• Tidak ada hasil yang ditemukan

CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Dalam dokumen PT SEJAHTERA BINTANG ABADITEXTILE TbK (Halaman 34-38)

a. Pertimbangan dan Sumber Utama

Ketidakpastian Estimasi (lanjutan)

a. Judgment and Key Sources of Estimation Uncertainty (continued)

Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah

mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan.

The currency of the Company is the currency of the primary economic environment in which each entity operates. It is the currency that mainly influences the revenue and cost of rendering services.

b. Estimasi dan Asumsi b. Estimates and Assumptions

Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun / periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.

The main assumptions related to the future and the main sources of estimation uncertainty at the reporting date that have a significant risk of material adjustments to the carrying value of assets and liabilities within the next period end are disclosed below.

Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

The Company assumptions and estimates are based on reference available at the time the financial statements are prepared. Current condition and assumptions regarding future developments may change due to market changes or circumstances beyond the control of the Company. These changes are reflected in the related assumptions as incurred.

Penilaian untuk ECL Assessment for ECL

Perusahaan membentuk cadangan kerugian penurunan nilai pada tingkat yang dianggap memadai untuk menyediakan kemungkinan piutang tak tertagih. Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk piutang dagang untuk menghitung ECL. Perusahaan melakukan peninjauan berkala terhadap usia dan status akunnya, yang dirancang untuk mengidentifikasi akun yang mengalami penurunan nilai. Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, perkiraan kondisi ekonomi dan ECL adalah perkiraan yang signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi.

The Company maintains an allowance for impairment loss at a level considered adequate to provide for potential uncollectible receivables.

The Company uses a provision matrix for trade receivables to calculate ECLs. The Company performs a regular review of the age and status of it’s accounts, designed to identify accounts for impairment. The assessment of the correlation between historical observed default rates, forecasted economic conditions and ECLs is a significant estimate. The amount of ECLs is sensitive to changes in circumstances and of forecast economic conditions.

Sebelum penerapan PSAK 71, penurunan nilai piutang usaha ditetapkan jika terdapat bukti obyektif bahwa Perusahaan tidak akan dapat menagih semua jumlah yang jatuh tempo sesuai dengan jangka waktu hutangnya. Penilaian dilakukan pada setiap tanggal laporan posisi keuangan apakah terdapat indikasi penurunan nilai atau apakah terdapat indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui pada tahun-tahun sebelumnya mungkin sudah tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika hasil aktual berbeda dari jumlah yang awalnya dinilai, perbedaan tersebut akan mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat piutang usaha dalam tahun buku berikutnya. Nilai tercatat piutang usaha diungkapkan pada Catatan 5 atas laporan keuangan.

Prior to the adoption of PSAK 71, impairment of trade receivables is established when there is objective evidence that the Company will not be able to collect all amounts due according to original term of debts. An assessment is made at each statement of financial position date of whether there is any indication of impairment or whether there is any indication that an impairment loss previously recognized in prior years may no longer exist or may have decreased. Where the actual results differ from the amounts that were initially assessed, such differences will result in a material adjustment to the carrying amounts of trade receivables within the next financial year. The carrying amount of the trade receivables is disclosed in Note 5 to the financial statements.

AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued) b. Estimasi dan Asumsi (lanjutan) b. Estimates and Assumptions (continued)

Penyusutan Aset Tetap Depreciation of Fixed Assets

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Perusahaan menjalankan bisnisnya.

The acquisition costs of fixed assets are depreciated using the straight-line method over the estimated economic useful lives.

Management estimates the useful lives of fixed assets between 4 until 20 years. These are the common life expectancies applied in the industry.

Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.

Changes in the expected level of usage and technological developments may affect the economic useful lives and residual values of these assets and therefore future depreciation charges could be revised.

Jumlah tercatat nilai buku bersih aset tetap Perusahaan diungkapkan pada Catatan 13 atas laporan keuangan.

The carrying amount of the net book value of fixed assets as disclosed in Note 13 to the financial statements.

