• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR GAMBAR

Dalam dokumen KABUPATEN LOMBOK UTARA (Halaman 23-32)

Gambar Halaman

1.1 Hubungan Antar Dokumen Perencanaan ... I-6 2.1 Grafik Luas Wilayah Kab. Lombok Utara (km2) ... II-2 2.2 Peta Administrasi Kabupaten Lombok Utara ... II-3 2.3 Peta Kelerengan Kabupaten Lombok Utara ... II-7 2.4 Endapan Sungai Bentek ... II-11 2.5 Outcrop breksi pada dinding kaldera rinjani yang merupakan anggota Formasi Gunungapi Tak Terpisahkan (Qhv) ... II-12 2.6 Outcrop batuan lava penciri Formasi Lokopiko yang dijumpai di Dasan Belek Kecamatan Kayangan ... II-12 2.7 Outcrop lava yang merupakan anggota dari Formasi Kalibalak yang dijumpai di daerah Malaka Kecamatan Pemenang ... II-13 2.8 Peta Geologi Regional dilayout oleh BPBD Kab. Lombok Utara II-13 2.9 Peta Pola Aliran Sungai Kab. Lombok Utara ... II-14 2.10 Peta Kondisi Air Bersih di Kab. Lombok Utara... II-15 2.11 Peta Guna Lahan Kabupaten Lombok Utara ... II-16 2.12 Peta Kepadatan Penduduk Menurut Desa ... II-18 2.13 Angka Kemiskinan Tahun 2010-2017 ... II-23 2.14 Grafik Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lombok Utara Berdasarkan Perhitungan Metode Baru Tahun 2010 -2016 .. II-25 2.15 Grafik Indeks Pembangunan Manusia Kab./Kota di Prov. NTB dan Pertumbuhannya Tahun 2016 ... II-25 2.16 Grafik Angka Partisipasi Sekolah Th 2012-2016 ... II-27 2.17 Grafik Angka Melek Huruf Penduduk Usia 15 Tahun Keatas (%) Rata-rata Lama Sekolah Penduduk Usia 25 Tahun Keatas (Tahun) Th 2012-2016 ... II-27 2.18 Grafik Lapangan Kerja Utama Penduduk Tahun 2012-2015 . II-29 2.19 Peta Ibu Hamil Kurang Energi Kronis ... II-34 2.20 Peta Ibu Hamil Anemia ... II-35 2.21 Peta Balita Gizi Kurang/Bawah Garis Merah ... II-36 2.22 Peta Desa dengan Penyakit TBC Positif ... II-37 2.23 Grafik Capaian Kinerja Urusan Tenaga Kerja ... II-46 2.24 Grafik Distribusi Persentase PDRB Kab. Lombok Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 2014-2016 II-49 2.25 Grafik Kunjungan Wisatawan Tahun 2011-2016 ... II-55 3.1 Proporsi Realisasi Belanja Langsung dan Tidak Langsung .... III-10 3.2 Diagram kerusakan dan kerugian ... III-22 3.3 Proporsi rencana sumber pendanaan rehabilitasi dan

rekonstruksi ... III-27 4.1 Peta Ancaman Banjir Bandang Kabupaten Lombok Utara .... IV-4

4.2 Peta Risiko Bencana Banjir Bandang Kab. Lombok Utara ... IV-5 4.3 Peta lokasi terdampak banjir bandang 4 November 2016 di Kecamatan Pemenang ... IV-6 4.4 Peta Ancaman Bencana Cuaca Ekstrim Kab. Lombok Utara . IV-7 4.5 Peta Risiko Bencana Cuaca Ekstrim Kab, Lombok Utara ... IV-7 4.6 Peta Ancaman Bencana Banjir Kabupaten Lombok Utara ... IV-8 4.7 Peta Risiko Bencana Banjir Kab. Lombok Utara ... IV-9 4.8 Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Rinjani ... IV-10 4.9 Peta ancaman bencana erupsi gunungapi Kab, Lombok Utara IV-13 4.10 Peta Ancaman Bencana Gempa Bumi Kab, Lombok Utara .... IV-14 4.11 Peta Risiko Bencana Gempa Bumi ... IV-15

