Akhlak, M. A., Supriharyono dan A. Hartoko. 2015. Hubungan Variabel Suhu Permukaan Laut, Klorofil- A dan Hasil Tangkapan Kapal Purse Seine Yang Didaratkan di TPI Bajomulyo Juwana, Pati. Diponegoro Journal of Maquares. 4(4):128-135.
Effendi,R., Palloan, P., dan Ihsan, N. 2012. Analisis Konsentrasi Klorofil – a di Perairan Sekitar Kota Makassar Menggunakan Data Satelit Topex/Poseidon. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika. 8 (3) : 279-280.
Fadika, U., A. Rifai., B. Rocaddi. 2014. Arah dan Kecepatan Angin Serta Kaitannya dengan Ssebaran Suhu Permukaan Laut di Selatan Pangandara jawa Barat. Jurnal Oseanografi. 3(3): 429-237.
Fandri, D. 2012. Pertumbuhan dan Reproduksi Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta Cuvier 1817) di Selat Sunda. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor,Bogor.
Fitriah, N. 2008. Aplikasi Data Inderaan Multi Spektral untuk Estimasi Kondisi Perairan dan Hubungannya dengan Hasil Tangkapan Ikan Pelagis di Selatan Jawa barat.[Skripsi].Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Gaol, J. L., R. E. Arhatin., dan Ling, M. M. 2014. Pemetaan Suhu Permukaan Laut dari Satelit Di Perairan Indonesia untuk Mendukung “One Map Policy”. Bogor.
Halim, M.A.R., Kunarso dan J. Marwoto. 2017. Identifikasi Faktor Oseanografi yang Berpengaruh terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kembung di Perairan Kabupaten Pati. Jurnal Oseanografi. 6(3):500-515.
Hamuna, B., Paulangan, Y. P., dan Dimara, L. 2015. Kajian Suhu Permukaan Laut Mengunakan Data Satelit Aqua-MODIS di Perairan Jayapura, Papua.
Jurnal Depik. 4 (3) : 160 – 167.
Hasibuan, J.S., Basyuni, M. dan Suryanti, A. 2015. Hubungan Panjang Bobot dan Reproduksi Ikan Kembung Lelaki Rastrelliger kanagurta (Cuvier, 1817) di Perairan Selat Malaka Tanjung Beringin Serdang Bedagai Sumatera Utara.
Hasyim, B., Sayidah, S dan Maryani, H. Kajian Dinamika Suhu dan Permukaan Laut Global Menggunakan Data Penginderaan Jauh Microwave. 5 (4).
130-132.
Irman., Nurgayah, W dan Irawati, N. 2017. Hubungan klorofil – a kaitannya dengan parameter fisika kimia di perairan desa tanjung tiram kecamatan moramo utara kabupaten konawe selatan. ISSN : 2503-0396.
Kurniawati, F., Sanjoto, T. B., dan Juhadi. 2015. Pendugaan Zona Potensi Penangkapan Ikan Pelagis Kecil di Perairan Laut Jawa pada Musim Barat dan Musim Timur dengan Menggunakan Citra Aqua MODIS. 4 (2). ISSN : 2252-6285
Kuswanto, T. D., Laksmini, M., Syamsudin dan Sunarto. Hubungan Suhu Permukaan Laut dan Klorofil – a terhadap Hasil Tangkapan Ikan Tongkol di Teluk Lampung. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 8(2). 90-92
Linus, Y., Salwiyah dan Nur, I. 2016. Status Kesuburan Perairan Berdasarkan Kandungan Klorofil – a di Perairan Bangkutoko Kota Kendari. Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan. 2(1) : 101 – 103
Nurhidayati., Hertati, R. dan Djunadi. 2017.Studi protein ikan kembung segar dan ikan kembung asin (rastrelliger spp) di pasar bungur kabupaten bungo Provinsi jambi. Journal Pengelolaan Sumbedaya Perairan. 1 (1). ISSN : 2580 – 0736.
Nuzapril, M., Susilo, S. B., dan Panjaitan, J. P. 2017. Hubungan Antara Konsentrasi Klorofil-A Dengan Tingkat Produktivitas Primer Menggunakan Citra Satelit Landsat-8. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan. 8(1): 104-115.
Pugesehan, D. J. 2010. Analisis Klorofil-a Fitoplankton (Produktifitas Primer) di Perairan Pantai Natsepa Kabupaten Maluku Tengah. 5(4).
Putra, E., Gaol, J. L. dan Siregar, V. P. 2012. Hubungan Konsentrasi Klorofil – a dan Suhu Permukaan Laut dengan Hasil Tangkapan Ikan Pelagis Utama di Perairan Laut Jawa dari Citra Satelit Modis. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan. 3 (2). ISSN : 2087 – 4871.
Redjeki, S dan Kunarso. 2015. Distribusi Klorofil – a dan Suhu Permukaan Luat Makassar dikaitkan dengan Jumlah Tnagkapan Ikan Pelagis Kecil. Journal of Marine Research. 2(4) : 368-370.
Sahidi, S., G. D. Sapsuha., A. F. Laitupa dan U. Tangke. 2015. Hubungan Faktor Oseanografi dengan Hasil Tangkapan Pelagis Besar di Perairan Batang Dua Propinsi Maluku Utara. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan (Agrikan UMMU-Ternate). 8(2) : 53-3.
Siregar, S., T. A. Barus., Z. A. Harahap. 2015. Analissi konsentrasi Klorofil-a dan Suhu Perumkaan Laut Menggunakan Data Satelit Aqua Modis Serta Hubungannya dengan Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus sp.) di Selat Malaka. Jurnal Aquamodis.
