• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adi J. 2006. Aspirasi pada Remaja. Di dalam: Gunarsa SD, Gunarsa YSD, editor. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta (ID): Gunung Mulia Alisjahbana, S. Takdir. 2000. Antropologi Baru, Jakarta (ID): Dian Rakyat.

Amang. 2011. Izin Bari RSBI Dihentikan. www.goodreads.com. [3 November 2011]

Anonim. 2010. Menyemai Bibit Unggul Kelas Akselerasi. www.koran- jakarta.com [3 November 2011]

Bandura Albert. 1982. Self-efficacy Mecahanism on Human Agency. Amarican Psychologist. New Jersey : Prentice Hall.

Bandura Albert. 1986. Social Foundation of Tought and Action : A social Cognitive Theory. New Jersey : Prentice-Hall.

Bandura Albert. 1995. Self-Efficacy in Changing Societies. United Kingdom : Cambridge University Press.

Baron, Robert A& Hyme, D. 2000. Social Psyhology, Understanding Human Interaction (7th). Boston : Allyn & Bacon.

Berns R. 1997. Child, Family, School,Community: Socialization and Support. New York (US): McGraw-Hill

Coopersmith S. 1967. The Antecendent Of Self Esteem. San Fransisco : C. H. Freeman and Compeny.

[Depdikbud] Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 2006. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta (ID): WIPRESS.

Dalyono M. 2001. Psikologi Pendidikan. Jakarta (ID): Rineka Cipta. Djamarah SB. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta (ID): Rineka Cipta. Emler N. 2001. The Costs and Cuses of Low Self Estem.

Frey D. 1983. Enchancing Self Esteem. Indiana : Accelerated Development Inc. Fitts H. William. 1972. The Self Concept and The Self Actualization, Research

Monograph, First Printing, Western, Psychological Service. Los Angles Goleman D. 1999. Kecerdasan Emosional: Mengapa EI Lebih Penting dari IQ.

Jakarta (ID): PT Gramedia Pustaka Utama.

Gunarsa SD, Gunarsa YSD. 2001. Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta (ID): Gunung Mulia

_________________________. 2004. Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta (ID): Gunung Mulia.

_________________________. 2006. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta (ID): Gunung Mulia.

Gunawan. 2010. Pengaruh Keharmonisan keluarga dan Rasa Percaya Diri terhadap Prestasi Belajar PKnSiswa Kelas VIII SLTP Negeri III Kebakkramat Karanganyar Tahun Pelajaran 2009/2010[Skripsi]. Surakarta (ID). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhannadiyah Surakarta.

Gunawan AW. 2004. Genius Learning Strategy, petunjuk Praktis untuk Menerapkan accelerated Learning. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama

Hastuti D. 2008. Pengasuhan: Teori dan Prinsip serta Aplikasinya di Indonesia. Bogor (ID): Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Fakultas Ekologi Manusia IPB.

Hambawany, E. 2007. Hubungan Antara Self Efficacy dan Persepsi Anak Terhadap Perhatian Orang Tua dengan Prestasi Belajar pada Penyandang Tuna Daksa. [Skripsi]. Surakarta (ID): Universitas Muhammdiyah Surakarta.

Harter S. 1983. Development Perspective on The Self System. Paul H. Museen (Editor). Handbook of Child Psychology (4th). New York (US): John

Hawadi RA. 2001. Psikologi Perkembangan Anak: Mengenal Sifat, Bakat, dan Kemampuan Anak. Jakarta (ID): PT.Grasindo.

Heider F.1958. The Psychology Of Interpersonal Relation. New York (US): Wiley

Hurlock E. 1980. Psikologi Perkembangan. Istiwidayanti, Soejarwo, penerjemah; Sijabat RM, editor. Jakarta (ID): Erlangga. Terjemahan dari: Developmental Psychology.

_________. 1991. Perkembangan Anak. Jilid I.Tjandrasa M, Zakarsih M, penerjemah; Dharma A, editor. Jakarta (ID): Erlangga. Terjemahan dari: Child Development.

Hesselbein F, Marshal Goldsmith & Richard Beckhard. 1997. The Organization of The Future In the Information Age. San Franscisco : Jossey-Bass Publisher.

Kurniawan. 2010. Evaluasi Program Akselerasi : Kelas Siswa Cerdas Istimewa Berbakat Istimewa [Tesis] Bogor (ID). Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Megawangi R. 1999. Membiarkan Berbeda, Sudut Pandang Baru tentang Relasi Gender. Jakarta (ID) : Penerbit Mizan.

