• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aqil, M dan Efendi, R. 2015. Aplikasi SPSS dan SAS Untuk Perancangan Percobaan. Absolute Media. Yogyakarta

Badan Pusat Statistik [BPS]. 2019. Kecamatan Dolok Pardamean Dalam Angka:

Badan Pusat Statistik Kabupaten Simalungun

Badan Pusat Statistik [BPS]. 2018. Kecamatan Dolok Pardamean Dalam Angka.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Simalungun.

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 2008. Teknologi Budidaya Kopi Poliklonal. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor

Bote AD. 2016. Examining growth, yield and bean quality of Ethiopian coffee trees: towards optimizing resources and tree management. PhD thesis, Wageningen University, The Netherlands, with summary in English, 138 pp

Budi, S dan Sasmita, S. 2015. Ilmu dan Implementasi Kesuburan Tanah. UMM Press, Malang

Chen, R., Song, S., Li X., Liu H., And Huang, D. 2013. Phosphorus Deficiency Restricts Plant Growth But Induces Pigment Formation In The Flower Stalk Of Chinese Kale. Journal Horticulture, Environment and Biotechnology. 54(3):243-248. DOI 10.1007/s13580-013-0018-x Daras, U. 2013. Status hara Mg Berpotensi Menjadi Kendala Produksi Kopi Di

Kebun Percobaan Pakuwon,Sukabumi . Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri,Volume 19 nomor 2 . Bandung.

Dias K.G.L., Neto A.E.F dan Guimaraes P.T.G. 2015. Coffee Yield And Phosphate Nutrition Provided To Plants By Various Phosphorus Sources And Levels. Ciênc. Agrotec., Lavras, v.39, n.2, p.110-120

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2015. Pedoman Teknis Pengembangan Tanaman Kopi Berkelanjutan. Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Jakarta

Ferry Y., Supriadi H dan Ibrahim M.S.D. 2015. Teknologi Budidaya Tanaman Kopi Aplikasi Pada Perkebunan Rakyat. IAARD Press, Jakarta

Hanafiah, K.A. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT. Raja Grafindo Persada Harlan, J. 2018. Analisis Regresi Linear. Gunadarma. Depok

38

Hulupi R dan Martini E. 2013. Pedoman budi daya dan pemeliharaan tanaman kopi di kebun campur. Bogor, Indonesia: World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program

Kawabata, A. 2016. How to Take Coffee Leaf and Soil Samples. Journal Agronomy and Soils (hlm. 3). Honolulu. UH College of Tropical Agriculture and Human Resources University Of Hawaii at Manoa

Krishnan, S. 2017. Suistanable Coffee Production. Oxford Research Encyclopedia of Environmental Science. Oxford University Press

Liferdi, Poerwanto, R., Susila AD., Idris K dan Mangku IW. 2008. Korelasi Kadar Hara Fosfor Daun Dengan Produksi Tanaman Manggis. J. Hort. 18 (3):

253-260

Mukhlis. 2014. Analisis Tanah dan Tanaman edisi II . USU Press. Medan

McIntosh, J. L., S. Effendi, and A. Syariffuddin. 1977. Testing cropping patterns for upland conditions. In cropping system research and development for

the asian rice farmer. IRRI. P. 202-221.

Nurhidayati. 2017. Kesuburan dan Kesehatan Tanah. Suatu Pengantar Penilaian Kualitas Tanah Menuju Pertanian Berkelanjutan. Intimedia. Malang Poerwowidodo, M. 1992. Telaah Kesuburan Tanah. Penerbit Angkasa. Bandung PPT. 1983. Kombinasi Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Status Kesuburanya.

Bogor

Sari, MN., Sudarsono., dan Darmawan. 2017. Pengaruh Bahan Organik Terhadap Ketersediaan Fosfor Pada Tanah-Tanah Kaya Al dan Fe. Buletin Tanah dan Lahan 1(1) : 65-71.

Senbayram, M., Gransee A., Wahle V., dan Thiel H. 2015. Role of Magnesium fertilisers in agriculture: plant-soil continuum. Journal Crop & Pasture Science, 66, 1219–1229. doi.org/10.1071/CP15104

Susanti, R dan Fidia Fibriani. 2017. Teknologi Enzim. Yogyakarta: Penerbit Andi Suyono. 2015. Analisis Regresi Untuk Penelitian Ed 1. Deepublish. Yogyakarta Silva DM., I. R. Brandão : J. D. Alves., M. O. de Santos., K. R. D. de Souza dan

H. R. O. de Silveira. 2014. Physiological and biochemical impacts of magnesium-deficiency in two cultivars of coffee. Journal Plant Soil. DOI 10.1007/s11104-014-2150-5

Utomo, Muhajir; Sudarsono; Rusman , Bujang; Sabrina, Tengku; Lumranraja, Jamalam; Wawan. 2016. Ilmu Tanah Dasar- Dasar Pengelolaan. Jakarta:

Prenedamedia Group

Winarso, G. 2005. Kesuburan Tanah. Dasar Kesehatan Dan Kualitas Tanah.

Penerbit Gava Media. Yogyakarta.

40

Lampiran 1. Kriteria Penilaian Sifat Kimia Tanah No Sifat Tanah Sangat

Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat

Tinggi 1 C (%) <1,00 1,00 - 2,00 2,01-3,00 3,01- 5,00 >5,00 2 N (%) <0,10 0,10 - 0,20 0,21-0,50 0,51- 0,75 >0,75 3 C/N <5,00 5,00-10,00 10,00-15,00 16,00-25,00 >25,00 4

P2O5 HCl

25%(mg/100g) <15,00 15,00-20,00 21,00-40,00 41,00-60,00 >60,00 5 P2O5 Bray <10,00 10,00-15,00 16,00-25,00 26,00-35,00 >35,00 6 P2O5 Olsen <10.00 10,00-25,00 26,00-45,00 46,00-60,00 >60,00 7

K2O HCl

25%(mg/100g) <10.00 10,00-20,00 21,00-40,00 41,00-60,00 >60,00 8

KTK (CEC)

(mg/100g) <5,00 5,00-16,00 17,00-24,00 25,00-40,00 >40,00 Sumber: PPT Bogor, 1983

Lampiran 2. Data Koordinat Titik Sampel dan Produksi Kopi Arabika

42

Lampiran 3. Data Hail Analisis Daun di Laboratorium Nama

Sampel 5 0.14 Defisiensi 0.20 Defisiensi

Sampel 6 0.15 Optimum 0.29 Optimum

Sampel 7 0.14 Defisiensi 0.21 Defisiensi

Sampel 8 0.15 Optimum 0.19 Defisiensi

Sampel 9 0.14 Defisiensi 0.24 Defisiensi Sampel 10 0.17 Optimum 0.20 Defisiensi Sampel 20 0.14 Defisiensi 0.18 Defisiensi Sampel 21 0.15 Optimum 0.23 Defisiensi

Sampel 22 0.19 Optimum 0.31 Optimum

Sampel 23 0.17 Optimum 0.21 Defisiensi Sampel 24 0.18 Optimum 0.24 Defisiensi Sampel 25 0.15 Defisiensi 0.20 Defisiensi Sampel 26 0.16 Optimum 0.22 Defisiensi Sampel 27 0.18 Optimum 0.18 Defisiensi Sampel 28 0.16 Optimum 0.22 Defisiensi Sampel 29 0.15 Optimum 0.21 Defisiensi Sampel 30 0.18 Optimum 0.20 Defisiensi

Sumber: Hasil Analisis Laboratorium PT. Socfindo

Lampiran 4. Korelasi Kadar P Daun Terhadap Berat Produksi Biji Kopi

Pearson Correlation ,448* 1

Sig. (2-tailed) ,013

N 30 30

Lampiran 5. Korelasi Kadar P Daun Terhadap Berat Produksi 100 Biji P Daun

Pearson Correlation .462* 1

Sig. (2-tailed) .010

N 30 30

Lampiran 6. Korelasi Kadar P Daun Terhadap Persentase Biji Normal P Daun

Pearson Correlation .362* 1

Sig. (2-tailed) .049

N 30 30

Lampiran 7. Korelasi Kadar Mg Daun Terhadap Berat Produksi Biji Kopi Mg Daun

Pearson Correlation ,001 1

Sig. (2-tailed) ,994

N 30 30

44

Lampiran 8. Korelasi Kadar Mg Daun Terhadap Berat Produksi 100 Biji Mg Daun

(X2)

Berat 100 Biji (Y2)

Mg Daun (X2) Pearson Correlation 1 -.079

Sig. (2-tailed) .679

N 30 30

Berat 100 Biji (Y2)

Pearson Correlation -.079 1

Sig. (2-tailed) .679

N 30 30

Lampiran 9. Korelasi Kadar Mg Daun Terhadap Persentase Biji Normal Mg Daun

(X2)

Berat 100 Biji (Y2)

Mg Daun (X2) Pearson Correlation 1 -.079

Sig. (2-tailed) .677

N 30 30

Berat 100 Biji (Y2)

Pearson Correlation -.079 1

Sig. (2-tailed) .677

N 30 30

Lampiran 10. Hasil Analisis Regresi Berganda antara P Daun (X1) dan Mg Daun (X2) Terhadap Berat Produksi (Y1)

Model Summaryb

a. Predictors: (Constant), Mg Daun (X2), P Daun (X1) b. Dependent Variable: Berat Produksi Biji Kopi (Y1)

ANOVAa

a. Dependent Variable: Berat Produksi Biji Kopi (Y1) b. Predictors: (Constant), Mg Daun (X2), P Daun (X1)

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Berat Produksi Biji Kopi (Y1)

46

Lampiran 11. Hasil Analisis Regresi Berganda antara P Daun (X1) dan Mg Daun (X2) Terhadap Berat 100 Biji (Y2)

Model Summary

a. Predictors: (Constant), Mg Daun (X2), P Daun (X1)

ANOVAa

a. Dependent Variable: Berat 100 Biji (Y2)

b. Predictors: (Constant), Mg Daun (X2), P Daun (X1)

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Berat 100 Biji (Y2)

Lampiran 12. Hasil Analisis Regresi Berganda antara P Daun (X1) dan Mg Daun (X2) Terhadap Persentase Biji Normal (Y3)

Model Summary

a. Predictors: (Constant), Mg Daun (X2), P Daun (X1)

ANOVAa

a. Dependent Variable: Persentase Biji Normal (Y3) b. Predictors: (Constant), Mg Daun (X2), P Daun (X1)

Coefficientsa

a. Dependent Variable: Persentase Biji Normal (Y3)

48

49

setahun - Kunyit (Curcuma longa

TSP L.)

setahun - Sawi Putih (Brassica rapa L.)

50

Sampel

52

Gambar 2. Pemetikan Buah Kopi Lampiran 14. Dokumentasi Penelitian

Gambar 1. Pemberian Label Bagi Pokok Sampel

Gambar 3. Pengupasan Kulit Kopi

Gambar 4. Penimbangan Biji Kopi

54

Gambar 5. Pengambilan Sampel Tanah

Gambar 6. Penimbangan Berat 100 Biji

Gambar 7. Petani Kopi Arabika

Gambar 8. Petani Kopi Arabika

Dokumen terkait