Amri, Chairul dan Untara, 2012. “Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan, Good Corporate Govarnance dan Corporate Social ResponsibilityTerhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan LQ-45 yang terdaftar dalam Indonesia Stock Exchange (IDX) dalam tahun 2008-2010”, Journal Of Financial Economic, Volume 3 Nomor 3 hal 1-12.
Ardimas, Wahyu,2013. “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Corporate Social Responsibility(CSR) Terhadap Nilai Perusahaan pada Bank Go Public yang Terdaftar di BEI”, Journal Of Financial Economic, Volume 3 Nomor 4 hal 1-12.
Bringham, Eugene F dan Joel F Houston, 2001. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan, Salemba Empat, Jakarta.
Erlina, 2008. Metodologi Penelitian Bisnis: Untuk Akuntansi dan Manajemen, Edisi Kedua, Cetakan Pertama, USU Press, Medan.
Erlina, 2011. Metodologi Penelitian, USU Press, Medan.
Ghozali, Imam, 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS, Edisi 3, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Ghozali, Imam, 2009. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS, Edisi 4, Cetakan Ke-4, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS19, Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro.
Gitosudarmo, Indriyo, 2002. Manajemen Keuangan, Edisi Keempat, BPFE, Yogyakarta.
Hadi, Nor. 2011. Corporate Social Responsibility,Graha Ilmu, Yogyakarta.
Harahap, Syafri Sofyan, 2011. Analisis Kritis Laporan Keuangan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Harmono, 2009. Manajemen Keuangan: berbasis balance scorecard, Edisi 1, Cetakan ke-1, Bumi Aksara, Jakarta.
Intan, Rahmawati dan Akram. 2007. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Perusahaan pada
Perusahaan-Perusahaan di BEJ Periode 2000-2004. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma. Vol 6. No 1. Hal 31-44.
Jensen, M; Meckling, 1976. “The Agency Theory Of The Firm: Managerial Behaviour, Agency Cost and Ownership Structure”. Journal of Financial Economic, Volume 3 No 4, pp 305-360
Kuncoro, Mudrajad. 2003. “Metode Riset Untuk Bisnis Dan Ekonomi”. Erlangga:
Jakarta
Kusumadilaga, Rimba. 2010. “Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”. Skripsi. Semarang : Fakultas Ekonomi UNDIP.
Made, Gusti Ayu dan Gede Juliarsa. 2013. “Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Pemoderasi”, Jurnal Akuntansi, Vol 5. Bali : Universitas Udayana.
Monika, Yenni. 2015. “Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Dan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”. Skripsi.
Medan : Fakultas Ekonomi USU.
Nuraina, Elva. 2012. “Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Hutang Dan Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI)”. Jurnal Bisnis dan Ekonomi, Vol 19. Madiun. IKIP PGRI.
Prambudi , Teguh, 2006.Perjalanan Si Konsep Seksi, Majalah Swa Sembada, Desember 2005 - Januari 2006.
Priantinah, Denies 2012. “PengaruhGood Corporate Govarnance dan PengungkapanCorporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan”, Jurnal Nominal, Volume I Nomor I hal 84 - 103.
Putri, Febrina. 2015. “Pengaruh Kinerja Keuangan, Good Corporate Governance dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Skripsi. Medan : Fakultas Ekonomi USU.
Sartono, Agus, 2001. “Manajemen Keuangan : Teori dan Aplikasi”, Edisi Keempat, BPFE, Yogyakarta.
Sembiring, Eddy Rismanda, 2005. “Karakteristik Perusahaan Dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial: Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Tercatat Di Bursa Efek Jakarta”. Simposium Nasional Akuntansi VIIISolo, 15 – 16 September 2005.
Sjahrial, Dermawan. 2002. Manajemen Keuangan, Edisi 3, Mitra Wacana, Medan.
Sugiono, 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung.
Tampubolon, Hery Bangun Kristiadi, 2015. Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, Beban, Dan Pendapatan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di BEI.
Tesis S2 Akuntansi USU.
Undang-Undang Republik Indonesia No 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.
Wardhani, Ratna. 2006. “Mekanisme Corporate Governance Dalam Perusahaan Yang Mengalami Masalah Keuangan (Financially Distressed Firms)’’.
Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang.
Warsono, 2003, Manajemen Keuangan, Edisi Pertama, Cetakan Pertama, UMM Press, Malang.
Weston, J.F and Copeland, T.E. 2002. Manajemen Keuangan. Edisi 9. Jakarta.
Binarupa Aksara.
www.idx.co.id
http://sp.beritasatu.com/home/tgpf-pt-silva-inhutani-banyak-lakukan-pelanggaran/16189
LAMPIRAN
LAMPIRAN I
Daftar Populasi dan Sampel Penelitian Perusahaan Sub Sektor Pertanian
No Nama Perusahaan Kode Perusahaan
Populasi Kriteria Sampel 1 2 3 4 Sampel 1 PT Bisi International
Tbk
6 PT Golden Plantation Tbk
GOLL 6 √ - - - -
7 PT Gozco Plantation Tbk
15 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
SSMS 15 √ - - - -
16 PT Tunas Baru Lampung Tbk
TBLA 16 √ √ √ √ 9
17 PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk
UNSP 17 √ - - - -
18 PT Central
Proteinaprima Tbk
CPRO 18 √ - - - -
19 PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk
DSFI 19 √ - - - -
20 PT Inti Agra Resources Tbk
IIKP 20 √ - - - -
21 PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk
BTEK 21 √ - - - -
Sumber : Diolah Peneliti (2016)
LAMPIRAN 2
Daftar Item Pengungkapan Corporate Social Responsibility
NO KATEGORI KETERANGAN
1 LINGKUNGAN 1. Pengendalian polusi kegiatan operasi ; pengeluaran riset dan pengembangan untuk mengurangi polusi.
2. Pernyataan yang menunjukkan bahwa operasi perusahaan tidak
mengakibatkan polusi atau memenuhi ketentuan hukum dan peraturan polusi.
