• Tidak ada hasil yang ditemukan

[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Riset Kesehatan Dasar 2007. Jakarta (ID): Depkes RI.

__________. 2010. Laporan Riset Kesehatan Dasar 2010. Jakarta (ID): Depkes RI. [Kemenkes RI] Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset

Kesehatan Dasar 2013. Jakarta (ID): Kemenkes RI.

__________. 2013. Angka Kecukupan Gizi 2013. Jakarta (ID): Kemenkes RI. __________. 2014. Pedoman Gizi Seimbang 2014. Jakarta (ID): Kemenkes RI Almatsier S. 2006. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta (ID): Gramedia.

Bangun A P. 2008. Sikap Bijak bagi Perokok. Jakarta: Indocamp.

Baraas F. 1993. Upaya Menuju Jantung Sehat Tentang Kolesterol.Jakarta (ID): Data Jantung Indonesia.

Braverman E dan Dasha. 2008. Penyakit Jantung dan Penyembuhannya Secara Alami. Jakarta (ID): PT Bhuana Ilmu Populer.

Beavers DG. 2008. Bimbingan Dokter pada Tekanan Darah. Jakarta: Dian Rakyat. Bruce TA, Rubenstein C. 1986. Ischemic Heart Disease, Curent Diagnosis.

Philadelpia: Connand Conn.

Chandra. Tony. 2004. Homosistein Sebagai Faktor Risiko Independen Pada Penyakit Jantung Koroner. Semarang : Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UNDIP.

Dahlan S. 2011. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta (ID) : Salemba Medika.

Djohan TBA. 2004. Penyakit Jantung Koroner dan Hypertensi. http://library.usu.ac.id/download/fk/gizi-bahri10.pdf.

Diah Krisnansari, Martha Irene Kartasurya, M. Zen Rahfiludin. 2011. Suplementasi Vitamin E dan Profil Lipid Penderita Dislipidemia: Studi pada Pegawai Rumah Sakit Profesor Dokter Margono Soekarjo Purwokerto. Media Medika Indonesiana Volume 45, 16 Nomor 1, Tahun 2011.

33

Durstine JL. 2001. Exercise and Lipid Disorders dalam Exercise and Sports Cardiology. Thompson PD (editor). New York: McGraw Hill.

Faizah Z. 2004. Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Pada Masa Anak dan Remaja. Semarang : Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UNDIP.

Fan AZ et al. 2009. Validation of reported physical activity for cholesterol control using two different physical activity instruments. Vascular Health and Risk Management 2009; 5: 649-61.

Fatimah. 2011. Senam aerobik dan konsumsi zat gizi serta pengaruhnya terhadap kadar kolesterol total darah wanita. Jurnal Gizi Klinik Indonesia 2011 8 (1): 23–27

Flegal K. 1999. Evaluating Epidemiologic Evidence of The Effects of Food and Nutrient Exposures. Am J Clin Nutr. 69 (6): 1339s-1344s.

Gibson RS. 2005. Principal of Nutrition Assesment. Oxford (US): Oxford University Press.

Hardinsyah et al. 2002. Modul Ketahanan Pangan 03: Analisis Kebutuhan Konsumsi Pangan. Institut Pertanian Bogor, Pusat Studi Kebijakan Pangan dan Gizi (PSKPG) dan Departemen Pertanian, Pusat Pengembangan Konsumsi Pangan (PPKP) Badan Bimas Ketahanan Pangan.

Heslet L. 2007. Kolesterol Yang Perlu Anda Ketahui. Anton Adiwiyoto, penerjemah. Jakarta (ID) : Kesaint Blanc. Terjemahan dari: Cholesterol. Jacobson et al. 1995. The Relationship between Smoking, Cholesterol, and

HDL-C Levels in Adult Women. Women and Health. 23: 27-29.

Karyadi E. 2002. Hidup Bersama Penyakit Hipertensi, Asam Urat, Jantung Koroner. Jakarta: PT. Intisari Mediatama.

Khomsan A. 2000. Teknik Pengukuran Pengetahuan Gizi [diktat]. Bogor : Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

________. 2002. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Bogor: Jurusan GMSK Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

________. 2004. Peranan Pangan dan Gizi untuk Kualitas Hidup. Jakarta: PT. Grasindo.

________. 2007. Studi Implementasi Program Gizi: Pemanfaatan, Cakupan, Keefektifan, dan Dampak terhadap Status Gizi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Krisnatuti D, Yenrina R. 1999. Perencanaan Menu Bagi Penderita Jantung Koroner. Bogor (ID): PT Trubus Agriwidaya.