4.12 Peta seismisitas gempa di NTB menurut magnitude (2008–2017) ... IV-16

4.13 Peta sebaran gempa di NTB menurut kedalaman gempa (2008–2017) ... IV-16 4.14 Peta Sebaran Pusat Gempa Lombok pada Bulan Juli sampai dengan 13 September 2018 ... IV-18 Lombok Utara Menurut Wilayah ... IV-20 4.18 Peta Ancaman Kekeringan Kab. Lombok Utara ... IV-22 4.19 Peta Risiko Bencana Kekeringan Kabupaten Lombok Utara .. IV-22 4.20 Peta jumlah dropping air bersih oleh BPBD Kab. Lombok Utara Tahun 2017 ... IV-24 4.21 Peta Ancaman Longsor Kab. Lombok Utara ... IV-25 4.22 Peta Risiko Bencana Longsor Kabupaten Lombok Utara ... IV-26 4.23 Peta Ancaman Tsunami Kab. Lombok Utara ... IV-27 4.24 Peta Risiko Bencana Tsunami Kabupaten Lombok Utara ... IV-27 4.25 Kerusakan Ruas Jalan Nasional di Kec. Gangga ... IV-32

4.26 Wisatawan mancanegara keluar dari lokasi wisata Gili Trawangan ... IV-34

4.27 Kerusakan salah satu sekolah di Kabupaten Lombok Utara . IV-36 4.28 Presiden RI meninjau Kerusakan RSUD Tanjung ... IV-38 4.29 Kerusakan Masjid Lading-lading ... IV-39 4.30 Kantor Bupati Lombok Utara sebelum dirubuhkan dan setelah dirubuhkan ... IV-41 4.31 Kantor sementara pemerintahan Kabupaten Lombok Utara . IV-41 4.32 Isu Strategis Pembangunan Kabupaten Lombok Utara Tahun

2016-2021 ... IV-78 6.1 Diagram Strategi Penanggulangan Kemiskinan Holistik Integratif Berbasis Wilayah/Spasial (Level 1) ... VI-10

6.2 Diagram Strategi Holistik Integratif Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal (Peningkatan Produksi Pertanian Lahan Kering/Quick Wins) (Level 2) ... VI-11 6.3 Diagram Strategi Holistik Integratif Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal (Pengolahan/Industrialisasi Hasil Pertanian/Quick Wins) (Level 2) ... VI-12 6.4 Diagram Strategi Peningkatan Status Gizi Ibu dan Anak Holistik Integratif Berbasis Wilayah/Spasial ... VI-13 6.5 Strategi Pembangunan Nasional 2015-2019 ... VI-16

I-1

Lampiran : Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor : 5 Tahun 2019

Tanggal : 11 Juni 2019

Tentang : Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun 2016-2021

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Tanggal 29 Juli 2018 pada pukul 05:47:39 WIB dan 5 Agustus 2018 Pukul 18:46:35 WIB telah terjadi gempa dengan guncangan cukup besar dengan magnitude masing- masing 6.4 dan 7.0 SR. Dua gempa ini diselingi oleh banyaknya gempa susulan baik yang bisa dirasakan maupun tidak. Adapun jumlah penduduk terpapar sangat tinggi dimana hampir semua masyarakat Kabupaten Lombok Utara terkena dampak yang diakibatkan.

Dampak gempa di Lombok Utara menyebabkan sebanyak 481 jiwa meninggal dunia, dimana hingga tanggal 18 September 2018 sebanyak 101.735 jiwa mengungsi.Banyak bangunan rumah mengalami kerusakan dengan rumah rusak berat, rusak sedang maupun rusak ringan. Selain itu, berbagai fasilitas ekonomi (pasar, pertokoan, perhotelan dan akomodasi lainnya), fasilitas umum dan sosial, kantor pemerintahan, sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, air bersih serta layanan publik lainnya terganggu. Beberapa fasilitas umum dan kantor pemerintahan yang mengalami rusak berat yakni, 1 (satu) unit rumah sakit umum daerah, 8 (delapan) unit Puskesmas dan 45 unit Puskesmas Pembantu, polindes, poskesdes, poyandu yang tersebar di 5 (lima) kecamatan sehingga sampai dengan hari ke-4 sesudah kejadian tidak dapat memberikan pelayanan. Selain itu, bangunan kantor pemerintahan sebagian besar mengalami kerusakan termasuk peralatan kantor yang dimiliki sehingga tidak dapat memberikan pelayanan seperti semestinya.

Dengan kejadian bencana yang berdampak sangat masif, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016-2021 telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016, perlu dilakukan revisi RPJMD sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021

I-2

Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Selain kejadian bencana perlunya perubahan RPJMD disebabkan oleh :

1. Amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Utara, yang menyatakan bahwa dokumen perencanaan agar disesuaikan dengan perangkat daerah, yang secara otomatis terjadi perubahan terhadap Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) penanggungjawab urusan.

2. Terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

3. Perlunya perbaikan dokumen perencanaan dalam rangka membangun Sistem Akuntabilitas Kinerja yang baik.

Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017, proses penyusunan Perubahan RPJMD Kabupaten Lombok Utara Tahun 2016-2021 dilakukan sebagaimana proses penyusunan RPJMD yakni diawali dengan Persiapan penyusunan Perubahan RPJMD;

Penyusunan Rancangan Awal Perubahan RPJMD; Penyusunan Rancangan Perubahan RPJMD, Pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD;

Perumusan Rancangan Akhir Perubahan RPJMD dan Penetapan Perubahan RPJMD.

