Antira B, Nurdin H. Santoni A, 2013. Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Triterpenoid dan Uji Antioksidan dari Ekstrak Daun Surian (Toona sureni (Blume) Merr). Jurnal Kimia Unand, 2: 119-122.
Achmadi SS, Hanafi M, Laksana YT, Sari RK, Syafii W, 2012. Aktivitas Antikanker dan Kandungan Kimia Ekstrak Kayu Teras Suren (Toona sureni).
Jurnal Ilmu dan Tekniknologi Kayu Tropis, 10: 4-11.
Alfiah RR, Khotimah S, Turnip M, 2015. Efektivitas Ekstrak Metanol Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth) terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans. Jurnal Protobiont, 4(1): 52-53.
Andries JR, Gunawan PN, Supit A, 2014. Uji Efek Antibakteri Ekstrak Bunga Cengkeh terhadap Bakteri Streptococcus mutans secara In Vitro. Jurnal e-GiGi (eG), 2(2): 6.
Apriliana A, Kusumawati E, Selvitawati, 2017. Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder dan Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Herba Meniran (Phyllanthus niruri L) terhadap Candida albicans Menggunakan Metode Difusi Cakram.
Jurnal Ilmiah Manuntung, 3(1): 4.
Ariyanti NK, Ida BGD, Sudirga SK, 2012. Daya Hambat Ekstrak Kulit Daun Lidah Buaya (Aloe barbadensis Miller) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 25922.
Jurnal Biologi 1: 1-4.
Bela B. dkk., 1994. Mikrobiologi Kedokteran. Binarupa Aksara. Jakarta.
Bhandari AK, Bharti MK, Negi JS, Sudriyal RC, 2011. Chemical and Pharmacological Aspects of Toona (Meliaceae). Research Journal Phytochemistry, 5: 14-21.
Bialangi N, Posangi NW, Retnowati Y, 2011. Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus pada Media yang Diekspos dengan Infus Daun Sambiloto (Adrographis paniculata), Saintek. 6(2): 2-6.
Ciki CY, 2011. Bioaktivitas Ekstrak Kayu Teras Suren (Toona sinensis Roemor) dan Profil Kromatografi Lapis Tipis Fraksi Aktifnya. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor
Dewi MM, 2016. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol, Fraksi N-heksana dan Etil Asetat Daun Ingul (Toona sinensis (Juss. )M.Roem) terhadap Escherichia coli, Salmonella typhi, dan Bacillus substillis. [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Djaman F, 2002, Informasi Singkat Benih. Jurnal Teknologi Perbenihan. 24: 1-2.
Ekaprada MT, Dachriyanus, Ibrahim S, Nurdin H, 2012. Antioxidant Activity of Methyl Gallate Isolated From The Leaves Toona sureni. Indo. J. Chem, 9:
457 – 460.
Ekaprasada, 2009. Chemical Composition and Antibacterial of the Essential Oil of the Toona sureni (Blume) Merr. J.Ris.Kim, 3:1.
Fischbach MA, Walsh CT, 2009. Antibiotic for Emerging Pathogens. Science, 325(5944): 1089-1093.
Gunaeni N, Murtiningsih R, Rubiati T, Setiawati W, 2008. Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati dan Cara Pembuatannya untuk Pengendalian Organisme Penggangu Tumbuhan. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.
Greenwood, 1995. Antibiotics Susceptibility (Sensitivity) Test, Antimicrobial ant Chemoterapy. Addison Westley Longman Inc. San Fransisco.
Hawley LB, 2001. Mikrobiologi dan Penyakit Infeksi. Penerbit Hipokrates.
Jakarta.
Imani AZ, 2014. Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.) terhadap C. albicans secara In Vitro. [Skripsi].
Pontianak: Universitas Tanjung Pura.
Juniarti, Yuhernita, 2011. Analisis Senyawa Metabolit Sekunder dari Ekstrak Metanol Daun Surian yang Berpotensi sebagai Antioksidan. Makara Sains, 15: 48-52.
Kurniawan D, 2015. Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleivera Lamk.) terhadap Candida albicans secara In Vitro. [Skripsi].
Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Laksana, YT, 2011. Bioaktivitas Zat Ekstraktif Kayu Teras Surian (Toona sureni Merr.) terhadap Artemia salina Leach. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Niswah L, 2014. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) menggunakan Metode Difusi Cakram. [Skripsi]. Jakarta:
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Noviana E, 2011. Uji Potensi Ekstrak Daun Suren (Toona sureni Blume) sebagai Insektisida Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Kedelai (Glycine max L.).[Skripsi]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Ngaisah S, 2010. Identifikasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav) Asal Magelang. [Skripsi]. Surakarta:
Universitas Sebelas Maret.
Phair JP, Shulman ST, Sommers HM, 2013. Dasar Biologis dan Klinis Penyakit Infeksi. Penerbit Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Pratiwi ST, 2008. Mikrobiologi Farmasi. Erlangga. Jakarta.
