• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V LUAS SEGITIGA

LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM

D. Contoh-Contoh Permasalahan Contoh 1

s L ๏€ญ

Dengan jalan yang sama akan diperoleh : ra =

a s L ๏€ญ dan rb=s b L ๏€ญ D. Contoh-Contoh Permasalahan Contoh 1

Tunjukkan bahwa jari-jari lingkaran luar sebuah segitiga siku-siku adalah R = ๐‘2 Solusi

Luas sebuah segitiga siku-siku adalah L = ยฝ ab Sehingga R = ๐‘Ž๐‘๐‘4๐ฟ =2๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘๐‘ =๐‘2

Contoh 2

Tunjukkan bahwa jari-jari lingkaran dalam sebuah segitiga siku-siku adalah r = s โ€“ c Solusi

Luas segitiga siku-siku adalah ยฝ ab Karena r = ๐ฟ๐‘  , maka r = ยฝab

ยฝ(a+b+c)

=

๐‘Ž+๐‘+๐‘๐‘Ž๐‘

Disamping itu, pada segitiga siku-siku juga berlaku c2 = a2 + b2 = (a + b)2 โ€“ 2ab Yang berarti bahwa ab = ยฝ[(a + b)2 โ€“ c2

] Sehingga r = ๐‘Ž+๐‘+๐‘๐‘Ž๐‘ =

๐‘Ž+๐‘ 2โˆ’๐‘2 2

๐‘Ž+๐‘+๐‘ = ๐‘Ž+๐‘+๐‘ ๐‘Ž+๐‘โˆ’๐‘ 2 ๐‘Ž+๐‘+๐‘ = 12 ๐‘Ž + ๐‘ โˆ’ ๐‘ Atau r = ยฝ(a + b + c โ€“ 2c) = ยฝ(a + b + c) โ€“ c = s - c

Contoh 3

Tentukan semua nilai yang mungkin untuk pecahan berikut ๐‘… + ๐‘Ÿ

๐‘Ž + ๐‘

dimana R dan r berturut-turut adalah merupakan jari-jari lingkaran luar dan lingkaran dalam sebuah segitiga siku-siku yang panjang kedua kakinya adalah a dan b

Solusi

Perhatikan gambar berikut

Jarak antara masing-masing sudut ke titik-titik singgung lingkaran dalam pada segitiga ABC di atas adalah

AU = AV = ๐‘+๐‘โˆ’๐‘Ž2 , BV = BT = ๐‘Ž+๐‘โˆ’๐‘2 , CT = CU = ๐‘Ž+๐‘โˆ’๐‘2

Titik-titik C, T, U dan S (pusat lingkaran dalam) membentuk persegi. Panjang sisi persegi itu adalah r = CT = CU = ๐‘Ž+๐‘โˆ’๐‘2

Disamping itu, R = ๐‘2 Sehingga ๐‘… + ๐‘Ÿ =๐‘ 2+ ๐‘Ž + ๐‘ โˆ’ ๐‘ 2 = ๐‘Ž + ๐‘ 2 Akibatnya, hanya ada satu nilai untuk ๐‘Ž+๐‘๐‘…+๐‘Ÿ, yaitu 12

Contoh 4

Pada segitiga siku-siku ABC dengan sudut siku-siku di C, garis โ„“ dibuat melalui C dan sejajar AB. Titik P dan Q terletak pada AB dengan P antara A dan Q, dan titik R dan S terletak pada garis โ„“ dengan C antara R dan S sedemikian hingga PQRS adalah persegi. Jika PS memotong AC di X, dan QR memotong BC di Y, jari-jari lingkaran dalam segitiga ABC = 10, dan luas persegi PQRS = 576. Tentukan jumlah jari-jari lingkaran dalam dari segitiga AXP, CXS, CYR, dan BYQ.

