Alat untuk mengoperasikan dan memelihara sebuah kolam kolam stabilisasi harus disimpan di gudang di dekat lokasi kolam. Bersihkan semua alat dan simpan dalam kondisi yang baik. Buatlah catatan yang menunjukkan semua kegiatan pemeliharaan.
Tabel 5. Contoh Catatan Pemeliharaan Kolam Stabilisasi
Tanggal Tugas
1 Jan 2008 Memotong Rumput dan Ilalang di Tanggul. Mencabuti rumput yang tumbuh di tepian kolam; membuang rumput yang sudah dicabut.
5 jan 2008 Dengan perahu mengambili sampah yang menutupi saringan pelindung outlet
1 Feb 2008 Memotong dan Membuang rumput dan ilalang di tanggul. 15 Mar 2008 Memotong dan Membuang rumput dan ilalang di tanggul.
30 Mar 2008 Dengan perahu, memecahkan lembaran algae yang muncul dipermukaan kolam.
10 April 2008 Dengan perahu, mengukur ketebalan lumpur. Hasil pengukuran tebal lumpur 1,5 meter. Hasil bagus.
28 April 2008 Memotong rumput dan ilalang di tanggul. Mencabuti rumput yang tumbuh di tepian kolam; membuang rumput yang sudah dicabut.
e. Pemeliharaan rutin
Begitu kolam mulai berfungsi dalam kondisi yang mapan, pemeliharaan rutin yang diperlukan adalah pemeliharaan minimal, walau demikian sangat diperlukan supaya dapat beroperasi dengan baik. Kegiatan perawatan rutin yang utama adalah:
Membuang grit atau bahan yang tersaring dari unit pengolahan awal Memotong rumput di tanggul kolam
Membuang scum dan makrofita mengambang dari permukaan kolam fakultatif dan kolam maturasi.
Jika lalat berkembang biak dalam jumlah besar pada scum di kolam anaerobik, scum harus dipecah dan ditenggelamkan dengan semprotan air.
34
Memperbaiki setiap kerusakan pada kolam yang disebabkan oleh hewan pengerat atau atau hewan penggali lainnya.
Memperbaiki setiap kerusakan di pagar dan gerbang.
f. Pegurasan Lumpur
Sesuai dengan nilai desain, berapa lumpur yang akan terkumpul setiap tahun dalam kolam anaerobik. Lumpur harus dikuras/ dikurangi jika sudah mencapai sepertiga dari kapasitas lumpur maksimal
Sludge yang terkumpul sebaiknya diambil dan dibuang dari kolam anaerobik sekali setiap tahun.
Alat penyedot lumpur hendaknya cukup memadai, seperti unit penyedot kontinus, kompresor udara dan kapal.
g. Pembuangan lumpur
Sludge drying bed dibagi jadi 3 (tiga) bagian jalur operasi, artinya secara bergantian sludge drying bed akan dioperasikan untuk isi, pengeringan, kuras dan rawat .
Lumpur yang terkumpul di kolam anaerobik disalurkan ke sludge drying bed lewat sludge discharge unit atau secara manual setahun sekali.
Pengisian sludge drying bed harus dilakukan dari kolam ke kolam. Jika konsentrasi lumpur sebesar 20%, dan kapasitas serta lama operasi unit pompa diketahui, maka dapat dihitung pengisian kolam akan penuh dalam berapa hari .
Lumpur yang sudah berada dalam drying bed akan terpisah menjadi lapisan atas yang bening dan lapisan bawahnya yang kental. Atur pintu air/stop log supaya lapisan bening bagian atas dapat dibuang keluar dan masuk ke kolam pengolahan lagi. Atur pintu tersebut berulang ulang sehingga konsentrasi lumpur semakin kental dan tidak mau memisah lagi beningannya.
Setelah itu lumpur dikeringkan dengan sinar matahari selama 2 (dua) atau 3 (tiga) bulan sampai bisa diambil dengan sekop. Lumpur yang sudah kering bisa diangkut dengan truk dan dibuang ke tempat pembuangan sludge atau dibuat pupuk.
h. Kebersihan Lingkungan
Instalasi pengolahan air limbah dapat saja menjadi kotor karena operasi-operasi seperti halnya memindahkan pasir dari grit chamber, memindahkan sludge yang terkumpul dari anaerobik lagoon, memindahkan lumpur kering dari sludge drying bed, dan lain sebagainya. Gunakan service water pump untuk memelihara kebersihan instalasi pengolahan limbah. Sediakan beberapa titik strategis tempat kran air dengan tekanan pompa service ini.