Suhartono, N. 2009. Penentuan Zona Penangkapan Potensial dan Pola Migrasi Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) di perairan Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep. [Tesis]. Program Pascasarjana, Universitas Hasanuddin, Makassar, 145 hlm.
8
Syah, A. F. 2011. Penyusunan Algoritma Penduga Konsentrasi Klorofil-a Berdasarkan Data Spektroradiometer Di Perairan Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu. 4(1).
Tampubolon, A. B., Gustin, O., dan Chayati, S. N. 2007. Pemetaan Suhu Permukaan Laut Menggunakan Citra Satelit Aqua Modis Di Perairan Provinsi Kepulauan Riau, Batam.
Tangke, U., J. C. Karuwal., M. Zainuddin., dan A. Mallawa. 2015. Sebaran Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a Pengaruhnya terhadap Hasil Tangkapan Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) di Perairan Laut Halmahera Bagian Selatan. Jurnal IPTEKS PSP. 2 (3) : 248 – 260.
Utari, N. 2013. Hubungan Suhu Permukaan Laut (SPL) dan Klorofil-a dengan Hasil Tangkapan Ikan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Blanakan Subang Menggunakan Citra Satelit Modis. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
LAMPIRAN
Lampiran 1. Alat dan Bahan
GPS (Global Positioning system) Laptop
Software SeaDAS 7.3.2
Software Surfer 13
Software SPSS 21 Software ArcGIS 10.3
Lampiran 2. Rata – rata Bulanan SPL dan Konsentrasi Klorofil – a (2013 –
Lampiran 3. Hasil Tangkapan ikan kembung
Bulan Total Produksi (Ton)
Rata - rata
2013 2014 2015 2016 2017
Januari 233,347 223,661 216,109 226,173 252,561 230,370
Februari 215,299 229,057 252,096 250,903 213,513 232,174
Maret 227,671 228,370 232,053 223,345 215,697 225,427
April 202,240 232,154 244,697 245,495 202,770 225,471
Mei 192,072 198,209 200,982 202,200 213,824 201,457
Juni 239,641 235,921 248,905 204,986 159,412 217,773
Juli 240,044 214,846 201,206 243,564 229,318 225,796
Agustus 236,048 222,019 217,223 215,076 221,813 222,436
September 215,871 207,894 217,701 208,908 176,897 205,454
Oktober 214,982 217,924 219,862 224,439 189,639 213,369
November 200,497 204,429 212,703 221,872 203,847 208,670 Desember 224,821 223,153 230,201 226,656 235,875 228,141
Lampiran 4. Pengambilan Data dan Pengolahan Data
1. Buka https://oceancolor.gsfc.nasa.gov/ dari Google. Kemudian pilih data,sorot kebagian bawah.pilih “Level 3 Browser”.
2. Selanjutnya pada kolom “Product” pilih data yang ingin diambil. Untuk suhu permukaan laut dipilih “Sea Surface Temperature (11 Daytime)” dan untuk konsentrasi klorofil – a dipilih “Chlorophyll concentration”. Pada kolom
“Period” pilih “Monthly”. Selanjutnya pilih “Extract or Download L3 Data”
3. Selanjutnya pilih Download. Tunggu beberapa saat
4. Data yang sudah di download selanjutnya akan di olah di Software “SeaDAS 7.2”
5. Selanjutnya pilih “Open Data Product” dan pilih produk yang akan di crop.
Lalu klik “Open Product”.
6. Pada kolom “File Manager” pilih “Raster” kemudian doubleklik pada SST.
Tunggu beberapa saat, akan keluar tampilan seperti gambar dibawah.
7. Pilih “Zooming Tool” lalu arahkan ke daerah yang akan di crop.
8. Selanjutnya klik kanan pada peta, lalu pilih “Crop”. Muncul kotak dialog klik
“OK”.
9. Pada “File Manager” pilih “Raster” kembali kemudian doubleklik pada SST
10. Setelah itu klik kanan pada peta, pilih “Export Mask Pixels”. Pada kotak dialog “Select Mask” pilih best lalu OK. Pada kotak dialog selanjutnya, pilih “Write to File”.
11. Langkah selanjutnya dilanjutkan ke “ArcGIS 10.3”. Buka File lalu “Add data”
sorot ke kanan pilih “Add XY data”.
12. Pada kotak dialog add xy data isi X, Y, Z field. Kemudian pilih edit di bagian bawah kotak description, ubah coordinate system dengan WGS_1984. Lalu OK.
13. Selanjutnya pilih “ArcToolbox”. Pilih “Spatial Analyst Tools”. Lalu pilih
“Interpolation”. Pilih salah satu cara interpolasi, misalnya IDW
14. Selanjutnya pada kotak dialog IDW di Input Point Feature pilih data yang ada pada layer.
Selanjutnya pada Z Value Field pilih “SST”. Lalu OK
15. Setelah muncul hasil Interpolasi, klik kanan pada layer. Pilih “Data” lalu
“Export data”.
16. Pada kotak dialog export data, pilih format yang diinginkan, misalkan TIFF.
Lalu “Save”.
17. Muncul hasil export data ke format TIFF. Setelah itu doubleklik pada color ramp. Muncul kotak dialog, pilih warna yang sesuai. Lalu OK.
18. Selanjutnya, setelah muncul hasil perubahan warna pilih “Add Data”. pilih
“IdKabu.shp”. Lalu OK
19. Selanjutnya pilih “Layout View”. Ubah posisi kertas menjadi Landscape.
Langkah terakhir, grid pada peta.