Anatan L, Ellitan L. 2008. Supply Chain Management Teori dan Aplikasi. Bandung : CV. Alfabeta.
Aryanthi D. 2011. Analisis Pengelolaan Rantai Pasok Agroindustri Hortikultura (Studi Kasus Sari Buah Jambu Biji Lipisari di B2PTTG LIPI Subang) [skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Balk, BM. 2002. The Residual : On Monitoring and Benchmarking Firms,
Industries, and Economies with Respect to Productivity. Netherlands :
Erasmus University Rotterdam Press.
Blokland PJV, Hodges AW, Haydu JJ. 1997. Measuring The Economic Contribution of Florida’s Turfgrass Industry Using The Value Added Methodelogy. International Turfgrass Society Research Journal 8 : 1127-1133.
Boadu, VA. 2003. A Conversation About Value Added Agriculture. Department of Agriculture Economics, Kansas State University.
[BPPT] Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. 2010. Teknologi Ramah
Lingkungan:Kriteria, Verifikasi, dan Arah Pengembangan. Jakarta : BPPT.
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2011. Perkembangan Beberapa Indikator Utama
Sosial-Ekonomi Indonesia. Jakarta : Badan Pusat Statistik.
Brunton R, Trickett C. 2007. Measurement of Agricultural Output in The Australian System of National Accounts : Methods and Issues. Di dalam
Advancing Statistical Integration and Analysis. Proceeding of The 4th
International Conference; Beijing, 22-24 Oktober 2007. Beijing : International Conference on Agriculture Statistics.
Chopra S, Meindl P. 2004. Supply Chain Management: Strategy, Planning, and
Operation. USA : Pearson Prentice Hall.
[CIA] Central Intelligence Agency. 2005. The World Factbook. USA : CIA. Cohan L, Costa R. 2009. 10 Years of Value Added in The Argentine Wheat Value
Chain. Di dalam Economic Crisis : Food, Fiber, and Bioenergy Chains. Proceeding of the 7th Conference; Sao Paulo, Brazil, 26-28 November 2009. Brazil : International PENSA.
Coltrain D, Barton D, Boland M. 2000. Value Added : Opportunities and
Strategies. Arthur Capper Cooperative Center, Department of Agriculture
Dahl C. D, J. W. Hammond. 1977. Market and Price Analysis The Agricultural
Industries. New York : MC Graw-Hill Book Company.
[Ditjen PLA] Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air. 2007. Rencana
Strategis Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air Tahun 2005-2009 (Review). Jakarta : Ditjen PLA.
[FAO] Food and Agriculture Organization. 2007. What is Organic Agriculture. Italia : FAO.
[FiBL] Forschungsinstitut for Biologischen Landbau. 2010. Organic Agriculture
Worldwide : Current Statistics. Swiss : FiBL.
Haming M, Nurnajamuddin M. 2007. Manajemen Produksi Moderen Operasi
Manufaktur dan Jasa : Buku 2. Jakarta : Bumi Aksara.
Helena. 2005. Analisis Sistem Pengadaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Jamu Tradisional pada PT. X Bogor [skripsi]. Bogor : Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
[IFOAM] International Federation of Organic Agriculture Movements. 2005.
Priciples of Organic Agriculture. Adelaide : IFOAM.
Indrajit RE dan Djokopranoto R. 2006. Konsep Manajemen Supply Chain Cara
Baru Memandang Mata Rantai Penyediaan Barang. Jakarta : Grasindo.
[IRRI] International Rice Research Institute. 2004. Organic Rice. Filipina : IRRI. Katwal MTB, Dem P, B. Ganesh, Bockel L, Punjab. 2007. Maize Commodity
Chain Analysis. Bhutan : Ministry of Agriculture and Forests.
[KLH] Kementerian Lingkungan Hid up. 2009. Emisi Gas Rumah Kaca Dalam Angka 2009. Jakarta : KLH Indonesia.
Kohls RL dan Uhl JN. 2002. Marketing of Agricultural Products. Purdue University. New York : Mc Millan Publishing Company.
Kotler P dan Amstrong G. 1997. Dasar-Dasar Pemasaran. Edisi Bahasa
Indonesia. Jakarta : Prenhallindo.