McClelland DC. 1995. Memacu masyarakat Berprestasi : Mempercepat Laju Pertumbuhan Ekonomi Melalui Peningkatan Motif Berprestasi. Jakarta (ID) : Intermedia.

Mcilveen, Rob & Gross, Richard. 1997. Development Psycology. London : Hodder & Stoughton.

Morgan, Clifford T. 1961. Introduction to Psycology, Second Edition, McGraw- Hill Company, Inc., N.Y., Toronto, London.

Morris T & Summer J. 1995. Sport Psychology: Theory, Applications and Issues. Brisbane: John Wiley & Sons.

Mudzakir S. 1997. Psikologi Pendidikan. Jakarta(ID): PT Rineka Cipta.

Munandar U. 2004. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta (ID): Rineka Cipta.

Nurhayati S. 2011. Analisis Kecerdasan Emosional, Kematangan sosial, Self- esteem, dan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) IPB [skripsi] Bogor (ID). Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Fakultas Ekologi Manusia.

Nurkholis A. 2006. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Siswa Kelas VIII MTs Nurussalam Tersono Kabupaten Batang [Skripsi] (ID). Departemen Manajemen. Fakultas Ekonomi.

Omolayo B. 2009. Self-Esteem and Self-Motivational Needs of Disabled and Non- Disabled: A Comparative Analysis. Journal of Alternative Perspectives in the Social Sciences. Vol 1, No 2, 449-458

Pajares F. 2001. Journal of The Development of Academic Self-Efficacy.(Eds) 4-5 Pajares F. 2006. Self-efficacy Beliefs Of Adolescents. Greenwich Connecticut :

Information Age Publishing, Inc.

Papalia DE, Old SW, Feldman RD. 2001. Human development (8th Ed.). Boston: McGraw Hill.

Pelletier et al. 1995. Te Sport Motivation scale. Journal of Sport & Exercise Psychologi, 17, 35-53

Pervin LA. 1996. The Scince of Personality. Canada : John Wiley & Soem inc Rahmaisya R. 2011. Pengaruh persepsi gaya pengasuhan orangtua dan konsep diri

terhadap motivasi berprestasi atlet muda di SMA Negeri Ragunan Jakarta. [skripsi] Bogor (ID): Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Fakultas Ekologi Manusia. Institut Pertanian Bogor.

Robinson JP. 1991. Measures Of Personality and Social Psychological Attitudes. California : Academic Press

Rosenberg M. 1967. Texas Social Behavior Inventory.

Santrock JW. 2002. Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup. Damanik, J, Chusairi a, penerjemah. Kristiaji, WC, Sumiharti, Y, editor. Jakarta(ID): Erlangga.

___________. 2003. Perkembangan Remaja. Adelar BS, Saragih S, penerjemah; Kristiadji, Sumiharti Y, editor. Jakarta (ID): Erlangga. Terjemahan dari: Adolescence.

___________. 2007. Remaja, edisi kesebelas. Widyasinta B, penerjemah; Hardani, editor. Jakarta (ID): Penerbit Erlangga. Terjemahan dari: Adolenscence, Eleventh Ed.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta (ID): Rineka Cipta.

Sobur Alex. 2010. Psikologi Umum. Bandung (ID): Pustaka Setia

Stenberg L.1993. Adolescence (edisi ke-3). New York (US): Mc.Graww Hill.Inc Sunaryo. 2002. Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta (ID): Buku Kedokteran

EGC.

Suryabrata, Sumandi. 1995. Psikologi Pendidikan. Jakarta (ID): Raja Grafindo Persada.

Wahyuni A. 2007. Pengaruh Motivasi Belajar dan Metode Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas I Jurusan akuntansi SMK Pelita Nusantara 1 Semarang [Skripsi]. Semarang (ID). Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang.

Winkel. 1989. Psikologi Pengajaran. Jakarta(ID): Gramedia

Wulandari A. 2009. Analisis persepsi gaya pengasuhan orangtua, keterampilan sosial, prestasi akademik, dan self esteem mahasiswa tingkat persiapan bersama (TPB) Institut Pertanian Bogor. [skripsi] Bogor (ID): Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Fakultas Ekologi Manusia. IPB

Yusuf LNS. 2005. Psikologi Perkembangan anak dan Remaja. Bandung (ID): PT.Remaja Resdaya Karya.

