Bibliography
Ad hisumartha, Sriyadi. 2002. "Kabupaten M aras", dalam Kompas Cyber Media. Ja karta : Kompas. Anon i m . 2006. Profil Pariwisata Maras. Maras : Kantor Pariwisata dan Seni Budaya Kabu paten Maros.
Badan Pusat Statistik Ka bu paten Maras. 2006. Moros da/am Angka. Ma ras : B PS dan BDI Kabupaten Maras.
Balai Konservasi Sumber daya Alam Su lawesi Selatan I . 2006. Rencana Pengelolaan Toman Nasional Bantimurung Bu/usaraung {2006-2031). M a kassar : Di pa Bagian Anggaran 69 Balai KSDA Sulawesi Selata n .
Bemmelen, R . W . van . 1949. The Geology of Indonesia. vol . IA, M artin us N ijhoff, T h e Hague.
Bel lwood, Peter. 1997. Prehistoty of the lndo-Malaysian Archipelago. Second Revised Edition. Honol u l u : U niversity of
Hawaii Press.
Binford, R. Lewis. 1972. Archaeology as Anthropology: An Archaeological Perspective, New York: Semiar Press.
Brian M. Faga n . 1978. Archaeology: A Brief Introduction. Boston-Toronto : Little, Brown and Company.
Cleere. 1989. Archaeological Heritage Management in the Modern World, (ed). London : Unwin Hyman. Clover, l.C. and Clover E.A., 1970. Plestocene Flake-Stone-Tools from Timar and Flores, Mankind.
David Bulbeck, F., Nasruddin, 2002. "Description and Prel i m i n a ry Ana lysis of the M in anga Sipa kko pottery, Mamuju,
South Su lawesi, I ndonesia". Kumpu/an Maka/ah Pertemuan Jlmiah Arkeo/ogi VIII, Yogyakarta, 15-19 Februari
1999. IAAI.
Darvill, Timothy. 1995. Value Systems i n Archaeology. Malcolm A. Cooper, etc (ed). Managing Archaeology. London and New York. Routledge.
Deetz, James. 1967. "I nvitation to Archaeology". The Natura l H istory Press. New York.
Eriawati, Y.J., 1992. "Strategi Adaptasi Perolehan Makanan Pada Manusia Penghuni Kompleks Gua Pa ngkep, Sulawesi
Selatan", dalam Pertemuan lfmiah Arkeologi. Malang.
Eriawati, Y.J . dan l ntan S. Fadhlan M., 1995. Guo-Gua Di Maras Dan Pangkep, Sulawesi Selatan. Laporan Penelitian
Bidang Arkeometri. Ja karta : Puslit Arkenas.
E riawati, Yusmai n i ; Vita ; M . Fadlan S. l ntan, dkk. 1997. Penelitian Suberdaya Alam {Lingkungan Vegetasi) di Situs Kompleks Gua Wilayah Maras Sulawesi Selatan . Jakarta : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
H eekeren, H . R.va n . 1972, The Stone Age of Indonesia. Den Haag : Verhandelingen KITLV, LXI .
H u bert, Forestier. 2007. Ribuan Gunung, Ribuan A/at Batu. Ja karta : Kepustakaan Populer Gramedia.
I Gede Ardika. 1996b. "Peni ngkatan Potensi Gua untuk Pengembangan Wisata Mi nat Khusus", dalam Simposium Nasional II Lingkungan Karst. Jakarta .
l ntan S. Fadhlan M . , dkk. 1991. "Situs-Situs Gua Di Kab. Maros Dan Kab. Pangkep, Sulawesi Selata n". La poran Penelitian Bidang Arkeometri, Puslit Arkenas.
lntan S. Fadhlan M., 1996. "Kajian Geologi Terhadap Pembentukan Ruang Di Situs Kompleks Gua-Gua Maros, Su lawesi Selata n",dalam Pertem u a n llmiah Arkeologi : Cipanas-Jawa Ba rat : IAAI, 12-17 Maret 1996.
Kantor Menteri Negara Lingkungan H id u p, 1999. Kawasan Karst di Indonesia: Potensi dan Penge/o/aan
Lingkungannya, Jaka rta .
Kasnowihardjo, Gunadi. Manajemen Sumberdaya Arkeo/ogi 2. Banjarbaru : l katan Ahli Arkeologi Indonesia Komisariat
daerah Ka l imanta n .
Keluarga Mahasiswa Arkeologi U n iversitas Hasanuddin ( KAISAR). 2003. Laporan lnventarisasi dan Dokumentasi Leong Prasejarah Maras Tahap Pertama. M akassar : t.tb.
Kosasi h . 2000. "Potensi Gua dalam Arkeologi dan Prospek Wisata M inat Kh usus", dalam WalennaE no.5. Makassar :
Balai Arkeologi M akassar.
Lobeck,A. K., 1939. Geomorphology. N ew York : McGraw-Hill Book Com pany, Inc.
Marjatmo, 1985. "Pengembanga n Gua sebagai Obyek Wisata", dalam Simposium Nasional I Lingkungan Karst, Jakarta.
