HASIL PENELITIAN
A. Deskripsi Lokasi penelitian
1. Sejarah SMK Negeri 5 Surakarta
Sekolah menengah kejuruan 5 Surakarta, dirintis sejak tahun 1962. Sekolah Menengah Kejuruan 5 Surakarta mula-mula berstatus Swasta dan terletak di Purwanegaran, dulu Sekolah Teknik Negeri 1 yang sekarang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri 15 Surakarta. Pada saat itu Sekolah Teknologi Menengah merupakan Sekolah Teknologi Menengah Persiapan Negeri di Purwanegaran berdasarkan SK Menteri Pendidikan RI No.8065/ Dirpt/ RI tanggal 7 Agustus 65 Statusnya di Negerikan terdiri dari dua Jurusan, yaitu Mesin dan Bangunan Gedung.
Dengan adanya pemberontakan G.30 S/PKI maka pada tahun 1965 Sekolah Tinggi Menengah Negeri Purwanegaran pindah ke Jayanegaran, kemudian pada tahun 1966 Sekolah Teknologi Menengah Negeri Purwanegaran diubah namanya menjadi Sekolah Teknologi Menengah Negeri 2 Surakarta yang terletak dijalan LU. Adi Sucipto No.10 Surakarta.
Dengan adanya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang perubahan Nomenklatur SMKTA menjadi SMK serta Organisasi dan Tata Kerja SMK, Nomor : 036/O/1997 tanggal 7 Maret 1997 yang dulunya Sekolah Teknologi Menengah Negeri 2 Surakarta menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Surakarta dan Jalannya berubah nomor menjadi 42.
2. Visi, Misi, Tujuan dan Nilai-Nilai Sekolah
Sebagai sekolah negeri SMK N 5 Surakarta berusaha membantu pemerintah baik tingkat daerah maupun pusat dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter sebagai iron stock yang unggul terutama
commit to user
di tingkat menengah demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional melalui visi, misi, tujuan, kebijakan mutu dan etos kerja sekolah, SMK N 5 memiliki visi dan misi sebagai acuan kerja untuk meraih hasil yang terbaik.
a) Visi:
Menciptakan teknisi tingkat menengah yang profesional.
b) Misi:
1) Mendidik dan melatih peserta didik yang berkarakter.
2) Mendidik dan melatih peserta didik sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. 3) Mendidik dan melatih peserta didik agar memiliki karakter enterpreneur. 4) Mewujudkan sekolah sebagai wadah pengembangan daya kreatif dan inovatif. 5) Mewujudkan sekolah berstandard Internasional.
6) Memberikan pelayanan prima pada pelanggan. 7) Mewujudkan SMK model.
c) Tujuan:
1) Menyiapkan peserta didik yang cakap, mampu memahami dan menerapkan budi pekerti luhur.
2) Menyiapkan peserta didik untuk memasuki dunia kerja serta
mengembangkan sikap profesional
3) Menyiapkan peserta didik dalam memilih karier, berkompetensi dan mengembangkan sikap mandiri.
4) Menyiapkan tenaga kerja untuk mengisi kebutuhan dunia usaha/industri. 5) Menyiapkan peserta didik agar mampu bersaing untuk melanjutkan ke
jenjang pendidikan yang leebih tinggi.
6) Menyiapkan dan melaksanakan kegiatan rekayasa teknologi.
7) Menyiapkan dan melaksanakan komponen – komponen persyaratan sekolah berstandard Internasional.
commit to user
9) Menjadikan tempat praktek bersama dengan SMK lain.
10) Menjadikan tempat pelatihan kerja, memberikan pelatihan ketrampilan bagi masyarakat setempat.
11) Memiliki mitra dengan industri lokal, Nasional dan Internasional. 12) Menyelenggarakan program pendidikan karakter bangsa.
13) Menyelenggarakan praktek kewirausahaan, teaching factroy/business center dan bermitra dengan industri.
14) Mewujudkan sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standard dunia industri serta sesuai dengan kemajuan teknologi.
d) Nilai-Nilai Sekolah
Menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kegotongroyongan.
3. Denah Gedung SMK Negeri 5 Surakarta
Gedung SMK Negeri 5 Surakarta terletak di Jln LU. Adi Sucipto no.42 Surakarta. Dilihat dari keberadaannya, lokasi SMK Negeri 5 Surakarta dekat dengan Lembaga Pendidikan lainnya, sehingga dapat dikatakan terletak di lingkungan komplek sekolah, baik negeri maupun swasta. Hal ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi siswa karena letak dipinggir jalan raya, maka transportasi mudah dijangkau, baik kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. SMK Negeri
5 Surakarta menempati areal tanah seluas 22530 m2 yang terdiri dari gedung dan
halaman. Karena luasnya yang mencukupi maka sangat menunjang kegiatan belajar mengajar.
B. Deskripsi Permasalahan Penelitian
Sejalan dengan permasalahan yang penulis kaji yaitu tentang kontribusi pelaksanaan teaching factory dalam mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja siswa SMK N 5 Surakarta, maka untuk memberikan gambaran mengenai data yang berkaitan dengan permasalahan tersebut dapat dilihat dari pelaksanaan
teaching factory di SMK N 5 Surakarta. Pelaksanaan teaching factory di SMK N
commit to user
pelaksanaan teaching factory dalam mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja siswa SMK N 5 Surakarta dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan teaching factory serta usaha yang dilakukan untuk mengatasi hambatan/kendala tersebut. Mengenai gambaran data penelitian tersebut, dapat dikemukakan sebagai berikut :
1. Teaching Factory di SMK N 5 Surakarta
Teaching factory merupakan pelatihan yang langsung dilakukan dalam
rangka mengaplikasikan pengetahuan, sikap, keterampilan siswa. Pembelajaran dan pelatihannya dirancang dan dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya untuk menghasilkan barang atau jasa yang sesuai dengan tuntutan pasar atau konsumen.
Pada hakekatnya pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang diharapkan membentuk para peserta didiknya untuk menjadi para usahawan baru di masa depan sesuai dengan bidang keahliannya. Pendidikan merupakan proses pembelajaran bagi peserta didik untuk mencapai berbagai macam kompetensi, keterampilan dan sikap.Teaching factory ini diterapkan untuk mempersiapkan siswa/lulusan SMK N 5 Surakarta memasuki dunia kerja ditingkat menengah.
Teaching factory merupakan komponen pendidikan yang langsung berhubungan
dengan perolehan pengetahuan dan keahlian yang diperlukan oleh peserta didik.
Teaching factory dapat menyiapkan peserta didik dengan keterampilan dan
keahlian yang diperlukan dalam dunia kerja, diharapkan peserta didik akan mempunyai kesempatan yang lebih baik dalam dunia kerja dan berfungsi dalam masyarakat serta dapat memperbaiki hidup dan kehidupanya di masa depan. Pelaksanaan teaching factory di SMK N 5 Surakarta melalui beberapa tahap yaitu ; persiapan pelaksanaan teaching factory, proses produksi, proses pemasaran atau hasil produksi, evaluasi dan penilaian. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut :