• Tidak ada hasil yang ditemukan

BPS. 2015. Luas Kawasan Hutan di Kabupaten Langkat Dirinci Menurut Fungsi Hutan (Ha). Di akses pada [14 April 2019] [14.00 WIB].

Fitrah W, Yoza D, Mardhiansyah M. 2017. Pengaruh Keberadaan Masyarakat Terhadap Kelestarian Populasi Harimau Sumatera Sumatera ( Panthera Tigris Sumatrae ) Di Sekitar Kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh ( TNBT ) Desa Rantau Langsat. Jom Faperta UR, 4(2):1-10.

FWI/GFW. 2001. Potret Keadaan Hutan Indonesia. Indonesia : Forest Watch Indonesia dan Washington DC: Global Forest Watch.

Hartono. 2008. SPSS 16.0 Analisis Data Statistika dan Penelitian. Pustaka Pelajar.

Yogyakarta.

Hoetomo. 2005. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Mitra Pelajar Swadaya.

Jakarta.

Hutabarat AS. 2005. Perencanaan Tapak Pusat Konservasi Harimau Sumatera Sumatera (Panthera tigris sumatrae, Pocock 1929) di Senepis, Provinsi Riau. Skripsi. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor.

Ischak M. 2016. Karakteristik Ruang Sosial Di Permukiman Enclave Curug Sangereng, Tangerang. Prosiding Seminar Nasional Sustainable Architecture And Urbanism. Universitas Diponegoro.

Ismail. 2009. Dokumen rencana proyek pride campaign di taman nasional gumumg lauser wilayah besitang sumatera utara. Yayasan orang utan lestari - orangutan infirmation centre (YOSL-OIC).

IUCN. 1996. Status Survey and Conservation Action Plan Wild Cats. IUCN/SSC Cat Specialist Group. Cambridge: IUCN Publication Service COJNTO Unit.

Journal biodiversity, 5 (2): 234-236.

Jogiyanto. 2004. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta. BPFE.

Keele. 1997,”An Introduction to GIS using ArcView : Tutorial”,Issue 1,Spring 1997 based on Arcview release 3.

Kuswanda W. 2007. Ancaman terhadap Populasi Orangutan Sumatera (Pongo abelii Lesson). Balai Penelitian Kehutanan Aek Nauli. Sumatera Utara.

28

Kuswanda W. 2017. Pemanfaatan Lahan Penyangga dan Kebijakan Pemerintah untuk Mengurangi Konflik Manusia dengan Orangutan. Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Riau.

Neuman WL. 2003. Social Research Methods, Qualitative and Quantitative Approaches. Fifth Edition. Boston: Pearson Education.

Noor J. 2012. Metodologi Penelitian. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.

Pratama RKO. 2013. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Tentang Kebiasaan Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa SDN 1 Mandong. Surakarta.

Priatna D, Novarino W, Wibisono HT, Sunarto, Wahyudi HA, D’Arcy L, Goodrich J, Wawandono NB, dan Sutito ASB. 2012. Penyelamatan Harimau Sumatera Sumatera: Pedoman Praktis Pencegahan dan Penanggulangan Konflik Antara Manusia dengan Harimau Sumatera. Ditjen PHKA/Direktorat KKH, Kementerian Kehutanan.

Sanderson EJ. Forrest C. Loucks J. Ginsberg E. Dinerstein J. Seidensticker, P.

Leimgruber M. Songer A. Heydlauff T. O’Brien G, Bryja S. Klenzendorf dan Wikramanayake E. 2006. Setting Priorities for the Conservation and Recovery of Wild Tigers: 2005-2015. The Technical Assessment. WCS, WWF, Smithsonian, and NFWF-STF, New York – Washington, D.C.

Sarahswati R. 2018. Peran World Wide Fund dalam Menanggulangi Perdagangan Ilegal Harimau Sumatera Sumatera di Riau. Journal of International Relations, 4 (2) 155-164.

Savitri, endang. 2017. Reklasifikasi Peta Penutupan Lahan Untuk Meningkatkan Akurasi Kerentanan Lahan. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan Vol.5 ,No.2:

83-94

Seidensticker J, S Christie dan P Jackson. 1999. Introducing the tiger. Halaman: 1- 3 dalam: J Seidensticker, S Christie P dan Jackson, editor.