Kusumaningrum, H. 2009. Karakterisasi Profil Flavor Beberapa Varietas Beras (Oryza myristica L.) Aromatik Asli Indonesia [skripsi]. Bogor : Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Lambert DM, Croxton KL, Garcia-Dastugue SJ, Rogers DS. 2001. The Supply Chain Management Processes. International Journal of Logistics
Management. Vol. 12, No.2 ; p.13.
Lestari PI. 2009. Kajian Supply Chain Management : Analisis Relationship Marketing Antara Peternakan Pamulihan Farm dengan Pemasok dan
Pelanggannya [skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Ma’arif, M S dan Tanjung H. 2003. Manajemen Operasi. Jakarta : Grasindo. Mangkunegara, AP. 2005. Evaluasi Kinerja SDM. Bandung : Refika Aditama. Panggabean, David. 2009. Analisis Logistik dengan Menggunakan Konsep Supply
Chain Management (SCM) di PT. Perkebunan Nusantara III Gunung Para
[skripsi]. Medan : Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Poniman. 2002. Pertanian Ramah Lingkungan : Kenyataan dan Harapan. Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Produk Pertanian, Kudus, 4 November 2002. Puslitanak, Deptan. Bogor.
Pujawan IN. 2005. Supply Chain Management. Surabaya : Guna Widya.
Reintjes C, Haverkort B, Bayer AW. 1992. Pertanian Masa Depan Pengantar
untuk Pertanian Berkelanjutan dengan Input Luar Rendah. Sukoco Y,
penerjemah ; Yogyakarta : Kanisius. Terjemahan dari : Farming for The
Future, An Introduction to Low External Input Sustainable Agriculture.
Riwanti W. 2011. Manajemen Rantai Pasok Brokoli Organik (Studi Kasus Agro Lestari di Cibogo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat) [skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Russell dan Taylor. 2000. Operation Management : Quality and Competitiveness
in a Global Environment.Ed ke-5. USA : Prentice Hall International Inc.
Soekartawi. 1989. Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian Teori dan
Aplikasinya. Jakarta : Rajawali Press.
Sumarno dan Suyamto. 2009. Budidaya Padi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan. di Dalam Suyamto, Widiarta IN, Satoto, editor. Buku 1 :
Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan. Bogor : LIPI Press.
Van der Vorst, JGAJ. 2006. Performance Measurement in Agri-Food Supply
Chain Networks. Netherland : Logistics and Operations Research Group,
Wageningen University.
Wicaksono, DA. 2010. Analisis Strategi Rantai Pasok Udang Vaname (Studi Kasus Petani Plasma Tambak Pandu Karawang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen. I nstitut Pertanian Bogor.
Wirawan. 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat [WWF] World Wildlife Fund. 2012. Seputar Perubahan Iklim. Jakarta : WWF.
Lampiran 1. Sebaran Bulanan Kebutuhan dan Ketersediaan Beras Tahun 2011 (ARAM II)
Lampiran 2. Rincian Luas Lahan dan Kompone n Nilai Input Petani Mitra Tahun 2011
Rincian Luas Lahan dan Komponen Nilai Input Petani Mitra
Petani Luas Lahan
(ha) Biaya Service (Rp) Biaya Energi (Rp) Biaya Material (Rp) Petani A 1 13.000 81.000 2.625.000 Petani B 1 13.000 81.000 2.713.400 Petani C 0,3 13.000 27.000 913.000 Petani D 0,2 13.000 22.500 782.000 Petani E 0,5 13.000 40.500 1.433.100 Petani F 0,5 13.000 40.500 1.303.000 Petani G 0,1 13.000 13.500 400.000 Petani H 0,1 13.000 13.500 400.000 Petani I 0,1 13.000 13.500 273.000 Petani J 1 13.000 81.000 2.902.000 Petani K 0,1 13.000 13.500 400.000
