Pola Sertifikasi Bidang K3
D. DAFTAR UNIT KOMPETENSI
5.1 Suatu daftar bahaya disimpan, relevan di tempat kerja
5.2 Tingkat wewenang dalam organisasi digunakan dalam identifikasi risiko 5.3 Hasil identifikasi bahaya dan penilaian
risiko didokumentasikan dan
dikomunikasikan kepada personil kunci dan pemangku kepentingan
VI. Batasan Variabel
Teknik yang sesuai dapat mencakup:
wawancara
simulasi
pengujian informasi dan data yang relevan
inspeksi
batas waktu tindakan dan kejadian
menggunakan model kejadian Insiden adalah :
suatu kejadian yang mengakibatkan atau memiliki potensi untuk cidera, penyakit, kerusakan atau kerugian
Tindakan dan kejadian :
Termasuk semua tindakan dan kejadian yang memberikan konstribusi terjadinya insiden
Memerlukan informasi kejadian sebelumnya untuk satu atau beberapa tahun ke belakang untuk mengidentifikasi kebijakan yang berperan terhadap terjadinya insiden
Fakta tentang insiden termasuk sistem, manusia, peralatan, material, alat kerja, waktu , bentuk cidera dan lainnya
Bahaya adalah :
Suatu sumber atau situasi yang berpotensi menyebabkan cidera pada manusia atau penyakit akibat kerja, kerusakan properti, lingkungan atau kombinasi semuanya
Bahaya daapat dikelompokkan menurut aspek Keselamatan, Higiene Industri, Kesehatan Kerja dan Ergonomi.
Sumber informasi dan data tempat kerja dapat mencakup:
bahaya, insiden dan laporan investigasi
inspeksi tempat kerja
notulen rapat penyelidikan insiden
laporan
audit
material safety data sheets (MSDSs) dan pencatatan
perundangan, standar, manual pabrik, dan spesifikasi yang tersedia di tempat kerja
Sumber informasi dan data eksternal dapat mencakup:
badan regulator
standar Indonesia (SNI)
lembaga industri
asosiasi pengusaha
serikat pekerja
spesialis K3
lembaga profesi K3
websites, jurnal dan surat kabar
manual pabrik dan spesifikasi
Pemangku kepentingan antara lain :
manajer
penyelia
representatif K3
Komite K3 (P2K3)
pekerja
masyarakat sekitar Personel kunci termasuk:
manajer dari area lainnya
personal yang terlibat dalam membuat keputusan K3 atau yang terkena dampak keputusan
Spesialis K3 dapat dari internal atau eksternal organisasi dan termasuk :
ergonomis
higienis industri
ahli kesehatan kerja
safety engineer
profesional K3
dll
Teknik dan perangkat dapat mencakup:
proses tempat kerja , survey dan inspeksi
wawancara
prosedur identifikasi bahaya dengan menggunakan daftar periksa
material safety data sheets (MSDS)
pemetaan
Prosedur Identifikasi bahaya dapat mencakup:
Teknik kualitatif dan kuantitatif untuk aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, Higiene Industri dan Ergonomi
kajian dari : - catatan K3
- laporan insiden dan bahaya - investigasi
- registrasi bahan berbahaya
- catatan unit proses dan peralatan pemeliharaan
identifikasi partisipasi pekerja melalui sistem pelaporan bahaya
masukan dari manajer, komite K3 dan proses konsultasi lainnya
Risiko adalah :
kemungkinan sesuatu akan terjadi yang mengakibatkan suatu cidera atau kerusakan
diukur dalam konteks konsekuensi (cidera atau kerusakan) dan kemungkinan dari kosekuensi
Peringkat penilaian risiko dapat mencakup:
daftar periksa dan alat bantu lainnya yang termasuk dalam pedoman praktis, manual, standar dan dokumentasi
Registrasi bahaya termasuk:
Daftar bahaya
lokasi
batasan skenario atau kondisi dimana kemungkinan cidera atau kerusakan dapat terjadi
hasil analisa risiko berkaitan dengan bahaya Tingkat wewenang :
pembatasan tindakan yang diperlukan untuk menghadapi risiko
VII. Panduan Penilaian
Pedoman pembuktian ini merupakan panduan dan informasi untuk melakukan pengujian dan penilaian kompetensi yang diperlukan untuk unit ini.
Pedoman pengujian ini memuat persyaratan umum dan khusus yang diperlukan untuk memenuhi standar kompetensi dalam unit ini.
Pedoman pengujian ini merupakan bagian integral dari unit kompetensi ini sehingga harus dipahami dan dijabarkan bersama elemen kompetensi lainnya.
Persyaratan umum kompetensi
Kandidat yang akan menunjukkan kompetensi dalam unit ini harus mampu memperlihatkan dan memperagakan kemampuan dan keahlian berkaitan identifikasi bahaya dan penilaian risiko di tempat kerja
Pembuktian khusus yang disyaratkan
Panduan penilaian ini merupakan acuan dalam melakukan penilaian kompetensi menurut unit kompetensi ini. Panduan ini memuat tinjauan umum mengenai persyaratan penilaian dilanjutkan dengan identifikasi persyaratan khusus yang diperlukan dalam melakukan penilaian.
