[BPS] Badan Pusat Statistik. 2011. Produksi Sayuran Di Indonesia. Statistik Indonesia : BPS Indonesia.
[Deptan] Departemen Pertanian. 2012. Produksi Sayuran di Propinsi Jawa Barat. Statistik Departemen Pertanian : Deptan Indonesia.
Agromedia, Redaksi. 2007. Panduan Lengkap Budidaya Tomat. Jakarta : Agromedia.
Basyib F. 2007. Manajemen Risiko. Jakarta: Pt. Grasindo.
Cahyono, B. 2008. Tomat : Usaha Tani, dan Penanganan Pascapanen. Kanisius. Yogyakarta. 136 hal
Cher P. 2011. Analisis Risiko Produksi Sayuran Organik Pada Pt Masada Organik Indonesia Di Bogor Jawa Barat. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Darmawi H. 2005. Manajemen Risiko. Jakarta : Bumi Aksara.
Dewiaji T. 2011. Analisis Risiko Produksi Pembesaran Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) Di Cv Jumbo Bintang Lestari Gunungsindur Kabupaten Bogor. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Fariyanti A, Sarianti T, Tinaprila N. Konsep Risiko dan Ketidakpastian. Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Ginting L. 2009. Risiko Produksi Jamur Tiram Putih Pada Usaha Cempaka Baru Di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi Dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Harjadi S. 1989. Dasar-Dasar Hortikultura. Bogor : Jurusan Budidaya Tanaman, Institut Pertanian Bogor.
Harwood, J, R. Heifner and K. Coble, J, Perry and A, Somwaru. 1999. Market and Trade Economics Division and ResourceEconomic Division, Economic Research Service. US Department of agriculture. Agricultural economic report no. 774.
Hanafi M. 2006. Manajemen Risiko. Yogyakarta: Unit Penerbit Dan Percetakan Sekolah Tinggi Manajemen Ykpn.
Kountur R. 2006. Manajemen Risiko Operasional (Memahami Cara Mengelola Risiko Operasional Perusahaan). Jakarta : Ppm.
68 Kountur R. 2008. Mudah Memahami Manajemen Risiko Perusahaan. Jakarta :
Ppm.
Mujiburrahmad. 2011. Analisis Produktivitas Usahatani Tomat Berbasis Agroklimat, (Kasus Dataran Medium dan Dataran Tinggi). Sains Riset Volume 1 - No. 2.
Parengkuan H. 2011. Analisis Risiko Produksi Jamur Tira Putih Pada Yayasan Paguyuban Ikhlas Di Desa Cibening Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Pinto B. 2011. Analisis Risiko Produksi Pada Peternakan Ayam Broiler Milik Bapak Restu Di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Puryanti Y. 2011. Analisis Risiko Produksi Sayuran Hidroponik Pada Pt Momenta Agrikultura (Amiazing Farm) Lembang, Jawa Barat. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi Dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Rahardi, F., R. Palungkun, dan A. Budiarti. 2001. Agribisnis Tanaman Sayur. Jakarta : Penebar Swadaya.
Robinson, L.J. and P.J Berry. 1987. The Competitive Firm’s response to risk. New York. Macmillan Publising Company
Silaban F. 2011. Analisis Risiko Produksi Ikan Hias Pada Pt Taufan Fish Farm Di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi Dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Situmeang H. 2011. Analisis Risiko Produksi Cabai Merah Keriting Pada Kelompoktani Pondok Menteng, Desa Citapen, Kecamatan Ciawi, Bogor. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Suarni S. 2006. Aplikasi Nitrobenzen Pada Tomat Cherry (Lycopersicon Esculentum VaR. Cerasiforme) Dalam Sistem Hidroponik. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Tarigan P. 2009. Analisis Risiko Produksi Sayuran Organikpada Permata Hati Organic Farm di Bogor, Jawa Barat. [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Wisdya S. 2009. Analisis Risiko Produksi Anggrek Phalaenopsis Pada Pt Ekakarya Graha Flora Di Cikampek Jawa Barat [Skripsi]. Bogor : Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI TOMAT CHERRY
PADA PD PACET SEGAR, KECAMATAN CIPANAS,
KABUPATEN CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT
SKRIPSI
ASHABUL YAMIN H34104022
DEPARTEMEN AGRIBISNIS
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2012RINGKASAN
ASHABUL YAMIN. Analisis Risiko Produksi Tomat Cherry Pada PD Pacet Segar , Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan NARNI FARMAYANTI)
Pertanian merupakan salah satu sektor kehidupan yang bidang pekerjaannya berhubungan dengan pemanfaatan alam sekitar dengan menghasilkan produk pertanian yang diperlukan oleh seluruh kalangan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jasmaninya. Pertanian terbagi atas tiga sub sektor yaitu perkebunan, tanaman pangan, dan hortikultura. Holtikultura menjadi salah satu pusat perhatian karena berdasarkan data ekspor impor tahun 2008 dan 2009 menunjukkan bahwa sub sektor hortikultura mengalami peningkatan dalam hal impor. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pasokan hortikultura dari dalam negeri dan tingginya minat masyarakat dalam mengkonsumsi produk impor. Sayuran adalah salah satu produk hortikultura. Sayuran memiliki karakteristik yang berbeda dengan komoditi lainnya. Komoditi ini memiliki risiko yang cukup besar yang menyebabkan ketergantungan antara pasar dengan konsumen dan produsen. Sayuran merupakan salah satu bahan makanan penting serta relatif murah dan cukup tersedia di Indonesia, yang memiliki kondisi agroklimat sesuai untuk tumbuh dan berproduksi dengan baik. Kandungan vitamin dan mineral yang lengkap serta bervariasi juga banyak mengandung serat menyebabkan sayuran dapat dijadikan sebagai bahan makanan bergizi yang dapat menunjang kesehatan (Rahardi et al. 2001).
