• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adiwiganda YT. 1984. Pengaruh pelengket gum arab terhadap bintil akar Calopogonium caeruleum (Benth.) Hemal. Bulletin Perkaretan Balai Penelitian Perkebunan Sungei Putih. 5:14-21.

Arsyad S. 1989. Konservasi Tanah dan Air. Bogor (ID): IPB Press

. 2010. Konservasi Tanah dan Air. UPT Produksi Media Informasi Lembaga Sumberdaya, IPB. Bogor Press.

Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. 2015. Produksi sayuran di Indonesia.http://www.bps.go.id [22 Juni 2015].

Baharuddin R. 2010. Penggunaan kacang hias (Arachis pintoi) sebagai biomulsa pada budidaya tomat (Licopersicon esculentum M.) [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Balai Penelitian Tanaman Sayuran. 2006. Calon Varietas Unggul Buncis Tegak. Bandung (ID): Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

[BMKG] Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (ID). 2015. Data iklim staisun Dramaga. Bogor (ID): BMKG

Burket JZ, Hemphill DD, and Dick RP. 1997. Winter cover crops and nitrogen management in sweet corn and brocoli rotation. Hort.Sci. 32(4):64-668 Cahyono B. 2001. Buncis dan Broccoli. Yogyakarta (ID): Kanisius.

. 2007. Kacang Buncis: Teknik Budidaya Dan Analis Usaha Tani. Yogyakarta (ID): Kanisius 129 pp.

Duke AJ. 1981. Handbook of Legumes of World Economic Importance. Plenum Press New York and London. 345 pp.

Evisal R. 2003. Pembibitan dan penanaman Arachis pintoi sebagai penutup tanah di perkebunan. Jurnal Agrotropika. 8:1-5.

Febrianto Y. 2012. Pengaruh jarak tanam dan jenis stek terhadap kecepatan penutupan Arachis pintoi krap. & greg. Sebagai biomulsa pada pertanaman tomat (Licopersicon Esculentum M.). [Skripsi]. Bogor (ID): Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. 47 hal.

Gardner FP, Pearc RB, Mitchell RL. 1985. Fisiologi Tanaman Budidaya. (terjemahan Herwati dan Subiyanto). Jakarta (ID): UI Press. hlm. 205 Gomez KA dan Gomez AA. 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian.

(Terjemahan). Syamsudin E dan Baharsjah JS. Jakarta (ID): UI Press. 698 hal.

Hakim N, Nyakpa MY, Lubis AM, Nugroho SG, Diha MA, Go, BH, dan Bailey HH. 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Lampung (ID): Universitas Lampung. 488 hal.

Hall DW, V. Vandiver VV, Ferell JA. 2012. Purple nutsedge, Cyperus rotundus (L.). Florida (US): University of Florida.

Hardjowigeno S. 1987. Ilmu Tanah. Bogor (ID): PT. Mediyatama Sarana Perkasa Hoyt GD and Hargrone WL 1986. Legume cover crop for improving crop and soil

management in the Southern United State. Hort. Sci. 21:397:402

Huang Y, Tang L, Zheng Z, Chen, Ying. 2004 Utilization Of Arachis pintoi In Red Soil Region and its Efficiency on Water-Soil Conservation in China. 13th International Soil Conservation Organisation Conference.

26

Irfan. 1993. Bertanam Kacang Sayur. Jakarta (ID): Penebar Swadaya

Kartika JG, Reyes MR, Susila AD. 2009. Review of Literature on Perennial Peanut (Arachis pintoi) as Potential Cover Crop in the Tropics. Kumpulan Makalah Seminar Ilmiah (ed. Susila AD et al.). Perhimpunan Hortikultura Indonesia. Bogor. hal 391-399.

Kohnke H. Betrant AR. 1959. Soil Conservation. New York (US): McGraw Hill Book Co.Inc.