Zanden JWV. 1993. Human Development (5th). New York (US): Mc.Graww Hill.Inc

SELF-ESTEEM, SELF-EFFICACY, MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA SMA PADA BERBAGAI MODEL

PEMBELAJARAN

Dinda Ayu Novariandhini I24070034

DEPARTEMEN ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi Self-Esteem, Self-Efficacy, Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Siswa SMA pada Berbagai Model Pembelajaran adalah karya saya dengan arahan dari pembimbing skripsi dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Bogor, November 2011

Dinda Ayu Novariandhini NIM I24070034

This study aims was to analyze the self-esteem, self-efficacy, learning motivation, and academic achievement of high school students in various learning models. The study involved 26 students of the acceleration class, 30 students of the international class and 30 students of the regular class in the city of Bogor. Primary data in this study were self- esteem, self-efficacy, and learning motivation which include internal and external motivatio. Students achievement data was collected through report card. Data was collected by observation techniques and self-report with the help of a questionnaire. The Study using descriptive analysis and inference analysis. The results showed different intrinsic motivation between the three classes (p < 0,05) where the regular class has the best intrinsic motivation, the second is the SBI and the third is the acceleratio n class. The results also indicated a difference in the report value of the three classes (p<0,05) where accelerated class have the highest value of cognitive and psychomotor, the second is the SBI and the last is the regular class. The highest affective value owned by the regular classroom. The study also found a positive relationship between self-esteem with self-efficacy (r=0,567), intrinsic motivation (r=0,520), and extrinsic motivation (r=0,289). In addition it also found a positive relationship between self-efficacy with intrinsic motivation (r=0,451) and extrinsic motivation (r=0,420). The results also showed a negative relationship between intrinsic motivation with cognitive value (r=- 0,217) and the psychomotor (r=-0,256).

Key words: self-esteem, self-efficacy, motivation to learn, and academic achievement ABSTRAK

DINDA AYU NOVARIANDHINI. Self-Esteem, Self-Efficacy, Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Siswa SMA pada Berbagai Model Pembelajaran. Dibimbing oleh MELLY LATIFAH.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-esteem, self-efficacy, motivasi belajar, dan prestasi akademik siswa SMA pada berbagai model pembelajaran. Penelitian melibatkan 26 siswa kelas akselerasi, 30 siswa kelas internasional dan 30 Siswa kelas reguler di Kota Bogor. Data primer dalam penelitian ini adalah self-esteem, self-efficacy, serta motivasi belajar yang meliputi motivasi internal dan eksternal, sedangkan untuk data sekunder adalah nilai rapor yang meliputi nilai kognitif, nilai psikomotorik, dan nilai afektif. Pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi dan self-report dengan alat bantu kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensia. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan motivasi intrinsik pada ketiga kelas (p<0,05) dengan kelas reguler memiliki motivasi intrinsik paling baik, kedua adalah kelas SBI dan ketiga adalah kelas akselerasi. Hasil penelitian pun menunjukan adanya perbedaan nilai rapor di ketiga kelas (p<0,05) dengan kelas akselerasi memiliki nilai kognitif dan psikomotorik paling tinggi, kedua adalah kelas SBI dan terakhir adalah kelas reguler. Nilai afektif tertinggi dimiliki oleh kelas reguler. Penelitian ini juga menemukan hubungan yang postif antara self-esteem dengan self-efficacy (r=0,567), motivasi intrinsik (r=0,520), dan motivasi ekstrinsik (r=0,289). Selain itu ditemukan pula hubungan yang positif antara self-efficacy dengan motivasi intrinsik (r=0,451) dan ekstrinsik (r=0,420). Hasil penelitian pun menunjukan adanya hubungan yang negatif antara motivasi intrinsik dengan nilai kognitif (r=-0,217) dan nilai psikomotorik (r=-0,256).

dan Prestasi Akademik Siswa SMA pada Berbagai Model Pembelajaran Dibimbing oleh MELLY LATIFAH.

Menurut HDI (Human Development Index) 2008 sumberdaya manusia di Indonesia masih berada dalam kategori yang rendah yaitu urutan 119 dari 179 negara. Salah satu upayauntuk meningkatkan sumberdaya manusia yang ada di Indonesia adalah dengan melakukan peningkatan dalam sektor pendidikan. Pemerintah melakukan peningkatan sektor pendidikan dengan melakukan otonomi dalam sektor pendidikan dan setiap daerah bebas untuk membuka model pembelajaran di sekolah yang berada di daerahnya. Model pembelajaran tersebut antara lain adalah kelas akselerasi, kelas internasional, dan kelas reguler. Dengan adanya pebedaan di ketiga kelas tersebut diduga menyebabkan self-esteem (penilaian diri sendiri), self-efficacy (keyakinan terhadap diri sendiri), motivasi belajar, serta prestasi siswa diketiga kelas tersebut berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis karakteristik siswa dan keluarga pada kelas akselerasi, kelas SBI, dan kelas reguler; 2) menganalisis self-esteem, self-efficacy, motivasi, dan prestasi akademik siswa pada kelas akselerasi, kelas SBI, dan kelas reguler; 3) menganalisis hubungan karakteristik siswa dengan self-esteem dan self- efficacy; 4) menganalisis hubungan self-esteem dan self-efficacy dengan motivasi; 5) menganalisis hubungan motivasi dengan prestasi akademik siswa.

Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study, yaitu penelitian yang dilakukan dalam satu waktu tertentu. Pemilihan tempat dalam penelitian ini dilakukan secara purposive yaitu di SMA Kota Bogor. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan mulai bulan April hingga Mei 2011. Populasi contoh dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas akselerasi, kelas SBI, kelas reguler yang berada di Kota Bogor dengan rentang usia 14-18 tahun. Jumlah contoh yang diambil adalah 26 contoh yang merupakan siswa akselerasi, 30 contoh siswa kelas SBI dan 30 contoh kelas reguler yang dipilih secara purposive di kelas yaitu kelas XI.

Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data skunder. Data primer yang digunakan untuk penelitian ini meliputi karakteristik siswa, karakteristik keluarga siswa, self-esteem, self-efficacy, dan motivasi belajar, sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data prestasi belajar yang berada dalam rapor siswa. Self-esteem pada penelitian ini menggunakan kuesioner Ariyani yang mengacu pada Moris Rosenberg (1967) Texas Social Behavior Inventory-Form kemudian dimodifikasi oleh peneliti, terdiri dari 20 item pertanyaan dengan skala Likert 1-4. Self-efficacy siswa diukur menggunakan kuesioner oleh Hambawany (2007) kemudian dimodifikasi oleh peneliti, terdiri dari 30 pertanyaan yang diukur dengan skala Likert 1-4. Motivasi belajar diukur menggunakan kuesioner hasil adaptasi dari Rahmaisya (2011) yang mengacu kepada Pelletier,et al. (1995) yang dimodifikasi oleh peneliti, kuesioner motivasi belajar yang terdiri dari motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Variabel motivasi belajar ini terdiri atas 30 pertanyaan dengan skala Likert 1-4.

menggunakan proses editing, coding, scoring, entry data, cleaning data dan analisis data. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis korelasi Spearman dan Pearson, serta analisis uji beda one way annova.

Hasil penelitian menggunakan uji one way anova menunjukan menunjukan bahwa tidak ada perbedaan self-esteem dan self-efficacy antara kelas akselerasi, kelas SBI dan kelas reguler (p > 0,05). Motivasi yang diukur meliputi motivasi internal dan motivasi eksternal. Hasil uji beda one way annova menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang nyata motivasi intrinsik yang dimiliki contoh antara kelas akelerasi, kelas SBI dan kelas reguler (p < 0,05) dengan motivasi intrinsik paling baik dimiliki oleh kelas reguler, kedua adalah kelas SBI, dan ketiga adalah kelas akselerasi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan motivasi yang dimiliki contoh antara kelas akelerasi, kelas SBI dan kelas reguler (p > 0,05).

Prestasi akademik siswa yang diukur menggunakan nilai rapot memiliki tiga aspek penilaian yaitu kognitif, psikomotorik dan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai kognitif, nilai psikomotorik, dan nilai afektif di kelas akselerasi, kelas SBI, dan kelas reguler (p < 0,05). Nilai kognitif dan nilai psikomotorik yang paling baik adalah kelas akselerasi, kedua adalah kelas SBI, dan ketiga adalah kelas reguler, sedangkan untuk nilai afektif paling baik dimiliki oleh kelas reguler.

Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara usia anak dengan self-esteem, artinya semakin tinggi usia anak maka akan semakin baik self-esteem yang dimilikinya. Selain itu terdapat hubungan positif dan signifikan antara self- esteem dan self-efficacy dengan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik, artinya semakin tinggi self-esteem dan self-efficacy anak maka semakin tinggi pula motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik anak. Hasil penelitian pun menunjukan terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara motivasi intrinsik dengan prestasi yaitu nilai kognitif dan nilai psikomotorik, artinya semakin tinggi motivasi intrinsik anak maka semakin rendah nilai kognitif dan psikomotorik anak.

© Hak Cipta milik IPB, tahun 2011 Hak Cipta dilindungi Undang-Undang

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu masalah dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB.

Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian dan seluruh karya tulis ini dalam bentuk apa pun tanpa izin IPB.

PEMBELAJARAN

Dokumen terkait