Lina. 2010. Kadar kolesterol tota pada usia 25-60 tahun. Jurnal Universitas Muhammadiyah Surabaya. Vol 5 No. 1 Pebruari 2010.

Mahan LK and Escott-Stump S. 2008. Krause’s Food and Nutrition Therapy 12th edition. Philadelphia (US): Saunders Elsevier.

34

Mamat. 2010. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar kolsesterol HDL.

Gizi Indo 2010 33(2):143-149

Marmot M G. 1993. Epidemiology of tryglicerides and coronary heart disease.

Lancet. 342: 781.

Maulana M. 2007. Penyakit Jantung: Pengertian, Penanganan, dan Pengobatan. Jogjakarta (ID): Kata Hati.

Murray RK, et al.2003. Biokimia harper. Jakarta. EGC. Edisi 25:120-148,613-622 Nurhayati Siti. 2009. Gaya hidup dan status gizi seta hubungannya dengan hipertensi dan diabetes melitus pada pria dan wanita dewasa di DKI Jakarta [Tesis]. Bogor : Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.

Nurmansyah M. 2006. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan rumah tangga dalam mengkonsumsi daging pasca isu flu burung [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Oswari E. 1997. Menyongsong Usia Lanjut dengan Bugar dan Bahagia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Povey, R. 2002. Memantau Kadar Kolesterol Anda. Jakarta : Arean

Puspitasari M. 2006. Pola konsumsi pangan pria dewasa di pedesaan dan perkotaan Bogor, kaitannya dengan faktor risiko penyakit jantung koroner [skripsi]. Bogor (ID): Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.

Rahmariza E. 2012.Tingkat kecukupan gizi karyawan dan penyelenggaraan makanan di Pangansari Utama catering tambang Senakin Kalimantan Selatan [skripsi]. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.

Ramon, et al., 2009. Effects of dietary fiber intake on risk factors for cardiovascular disease in subjects at high risk. J Epidemiol Community Health 2009,63:582-588.

Saidin M. 2000. Kandungan kolesterol dalam berbagai makanan hewani.

BulPenelit Kesehat.27 (2): 224 – 230.

Sari DM. 2011. Gaya hidup, intake zat gizi dan morbiditas orang dewasa yang berstatus gizi obes dan normal [skripsi]. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.

Sanjur. 1982. Social and Cultrural Perspectives in Nutrition. New Jersey: Prentice Hall Inc.

Schuitemaker GE, Dinant GJ, van der Pol GA, van Wersch WJ. 2002. Relationship between smoking habits and low-density lipoprotein-cholesterol, high-density lipoprotein-lipoprotein-cholesterol, and triglycerides in a percholesterolemic adult cohort, in relation to gender and age. Clinical and Experimental Medicine. 2 (2): 83-88.

Sediaoetama AD. 2006. Ilmu Gizi Untuk Profesi dan Mahasiswa. Jakarta (ID): Dian Rakyat.

35

Smith DG. 2007. Epidemiology of Dyslipidemia and Economic Burden on the Healthcare System. Am J manag Care; 13;S68-71.

Suhardjo. 2003. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sukadiono MM. 2010. Analisa Kadar LDL Kolesterol pada Perokok di Desa Tambak Cemandi RT 04 RW 02 Kabupaten Sidoarjo. Media Informasi Ilmiah No. 50/Th XVII/April/2010.

Sukandar D. 2007. Studi Sosial Ekonomi, Aspek Pangan, Gizi, dan Sanitasi Petani Sawah Beririgasi di Banjar Jawa Barat. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Sumarwan, U. 2002. Perilaku Konsumen, Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Cetakan I. Ghalia Indonesia dengan MMA-IPB. Bogor.

Waloya T, Rimbawan, Nuri Andarwulan. 2013. Hubungan antara konsumsi pangan dan aktivitas fisik dengan kadar kolesterol darah pria dan wanita dewasa di Bogor. Jurnal Gizi dan Pangan, Maret 2013. 8(1): 9-16.

36

Dokumen terkait