Lampiran 3. Biaya Produksi Tani Sejahte ra Farm pada Tahun 2011
Bulan Biaya Tetap (Rp) Biaya Variabel (Rp) Biaya Produksi (Rp)
Januari 2.595.400 9.673.000 12.268.400 Februari 2.595.400 7.852.550 10.447.950 Maret 4.190.900 5.313.800 9.504.700 April 2.595.400 7.355.300 9.950.700 Mei 2.595.400 9.510.000 12.105.400 Juni 2.595.400 7.764.050 10.359.450 Juli 4.190.900 5.286.900 9.477.800 Agustus 2.595.400 7.319.000 9.914.400 September 2.595.400 9.525.950 12.121.350 Oktober 2.595.400 7.862.100 10.457.500 November 4.190.900 4.966.800 9.157.700 Desember 2.595.400 7.373.950 9.969.350 JUMLAH 125.734.700
Lampiran 4. Biaya Produksi Bulan Maret pada Tani Se jahtera Farm Jenis Biaya Produksi Komponen Jumlah Penggunaan Harga per satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Biaya Pendistri-busian Beras Organik Biaya tetap : - Komunikasi - Transportasi - Service mobil - Listrik - Tenaga kerja (TK) Penanggung jawab TK sortasi TK kemasan - Penyusutan - - - - 1 orang 6 orang 1 orang - - - - - 1.000.000 90.000 200.000 - 40.000 250.000 175.000 60.000 1.000.000 540.000 200.000 330.400 Biaya Variabel : - Beras - Karung - Plastik kemasan - Label 313 kg 21 buah 133 buah 34 buah 6.500 500 1.000 7.000 2.034.500 10.500 133.000 238.000 JUMLAH 5.011.400 Biaya Budidaya Padi Organik Biaya tetap : - Bensin traktor - Service traktor - Tenaga kerja (TK) TK upahan 6 L - 6 orang 4.500 38.500 255.000 27.000 38.500 1.530.000 Biaya variabel : - Benih - Pupuk kandang Ayam Rambo - Pupuk organik cair - ZPT organik - Biaya penggilingan 15 kg 1.810 karung 5 botol 5 botol 521,6 kg beras 5.000 1.200 12.000 66.000 500 75.000 2.172.000 60.000 330.000 260.800 Jumlah 4.493.300 Jumlah Biaya Produksi 9.504.700
Lampiran 5. Rincian Penyus utan Tani Sejahte ra Farm
Alat Jumlah (buah) Harga Satuan (Rp) Total Nilai Beli (Rp) Umur
(tahun) Nilai Sisa (Rp) Penyusutan (Rp)
Cangkul 6 50.000 300.000 5 0 60.000 Arit 5 20.000 100.000 5 0 20.000 Penyemprot 2 650.000 1.300.000 6 100.000 200.000 Drum plastik 4 70.000 280.000 3 0 93.333 Timbangan 1 150.000 150.000 3 40.000 36.667 Mesin Sealer 1 600.000 600.000 5 50.000 110.000 Sekop 2 35.000 70.000 5 0 14.000 Terpal 2 35.000 70.000 2 0 35.000 Mobil 1 73.600.000 73.600.000 20 17.969.720 2.781.514 Traktor 1 4.750.000 4.750.000 7 450.000 614.286 Jumlah 3.964.800
Lampiran 6. Kuisioner Penelitian untuk Petani Mitra
Kuisioner ini digunakan sebagai bahan penyusun skripsi
“Analisis Network Supply Chain dan Pengendalian Persediaan Beras Organik Studi Kasus Rantai Pasok Tani Sejahtera Farm, Kab. Bogor” oleh Prisca Nurmala Sari (H34080038), Mahasiswa departemen Agribisnis, Fakultas
Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Tanggal : No. Kuesioner :
ANALISIS NETWORK SUPPLY CHAIN BERAS ORGANIK Karakteristik Responden
1. Nama : ...
2. Jenis Kelamin : Laki- laki Perempuan 3. Umur : …………. tahun 4. Alamat Rumah : ...
5. Sifat Usaha : Utama Sampingan 6. Pekerjaan Lainnya : ………..
7. Kepemilikan Lahan : ...
8. Luas Lahan : ………..m2 9. Pengalaman Usahatani : ……….tahun 10. Jumlah Tenaga Kerja : ………..orang Sasaran Rantai Pasok 1. Sasaran pasar beras organik yang Bapak/Ibu jual : Pasar domestik Pasar ekspor
2. Tujuan penjualan : ...
3. Karakteristik grade produk yang dijual : rade …., karakteristik ...
rade …., karakteristik ...
rade …., karakteristik ...