Pengelolaan usaha pertanian khususnya budidaya sayuran dihadapkan pada risiko produksi. Salah satu jenis sayurannya adalah tomat cherry. Budidaya tomat cherry dihadapkan pada risiko produksi. Risiko produksi ini disebabkan oleh beberapa faktor sehingga terjadinya fluktuasi produksi setiap periodenya. Oleh karena itu, pelaku bisnis diharapkan dapat meminimalisir risiko tersebut agar dapat memperoleh keuntungan sesuai yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi tomat cherry pada PD Pacet Segar, (2) Menganalisis probabilitas dan dampak sumber-sumber risiko produksi tomat cherry terhadap pendapatan PD Pacet Segar, (3) Menganalisis alternatif strategi yang diterapkan untuk mengatasi risiko produksi yang dihadapi oleh usaha budidaya tomat cherry pada PD Pacet Segar.
Penelitian ini dilaksanakan di PD Pacet Segar Cianjur. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret – Mei 2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, kedua data ini bersifat kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Proses wawancara dan pengisian kuisioner dilakukan terhadap pimpinan yang sekaligus penanggung jawab produksi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari skripsi, jurnal, Departemen Pertanian, Biro Pusat Statistik, buku-buku pendukung dalam penyusunan skripsi.
Hasil analisis risiko produksi tomat cherry pada PD Pacet Segar ditemukan lima sumber risiko produksi yaitu pengaruh cuaca, hama, penyakit, kualitas bibit, dan sumber daya manusia. Sumber risiko pengaruh cuaca memiliki probabilitas dan dampak paling besar diantara sumber-sumber risiko lainnya. Probabilitas dari
iii sumber risiko ini adalah 44 persen dan nilai dampaknya yang dihitung dengan metode VaR dengan tingkat kepercayaan 95 persen adalah Rp 9.722.492,00. Nilai probabilitas dan dampaknya berurutan setelah sumber risiko perubahan cuaca adalah kualitas bibit, penyakit, hama, dan sumber daya manusia.
Setelah dilakukan identifikasi terhadap sumber-sumber risiko, maka dilakukan pemetaan risiko yang akhirnya didapatkan alternatif strategi penanganan terhadap sumber risiko tersebut. Sumber risiko yang penanganannya dengan strategi preventif adalah penyakit, pengaruh cuaca, dan kualitas bibit. Sumber risiko ini berada pada kuadran I dan II yang mana memiliki probabilitas yang tinggi. Sumber risiko yang dilakukan penanganan dengan strategi mitigasi adalah kualitas bibit dan perubahan cuaca. Sumber risiko tersebut memiliki probabilitas dan dampak yang besar.
Strategi penanganan risiko yang diusulkan untuk sumber risiko pengaruh cuaca adalah melakukan budidaya dengan menggunakan greenhouse, sehingga probabilitas dan dampak risiko dapat diminimalkan. Budidaya dengan meggunakan greenhouse dapat meminimalkan kematian tanaman yang disebabkan oleh perubahan cuaca dan juga meminimalkan sumber risiko lainnya seperti serangan hama dan penyakit dan meningkatkan produktivitas tanaman tomat.
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak manajemen perusahaan, strategi penanganan terhadap sumber risiko kualitas bibit dilakukan dengan melakukan kerja sama dengan ICDF dalam menghasilkan bibit yang berkualitas dan juga pihak perusahaan khususnya penanggung jawab prosuksi ikut mempelajari bagaimana melakukan pembenihan tomat cherry yang baik. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap bibit dari ICDF, karena bibit tomat cherry tidak dijual di pasaran.
Penanganan terhadap sumber risiko yang disebabkan oleh penyakit dilakukan dengan melakukan penyemprotan fungisida ganda, khususnya pada musim hujan. Penyemprotan ini bertujuan agar tanaman tidak mudah terserang penyakit, khususnya penyakit layu fusarium. Selain itu, penanganan juga dilakukan dengan pembuatan drainase yang bagus dan bedengan dengan tinggi 25–30 cm dari permukaan tanah. Pembuatan bedengan yang tinggi ini bertujuan untuk mengurangi kelembaban tanah sehingga tanaman tidak terjangkit penyakit layu fusarium.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI TOMAT CHERRY
PADA PD PACET SEGAR, KECAMATAN CIPANAS,
KABUPATEN CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT
ASHABUL YAMIN H34104022
Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada
Departemen Agribisnis
DEPARTEMEN AGRIBISNIS
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2012Judul Skripsi : Analisis Risiko Produksi Tomat Cherry pada PD Pacet Segar Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat Nama : Ashabul Yamin
Nrp : H34104022
Menyetujui, Pembimbing
Ir. Narni Farmayanti, M.Sc.
NIP. 19630228 199003 2 001
Mengetahui :
Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen
Institut Pertanian Bogor
Dr. Ir. Nunung Kusnadi, MS
NIP. 19580908 198403 1 002
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Risiko Produksi Tomat Cherry pada PD Pacet Segar, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat” adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam bentuk daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.
Bogor, Juli 2012
Ashabul Yamin H34104022