Yuni D, 2011. Penapisan Potensi Bakteri Endofitik dari Tumbuhan Surian (Toona sureni (Blume) Merr) sebagai Penghasil Antibiotik. [Skripsi]. Padang:
Universitas Andalas.
Rahmi A, 2009. Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Kumarin dari Kulit Batang Toona sureni (Bl) Merr.[Skripsi]. Padang: Universitas Andalas.
Robinson T, 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Penerbit ITB. Bandung.
Satish S, Kavitha KS, 2013. Evaluation of Antimicrobial and Antioxidant Activities of Toona ciliata Roemer.Journal of Analytical Science and Technology, 4:23 Savitri NPI, 2014. Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa
bilimbi L) terhadap Bakteri Mix Saluran Akar Gigi. [Skripsi]. Denpasar:
Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Septiana R, 2011. Identifikasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Teraktif Daun Sirih Merah (Piper croatum Ruiz & Pav.). [Skripsi]. Surakarta:
Universitas Sebelas Maret.
Siregar, RF. 2009. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol dan Air Rebusan dari Kulit Batang Ingul (Toona sinensis M.Roem) terhadap Beberapa Bakteri. [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Volk, AV dan Wheeler, MF. 1989. Mikrobiologi Dasar. Erlangga. Jakarta.
Waty, S, 2017. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) dan Aplikasi sebagai Obat Kumur dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Streptococcus.. [Skripsi]. Medan:
Universitas Sumatera Utara.
Lampiran
Lampiran 1. Pembuatan Ekstrak Metanol, Etil Asetat, dan n-Heksana Daun Surian
dimaserasi dengan metanol sebanyak 4 L
didiamkan selama ± 24 jam disaring
dipekatkan dengan rotari evaporator
ditambahkan dengan etil asetat disaring
diuapkan dengan penangas air diuji aktivitas antibakteri
ditambahkan dengan metanol dipartisi dengan n-Heksana
diuapkan
diuapkan dengan diuapkan dengan penangas air penangas air
diuji aktivitas antibakteri diuji aktivitas antibakteri Serbuk daun surian
larutan metanol residu
ekstrak pekat metanol
larutan etil asetat yang tidak larut dalam etil asetat
(ekstrak padat metanol)
hasil ekstrak padat etil asetat
larutan metanol yang mengandung ekstrak etil asetat
Larutan n-Heksana
ekstrak padat etil asetat ekstrak padat n-heksana
Lampiran 2. Persiapan Mikroba Uji
ditumbuhkan pada cawan petri berisi media padat yaitu NA untuk bakteri dan PDA untuk khamir
diinkubasi selama 24 jam
diinokulasikan kedalam tabung berisi 10 mL akuades diukur absorbansi sebesar 0,1 pada panjang gelombang 600 nm dengan spektofotometer
Lampiran 3. Uji Ekstrak Daun Surian terhadap Mikroba Indikator
diinokulasikan suspensi mikroba uji setara 0,5 standard McFarland menggunakan cotton bud steril
diletakkan cakram kertas yang telah direndam dalam ekstrak metanol, etil asetat, dan n-heksana dengan variasi konsentrasi 30, 50, 70,90 mg/mL dalam DMSO pada jarak yang ditentukan
diletakkan cakram pembanding yaitu kloramfenikol sebagai kontrol positif untuk bakteri dan ketoconazole untuk khamir
dibuat percobaan sebanyak 3 kali ulangan diinkubasi selama 24 jam
diamati dan dihitung zona hambat yang terbentuk Isolat mikroba uji
Biakan mikroba uji
Suspensi mikroba uji setara 0,5McFarland
(108 CFU/mL)
Media MHA
Hasil
Lampiran 4. Zona Hambat (mm) Ekstrak Metanol Terhadap Pertumbuhan Mikroba Uji
No .
Mikroba Uji Konsentrasi Diameter Zona Hambat (mm) Total Rerata
(mg/mL) U1 U2 U3 (mm) (mm) cakram menunjukkan tidak adanya aktivitas penghambatan dengan nilai 0.
Lampiran 5. Zona Hambat (mm) Ekstrak Etil Asetat Terhadap Pertumbuhan Mikroba Uji
No .
Mikroba Uji Konsentrasi Diameter Zona Hambat (mm) Total Rerata
(mg/mL) U1 U2 U3 (mm) (mm) cakram menunjukkan tidak adanya aktivitas penghambatan dengan nilai 0.
Lampiran 6. Zona Hambat (mm) Ekstrak N-heksana Terhadap Pertumbuhan Mikroba Uji
No. Mikroba Uji Konsentrasi Diameter Zona Hambat (mm) cakram menunjukkan tidak adanya aktivitas penghambatan dengan nilai 0.
Lampiran 7. Foto Hasil Penelitian
Kontrol Negatif (DMSO + S. mutans) Kontrol Negatif (DMSO + C. albicans)