4. Siapakah yang berperan dalam penciptaan grade produk : ...
5. Sasaran pengembangan yang sudah dilakukan bersama dengan mitra di dalam rantai pasok : ...
6. Sasaran pengembangan yang diharapkan untuk dilakukan bersama dengan mitra : ...
7. Sasaran pengembangan yang menjadi target atau rencana oleh semua anggota rantai pasok : ...
Struktur Rantai Pasok 1. Bentuk produk akhir : ...
2. Bagaimana karakteristik produk : ...
3. Produk akhir dijual kemana saja : ...
4. Bagaimana tahapan-tahapan proses budidaya padi organik : ...
...
5. Setelah panen, kegiatan apa saja yang dilakukan : ...
Lampiran 6. Lanjutan
7. Kendala dalam rantai pasok : ...
Manaje men Rantai Pasok
1. Apakah ada kriteria pemilihan mitra yang mendistribusikan produknya dan bagaimana : ... 2. Apakah terdapat kesepakatan dalam bentuk kontrak dengan pembeli :
Ya Tidak
3. Sistem kontrak : Formal Informal
4. Apa saja yang menjadi poin kesepakatan di dalam kontrak baik formal maupun informal dan bagaimana penjelasannya : ... 5. Bagaimana sistem transaksi yang berlangsung dengan pembeli : ... 6. Bagaimana mekanisme pembayaran : ... 7. Apakah program pemerintah dapat dirasakan langsung dan bagaimana
dampaknya : ... 8. Bagaimana kolaborasi atau koordinasi antara anggota rantai pasok :
...
Sumber Daya Rantai Pasok
1. Sumber daya fisik apa saja yang dimiliki dalam mendukung usaha :
... 2. Bagaimana dukungan infrastruktur yang terdapat di lokasi usaha : ... 3. Bagaimana penerapan teknologi produksi di dalam menjalankan usaha :
... 4. Bagaimana penerapan teknologi informasi dalam mendukung kebutuhan
informasi usaha : ... 5. Bagaimana keadaan sumber daya manusia yang digunakan dalam usaha :
... 6. Apakah terdapat pengembangan sumber daya manusia dan bagaimana
caranya : ... 7. Sumber modal usaha : ... 8. Jika sumber modal selain dari sendiri, bagaimana mekanisme dan persyaratan
yang ditetapkan pihak pemberi pinjaman :
... 9. Jika sumber modal dari lembaga keuangan formal, bagaimana pembiayaan
dari yang dilakukan oleh lembaga tersebut :
Memudahkan Menyulitkan
10. Bagaimana kendala dalam pembiayaan usaha :
...
Proses Bisnis Rantai Pasok
1. Bagaimana proses pemesanan yang dilakukan oleh pengolah atau mitra : ... 2. Bagaimana pengaturan siklus produksi padi organik : ... 3. Faktor yang menentukan siklus produksi :
Ukuran pesanan oleh mitra Ditentukan sendiri, tidak hanya berdasarkan kebutuhan mitra
Lampiran 6. Lanjutan
4. Bagaimana mekanisme penentuan harga jual produk : ...
5. Hal apa yang mendasari penentuan harga jual produk : ...
6. Bagaimana proses pendistribusian produk kepada mitra : ...
7. Bagaimana aliran informasi dengan mitra serta sebaliknya : Lancar Kurang Lancar Tidak Lancar 8. Informasi apa saja yang didistribusikan kepada mitra : ...
9. Bagaimana aliran finansial dari mitra : Lancar Kurang Lancar Tidak Lancar 10. Bagaimana mekanisme pembayaran oleh mitra : ...
11. Bahan pendukung apa saja dalam produksi beras organik : ...
12. Dari mana saja pasok bahan pendukung : ...
13. Apakah terdapat perencanaan kolaboratif dengan mitra ke depannya, apa saja: ...
14. Apakah terdapat penelitian kolaboratif yang pernah dilakukan, penelitian apa : ...
15. Bagaimana risiko yang ditanggung, risiko apa saja : ...
16. Bagaimana cara membangun kepercayaan dalam rantai pasok : ...
...