Imbalan Kerja Employees' Benefits

Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dan beban imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

The determination of the Company’s estimated liabilities for employees’ benefits and employee benefits expense is dependent on its selection of certain assumptions used by independent actuary in calculating such amounts. Those assumptions include among others, discount rates, future annual salary increase, annual employee turn-over rate, disability rate, retirement age and mortality rate.

Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan sebagaimana diatur dalam Catatan 2o atas laporan keuangan. Sementara manajemen Perusahaan berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material dapat mempengaruhi perkiraan jumlah liabilitas imbalan pasca kerja dan beban imbalan kerja karyawan.

Jumlah tercatat liabilitas diestimasi atas imbalan karyawan Perusahaan diungkapkan pada Catatan 22 atas laporan keuangan.

Actual results that differ from the Company’s assumptions are treated in accordance with the policies as mentioned in Note 2o to the financial statements. While the Company’s believes that its assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in the Company’s actual experience or significant changes in the Company’s assumptions may materially affect its estimated liabilities for employee benefit and employee’ benefits expense. The carrying amount of the Company’s estimated liabilities for employees’ benefits is disclosed in Note 22 to the financial statements.

Pajak Penghasilan Income Tax

Perusahaan selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada peraturan yang berlaku.

Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum terdapat ketetapan dari Direktur Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terhutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak penghasilan yang terhutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu.

The Company as tax payers calculate their tax obligation by self-assessment based on current tax regulations. The calculation is considered correct to the extent there is no tax assessment letter from the Director General of Tax for the tax reported amount or within five (5) years (maximum elapse tax period) there is tax assessment letter issued. The difference in the income tax liabilities might arise from tax audit, new tax evidences and different interpretation on certain tax regulations between management and the tax officer.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

b. Estimasi dan Asumsi (lanjutan) b. Estimates and Assumptions (continued)

Pajak Penghasilan (lanjutan) Income Tax (continued)

Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan pajak, hutang pajak, beban pajak dan aset pajak tangguhan.

Any differences between the actual result and the carrying amount could affect the amount of tax claim, tax obligation, tax expense and deferred tax assets.

Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.

The Company recognize liabilities for expected corporate income tax issues based on estimates of whether additional corporate income tax will be due. Further details are disclosed in Note 9.

4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS

Rincian kas dan bank adalah sebagai berikut: The details of cash on hand and in banks are as follows:

2020 2019

Kas Cash on hand

Rupiah 2.279.641.746 2.182.093.144 Rupiah

Valuta asing 4.774.783.555 1.440.153.475 Foreign exchange

Sub-jumlah 7.054.425.301 3.622.246.619 Sub-total

Bank Cash in banks

Rupiah Rupiah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 496.466.223 970.930.069

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk 478.608.299 2.011.798.397

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Central Asia Tbk 41.026.372 720.167.663 PT Bank Central Asia Tbk

PT Bank Sinarmas Tbk 37.009.156 25.728.107 PT Bank Sinarmas Tbk

PT Bank Maybank Tbk 30.798.272 - PT Bank Maybank Tbk

PT Bank HSBC Indonesia 30.364.930 11.870.757 PT Bank HSBC Indonesia

PT Bank Danamon Indonesia

Tbk 5.301.030 35.311.176

PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Victoria International

Tbk 2.223.312 -

PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Mayapada

International Tbk 1.630.000 -

PT Bank Mayapada International Tbk

Dolar Amerika Serikat United States Dollar

PT Bank Central Asia Tbk 124.938.793 38.316.327 PT Bank Central Asia Tbk

PT Bank Maybank Tbk 66.605.691 - PT Bank Maybank Tbk

PT Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk 58.692.216 545.247.934

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

PT Bank HSBC Indonesia 33.592.351 395.236.714 PT Bank HSBC Indonesia

PT Bank Sinarmas Tbk 13.963.960 - PT Bank Sinarmas Tbk

Sub-jumlah 1.421.220.605 4.754.607.144 Sub-total

Jumlah 8.475.645.906 8.376.853.763 Total

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, tidak terdapat saldo kas dan bank yang ditempatkan kepada pihak berelasi.