Kurniawan H. 2012. Strata tajuk dan kompetisi pertumbuhan cendana (Santalum album linn.) di pulau timur. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallace. Vol.1 (2): hal 9

Lal R. 1994. Soil Manajement for Sustainability. World Soil Conservation Society and the Soil Science Society of America. Ankeny (US): Iowa.

Marliah A, Jumini, Jamilah. 2010. Pengaruh jarak tanam antar barisan pada sistem tumpangsari beberapa varietas jagung manis dengan kacang merah terhadap pertumbuhan dan hasil. Bul. Agrista. 14(1): 30-38.

Maswar. 2004. Kacang hias (Arachis pintoi) pada usaha tani lahan kering. Bogor (ID): Balai Penelitian Tanah.

McWilliams DA, Benglund DR, Endres GJ. 1999. Corn growth and management quick guide [internet]. [diunduh 23 November 2014]. Tersedia pada : www.ag.ndsu.edu/pubs/plantsci/rowcrops/ a1173/a1173.pdf.

Ngome AF, Mtei MK. 2010. Establishment, biological nitrogen fixation and nutritive value of Arachis pintoi (CIAT 18744) in western Kenya. Jurnal Tropical Grasslands. 44(3): 289–294.

Nurhayati L, Nugraha S,Wijayanti P. 2012. Pengaruh erosi terhadap produktivitas lahan DAS Walikan Kabupaten Karanganyar dan Wonogiri tahun 2012. [Skripsi]. Surakarta (ID): Program Studi Pendidikan Geografi PIPS FKIP UNS Surakarta.

Poerwanto R, Susila AD. 2014. Teknologi Hortikultura. Bogor (ID). IPB Press Rachman A, Darlah A, dan Santoso D. 2009. Pupuk Hijau. Bogor (ID): Balai

Penelitian dan Pengembangan Tanah. hal 41-57.

Rahim SE. 2000. Pengendalian Erosi Tanah dalam Rangka Pelestarian Lingkungan Hidup. Jakarta (ID): Bumi Aksaraan.

Rismunandar. 1975. Bertanam Sayur-sayuran. Bandung (ID): Penerbit Teratai. Rosliani R., Hilman Y, Nurtika N. 2002. Pengaruh tanaman penutup tanah dan

mulsa limbah organik terhadap produksi mentimun dan erosi tanah. Jurnal Hortikultura. 12(2):81-87.

Rubatzky VE and Yamaguchi M. 1998. Sayuran Dunia 2: Prinsip, Produksi, dan Gizi, Jilid 2 (diterjemahkan dari: World Vegetable: Principles, Production, and Nutritive, Second Edition, penerjemah: Catur Herison). Bandung (ID): Penerbit ITB. 292 hal.

Rukmana R. 1994. Bertanam Buncis. Yoyakarta (ID): Kanisius.

. 1994. Budidaya Buncis dan Broccoli. Yogyakarta (ID): Kanisius. Setianingsih T dan Khaerodin. 1993. Pembudidayaan Buncis Tipe Tegak dan

Merambat. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Setiawan, 1994, Sayuran Dataran Tinggi, Penebar Swadaya, Jakarta

27

Sofiari E dan Djuariah D. 2004. Pengembangan Metode Pengujian Substansial Tanaman Buncis. Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Pusat Perlindungan Varietas Tanaman. 17 hal.

Stivers-Young L. 1998. Growth, nitrogen accumulation, and weed suppression by fall cover crops following early harvest of vegetable. Hort. Sci. 33(1):60-63.

Subekti N. A., Syafruddin, Roy E., dan Sri S. 2010. Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Maros. Hal 16-27

Sugiono. 2007. Evaluasi status hara N, P, K, dan c-organik yang terangkut erosi akibat penerapan berbagai teknik mulsa vertikal di lahan miring pada pertanaman jeruk (citrus sinensis) di desa rumah galuh kecamatan sei bingei kabupaten langkat. [Skripsi]. Medan. Departemen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. 42 hal.

