilmaz-Solyu, M dan Akkoyunlu, B. (2009). The Effect of Learning Styles on Achievement in Different Learning Environments. The Turkish Online Journal of

Educational Technology, 8 (4), hlm. 43-50.

Sumber Karya Ilmiah

Anggraini, D.F.Y. (2011). Analisis Perbedaan Prestasi Belajar dalam Mata

Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Bandung Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa (Visual, Auditorial, dan Kinestetik). Skripsi, Universitas Pendidikan

Indonesia, Bandung.

Febrianita, R. (2013). Pengaruh Gaya Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar

Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi (Survey Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri Se-Kota Bandung). Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Ramadhan, N.N. (2010). Perbedaan Gaya Belajar siswa dalam Prestasi Belajar

siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi. (Studi Kasus Tentang Gaya Belajar Auditorial, Visual, Kinestetik). Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia,

Dokumen terkait