Solusi

Jari-jari lingkaran dalam segitiga siku-siku ABC dengan a = BC, b = AC, dan c = AB adalah r = ๐‘Ž+๐‘โˆ’๐‘2 , karena titik pusat lingkaran dalam berjarak sama dengan jarak dari titik siku-siku C ke titik singgung di sisi AC atau BC. Sehingga jumlah jari-jari lingkaran dalam dari segitiga-segitiga AXP, CXS, CYR, dan BYQ adalah setengah

C A B S T U V

dari selisih antara jumlah panjang kaki-kaki segitiga-segitiga tersebut dengan jumlah panjang dari segitiga-segitiga tersebut.

Jika t adalah panjang sisi persegi PQRS, maka jumlah panjang kaki-kaki segitiga AXP, CXS, CYR, dan BYQ adalah

AP + PX + XS + SC + CR + RY +YQ+ QB = AP + PS + SR + RQ + QB = AP + t + t + t + QB = AB โˆ’ PQ + 3t = c โˆ’ t + 3t = c + 2t.

Jumlah panjang sisi miring dari segitiga-segitiga AXP,CXS,CYR, dan BYQ adalah AX + XC + CY + YB = AC + CB = b + a.

Sehingga jumlah jari-jari lingkaran dalam dari segitiga-segitiga AXP,CXS,CYR, dan BYQ adalah ๐‘+2๐‘กโˆ’(๐‘Ž+๐‘)2 = t โˆ’ r.

Sehingga hasilnya adalah 576 โˆ’ 10 = 24 โˆ’ 10 = 14.

Contoh 5

Garis-garis AB, BC, dan EF menyinggung lingkaran dengan panjang AB = BC = 16. Tentukan keliling ฮ”BEF

Solusi

Misalkan BF = a, BE = b, dan EF = c

Sesuai sifat garis singgung lingkaran dari satu titik di luar lingkaran, maka CF = FD dan DE = EA, sehingga DF = 16 โ€“ a dan DE = 16 โ€“ b

Akibatnya DE + DF = c = 32 โ€“ (a + b) Keliling segitiga = a + b + c = a + b + 32 โ€“ (a + b) = 32 B E F D A C

Contoh 6

Diberikan dua buah garis yang menyinggung sebuah lingkaran yang berpusat di O di titik B dan C serta kedua garis berpotongan di titik A di luar lingkaran. Tunjukkan bahwa lingkaran tersebut melalui titik pusat lingkaran dalam segitiga ABC.

Solusi

Perhatikan gambar berikut

Karena AB dan AC masing-masing merupakan garis singgung lingkaran, maka besar ukuran masing-masing sudut alas segitiga siku-siku ABC adalah setengah dari ukuran sudut BOC.

Selanjutnya kita misalkan titik potong dari garis-garis sumbu segitiga ABC adalah Q, sehingga besar ukuran sudut BQC = 1800 โ€“ ยฝ mโˆ BOC.

Buat sebuah titik pada lingkaran yang berada di luar segitiga, sehingga ukuran sudut BPQ = ยฝ mโˆ BOC

Karena ฮ”BQC dan ฮ”BPC saling komplemen, maka BQCP harus merupakan segiempat tali busur.

Itu artinya bahwa Q terletak pada lingkaran

Contoh 7

Diberikan segitiga siku-siku ABC dengan lingkaran luarnya adalah lingkaran O dengan jari-jari R1, kemudian dibuat sebuah lingkaran P dengan jari-jari R2 yang menyinggung kedua kaki segitiga siku-siku ABC dan juga menyinggung lingkaran O (seperti pada gambar). Tunjukkan bahwa R2 = a + b โ€“ c.

A B C P Q O

?

C A B (O, R1) (P, R2)

Solusi

Misalkan C = (0, 0). Kemudian P = (R2, R2) and O = (b/2, a/2). Karena OP dapat diperpanjang hingga titik singgung kedua lingkaran, maka OP = R1 โ€“ R2 = c/2 โ€“ R2.