Senoaji G. 2011. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Lindung Bukit Daun di Bengkulu. Sosiohumaniora, 13 (1): 1 – 17

Sinaga WH. 2004. Pengalaman Program Konservasi Harimau Sumatera Sumatera (PKHS) dalam Implementasi Konservasi Harimau Sumatera Sumatera secara Insitu di Pulau Sumatera. Prosiding Seminar Harimau Sumatera Sumatera. Uni Konservasi Fauna Institut Pertanian Bogor.

Siswomartono D, Samedi N, Andalusi FI dan Hardjanti. 1994. Strategi Konservasi Harimau Sumatera Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam Depertemen Kehutanan Republik Indonesia.

29

Soehartono T, Hariyo TW, Sunarto, Deborah M, Herry DS, Thomas M. dan Dolly P. 2007. Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Harimau Sumatera Sumatera (Panthera tigris sumatrae) Departemen Kehutanan Republik Indonesia.

Soehartono T. dan Mardiastuti A. 2003. Pelaksanaan Konvensi CITES di Indonesia.

Japan International Cooperation Agency.

Sriyanto. 2003. Kajian Mangsa Harimau Sumatera Sumatera (Panthera tigris sumatrae, Pocock 1929) di Taman Nasional Way Kambas. Tesis. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor.

Suryandari EY. 2005. Peluang Usaha Ekowisata Cagar Alam/Taman Wisata Alam Kawah Ijen di Kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Uryu Y, Putrastuti E, Laumonier Y, Setiabudi, Sunarto, Budiman A, Yulianto K, Sudibyo A, Hadian O, Kosasih DA, dan Stuwe M. 2010. Sumatra’s Forests, their Wildlife and the Climate–Windows in Time: 1985, 1990, 2000 and 2009.Jakarta. WWF Indonesia Report.

Wibowo A, I Gusti Ayu KRH, Al Sentot S. 2017. Implementasi Kebijakan Dalam Penanggulangan Konflik Antara Manusia Dan Satwa Liar Di Propinsi Jambi (Ditinjau Dari Hukum Dan Kebijakan Publik). Prosiding Seminar Nasionalpenelitian Dan Pkm Sosial, Ekonomi Dan Humaniora. 7(2).

Woodroffe R, and JR. Ginsberg. 1998. Edge effect and the extinction of population inside protected areas. Science 280: 2126-2128.

YOSL-OIC. 2011. Pengalaman Melaksanakan Program Restorasi di Hutan Taman Nasiona Gunung Leuser (TNGL) Resort Sei BetungTahun 2007-2011.

Yusri, Basuni, Prasetyo. 2012. Analisis Faktor Penyebab Perambahan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Media Konservasi Vol. 17, No. 1, April 2012: 1-5.

30

LAMPIRAN

Lampiran 1. Kuisioner untuk masyarakat yang menjadi responden.

No. Responden : Hari/ Tanggal :

Kepada Yang Terhormat Bapak/ Ibu/ Saudara(i)

Masyarakat di Desa Batu Jongjong Dengan hormat,

Bersama ini saya mohon kepada Bapak/ Ibu/ Saudara(i), sudilah kiranya untuk meluangkan waktu sejenak dari kesibukan dan aktivitas yang sedang di jalankan. Saya berharap Bapak/ Ibu/ Saudara(i) bersedia untuk mengisi daftar pertanyaan yang telah disusun.

Kuisioner ini di susun dalam rangka pengumpulan data lapangan sebagai bagian dari penelitian saya untuk menyusun skripsi. Skripsi ini merupakan tugas akhir dalam menyelesaikan studi saya pada program sarjana di Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara , Medan.

Adapun identitas diri saya adalah sebagai berikut:

Nama : Rona KurniawanSiregar

Departemen : Konservasi Sumberdaya Hutan

Judul Penelitian :Analisis Sosial Interaksi Manusia Dan Harimau Sumatera Sumatera (Phantera Tigris Sumatarae) Di Enclave Sembelin dan Sapopadang Taman Nasional Gunung Leuser

Pertanyaan-pertanyaan yang di isi secara lengkap merupakan bantuan untuk penelitian saya.Untuk ini saya mengucapkan terimakasih.