M uslimin Nasution, 1999a. " Pendataan dan Pemanfaatan Kawasan Karst dan Gua di I ndonesia", dalam Lokakarya Penyusunan Konsep Nasional Pendayagunaan Kawasan Karst Indonesia. Jakarta : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Nasruddin, 1993/1994. "Manik-manik dalam kajian a rkeologi", dalam Amerta.
---, Laporan penelitian "Studi manik-manik di situs Kambang Unglen Palembang" (lnpres). Jakarta : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Nasruddin, l ntan S. Fadhlan M., 1996. "ldentifikasi G ua-gua Hunian Prasejarah di Daerah Pangkep, Sulawesi Selatan", dalam LPA Bidang Prasejarah, Ja karta : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Pearson, Michael dan Sullivan Sharon, 1995. Looking After Heritage Places the Basics of Heritage Planning for Mangers, Landowners and Administrators. Melbourne: Melbourne University Press.
Said, Andi Muh. 2000. "Zoning Gua - Gua Prasejarah di Ka bu paten Maras - Pangkep". Thesis. Un iversitas Indonesia. Jakarta.
Samodra, Hanang. 2003. "Nilai Strategis Kawasan Kars di I ndonesia dan Usaha Pengelolaannya Secara berkelanjutan" disampaikan pada Pelatihan Dasar Geologi untuk Pecinta Alam don Pendaki Gunung. Bogar : ttb.
Sartono & Astadireja, 1981. Geologi Kuarter Sulawesi Selatan. Bandung : P3G dan ITB.
Sedyawati, Edi. 2006. Budaya Indonesia Kajian Arkeologi, Seni, don Sejarah. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Setiawan, Pindi, 1999, "Gua-gua Prasejarah di Indonesia dan kendala pelestariannya", dalam Maka/ah Lokakarya
Kawasan Kars. Jaka rta : Direktorat Jendral Geologi dan Sumber Daya M ineral.
Sharer, dan Ashmore. 1979. Fundamentals Of Archaeology. London: The Benjamin Cummings Publishing Company.
Shadily. Ensiklopedi I ndonesia 1-7. Jakarta : PT lchtiar Baru- Van Hoeve.
Simanjuntak, Truman. 1994 Mesolitik di Indonesia: Suatu Tinjauan, dalam Bidang Prsejarah Pusat Penelitian Arkeologi nasional. ( belum terbit).
Simanjuntak, Truman, 1992. "Neolitik di I ndonesia, Neraca dan perspektif penelitian", dalam Jurnal Arkeologi Indonesia 1. Jakarta : IAAI.
Soedjono, R.P, et, al 1970, "The Australian - Indonesian Archeological Expedition in Sulawesi", dalam Asian Perspective vol . XIII.
Soedjono, R.P, 1981, Aspek-aspek Arkeologi Indonesia : Tinjauan tentang pengkerangkaan prasejarah Indonesia. Jakarta : Proyek Penelitian Purbakala.
Soejono R.P., 1984. (ed) Sejarah Nasional Indonesia I, Jakarta : Balai Pustaka,
Soekamto, Rab., 1982 Geologi Lembar Pangkajene dan Watampone Bagian Barat, Sulawesi. Bandung : Puslitbang Geologi.
Soekmono R, 1973. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia I, Yogyakarta : Kanisius.
Sudarsono, 1999. "Kawasan Karst sebagai Obyek Pariwisata" , dalam Lokakarya Penyusunan Konsep Nasional Pendayagunaan Kawasan Karst Indonesia, Jakarta.
Sukendar, Haris.2001. "Su mberdaya Arkeologi Su lawesi dan Pemberdayaannya dalam Menunjang Pembangunan Daerah" dalam Memediasi Masa Latu, Mah mud, M . l rfan (ed). Makassar : Lephas.
Sumantri, lwan. 1996. Pola Pemukiman Gua-Gua Prasejarah di Biraeng Pangkep Sulawesi Selatan. Jakarta : Thesis Universitas Indonesia.
Tanudirjo, Daud. 1998. "Cultural Resource Management sebagai Manajemen Konflik", dalam Artefak no.19. Yogyakarta : Himpunan M ahasiswa Arkeologi FS-UGM.
. 2005. Warisan Budaya untuk Semua Arah Kebijakan Pengelola Warisan Budaya Indonesia Di Masa Mendatang, hasil Kongres Kebudayaan V Di Bukit Tinggi. Jakarta ; t.tb.
Tja hyadi, R., dkk, 1981. Peta Hidrogeologi Lembar Pangkajene dan Watampone Bagian Barat Sulawesi Se/atan. Dit. Geologi Tata Lingkungan, Bandu ng.
Undang-Undang Republik I ndonesia N omor 5 Ta h u n 1992 tentang Benda Cagar Budaya ( BCB)
Yoeti, Oka A. 2001. "Strategi pemasara n Daerah Tujuan Usaha Menyongsong Penerapan Otonomi Daerah", dalam Jurnal Pariwisata Stiepar Yapri Volume 1. Bandung : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada M ayarakat Stiepar Yapri Bandung.
Whitten, Anthony, Muslimin M ustafa., d kk. Ekologi Sulawesi. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.