Sementara itu, dari segitiga siku-siku kecil yang ditengah, OP2 = (b/2 โ€“ R2)2 + (R2 โ€“ a/2)2

. Sehingga c2 โ€“ 4R2 + 4R22 = a2 + b2 โ€“ 4aR2 + 8R22.

Kemudian kita bisa mengganti c2 dengan a2 + b2, sehingga persamaan tersebut menjadi R2 = a + b โ€“ c.

AKIBAT: Pada setiap lingkaran dengan setengah keliling s = (a + b + c)/2, jarak dari C ke salah satu titik singgung lingkaran dalamnya adalah s โ€“ c. sehingga pada segitiga siku-siku, seperti segitiga ACB di atas, dengan lingkaran dalamnya yang berpusat di Q dengan jari-jari R3, maka R3 = s โ€“ c = (a + b โ€“ c)/2. Sehingga R2 = 2R3.

Contoh 8

Segitiga siku-siku ABC terbagi menjadi dua buah segitiga oleh garis tinggi CD. Tunjukkan bahwa panjang garis tinggi tersebut sama dengan jumlah panjang jari-jari ketiga lingkaran dalam.

B C A O P Q A B C D [O1,r1] [O2,r2] [O3,r3]

Solusi

Ketiga segitiga adalah siku-siku, sehingga 2r1 = a + b โ€“ c, 2r2 = BD + CD โ€“ a, and 2r3

= AD + CD โ€“ b. jumlahkan ketiga persamaan tersebut, sehingga diperoleh 2r1 + 2r2 + 2r3 = AD + BD + 2CD โ€“ c = 2CD.

Sehingga r1 + r2 + r3 = CD.

Contoh 9

Persegi ABCD memiliki panjang sisi a dan diagonal AC seperti pada gambar berikut. Lingkaran dalam dari ACN dan BCN adalah kongruen. Berapakah jari- jari dari kedua lingkaran itu bila dinyatakan dalam a.

Solusi

Karena BCN adalah segitiga siku-siku, maka r = ยฝ(BC + BN โ€“ CN)

Karena kedua lingkaran kongruen, maka akan berakibat CN2 = s(s โ€“ AB), dimana s adalah setengah keliling segitiga ABC

Karena AC = a 2, maka s = ๐‘Ž 22 + a. Sehingga CN2 = ๐‘Ž 22 + ๐‘Ž ๐‘Ž 22 = ๐‘Ž 2 2+1 2 Maka CN = ๐‘Ž2 2 + 2 Dan BN2 = ๐‘Ž 2 2+1 2 โˆ’ ๐‘Ž2 =๐‘Ž2 2โˆ’1 2 Sehingga BN = ๐‘Ž2 2 โˆ’ 2 A B C D N

Contoh 10

Sebuah segitiga siku memiliki tiga buah lingkaran yang menyinggung sisi siku-siku serta ketiganya sekaligus juga menyinggung lingkaran luar segitiga. Lingkaran O1 adalah lingkaran yang menyinggung kedua sisi siku-siku, lingkaran O2 dan O3

berturut-turut menyinggung sisi AC dan BC dititik tengah M dan N. Tunjukkan bahwa r12 = 32r2r3.

Solusi

Diameter lingkaran O2 dan O3 adalah sama dengan tinggi busur AC dan BC. Sehingga vb = 2r2 dan va = 2r3

Postulat :

Pada setiap segitiga siku-siku, jar-jari Lingkaran dalam r = 2๐‘ฃ๐‘Ž๐‘ฃ๐‘ Bukti : va = R โ€“ b/2 2va = c โ€“ b vb = R โ€“ a/2 2vb = c โ€“ a 4vavb = ab โ€“ c(a + b โ€“ c) 4vavb = ab โ€“ 2cr 2vavb = ab/2 โ€“ cr 2vavb = rs โ€“ cr = r(s โ€“ c) = r2 .

Karena r1 = 2r (Lihat contoh 7), maka r2 = r12/4 = 8r2r3. Sehingga r12 = 32r2r3. A B C M N O1

BAB IX

Dokumen terkait