Informasi Pribadi Responden

Nama :

Alamat :

Umur : Tahun

Jenis Kelamin : ( ) Laki-laki ; ( ) Perempuan

Agama :

DEPARTEMEN KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

31

Suku :

Pendidikan Terakhir :

Pekerjaan :

Status Kependudukan : ( ) PendudukAsli ; ( ) Pendatang Lama tinggal di desaini:

Penghasilan perbulan :

Kepemilikan Ladang :a. Pemilik/Pekerja b. Penyewa/Pekerja c.

Pekerja

Informasi tentang satwaliar

1. Apakah anda mengetahui satwaliar?

A. Ya B. Tidak

2. Apakah satwa liar menguntung kan anda?

A. Ya B. Tidak

Jika ya, keuntungan apa yang saudara dapatkan?

Jawaban:...

3. Apakah satwalia rmengganggu?

A. Ya B. Tidak

Jika ya jenis satwaapa yang mengganggu?

Jawaban:...………

4. Sebutkan jenis tanaman yang sering diganggu atau dimakan satwa liar?

Jawaban:...

Informasi Tentang Harimau Sumatera

5. Apakah anda pernah melihat Harimau Sumatera ? A.Pernah B. Tidak

Jika tidak langsung ke no.12

6. Pernahkah Harimau Sumatera masuk ke pemukiman atau ladang ?

A. Ada B. Tidak

7. Apa saja yang pernah dilihat dari keberadaan Harimau Sumatera?

A.Harimau Sumatera langsung B. jejak C. kotoran D.

cakaran

8. Kapan terakhir melihat keberadaan Harimau Sumatera(bulan/tahun)?

Jawaban:...

9. Pernah melihat satwa sisa mangsa Harimau Sumatera dan dimana?

A. Ya B. Tidak

Jika ya, jenis satwa apa?

Jawaban:...

10. Apakah saudara pernah melaporkan kejadian keberadaan Harimau Sumatera tersebut?

32

kabari?

A. Ya B. Tidak

11. Apakah saudara trauma ketika melihat Harimau Sumatera tersebut ?

A. Ya B. Tidak

12. jika anda melihat keberadaan Harimau Sumatera, siapa yang anda A. Teman B. Keluarga

13. Jika anda melihat Harimau Sumatera atau tanda keberadaannya kepada siapa saudara melaporkan kejadian tersebut?

a. ... Lembaga : b. ... Lembaga : c ... Lembaga : d. ... Lembaga :

14. Menurut anda kenapa ada Harimau Sumatera menyerang manusia ? Jawaban:………

15. Apakah anda memiliki kepercayaan terhadap Harimau Sumatera?

A. Ya B. Tidak

Jika ya apa kepercayaannya yang anda miliki?

Jawaban:...

16. Apakah mesarasa khawatir ketikabekerja di ladang?

A. Ya B. Tidak

17. Berapa lama bekerja diladang?

a ... /Jam b. ... /Hari

18. Apakah pernah menginap di gubuk ladang?

A. Ya B. Tidak

Kesadaran Tentang Satwaliar

19. Apakah anda menyadari resiko masuknya satwaliar keladang?

A.Ya B.Tidak

20. Bagaimana perasaan anda ketika satwaliar masuk ke lading anda?

A. Marah B. Takut C. Biasa saja D. . Ikhlas

21. Mana yang lebih baik terhadap lingkungan antara karet dengan sawit?

Jawaban:………

22. Apakah anda pernah berniat untuk mengganti jenis tanaman budidaya?

A. Ya B. Tidak

Jika ya,, Mengapa?

Jawaban: ………..

Informasi Metode Pencegahan

23. Adakah cara pencegahan masuknya Harimau Sumatera ke desa ini?

A.Ada B. Tidak

33

Jika ada sebutkan?

Jawaban:...

