• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh soal

Dalam dokumen 49129903 Alat Alat Berat PTM (Halaman 85-104)

Sebuah bulldozer digunakan untuk

menarik alat untuk harrowing yang

memiliki lebar kerja = 3,7 meter.

Kecepatan maju rata-rata dari bulldozer adalah 4 Km/jam.

• Faktor ketersediaan mesin : 0,9

• Efisiensi waktu : 0,83

• Efisiensi kerja : 0,75

Jawab : Faktor reaksi = 0,9 x 0,83 x 0,75 = 0,56

10.000

LK F FK

TP  

3, 7 4000 0,56

0,83 /

10.000 Ha jam

 

 

PROSES KERJA PEMINDAHAN TANAH

Ecavacting (3 system) LAND CLEARING SOIL STRIPPING

Bulldozer Bulldozer

CUTTING

(Normal)

RIPPING

Bulldozer & Ripper

BLASTING STOCK SPLINDED Bulldozer LOADING Loaders HAULING

Dump Truck, Loader, Bulldozer,Conveyor

ROAD MAINTENANCE

DUMPING (3 system)

STONE CRUSHING DISPOSAL

SPREADING GRADING COMPACTING HAULING Belt conveyor HANDLING PRODUCT DAM/ROAD CONSTRUCTION MINING

Dalam pekerjaan pemindahan tanah, setelah land cleaning, proses selanjutnya adalah:

Pengupasan Top Soil (Stripping)

• Top soil pada pekerjaan konstruksi (bangunan gedung/jalan, dll) merupakan material yang harus dibuang, karena akan mempengaruhi kestabilan suatu pekerjaan pemindahan tanah.

• Untuk pertanian/perkebunan, top soil merupakan unsur

yang sangat berguna untuk pekerjaan mining

pertambangan nickel, timah, batu bara, top soil harus disisihkan/disimpan di suatu tempat yang nantinya setelah selesai mendapatkan hasil tambang yang bisa direklamasi (back felling) sehingga kondisi permukaan tanah bisa dilakukan reboisasi.

Penggalian (Excavator)

Yaitu kegiatan penggalian tanah material yang akan digunakan atau akan dibuang. Hal ini dipengaruhi oleh 3 (tiga) kondisi :

I : Bila tanah biasa (normal). Bisa langsung penumpukan stock atau langsung dimuat/loading.

II : Bila tanah keras harus diripping terlabih dahulubaru dilakukan stock pilling

dan loading.

III : Bila terlalu keras dimana ripping tidak ekonomis/tidak mampu, maka harus

dilakukan blasting (peledakan) guna memecah belah material lebih

dahulu

sebelum distock pilling kemudian loading.

Hauling

Pengangkutan material (tanah) oleh alat angkut (Dump Truck, Motor Seraper atau Wheel loader/load and carry) atau

bisa juga dengan bulldozer bila jarak angkut kurang dari 100 meter.

Pada hauling yang

menggunakan Dump Truck biasanya Hauling Road mesti dilakukan Road Maintenance yang biasanya dikerjakan oleh Motor Grader, Bulldozer,

maupun Compactor dan

Dumping

Adalah suatu kehiatan pembuangan tanah/material dari alat angkut yang bisa diteruskan dengan 3 (tiga) tujuan pekerjaan lain :

Untuk Pekerjaan Construction

Dumpingnya diteruskan dengan spreading grading dan compacting, dimana alat yang digunakan adalah untuk

Spreading (meratakan dari dumping) menggunakan bulldozer, kemudian grading/peralatan yang lebih halus menggunakan motor grader, dan selanjutnya pemadatan (compacting)

dengan menggunakan compactor. Untuk Mining (Cement)

Dumpingnya menuju Stone Crusher kemudian di

Hauling/angkut melewati Belt Conveyer untuk seterusnya dikirim ke pabrik/handling product.

Dumping over bourden (tanah tertutup), dibuang ke disposal dan diratakan oleh bulldozer. Demikian pula over bourden untuk nikel maupun timah hampir sama dengan over bourden untuk tambang batu bara.

C. Untuk Mining (batu bara)

Alat-alat berat yang umum digunakan pada pekerjaan tanah :

Jenis Pekerjaan Jenis Alat Jenis Attachment

pengupasan op soil (stripping) Bulldozer

Angle Blade/straight Blade

Pemotongan /penggalian

Bulldozer Angle Blade Excavator shear Blade Scrapper Grader Drag line Clamp shell Power Shovel Trencher Ditcher

penumpukan (stock pile)

Bulldozer angle blade Dozer shovel straight blade Wheel loader pemuatan (loading) Dozer shovel Wheel loader Excavator Power Shovel Motor Scraper Hauling (pengangkutan Dump Truck Motor Scraper Wheel loader Peyebaran (spreading) atau

Grading

Bulldozer angle blade Motor Scraper straight blade

TAKSIRAN PRODUKTIVITAS ALAT UNTUK PEKERJAAN PEMINDAHAN TANAH (EARTH MOVING)

