Sumber Buku:
Agustino, Leo. 2006. Dasar-dasar Kebjakan Publik. Bandung; Alfabeta .___________ 2008. Kebijakan Publik. Jakarta; Gramedia.
Arikunto, Suharsimi. 2004. Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta; PT Bumi Aksara.
Creswell, J. W. 2010 . Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogjakarta; PT Pustaka Pelajar.
Husein Umar. 2002. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta; PT. Gramedia Pustaka Utama.
Irawan, Prasetya. 2006. Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial. Departemen Ilmu Administrasi FISIP UI.
Islamy, M. Irfan. 2001. Prinsip-prinsip Perumusan Kebijakan Pemerintah. Jakarta; Bumi Aksara.
Kencana Syafiie, Inu. 2006. Ilmu Administrasi Publik Edisi Revisi. Jakarta; Rineka Cipta.
Mazmanian. 1983. Implementation and Public Policy. Jakarta; PT Raja Grafindo Persada.
Mikkelsen, Britha. 1999. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan: sebuah buku pegangan bagi para praktisi lapangan. Jakarta; Yayasan Obor Indonesia.
Moleong, Lexy J. 2005. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung; Rosdakarya. Mudrajad, Kuncoro. 1997. Ekonomi Pembangunan, Teori, masalah dan
kebijakan. Yogyakarta; Unit penerbitan dan percetakan akademi manajemen perusahaan YKPN.
Nugroho, Riant. 2009. Kebijakan Publik. Jakarta; Gramedia.
_______ 2011. Public Policy Dinamika Kebijakan-Analisis Kebijakan- Manajemen Kebijakan. Jakarta; PT Elex Media Komputindo. Pasolong, Harbani. 2010. Teori Administrasi Publik. Bandung; Alfabeta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung; Alfabeta.
_______ . 2011. Metode Penelitian Kombinasi(Mix Method. Bandung; Alfabeta. Wahab, Solichin Abdul. 2012. Analisis Kebijakan dari Formulasi ke Penyusunan
Model-model Implementasi Kebijakan Publik. Jakarta; Bumi Aksara. Wicaksono, Kristian Widya. 2006. Administrasi & Birokrasi Pemerintah.
Yogyakarta; Graha Ilmu.
Winarno, Budi. 2005. Teori dan Proses Kebijakan Publik. Yogyakarta; Media Pressindo.
Jurnal dan Artikel
Ramadhansyah. 2013.Pengembangan Model Pendanaan UMKM Berdasarkan Persepsi UMKM. Jurnal Keuangan dan Bisnis, Vol.5,No 1.
Wulandari.2012. Strategi Pengembangan Kawasan Industri Kecil Berbasis
Komoditas Unggulan (Studi Kasus Kawasan Sentra Industri Keripik Kota Bandar Lampung). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, Vol.3, No.1.
Peraturan Perundangan
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil , dan Menengah
Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014
Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor : 23/PER/M.KUKM/XI/2005
Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 4 tahun 2011 tentang Rencana Pembangungan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Serang 2010-2015 Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 10 tahun 2011 tentang Rencana Tata
Dokumen
Rencana Induk Pengembangan Industri Kecil Menengah (RIPIKM) tahun 2013, Bappeda Kabupaten Serang
Profil Dinas Koperasi,Perindustrian,dan Perdagangan Kabupaten Serang tahun 2015
Profil Kabupaten serang 2015, Bappeda Kabupaten Serang Kabupaten Serang dalam angka 2015, BPS Kabupaten Serang Kecamatan Petir dalam angka 2015, BPS Kabupaten Serang
Rencana Strategis Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang, 2011-2015
Sumber Lain
http://www.depkop.go.id/: diakses pada tanggal 12 November 2015. Pukul 17.00.wib.
www.203.77.237.20/kawasan/BAB9-2LOK.pdf: diakses pada tanggal 12 November 2015. Pukul 17.00.wib.
http://satelitnews.co.id/pejabat-pemkab-jadi-bulan-bulanan-dewan/feed/ diakses tanggal 10 Agustus pukul 20.30 WIB).
http://inilahbanten.com/2014/11/12/umkm-diharap-mampu-serap-tenaga-kerja/
diakses tanggal 10 Agustus pukul 20.30 WIB).
http://satelitnews.co.id/potensi-melimpah-infrastruktur-lemah/feed/ diakses tanggal 10 Agustus pukul 20.30 WIB).
