• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abdullah RM, Wisudo SH, Monintja D R, Sondita M F A. 2011. Analisis

Keragaan Perikanan Tangkap di Kota Ternate. Bogor. Buletin PSP 19 (1):81-95.

Abdullah RM, Wisudo SH, Monintja D R, Sondita M F A. 2011. Keberlanjutan Perikanan Tangkap di kota Ternate pada Dimensi Ekologi . Bogor. Buletin PSP. 19 (1):115-128..

Asih DN, laapo A. 2009. Analisis Pendapatan Usaha Perikanan Tangkap dan Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Penyeluran dan Penerimaan Kredit Perikanan di Kecamatan Ampana Kota. Jurnal Agroland. 16 (4):290-295.

Astarini JE, Haluan J, Wisudo SH, Monintja DR, Simbolon D. 2011. Pengembangan Perikanan Tangkap Berbasis Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) di Ternate Provinsi Maluku Utara. Bogor. Buletin PSP.19 (1):129-139

Bappeda Kota Ternate. 2006, Peraturan Daerah Kota Ternate 2005-2010.

Barata A, Novianto D, Bahtiar A. 2011. Sebaran Ikan Tuna Berdasarkan Suhu dan Kedalaman di Samudera Hindia. Semarang. Ilmu Kelautan. 16 (3):165-170 Churchill GA. 2005. Dasar-Dasar Riset Pemasaran. Diterjemahkan oleh

Andriati, Yahya DK, Salim E. Jakarta (ID): Erlangga. hlm 60.

Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Ternate, 2010. Profil kelautan dan Perikanan Kota Ternate.

Djufri EM. 2002. Tingkat Pemanfaatan dan Pola Musim Penangkapan Rajungan (Portunnu pelagicus) di Perairan Kalianget Kabupaten Sumenep, Madura. [Skipsi] Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Hadiwijaya H. 2011. Persepsi Siswa Terhadap Peklayanan Jasa pendidikan Pada Lembaga Pendidikan El Rahma Palembang. Jurnal Ekonomi dan Informasi akutansi (Jenius) 1 (3):221-237.

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No.KEP.06/MEN/2010. Produktivitas kapal Penangkapan Ikan. Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2011. Statistik Ekspor Hasil Perikanan 2010. [04 September 2013]

Laporan Tahunan PPN Ternate. 2011. Tidak Dipublikasikan.

Lembaga Arifin. 2009. Akselerasi Ekspor Produk Perikanan Indonesia melalui Penerapan Standar. Prosiding PPI Standarisasi 2009-Makassar 3 Juni 2009.11p

Limbong M. 2013. Sistem Pemetaan Daerah Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Perairan Prigi Jawa Timur [Tesis]. Bogor (ID); Institut Pertanian Bagor.

Lintang, Christian J, Labaro, Ivor L, Telleng, Aglius TR. 2012. Kajian Musim Penangkapan Ikan Tuna dengan Alat Tangkap Hand Line di Laut Maluku. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap 1(1): 6-9

Mattjik AA, Sumertajaya IM. 2006. Rancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dab Minitab. Bogor (ID): IPB Press

38

Maulana H, Afrianto A, dan Rustikawati I. 2012. Analisis Bahaya dan Penentuan Titik Pengendalian Kritis pada Penanganan Tuna Segar Utuh di PT. Bali Ocean Anugrah Linger Indonesia Benoa-Bali. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(4):1-5.

Mertha IGC, Proctor, S Fujiwara. 2005. Report on Tuna Fisheries in Pelabuhanratu based on Fact Finding Survey on Dec 1-3 2004. Draff S.p NN. Thunus albacora. 2013. [Internet].[diunduh 2013 jam 10]. Tersedia pada:

http://www.fishbase.org.

Nurani TW. 2011. Manajemen Mutu dalam Industri Perikanan. [04 September 2013]. IPB repositiry.

Pillai NG dan Satheeshkumar Palanisamy. 2012. Biology, Fishery, Concervation and Management of Indian Ocean Tuna Fisheries. Ocean Science Journal 47(4):411-433.

[PIPP] Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan. 2013. PPS Cilacap. [04 September 2013] http://www.pipp.kkp.go.id/pelabuhan.html?idplb=111775.

[PIPP] Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan. 2013. PPN Ternate. [04 September 2013] http://www.pipp.kkp.go.id/pelabuhan.html?idplb=280101

[PIPP] Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan. 2013. PPN Sumberdaya Ikan. [19 Desember 2013] http://www.pipp.kkp.go.id/sdi_index.html

Ross A. 2011. Model Pengelolaan Perikanan Pelagis Secara Berkelanjutan di PPN Prigi, Trenggalek, Jawa Timur [Tesis]. Bogor (ID); Institut Pertanian Bagor. Ross A, Wiyono ES, Nurani TW. 2012. Persepsi Sosial Stakeholder Perikanan

Tangkap di Prigi, Trenggalek. Buletin PSP 20 (3):229-237

Saputra SW, Solihin A, Wijayanto D, Kurohman F. 2011. Produktiviatas dan Kelayakan Usaha Tuna Longliner di Kabupaten Cilacap Jawa Barat. Jurnal Saintek Perikanan 6 (2):77-83.