Peran dan tanggung jawab menurut perundangan K3 dari pengusaha termasuk penyelia, kontraktor pegawai pengawas K3 dan sebagainya
Persyaratan perundangan untuk data dan informasi K3 dan konsultasi
Persyaratan untuk penyimpanan rekaman, kerahasiaan dan perundangan lainnya yang sesuai
Perundangan K3 yang berlaku secara nasional atau sektoral
Perbedaan antara bahaya dan risiko
Risiko sebagai ukuran ketidakpastian dan faktor yang mempengaruhi risiko
Persyaratan menurut perundangan bahaya K3 dan kode praktis
Prinsip dasar sebab kecelakan dan proses cidera
Karakteristik, mekanisme dan ukuran dari berbagai jenis bahaya besar (major hazards)
Dasar psikologi yang relevan untuk memahami mekanisme dari bahaya pisik, biologis dan faktor kimia pada tubuh manusia dan bagaimana terjadinya cidera
Hirarki pengendalian dan pertimbangan dalam memilih cara pengendalian yang berbeda
Jenis perangkat indentifikasi bahaya termasuk JSA
Keterbatasan daftar periksa bahaya dan risiko generik dan proses peringkat risiko
Batasan teknik analisa/evaluasi risiko, perangkat, aplikasi serta keterbatasannya.
Prinsip dan praktik pendekatan sistematis mengelola K3
sumber informasi dan data internal dan eksternal Pengetahuan dan pemahaman yang disyaratkan
Bagaimana proses terjadinya risiko terhadap tenaga kerja dan lingkungan kerja serta pendekatan sistematis untuk mengelola risiko antara lain .
struktur dan organisasi tempat kerja misalnya paruh waktu, pekerja biasa dan pekerja kontrak, pergiliran shift kerja, lokasi geografis, dll
Latar belakang budaya dan keragaman tempat kerja
Pengetahuan tentang kebijakan K3 organisasi dan prosedur
Bentuk tempat kerja (termasuk proses alir, perencanaan dan pengendalian) serta bahaya yang relevan dengan tempat kerja tertentu.
Personal kunci termasuk “faktor perubahan” dalam struktur manajemen perusahaan.
Persyaratan keahlian dan atribut
Kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain dari berbagai latar belakang tingkatan sosial, budaya dan etnis dan kemampuan fisik dan mental.
Kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan personal pada berbagai jenjang dalam organisasi dan spsialis K3 dan jika diperlukan organisasi tanggap darurat.
Kemampuan untuk mengelola pekerjaannya dalam waktu yang ditetapkan
Kemampuan untuk menganalisis informasi & data tempat kerja terkait, membuat observasi yang mencakup tugas dan kegunaan tempat kerja serta interaksi antara pekerja, aktivitas, peralatan, lingkungan dan sistem.
Kemampuan menggunakan teknologi komputer dasar dan sistem informasi untuk mengakses informasi dan data K3 internal dan eksternal.
Menunjukkan perhatian terhadap detil ketika melakukan observasi dan pencatatan hasil
Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan kaitan antara aktivitas yang berbeda di tempat kerja
Produk yang digunakan untuk pembuktian dapat termasuk :
dokumen yang digunakan untuk menginformasikan dan melaporkan kepada pihak dan organisasi lain
daftar periksa lengkap
email, surat, laporan dan catatan lainnya untuk mengidentifikasi bahaya dan penilaian risiko
laporan pihak lainnya seperti penyelia, manajer dan spesialis K3
Proses yang dapat digunakan sebagai eviden termasuk:
bagaimana pengetahuan, keahlian dan teknik identifikasi bahaya dan penilaian risiko dijalankan dalam organisasi
Laporan dari pihak lain, penasehat teknis dan faktorsi yang dihubungi sebagai bagian dari proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko
Pertemuan/rapat dan forum pelatihan dan penjelasan
Aktivitas konsultasi
Implikasi Sumber daya untuk penilaian termasuk
Akses ke tempat kerja
Laporan-laporan dari pihak lain dikonsultasikan dalam mengembangkan interaksi yang diperlukan antar pihak yang terkait dalam proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko
Akses ke peraturan yang relevan, standar, guidelines dan informasi & data.
Validasi dan kelayakan eviden memerlukan:
Setidak-tidaknya ada tiga contoh aktivitas identifikasi bahaya dan penilaian risiko untuk berbagai jenis bahaya yang ditunjukkan kandidat sesuai dengan konteks operasional tertentu
Bahwa jika penilaian sebagai bagian dari proses pengalaman, pembuktian harus dihimpun dari suatu periode waktu, melibatkan penilaian formatif dan sumatif.
Jika menyangkut akses ke tempat kerja actual, bagian dari penilaian akan mencakup aktivitas berbasis proyek, skenario, studi kasus, permainan peran atau implementasi aktual dari identifikasi bahaya dan proses penilaian risiko
Penilaian terintegrasi artinya:
bahwa unit kompetensi ini dapat dinilai sendiri atau sebagai bagian dari aktivitas penilaian unit kompetensi lainnya yang relevan. Disarankan agar unit ini dikaitkan dengan Unit KKK.00.02.004.01 Konstribusi untuk implementasi strategi
pengendalian risiko K3
Kompetensi Kunci Tingkat
Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisis informasi 2
Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 2
Merencanakan mengorganisir aktifitas-aktifitas 2
Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok 2
Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
Memecahkan masalah 2
Menggunakan teknologi 2