PERTANYAAN WAWANCARA
KEPALA BIDANG PROGRAM DAN EVALUASI BADAN
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN SERANG
1. Apa tujuan dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas sudah cukup jelas dan mudah dipahami?
2. Apa standar dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas sudah cukup jelas dan mudah untuk dipahami?
3. Apakah Tujuan dari kebijakan ini sudah realistis dan dibutuhkan di daerah tersebut ?
4. Apakah sumber daya manusia yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas?
5. Apakah sumber daya finansial yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
6. Apakah sumber daya waktu yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
7. Apakah dukungan sarana dan prasarana yang ada sudah cukup untuk menunjak program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
8. Apa karakteristik organisasi anda sebagai pelaksana program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
9. Apakah ada SOP yang berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
10.Apakah ada sanksi yang berlaku apabila ada pelanggaran dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
11.Bagaimana respons (mendukung/menolak) anda terhadap program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
12.Bagaimana koordinasi yang terjalin antar stake holder dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
13.Apakah ada sosialisasi yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
14.Bagaimana kondisi eskternal masyarakat di Kecamatan Banjar dalam mempengaruhi keberhasilan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
PERTANYAAN WAWANCARA
KEPALA DINAS KOPERASI,PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN (DISKOPERINDAG) KABUPATEN SERANG
1. Apa tujuan dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah dipahami?
2. Apa standar dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah untuk dipahami?
3. Apakah Tujuan dari kebijakan ini sudah realistis dan dibutuhkan di daerah tersebut ?
4. Apakah sumber daya manusia yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
5. Apakah sumber daya finansial yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
6. Apakah sumber daya waktu yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
7. Apakah dukungan sarana dan prasarana yang ada sudah cukup untuk menunjak program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
8. Apa karakteristik organisasi anda sebagai pelaksana program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
9. Apakah ada SOP yang berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
10.Apakah ada sanksi yang berlaku apabila ada pelanggaran dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
11.Bagaimana respons (mendukung/menolak) anda terhadap program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
12.Bagaimana koordinasi yang terjalin antar stake holder dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
13.Apakah ada sosialisasi yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
14.Bagaimana kondisi eskternal masyarakat di Kecamatan Banjar dalam mempengaruhi keberhasilan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
PERTANYAAN WAWANCARA
PELAKU INDUSTRI KECIL KERAJINAN TAS
1. Apa tujuan dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas sudah cukup jelas dan mudah dipahami?
2. Apa standar dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah untuk dipahami?
3. Apakah Tujuan dari kebijakan ini sudah realistis dan dibutuhkan di daerah tersebut ?
4. Apakah anda paham mengenai program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
5. Apakah anda setuju dan mendukung adanya program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
6. Apakah sumber daya manusia yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
7. Apakah sumber daya finansial yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
8. Apakah sumber daya waktu yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
9. Apakah dukungan sarana dan prasarana yang ada sudah cukup untuk menunjak program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
10.Apa karakteristik organisasi anda sebagai pelaksana program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
11.Apakah ada SOP yang berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
12.Apakah ada sanksi yang berlaku apabila ada pelanggaran dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
13.Bagaimana respons (mendukung/menolak) anda terhadap program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
14.Apakah ada sosialisasi yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
15.Bagaimana kondisi eskternal masyarakat di Kecamatan Banjar dalam mempengaruhi keberhasilan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
PERTANYAAN WAWANCARA KEPALA KANTOR KECAMATAN PETIR
1. Apa tujuan dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah dipahami?
2. Apa standar dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah untuk dipahami?
3. Apakah Tujuan dari kebijakan ini sudah realistis dan dibutuhkan di daerah tersebut ?
4. Apakah anda paham mengenai program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
5. Apakah anda setuju dan mendukung adanya program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
6. Apakah sumber daya manusia yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
7. Apakah sumber daya finansial yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
8. Apakah sumber daya waktu yang ada sudah cukup untuk menunjang pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
9. Apakah dukungan sarana dan prasarana yang ada sudah cukup untuk menunjak program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
10.Apa karakteristik organisasi anda sebagai pelaksana program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
11.Apakah ada SOP yang berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
12.Apakah ada sanksi yang berlaku apabila ada pelanggaran dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
13.Bagaimana respons (mendukung/menolak) anda terhadap program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
14.Apakah ada sosialisasi yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
15.Bagaimana kondisi eskternal masyarakat di Kecamatan Banjar dalam mempengaruhi keberhasilan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
PERTANYAAN WAWANCARA DPRD KABUPATEN SERANG
1. Apa tujuan dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah dipahami?
2. Apa standar dari program pengembangan Sentra Industri Kecil Tassudah cukup jelas dan mudah untuk dipahami?
3. Apakah Tujuan dari kebijakan ini sudah realistis dan dibutuhkan di daerah tersebut ?
4. Apakah anda paham mengenai program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
5. Apakah anda setuju dan mendukung adanya program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
6. Bagaimana pengaturan daerah tentang program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
7. Bagaimana pengawasan dan evaluasi yang dilakukan DPRD terhadap program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
8. Apakah ada SOP yang berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
9. Apakah ada sanksi yang berlaku apabila ada pelanggaran dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
10.Bagaimana respons (mendukung/menolak) anda terhadap program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
11.Apakah ada sosialisasi yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?
12.Bagaimana kondisi eskternal masyarakat di Kecamatan Banjar dalam mempengaruhi keberhasilan program pengembangan Sentra Industri Kecil Tas ?