Sediakanlah beberapa hose station pada beberapa lokasi yang strategis, setiap hose station ada sebuah kotak yang berisi peralatan seperti selang, sikat, sprayer.
35
Sebelum mengoperasikan pompa air, siapkan selang untuk area yang akan dibersihkan, baru kemudian operasikan pompa . pompa air bisa dioperasikan dengan menekan tombol on/off pompa.
i. Pemeliharaan Peralatan
Adalah penting untuk menjalankan tugas-tugas pemeliharaan yang layak supaya tercapai fungsi dan kinerja instalasi pengolahan limbah yang baik. Manual ini berisi kegiatan-kegiatan pemeliharaan instalasi pengolahan limbah sistem kolam stabilisasi. Personil yang terlibat harus detail dalam memahami dan memelihara agar instalasi ini senantiasa dalam kondisi yang baik. Pemeliharaan harus dilakukan secara periodik sesuai dengan suatu standar yang spesifik:
1) Inspeksi Harian
Pemeriksaan harian ditetapkan pada jam yang sama setiap hari untuk melihat apakah ada kelainan/ anomali pada mesin atau peralatan yang sedang berkerja. Hasil inspeksi dicatat dalam Tabel Inspeksi Harian
2) Inspeksi Periodik
Inspeksi periodik dilakukan menurut standar inspeksi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Ini dimaksudkan untuk memahami kondisi abrasi / ke-aus-an dan kelapukan pada mesin dan peralatan yang ada, sehingga dapat dilakukan perbaikan dan penggantiannya secara sistematis. Jika ditemukan cacat atau kerusakan, langkah-langkah perbaikan harus dilakukan saat itu juga. Hasil pemeriksaan harus dicatat.
3) Standar Inspeksi/Pemeliharaan
Dengan inspeksi tahunan, 6 (enam) bulanan, 4 (empat) bulanan, bulanan atau harian, item dan hasil inspeksi tiap-tiap mesin dan peralatan harus dicatat seperti berikut ini:
36
Tabel 6. Contoh Catatan Pemeriksaan Harian
Tanggal: _______________
No Nama Servis Item Pemeriksaan Hasil
Pemeriksaan
Keterangan
1 Pompa angkat 1 2
Suara, getaran, dan panas Pengukuran Arus Listrik
Temperatur Bearing (diukur dengan tangan)
2 Gate / Pintu air 1 Minyak pada bagian berulir pada spindle
3 Sand Pump 1 Penurunan flow rate akibat penyumbatan 4 Cyclone
Separator / Screw Separator
1 Catatan pasir yang dipindahkan dari sand pot
5 Aerator (jika ada)
1 2
Pengukuran Arus Listrik
Temperatur Bearing (diukur dengan tangan)
6 Service Water Pump
1 2
Suara, getaran, dan panas
Temperatur Bearing (diukur dengan tangan) 7 Derek / Rake screen 1 2 3 Suara
disimpan dan diberi tutup jika tidak sedang digunakan
pemeriksaan aspek keamanan saat pengoperasian
8 Saringan kasar (Coarse ScreenI
1 Membersihkan sludge dari saringan dan memeriksa catatannya. 9 Unit Pembuangan Lumpur 1 2 Kebocoran pengoperasian Pompa /
pengoperasian kapal keruk 10 Engine
generator
1
2 3
Jumlah minyak pelumas, air pendingin dan minyak bahan bakar
air cleaner
kekencangan pada belt, kabel, dll
Keterangan: √ Dalam kondisi baik X Tidak baik/rusak
37
j. Pemeliharaan Trunk Sewer/Saluran Limbah Utama
Saluran limbah harus terus menerus menyalurkan limbah ke instalasi pengolahan air limbah. Patroli harus memeriksa setiap manhole (lubang masuk gorong-gorong) di trunk sewer secara periodik. Saat pemeriksaan, semua sampah seperti grit, kantong plastik, atau benda asing lainnya yang terkumpul di manhole harus dibuang sampai tuntas.
k. Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah
Unit IPAL secara keseluruhan dicek dan dicatat semua aktivitas yang dilakukan oleh operator. Untuk memudahkan pemeriksaan pada kegiatan pemeliharaan IPAL, buatlah tabel pencatatan seperti contoh dibawah ini, sehingga pekerjaan pemeliharaan bisa lebih sistematis.