Kinerja Rantai Pasok Efisisensi Pemasaran 1. Volume Penjualan : ……… kg satu kali panen 2. Harga Beli (Rp/kg) : ………
3. Harga Jual (Rp/kg) : ………
4. Kegiatan apa saja yang dilakukan sejak pembelian bahan baku sampai penjualan : Produksi Penyimpanan Pengangkutan/Transportasi Pengemasan Sortasi dan Grading Promosi Lainnya ……….
Analisis Nilai Tambah 1. Berapa hasil produksi (output) dalam satu kali produksi : ...kg 2. Berapa volume bahan baku dalam satu kali produksi : ...kg 3. Berapa kali produksi dalam setahun : ...kali 4. Apa saja sumber daya energi yang digunakan : ...
5. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap sumber daya energi dalam satu kali produksi : ...
6. Apa saja bahan baku (material) yang digunakan dalam satukali produksi : ...
7. Berapa banyak dan biaya setiap bahan baku dalam satu kali produksi : ...
Lampiran 7. Kuisioner Penelitian untuk Tani Se jahtera Farm
Kuisioner ini digunakan sebagai bahan penyusun skripsi
“Analisis Network Supply Chain dan Pengendalian Persediaan Beras Organik Studi Kasus Rantai Pasok Tani Sejahtera Farm, Kab. Bogor” oleh Prisca Nurmala Sari (H34080038), Mahasiswa departemen Agribisnis, Fakultas
Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Tanggal : No. Kuesioner :
ANALISIS NETWORK SUPPLY CHAIN BERAS ORGANIK Karakteristik Responden
1. Nama : ...
2. Jenis Kelamin : Laki- laki Perempuan 3. Umur : …………. tahun 4. Sifat Usaha : Utama Sampingan 5. Pekerjaan Lainnya : ………..
6. Jumlah Tenaga Kerja : ………..orang Sasaran Rantai Pasok 1. Sasaran pasar beras organik yang Bapak/Ibu jual : Pasar domestik Pasar ekspor
2. Karakteristik grade produk yang dijual : rade …., karakteristik ...
rade …., karakteristik ...
rade …., karakteristik ...
3. Siapakah yang berperan dalam penciptaan grade produk : ...
4. Keinginan ritel sebagai konsumen seperti apa terhadap produk yang dijual : ....
...
5. Bagaimana tren penjualan beras organik : ...
6. Sasaran pengembangan yang sudah dilakukan bersama dengan mitra di dalam rantai pasok : ...
7. Sasaran pengembangan yang diharapkan untuk dilakukan bersama dengan mitra : ...
8. Sasaran pengembangan yang menjadi target atau rencana oleh semua anggota rantai pasok : ...
Struktur Rantai Pasok 1. Bentuk produk akhir : ...
2. Bagaimana karakteristik produk : ...
3. Produk akhir dijual kemana saja : ...
4. Siapa saja stakeholders yang berperan pada kinerja perusahaan : ...
5. Bagaimana upaya Anda ketika terdapat keluhan mengenai kualitas produk : ...
6. Pernahkah produk dikembalikan oleh ritel : ...
7. Kendala dalam rantai pasok : ...
Lampiran 7. Lanjutan Manaje men Rantai Pasok
1. Apakah ada kriteria pemilihan petani mitra yang menjual produknya dan bagaimana : ... ... 2. Apakah ada kriteria pemilihan ritel sebagai distributor yang menjual
produknya dan bagaimana : ... ... 3. Apakah terdapat kesepakatan dalam bentuk kontrak dengan pembeli :
Ya Tidak
4. Sistem kontrak : Formal Informal
5. Apa saja yang menjadi poin kesepakatan di dalam kontrak baik formal maupun informal dan bagaimana penjelasannya :
... 6. Bagaimana sistem transaksi yang berlangsung dengan ritel :
... 7. Bagaimana mekanisme pembayaran : ... 8. Apakah program pemerintah dapat dirasakan langsung dan bagaimana
dampaknya : ... 9. Bagaimana kolaborasi atau koordinasi antara anggota rantai pasok :
...