24. Apa yang terlintas dalam pikiran saudara jika melihat Harimau Sumatera masuk ke desa ini?

A. Membiarkan B. Mengusir C. Menangkap D. Menembak E. Melapor

Informasi Penanggulangan Oleh Pihak Pemerintah dan LSM 25. Apakah sudah ada informasi cara penanggulangan terhadap

permasalahan konflik hari mau dengan masyarakat?

A. Ada B. Tidak

26. Siapa yg memberi informasi tersebut?

Jawaban:………..……...………

27. Menurut saudara bila ada konflik mana yang paling cepat membantu/turun tangan antara pihak pemerintah dan LSM?

A. Pemerintah B. LSM C. Petugas kehutanan D. polisi

28. Adakah upaya penanggulan yang ditawarkan pihak Pemerintah kepada masyarakat terkait konflik Harimau Sumatera?

A. Ya B. Tidak

Jika ya sebutkan?

Jawaban: ...

29. Apakah anda megetahui call center pencegahan konflik?

A.Ya B. Tidak

-Terima Kasih Atas Waktu Luang Anda-

34

Lampiran 2. Kuisioner Analisis SWOT

Yth. Bpk/Ibu Responden

Saya adalah mahasiswa S1 Fakultas Kehutanan Departemen Konservasi Sumberdaya Alam Universitas Sumatera Utara

Nama : Rona Kurniawan Siregar

NIM 151201048

Saat ini sedang melaksanakan penelitian dengan judul “Analisis Sosial Interaksi Manusia Dan Harimau Sumatera Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) Di Enclave Sembelin Dan Sapopadang Taman Nasional Gunung Leuser ”. Mohon kiranya Bpk/Ibu bersedia mengisi kuisioner yang saya ajukan. Atas perhatiannya diucapkan banyak terima kasih.

Identitas Responden Responden

Nama :

Alamat :

Umur :

Petunjuk umum

1. Jawaban merupakan pendapat pribadi dari masing-masing responden 2. Dalam pengisian kuisioner responden berhak untuk menambah atau

mengurangi hal-hal yang tercantum dalam kuisioner ini, memiliki pandangan berbeda dengan responden lainnya atau dengan peneliti. Hal ini dibenarkan jika dilengkapi dengan alasan yang kuat.

Petunjuk khusus

1. Alternatif pemberian nilai terhadap faktor-faktor strategi internal dan eksternal yang tersedia untuk kuisioner ini adalah :

1 = sangat tidak setuju 2 = tidak setuju 3 = setuju

4 = sangat setuju

35

NO FAKTOR INTERNAL Nilai

Kekuatan 1 2 3 4

1 Pengetahuan masyarakat terhadap status Harimau Sumatera sumatera sebagai satwa yang dilindungi 2 Masyarakat mengetahui pentingnya

Harimau Sumatera sumatera terhadap landscape kawasan hutan 3 Masyarakat memiliki kearifan lokal

terhadap Harimau Sumatera sebagai satwa kharismatik dari para leluhur 4 Masyarakat memiliki pengetahuan

tentang cara menghindari serangan Harimau Sumatera

5 Adanya kerjasama parapihak dalam penanganan konflik Harimau Sumatera

6 Masyarakat memiliki jiwa saling menjaga apabila terjadi konflik

NO FAKTOR INTERNAL Nilai

Kelemahan 1 2 3 4

1 Belum adanya sistem zonasi

keamanan penghidupan masyarakat pada wilayah yang berbatasan dengan kawasan hutan

2 Sinyal di desa yang kurang memadai untuk menginformasikan.

3 Tidak adanya alat atau sistem pemantatauan pergerakan Harimau Sumatera

4 Masyarakat masih belum menggunakan kandang untuk melindungi ternak

5 Tidak adanya pelayanan atau asuransi terhadap korban (manusia/ternak) apabila terjadi konflik

6 Masyarakat belum banyak mengetahui call center tim

BKSDA/TNGL untuk melaporkan keberadaan atau tanda Harimau Sumatera atau bantuan mitigasi konflik.