As of December 31, 2020 and 2019, there is no cash on hand and in banks placed with related parties.

Rincian piutang usaha adalah sebagai berikut: The details of trade receivables are as follows:

Berdasarkan pelanggan Based on customers

2020 2019

Ekspor Export

Aneksteam., Ltd 1.341.088.501 348.905.804 Aneksteam., Ltd

Han Mact And G Co., Ltd 827.992.004 348.253.873 Han Mact And G Co., Ltd

Al-Hamedi Textiles., Ltd 660.761.654 - Al-Hamedi Textiles., Ltd

Tauseef Enterprises (PVT) Ltd 608.068.740 - Tauseef Enterprises (PVT) Ltd

PCF Trinity., Ltd 566.754.574 - PCF Trinity., Ltd

Arona Mop Products

Manufacturing SDN. BDP 516.151.783 171.959.401

Arona Mop Products Manufacturing SDN. BDP

Natalia Elizabeth 390.663.785 - Natalia Elizabeth

Industrial Hand Protection Lim 325.019.950 - Industrial Hand Protection Lim

Circulo S.A 288.871.067 - Circulo S.A

Adams Caps and Textiles Ltd - 408.584.599 Adams Caps and Textiles Ltd Lain-lain (masing- masing di

bawah Rp 300.000.000) 602.873.431 494.762.713

Others (each below Rp 300,000,000)

Sub-jumlah 6.128.245.489 1.772.466.390 Sub-total

Lokal Local

CV Vhileo 5.104.669.526 - CV Vhileo

PT Trimitra Bina Usaha Mandiri 2.009.270.341 5.948.723.500

PT Trimitra Bina Usaha Mandiri PT Sumber Lancar Cemerlang 1.468.237.498 1.800.672.970 PT Sumber Lancar Cemerlang PT Dragon Product Indonesia 1.438.250.000 1.197.850.028

PT Dragon Product Indonesia

PT Solarindo Wahana 943.949.998 314.799.941 PT Solarindo Wahana

PT New Suburtex 851.972.000 3.010.000.100 PT New Suburtex

PT Deli Jaya Global Perkasa 845.600.000 1.152.100.019 PT Deli Jaya Global Perkasa

Siti Rohani 639.465.597 - Siti Rohani

Nur Hidayat 557.340.000 - Nur Hidayat

Ripan 455.422.972 - Ripan

Edi Mulyana 429.049.998 - Edi Mulyana

Imas 423.149.997 - Imas

Samai 412.500.000 - Samai

Dadang 406.751.657 - Dadang

Apendi 376.250.000 - Apendi

Centi 357.500.000 - Centi

Alfa 337.500.000 - Alfa

PT Vino Multi Visco 315.000.000 191.250.000 PT Vino Multi Visco

Deden 306.393.730 - Deden

Lain-lain (masing-masing di bawah

Rp 300.000.000) 6.934.567.764 20.072.628.625

Others (each below Rp 300,000,000)

Sub-jumlah 24.612.841.078 33.688.025.183 Sub-total

Dikurang pencadangan penurunan

piutang usaha (5.267.979.078 ) -

Less allowance for impairment of trade receivables

Jumlah - bersih 25.473.107.489 35.460.491.573 Total - net

Berdasarkan mata uang Based on currency

2020 2019

Rupiah 24.612.841.078 33.688.025.183 Rupiah

Dolar Amerika Serikat 6.128.245.489 1.772.466.390 United States Dollar

Sub-jumlah 30.741.086.567 35.460.491.573 Sub-total

Dikurang pencadangan penurunan

piutang usaha (5.267.979.078 ) -

Less allowance for impairment of trade receivables

Jumlah - bersih 25.473.107.489 35.460.491.573 Total - net

5. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA (lanjutan) 5. TRADE RECEIVABLES – THIRD PARTIES

Dalam dokumen PT SEJAHTERA BINTANG ABADITEXTILE TbK (Halaman 34-38)