Perubahan RPJMD Kabupaten Lombok Utara Tahun 2016-2021 merupakan RPJMD periode 5 tahun kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lombok Utara Tahun 2005-2025. Perubahan RPJMD terintegrasi dan dijabarkan kembali dalam Perubahan Renstra OPD se Kabupaten Lombok Utara Tahun 2016-2021 dalam bentuk program dan kegiatan yang disertai kebutuhan pendanaan.

Program-program yang menjadi prioritas pembangunan Daerah seperti Terbangunnya ketahanan terhadap bencana secara progresif dan terjaganya kualitas lingkungan hidup, Meningkatkan kualitas akhlak dan budi pekerti berdasarkan nilai luhur agama dan budaya, Meningkatnya kualitas hidup masyarakat Pasca Bencana, Meningkatkan (Pemulihan) Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif berbasiskan Potensi daerah, Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dan Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur yang dilaksanakan dengan strategi holistik integratif sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD.

I-3 1.2. DASAR HUKUM PENYUSUNAN

Penyusunan dokumen Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016-2021 berdasarkan pada :

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Repbulik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

4. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara di Provinsi Nusa Tenggara Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 99, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4872);

5. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 124, Tambahan Lembaran Negara Repulik Indonesia Nomor 4674);

6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6178);

8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3);

9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021

I-4

Nomor 136);

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah Dengan Peraturan Menteri DalamNegeriNomor 21 Tahun 2011t entang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembuatan dan Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2018 Nomor 459);

13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 98 Tahun 2018 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah;

14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal;

15. Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 2 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2013-2018;

16. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 10 Tahun 2010 tentang Urusan Pemerintah yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun 2010 Nomor 10, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 10);

17. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 12 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun 2010 Nomor 12, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 12);

18. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun 2016 Nomor 15, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Utara Nomor 62);

I-5 1.3. HUBUNGAN ANTAR DOKUMEN

Dokumen Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016-2021 berpedoman kepada RPJPD Kabupaten Lombok Utara 2005-2025 dengan visi Lombok Utara Sejahtera dan Bermartabat, memperhatikan RPJM Nasional Tahun 2015-2019 yang memiliki visi : Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong; dan memperhatikan RPJMD Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2013-2018 dengan visi Mewujudkan Masyarakat NTB yang Beriman, Berbudaya, Berdaya Saing dan Sejahtera.

Penyusunan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 memperhatikan dan mempertimbangkan struktur dan pola penataan ruang sesuai dengan RTRW Kabupaten Lombok Utara sebegai dasar untuk menetapkan lokasi program pembangunan yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang di Kabupaten Lombok Utara. Di samping itu penyusunan Perubahan RPJMD juga memperhatikan RTRW Nasional, RTRW Provinsi NTB serta RTRW kabupaten-kabupaten yang berbatasan yakni Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur.

Kabupaten Lombok Utara umunya berbatasan dengan kawasan lindung dengan kabupaten lainnya yakni Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur. Sementara perbatasan di kawasan budidaya ditemui pada wilayah perbatasan dengan Lombok Barat dan Lombok Timur.

Selanjutnya Perubahan RPJMD menjadi pedoman bagi OPD dalam penyusunan Perubahan Renstra OPD. Renstra OPD harus terintegrasi dan sesuai dengan RPJMD dalam memecahkan isu-isu strategis sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD; keselarasan dalam visi, misi, tujuan dan sasaran; keselarasan dalam strategi dan arah kebijakan;

mempedomani kebijakan umum dan program pembangunan daerah serta mempedomani indikasi rencana program prioritas disertai kebutuhan pendanaan.

Pelaksanaan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 setiap tahun dijabarkan ke dalam RKPD sebagai suatu dokumen perencanaan tahunan daerah yang memuat prioritas program dengan kegiatan. RKPD menjadi acuan dalam pelaksanaan musyawararah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan secara berjenjang. Selanjutnya OPD dengan berpedoman pada Renstra OPD dan RKPD menyusun rencana kerja tahunan berupa Renja OPD. Gambaran tentang hubungan antara RPJMD dengan dokumen perencanaan lainnya sebagai kesatuan sistem perencanaan dan sistem penganggaran disajikan pada gambar 1.1.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021

I-6

Gambar 1.1. Hubungan Antar Dokumen Perencanaan

1.4. SISTEMATIKA PENYUSUNAN RPJMD

BAB I PENDAHULUAN

Dalam dokumen KABUPATEN LOMBOK UTARA (Halaman 23-32)