Taksiran produktivitas alat tergantung fungsi dan kegunaan alat tersebut :

1. Taksiran Produksi Bulldozer • Dozing

TP = (KB * 60 * FK) / ((J/F) + ( J/R) + z) m3/jam

Produksi per satuan waktu = produksi per trip * jumlah trip per satuan waktu * factor koreksi

Keterangan :

KB = Kapasitas blade (m3) FK = Faktor koreksi

F : Kecepatan maju (meter/menit) R : Kecepatan Mundur (meter/menit) Z : waktu tetap (menit)

• Kapasitas Blade Dapat dihitung : Volume = L x H xH

= LH2

L : Panjang blade (meter) H : Tinggi blade (meter)

• Waktu tetap (z)

tergantung jenis transmisi dan jumlah tangki transmisi. Untuk produk Komatsu dapat dilihat pada tabel berikut:

• Contoh:

Sebuah Bulldozer memiliki data-data teknis : Horse Power 155/1800 rpm, berat operasi 17 ton, lebar blade 3,5 M dan tinggi Blade 0,6 M, lebar traktor 3 M, kecepatan maju 32 Km/Jam, kecepatan mundur 4 Km/Jam. Apabila bulldozer terseb ut digunakan untuk menggusur tanah dengan jarak dorong rata-rata 40 Mm, Berapakah produksi per jamnya?

(diketahui waktu tetap 0,10 menit, faktor ketersediaan mesin 0,9, efisiensi waktu 0,83, efisiensi kerja 0,75, dan operator 0,8 serta Balde faktornya 0,85).

• Jawab:

TP =

=

RIPPING

Cara perhitungan taksiran produksi ripping oleh bulldozer dapat dibedakan atas: Multi Shank Ripper

Giant Ripper

TAKSIRAN PRODUKSI RIPPING DENGAN MULTI SHANK RIPPER

Keterangan:

TP : Taksiran produksi ripping (m3/jam) LK : Lebar Kerja (meter)

P : Kedalaman penetrasi (meter) J : Jarak ripping (meter)

FK : Faktor koreksi (meter) F : Kecepatan Maju (m/menit) R : Kecepatan mundur (m/menit) Z : Waktu tetap (menit)

Contoh

Sebuah bulldozer 300 ttp digunakan untuk

pekerjaan ripping. Jarak ripping rata-rata 30 m. Data-data teknis bulldozer dan ripping adalah sebagai berikut:

- Lebar kerja 3,2 m - efisiensi waktu 0,83 - Kedalaman penetrasi 0,3 m - efisiensi kerja 0,8

- Kecepatan maju 2,5 km/jam - efisiensi operator 0,85

- Kecepatan mundur 3 km/jam - konversi material dr bank ke - Waktu tetap 0,1 menit gembur ditaksir 1,2

- Faktor ketersediaan mesin 0,9

Jawab

LK x P x J x 60 x FK TP= J J F R Z 3 3 3 3,2 x 0,3 x 30 x 60 x (0,9 x 0,83 x 0,8 x 0,85) 30 30 0,1 41,66 50 608, 45 / (bank condition) =608, 45 1, 2 730,14 / (loose condition) 730 / m jam x m jam dibulatkan m jam

2. Taksiran Produksi Ripping Dengan

Giant Ripper

• Keterangan:

TP = Taksiran produksi ripping (m³/jam) J = Jarak ripping (meter)

FK = Faktor koreksi

F = Kecepatan maju (meter/menit) R = Kecepatan mundur (m/menit) Z = waktu tetap 2 3 P x J x 60 x FK TP= m /jam J J F R Z

• Taksiran Produksi Gabungan Dozing + Ripping

dimana :

TD = Taksiran produksi dozing (m³/jam) TR = Taksiran produksi ripping (m³/jam)

3

TD x TR

TP= m /jam TD + TR

Contoh

• Sebuah bulldozer digunakan untuk

pekerjaan ripping dozing. Bila produksi

dozing = 20 m³/jam dan produksi ripping = 703 m³/jam, berapakah produksi

gabungan ripping dozing? Jawab:

3 TD x TR 20 x 703

TP= = =19,46 m /jam

2. Taksiran Produksi Shovel/ Wheel Loader

• Shovel/ wheel loader umumnya digunakan untuk pekerjaan memuat material ke atas dump truck dan lain-lain. Oleh karena itu, taksiran produktivitasnya diarahkan pada pekerjaan pemuatan (loading).

• Namun, khusus untuk loader, disamping digunakan untuk loading juga dapat

digunakan untuk pengangkutan jarak

dekat (± 100 meter) yang dikenal dengan

• Langkah – Langkah :

1. Loading 4. Return and Dumping 2. Return and Carry 5. Returning to Loading 3. Hauling

Dalam dokumen 49129903 Alat Alat Berat PTM (Halaman 85-104)

Dokumen terkait