7 Batas kawasan hutan dan lahan milik masyarakat yang tidak jelas

36

NO FAKTOR EKSTERNAL Nilai

Peluang 1 2 3 4

1 Mengembalikan kearifan lokal tentang Harimau Sumatera sumatera pada generasi muda saat ini

2 LSM turut serta dalam sosialisasi dan penanganan konflik

3 Mendorong sistem pendanaan melalui pembayaran jasa lingkungan menuju kemandirian desa dalam mitigasi KMH

4 Mengembangkan program

penyadartahuan (awareness) tentang kewaspadaan terhadap resiko konflik di landscape penting Harimau

Sumatera sumatera

5 Perlindungan Harimau Sumatera dengan sistem monitoring berbasis technology mutakhir untuk

memantau pergerakannya

6 Terbukanya ruang kerja sama antara lembaga dan masyarakat

NO FAKTOR EKSTERNAL Nilai

Ancaman 1 2 3 4

1 Kemunculan/ pergerakan Harimau Sumatera yang tidak terdeteksi 2 Jumlah mangsa yang tidak seimbang

kebutuhan pakan Harimau Sumatera 3 Masyarakat memasang jerat di hutan yang mengancam Harimau Sumatera 4 Populasi Harimau Sumatera dapat

menyebabkan ekosistem hutan tidak seimbang

5 Kerusakan hutan akibat aktivitas illegal dan konversi lahan oleh masyarakat untuk tanaman monokultur

6 Berkurangnya kearifan lokal pada generasi muda saat ini

37

38

Lampiran 3. Hasil Analisis SWOT

Umur 48 55 56 57 53 56 37

Total Bobot Rating BxR/skor jmlah bobot peluang EFAS Responden Rasmin Ngalemi Sariono Marbun Tetap Mulyono Hasan

Pertanyaan 1 3 4 4 4 4 4 4 27 0.09 4 0.34 0.487097

Peluang 2 3 4 3 3 3 3 3 22 0.07 3 0.22 jumlah bobot x rating peluang

3 4 3 4 3 3 3 4 24 0.08 3 0.27 1.761751

4 4 3 4 3 3 4 4 25 0.08 4 0.29

5 4 4 4 4 4 4 4 28 0.09 4 0.36

6 4 4 4 3 3 3 4 25 0.08 4 0.29

Ancaman 7 4 4 4 4 4 4 3 27 0.09 4 0.34 jumlah bobot ancaman

8 4 4 4 3 4 4 3 26 0.08 4 0.31 1,425806

9 4 4 4 3 4 3 4 26 0.08 4 0.31 jumlah bobotxrating ancaman

10 4 3 4 4 4 4 4 27 0.09 4 0.34 1,942396

11 4 4 4 3 4 4 4 27 0.09 4 0.34

12 4 4 4 3 4 3 4 26 0,08 4 6.44

Pergutungan Bobot= Total 1/Total Faktor 310 3

Perhitungan Rating = Total 1/Jumlah Responden

IFAS Responden 1 2 3 4 5 6 7 Total Bobot Rating BxR/skor jumlah bobot kekuatan

Pertanyaan 1 4 3 4 3 3 4 4 27 0.09 4 0.27 0.448171

Kekuatan 2 4 4 3 3 4 3 3 26 0.08 3 0.25 jmlah bobotxrating kekuatan

3 4 4 3 3 4 4 3 25 0.08 4 0.27 1.570993

4 3 4 4 3 3 3 3 25 0.08 3 0.23

5 4 4 3 3 3 3 4 25 0.08 3 0.25

6 4 4 4 3 4 4 3 26 0.08 4 0.29

Kelemahan 7 4 4 4 4 4 4 3 21 0.07 3 0.20 jumlah bobot kelemahan

39

8 4 4 4 4 4 4 4 24 0.08 3 0.26 0.504823

9 4 4 4 3 4 4 4 23 0.07 3 0.24 jmlah bobotxrating kelemahan

10 4 4 4 4 3 4 3 23 0.07 3 0.24 1,620119

11 4 4 4 3 3 3 4 22 0.07 3 0.22

12 4 4 3 3 4 3 3 22 0.07 3 0.22

13 4 3 4 3 3 3 4 22 0.07 3 0.22

311 1

40

Lampiran 4. Dokumentasi wawancara kepada masyarakat

Dokumen terkait