3. Pernyataan yang menunjukkan polusi operasi telah atau akan dikurangi.
4. Pencegahan atau kerusakan
lingkungan akibat pengolahan sumber alam, misalnya reklamasih.
5. Konservasi sumber daya alam, misalnya mendaur ulang kaca, besi, minyak, air dan kertas.
6. Penggunan material daur ulang.
7. Menerima penghargaan berkaitan dengan program lingkungan yang dibuat perusahaan.
8. Merancang fasilitas yang harmonis dengan lingkungan.
9. Kontribusi dalam seni yang bertujuan untuk memperindah lingkungan.
10. Kontribusi dalam pemugaran bangunan sejarah.
11. Pengolahan limbah.
12. Mempelajari dampak lingkungan untuk memonitor dampak lingkungan perusahaan.
13. Perlindungan lingkungan hidup.
2. ENERGI 14. Menggunakan energy secara lebuh
efisiendlam kegiatan operasi.
15. Memanfaatkan barang bekas untuk memproduksi energy.
16. Penghematan energy sebagai hasil produk daur ulang.
17. Membahas upaya perusahaan dalam mengurangi konsumsi energy.
18. Peningkatan efisiensi energy dari
19. Riset yang mengarah pada
21. Mengurasi polusi, iritasi atau resiko dalam lingkungan kerja.
22. Mempromosikan keselamatan tenanga kerja dan kesehatan fisik atau mental.
23. Statistik kecelakaan kerja.
24. Mentaati peratutan standar kesehatan dan keselamatan kerja.
25. Menerima penghargaan berkaitan dengan keselamatan kerja.
26. Mentapkan suatu komite keselamatan kerja.
27. Melaksanakan riset untuk
meningkatkan keselamatan kerja.
28. Pelayanan kesehatan tenaga kerja
4. LAIN-LAIN TENAGA KERJA 29. Perekrutan atau memanfaatkan tenanga kerja wanita orang cacat.
30. Persentase/jumlah tenanga kerja wanita/orang cacat dalam tingkat manajerial.
31. Tujuan penggunaaan tenanga kerja wanita/orang cacat dalam pekerjaaan.
32. Program untuk tenagan kerja wanita/orang cacat.
33. Pelatihan tenaga kerja melalui program tertentu ditempat kerja.
34. Memberi bantuan keuangan bagi tenanga kerja dalam bidang pendidikan.
35. Memberikan suatu pusat tenaga kerja.
36. Bantuan atau bimbingan untuk tenanga kerja yang dalam proses mengundurkan diri atau yang telah membuat kesalahan.
37. Perencanaan kepemilikan rumah karyawan.
38. Fasilitas untuk aktivitas rekreasi.
39. Persentase gaji untuk pensiun.
40. Kebijakan penggajian dalam perusahaan.
41. Jumlah tenanga kerja dalam perusahaan.
42. Tingkatan manajerial yang ada.
43. Disposisi staff-dimana staff ditempatkan.
44. Jumlah staff, masa kerja dan kelompok usia mereka.
45. Statistik tenaga kerja, misal : penjualan per tenaga kerja.
46. Kualifikasi tenanga kerja yang direkrut.
47. Rencana kepemilikan saham oleh tenaga kerja.
48. Rencana pembagian keuntungan lain.
49. Informasi hub manajemen dengan tenanga kerja dengan meningkatkan kepuasan dan motivasi kerja.
50. Informasi stabilitas pekerjaan tenaga kerja dan masa depan perusahaan.
51. Laporan tenaga kerja yang terpisah.
52. Hubungan perusahaan dengan serikat buruh.
53. Gangguan dan aksi tenaga kerja.
54. Informasi bagaimana aksi tenaga kerja dinegoisasikan.
55. Kondisi kerja secara umum.
56. Re-organisasi perusahaan yang mempengaruhi tenaga kerja.
57. Statitistik perputaran tenaga kerja.
5. PRODUK 58. Pengembangan produk perusahaan,
termasuk pengemasannya.
59. Gambaran pengeluaran riset dan pengembnagan produk.
60. Informasi proyek riset perusahaan untuk memperbaiki produk.
61. Produk memenuhi standar keselamatan.
62. Membuat produk lebih aman untuk konsumen.
63. Melaksankaan riset atas tingkat keselamatan produk perusahaan.
64. Peningkatan kebersihan/keselamatan dalam pengolahan dan penyiapan produk.
perusahaan.
66. Informasi mutu produk yang dicerminkan dalam penerimaan penghargaan.
67. Informasi yang dapat diverifikasi bahwa mutu produk telah meningkat (misal ISO 9000).
6. KETERLIBATAN MASYARAKAT
68. Sumbangan tunai, produk, pelayanan unyuk mendukung aktivitas
masyarakat.
69. Tenaga kerja paruh wkatu dari mahasiswa atau pelajar.
70. Sebagai spronsor untuk proyek kesehatan masyarakat.
71. Membantu riset medis.
72. Spronsor untuk konferensi pendidikan, seminar atau pameran seni.
73. Membiayai program beasiswa.
74. Ada fasilitas perusahaan untuk masyarakat.
75. Sponsor kampanye nasional.
76. Mendukung pengembangan industri lokal
7. UMUM 77. Tujuan/kebijakan perusahaan secara
umum berkaitan dengan tanggungjawab social.
78. Informasi berhubungan dengan tanggung jawab sosial selain yang disebutkan diatas.
Sumber : Monika, 2015.
LAMPIRAN III