Sumber Daya Rantai Pasok
1. Sumber daya fisik apa saja yang dimiliki dalam mendukung usaha :
... 2. Bagaimana dukungan infrastruktur yang terdapat di lokasi usaha :
... 3. Bagaimana penerapan teknologi produksi di dalam menjalankan usaha :
... 4. Bagaimana penerapan teknologi informasi dalam mendukung kebutuhan
informasi usaha :
... 5. Bagaimana keadaan sumber daya manusia yang digunakan dalam usaha :
... 6. Apakah terdapat pengembangan sumber daya manusia dan bagaimana
caranya : ... 7. Sumber modal usaha Bapak/Ibu :
Sendiri Lembaga Keuangan Informal
Lembaga Keuangan Formal Lainnya ………
Proses Bisnis Rantai Pasok
1. Bagaimana siklus pemesanan beras organik : ... 2. Hal apa yang mendasari dalam menentukan jumlah pemesanan : ...
Permintaan ritel-ritel Lainnya ... 3. Apakah terdapat penambahan pesanan kepada petani mitra untuk
mengantisipasi peningkatan kuantitas pemesanan oleh ritel secara tiba-tiba :
Lampiran 7. Lanjutan
4. Bagaimana pengaturan siklus produksi beras organik : ...
5. Faktor yang menentukan siklus produksi : Ukuran pesanan oleh ritel Ditentukan sendiri, tidak hanya berdasarkan kebutuhan ritel 6. Bagaimana proses pemesanan atau pembelian yang dilakukan oleh ritel-ritel : ...
7. Bagaimana mekanisme penentuan harga jual produk : ...
8. Hal apa yang mendasari penentuan harga jual produk : ...
9. Bagaimana aliran produk dari petani mitra :
Lancar Kurang Lancar Tidak Lancar 10. Bagaimana proses pendistribusian produk kepada ritel : ...
11. Bagaimana aliran informasi dengan petani mitra serta sebaliknya : Lancar Kurang Lancar Tidak Lancar 12. Bagaimana aliran informasi dengan ritel serta sebaliknya : Lancar Kurang Lancar Tidak Lancar 13. Informasi apa saja yang didistribusikan kepada petani mitra : ...
14. Informasi apa saja yang didistribusikan kepada ritel : ...
15. Bagaimana aliran finansial dari ritel : Lancar Kurang Lancar Tidak Lancar 16. Bagaimana mekanisme pembayaran oleh ritel : ...
17. Bahan pendukung apa saja dalam produksi beras organik : ...
18. Dari mana saja pasok bahan pendukung : ...
19. Apakah terdapat perencanaan kolaboratif dengan mitra ke depannya, apa saja: ...
20. Apakah terdapat penelitian kolaboratif yang pernah dilakukan, penelitian apa : ...
21. Bagaimana risiko yang ditanggung, risiko apa saja : ...
22. Bagaimana cara membangun kepercayaan dalam rantai pasok : ...
...
23. Apakah produk yang dijual memiliki merek : Ya Tidak 24. Jika ada, apa merek tersebut : ...
25. Apakah terdapat label sertifikasi organik. Dari mana mendapatkannya : ...
...
Kinerja Rantai Pasok Efisisensi Pemasaran 1. Volume Penjualan : ……… kg bulan 2. Harga Beli (Rp/kg) : ………
3. Harga Jual (Rp/kg) : ………
4. Kegiatan apa saja yang dilakukan sejak pembelian beras organik sampai penjualan :
Penggilingan Penyimpanan
Pengangkutan/Transportasi Pengemasan
Lampiran 7. Lanjutan
Lainnya ……….
Inventory Turnover
1. Biaya penjualan tahunan tanpa mark up dan diskon : Rp ... 2. Berapa jumlah beras organik yang berada di dalam gudang per bulan : ... 3. Berapa nilai total barang yang terdapat di gudang per tahun : Rp ...
Analisis Nilai Tambah
1. Berapa hasil produksi (output) dalam satu kali produksi : ...kg 2. Berapa volume bahan baku dalam satu kali produksi : ...kg 3. Berapa kali produksi dalam setahun : ...kali 4. Apa saja sumber daya energi yang digunakan : ... 5. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap sumber daya energi dalam satu
kali produksi : ... 6. Apa saja bahan baku (material) yang digunakan dalam satu kali produksi :
... 7. Berapa banyak dan biaya setiap bahan baku dalam satu kali produksi :
... 8. Apa saja dan berapa biaya service dalam satu kali produksi : Rp ...
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS ORGANIK