Sumarni N, Hidayat A, Sumiati E. 2005. Pengaruh penutup tanah dan mulsa organik terhadap produki cabai dan erosi tanah. Jurnal Hortikultura. 16(3):200. Sutedjo MM, Kartasapoetra AG. 2005. Pengantar Ilmu Tanah. Jakarta (ID): PT

Rineka Cipta.

Tarumingkeng R. 2001. Biologi dan perilaku rayap. http://rudyct.com/biologi dan perilaku rayap.htm. [12 Juli 2015].

Tropical Forages. 2010. Arachis pintoi. http://indonesia.tropicalforages.info/key/ Forages/Media/Html/Arachis_pintoi. [10 Juni 2015].

Valente SES, Coelho PJA, Gimenes MA, Valls JFM, dan Lopes CR. 1998. Analysis of isoenzymatic variation in accessions of Arachis pintoi derived from its original germplasm collection. Pasturas Tropicales. 23(1): 9-13.

William CN, Uzo JO, and Peregrine WTH. 1993. Produksi Sayuran daerah Tropika (diterjemahkan dari : Vegetable Production in The Tropics, penerjemah : Dr. Ir. Soedharoedjian Ronoprawiro). Yogyakarta (ID): Gajah Mada University Press. 375 hal.

Wulandari R. 1997. Pengaruh konsentrasi paklobutrasol terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) varietas lokal. [Skripsi]. Salatiga (ID): UKSW.

Wyland LJ, Jackson LE, Chaney WE, Klonky K, Koike ST, Kimple B. 1996. Winter cover crops in vegetable cropping system. Impacts on nitrate leaching, soil water, crop yield, pest and management costs. Agric. Ecosystems Environment 59(1-2):1-17.

Zulkarnain H. 2010. Dasar-Dasar Hortikultura. Jakarta (ID): Bumi Aksara . 2013. Budidaya Sayuran Tropis. Jakarta (ID): Bumi Aksara

Zuzel JF and Pikul JJL. 1993. Effect of straw mulch on runoff and erosion from small agricultural plots in Northeastern Oregon. Soil Sci. 156(4):111-117.

28

LAMPIRAN

Sumber: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Dramaga Bogor, 2015

Lampiran 2 Spesies gulma dengan nilai nisbah jumlah dominansi (NJD) tertinggi pada semua perlakuan di lahan datar dan lahan miring

Perlakuan

Spesies gulma NJD tertinggi 2 MSbT Golon-gan NJD (%) 2 MSP Golon-gan NJD (%) Lahan datar

Tanpa mulsa Cyperus killingia T 26.7 comersonii Paspalum R 38.1 MPHP Borreria laevis DL 17.4 Paspalum

comersonii R 35.3

Biomulsa Arachis

pintoi Borreria alata DL 21.0 comersonii Paspalum R 25.0

Lahan miring

Tanpa mulsa sonchifola Emilia DL 24.9 Passiflora foetida DL 21.5

MPHP Ageratum

conyzoides DL 19.0 Borreria

alata DL 17.7

Biomulsa Arachis

pintoi Borreria alata DL 17.7 sonchifola Emilia DL 21.7

Keterangan: MSbT: minggu sebelum tanam, MSP: minggu setelah panen, R: rumput, DL: daun lebar), T: teki

Lampiran 1 Iklim wilayah Dramaga pada bulan Desember 2014 hingga Juni 2015

Bulan

Curah Temperatur Kelembaban Intensitas Kecepatan hujan rata-rata udara radiasi matahari Angin rata-rata

(mm) (ºC) (%) (Cal/Cm²) (Knot) Desember 2014 200 26.3 82 291 4.2 Januari 2015 251 25.2 87 261 3.9 Februari 2015 346 25.0 88 259 3.7 Maret 2015 374 25.6 85 325 4.4 April 2015 206 25.8 86 313 4.1 Mei 2015 202 26.3 82 338 3.9 Juni 2015 90 26.2 79 328 4.0