Tabel 7. Contoh Catatan Pemeriksaan Mingguan
Tanggal: _____________________
No Nama Servis Item Pemeriksaan Hasil
Pemeriksaan
Keterangan
1 Lift pump 1
2
Memeriksa tinggi permukaan minyak pada grease tank dan pengisian kembali minyak pelumas 2 Aerator (jika ada) 1 2 Minyak pelumas Kekencangan belt 3 Service water pump 1 Minyak pelumas 4 Derek / Rake screen 1 Minyak pelumas 5 Unit Pembuangan Lumpur 1 2 3
Inlet pompa/float switch (tersumbat oleh lumpur)
sambungan pipa yang longgar
sambungan kabel/selang yang longgar
Keterangan: √ Dalam kondisi baik X Tidak baik/rusak
38
Tabel 8. Contoh Catatan Pemeriksaan Bulanan
Tanggal: _______________
No Nama Servis Item Pemeriksaan Hasil
Pemeriksaan
Keterangan
1 Lift pump 1 Mengencangkan baut yang longgar (termasuk baut pondasi)
2 Aerator (jika ada)
1 Kekencangan drive belt 3 Unit Pembuang
Lumpur
1 Mengencangkan baut yang longgar 4 Derek /
Rake screen
1 Pengoperasian tanpa beban untuk mencegah tidak mengoperasikan dalam waktu yang lama, karena generator tidak dalam pengoperasian secara konstan
perubahan air pendingin perubahan oli
perubahan minyak bahan bakar 5 Generator 1 Pengoperasian tanpa beban untuk
mencegah tidak mengoperasikan dalam waktu yang lama, karena generator tidak dalam pengoperasian secara konstan. perubahan air pendingin
perubahan minyak bahan bakar
Keterangan: √ Dalam kondisi baik X Tidak baik/rusak
Tabel 9. Contoh Catatan Pemeriksaan Catur Wulanan
Tanggal: _____________
No Nama Servis Item Pemeriksaan Hasil
Pemeriksaan
Keterangan
1 Lift pump 1 Penggantian minyak pelumas 2 Gate / pintu air 1 Pemberian grease baru pada spindle 3 Sand pump 1 pemeriksaan dan mengisi kembali
minyak pelumas
4 Aerator (jika ada) 1 Mengganti minyak pelumas
Keterangan: √ Dalam kondisi baik X Tidak baik/rusak
39
Tabel 10. Contoh Catatan Pemeriksaan 6 (enam) Bulanan
Tanggal : ______________
No Nama Servis Item Pemeriksaan Hasil
Pemeriksaan Keterangan 1 Service water pump 1 Penggantian minyak pelumas 2 Engine Generator 1 Penggantian minyak pelumas
Keterangan: √ Dalam kondisi baik X Tidak baik/rusak
Tabel 11. Contoh Catatan Pemeriksaan Tahunan Tanggal: ___________
No Nama Servis Item Pemeriksaan Hasil
Pemeriksaan Keterangan 1 Lift pump 1 2 3 Memperbaharui coating
Overhaul pada driving section
Abrasi pada saringan
membuang pasir dari bagian hisap 2 Gate / pintu air 1
2 3
memperbaharui coating
karat dan abrasi pada gate
sampah yang menempel permukaan water-stop dan karat serta kerusakannya
3 Sand pump 1 2 3
memperbaharui coating
bagian dalam impeller
perubahan dalam minyak pelumas
motor test insulation
onderdil yang perlu diganti 4 Cyclone separator / Screw separator 1 2 memperbaharui coating overhaul
5 Aerator (jika ada) 1 2 3
memperbaharui coating overhaul bagian bergerak onderdil yang perlu diganti 6 Service water pump 1
2
memperbaharui coating overhaul bagian yang bergerak onderdil yang perlu diganti
No 7 D 8 S 9 U L Ketera 6. P a. P Nama Ser Derek / rake Screen Unit Pembuan Lumpur angan: √ Dalam X Tidak PENGOPER Pengendapa Jika mem Ga Tabel 1 rvis 1 2 3 1 ngan 1 2 3 m kondisi baik baik/rusak RASIAN UN an /Sedimen makai tangki ambar 25. Ta 11. Contoh C Item Mengganti o Mengganti o Memperbaha Memperbaha memperbaha overhaul bag abrasi katup-NIT PENGO ntasi awal i pengendapa angki Pengen (Sumber: M