Sarwono J. 2006. Mmetode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta (ID). Graha Ilmu.

Satria A. 2004. Paradigma Perikanan Berkelanjutan. http://www.republika.co.id. Simamora B. 2005. Analisis Multivariat Pemasaran. Jakarta (ID): PT Gramedia

Pustaka Utama.

Soepriyono, Y. 2009. Teknik dan ManajemenPenangkapan Tuna melalui Metode Longline. Denpasar (ID): Penerbit Bilas Utam.

Sofiati T. 2011. Tingkat Pemanfaatan dan Pola Musim Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Perairan Kota Ternate [Skripsi]. Ternate (ID): Universitas khairun Ternate.

Sparre P, and SC Venema. Introduction to Tropical Fish Stock Assesment Part 1 FAO Fish tech Pap No. 306/1.

Trondsen Torbjorn. 2001. Fisheries Management and Market-oriented value Adding (MOVA). Marine Resource Economic 6:17-37.

Tulak Alber. 2013. Pengembangan Strategi Industri Pengolahan Ikan PT. Palu Jaya Utama Kecamatan Palu Utara Kota Palu Sulawesi Tengah. e-J Agrotekbis 1 (2):159-165.

Wibowo AE. 2012. Aplikasi Praktis SPSS dalam Penelitian. Djojo A, editor. Yogyakarta (ID). Gava Media.

39

40

Lampiran 2 Hasil Uji korelasi antara hand line, pumpboat, dan pole and line

1. Uji korelasi unit penangkapan ikan antara hand line (x) dan pumpboat (y)

Correlations

Handline Pumpboat Handline Pearson Correlation 1 .921**

Sig. (2-tailed) .001

N 8 8

Pumpboat Pearson Correlation .921** 1 Sig. (2-tailed) .001

N 8 8

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

2. Uji Mann-Whitney unit penangkapan ikan antara hand line (x) dan pole and line (y)

Correlations

Handline Poleandline Handline Pearson Correlation 1 -.923**

Sig. (2-tailed) .003

N 7 7

Poleandline Pearson Correlation -.923** 1 Sig. (2-tailed) .003

N 7 7

41

Lampiran 2 (lanjutan)

3. Uji korelasi unit penangkapan ikan antara pumpboat (x) dan pole and line (y)

Correlations

Pumpboat Poleandline Pumpboat Pearson Correlation 1 .849**

Sig. (2-tailed) .000

N 31 31

Poleandline Pearson Correlation .849** 1 Sig. (2-tailed) .000

N 31 31

42

Lampiran 3 Unit penangkapan tuna dan cakalang di PPN Ternate

1. Hand line

2. Pumpboat

43

Lampiran 4 Hasil tangkapan dan proses pengolahan tuna di PPN Ternate

Tuna Proses pembersihan

44

Lampiran 5 Sarana dan prasarana PPN Ternate

Gedung Utama PPN Ternate Bengkel PPN Ternate

Tempat pemasaran ikan Dermaga bongkar

Balai pertemuan nelayan Rumah dinas

45

RIWAYAT HIDUP

Penulis adalah anak kedua dari empat bersaudara pasangan Ismail Kakanegi dan Asnah Lampah yang dilahirkan di Ternate, pada tanggal 17 Juli 1988. Pendidikan sarjana ditempuh di Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun Ternate, lulus pada tahun 2011. Pada tahun 2011, penulis diterima di Program Studi Sistem dan Pemodelan Perikanan Tangkap pada Program Pascasarjana IPB. Penulis dalam melanjutkan pendidikan pasca sarjana mendapat bantuan beasiswa pascasarjana calon dosen yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). Selama menempuh pendidikan penulis aktif mengikuti seminar-seminar dan lokakarya yang dilaksanakan oleh program studi, fakultas, maupun yang dilakukan oleh universitas. Seminar dan lokakarya yang penulis ikuti antara lain Seminar Nasional Perikanan Tangkap ke 49 pada tahun 2011, Seminar Nasional Perikanan Tangkap ke 50 pada tahun 2013, Workshop Nasional S-23 yang diselenggarakan oleh Forum Wacana IPB, Pelatihan Penulisan Naskah untuk Jurnal Ilmiah oleh Devisi Penelitian dan Publikasi Departemen PSP-FPIK IPB. Pada tahun 2013 penulis melakukan penelitian dengan judul "Interaksi Usaha Penangkapan Tuna dan Cakalang yang Berpangkalan di PPN Ternate Maluku Utara" sebagai syarat untuk memperoleh gelar magister.

Dokumen terkait