29

Lampiran 4 Layout petak percobaan di lahan

Lampiran 3 Deskripsi tanaman buncis tegak varietas Rancak F1

Karakter Deskripsi

Tipe Buncis tegak

Varietas Rancak F1

Potensi hasil (ton/ha) 16 - 20

Umur panen (HST) 38 - 45

Adaptasi Dataran Menengah - Tinggi

Bobot polong per buah (g) 4 - 7 g

Panjang polong (cm) 13

Bentuk polong Bulat

Warna polong Hijau muda

Rasa polong Manis

Ketahanan simpan 3 - 4 hari

Ketahanan penyakit Antraknosa

Konsumsi Lalaban, sayur, makanan kaleng

Kebutuhan benih 40-60 kg/ha

Kode Produksi 1731/Kpts/SR.120/1/2008

Pemulia PT. East-West Seed Indonesia

Sumber: www.eastwestindo.com

30

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 2 Februari 1993. Penulis merupakan anak kedua dari 3 bersaudara dari Bapak Damson Gultom dan Ibu Rusti br. Girsang.

Tahun 2005 penulis lulus dari SDN 091400 Dolok Saribu, kemudian pada tahun 2008 penulis menyelesaikan studi di SMP swasta GKPS 3 Pematangsiantar. Selanjutnya penulis lulus dari SMA Negeri 1 Pematangsiantar pada tahun 2011. Penulis diterima di kampus IPB melalui jalur SNMPTN undangan pada tahun 2011 di Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian.

Selama kuliah penulis aktif dalam organisasi Persekutuan Mahasiswa

Kristen (PMK) dan IPB Farmer Student Club (I’Fast Club) pada tahun 2011-2015, menjadi anggota Litbangtan di Himpunan Profesi mahasiswa Agronomi dan Hortikultura (HIMAGRON) pada tahun 2013-2014. Penulis pernah mengikuti program Magang di kebun Percobaan Kelapa Sawit IPB, Jonggol pada tahun 2012. Penulis juga aktif dalam kepanitiaan Olimpiade Mahasiswa IPB sebagai anggota divisi keamanan pada tahun 2013 dan 2014, Masa Perkenalan Departemen dan Masa Perkenalan Fakultas sebagai anggota divisi keamanan pada tahun 2013, Festival Kampus IPB kepala divisi keamanan tahun 2013, Festival Buah dan Bunga Nusantara (FBBN) sebagai anggota bursa dan expo pada tahun 2014 dan sebagai anggota IHIBF (Indonesia Horticulture Investment and Business Forum) 2015. Penulis juga aktif di kepanitiaan perayaan Natal CIVA IPB 2014 yang berperan sebagai wakil ketua. Selain itu penulis aktif menjadi assisten mata kuliah Pengendalian Gulma tahun ajaran 2014/2015, assisten mata kuliah Dasar-Dasar Agronomi pada tahun ajaran 2014/2015, assisten mata kuliah Dasa-Dasar Hortikultura pada tahun ajaran 2014/2015 dan assisten mata kuliah Ilmu Tanaman Perkebunan pada tahun ajaran 2014/2015. Penulis pernah menjadi moderator Talkshow dalam kegiatan Masa Perkenalan Fakultas tahun 2015. Penulis melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) selama kurang lebih 8 minggu (28 Juni-28 Agustus 2014) di Desa Kutajaya, Kecamatan Kuta Waluya, Kabupaten Karawang.

Prestasi yang pernah diraih oleh penulis yaitu juara 2 lomba lari Maraton Olimpiade Mahasiswa IPB 2012 dan 2014 tingkat kampus dan juara 1 lari Maraton Seri-A tingkat fakultas. Penulis pernah menerima dana hibah penelitian dalam Pogram Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada tahun 2013 dan 2014 dan memperoleh modal usaha Program Mahasiswa Wirausaha 2014. Selain itu penulis juga mendapatkan beasiswa Bidik Misi dari Pemerintah pada tahun 2011-2015.

Dokumen terkait