• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Materi pembelajaran renang atau aktivitas akuatik masuk dalam

kurikulum 2013 tingkat sekolah menengah. ... 1 Table 2.1 Lima Fase Model Pembelajaran Langsung (Direct Teaching) ... 33 Tabel 2.2 Fase-Fase Model Pembelajaran Kooperatif ... 38 Tabel. 2.3 Perbedaan Hasil Belajar Renang Gaya, diterapkan menggunakan direct instruction dan cooperative learning ... 45 Tabel 3.1 Skala Penilaian (dalam Syuhud perpustakaan upi.edu (2013, hlm 34)52 Tabel 3.2 format analisis penilaian tes gerak dasar renang gaya dada dalam

penelitian unila (Budi Setiadi:2009, hlm 73) ... 53 Tabel 3.3 Kisi-Kisi Penilaian Renang Gaya Dada (Budi Setiadi:2009) ... 54 Tabel 4. 1 Deskripsi Data Rata-rata Tes Renang Gaya Dada ... 59 Tabel 4.2 Hasil Uji Normalitas Skor Rata-rata Menggunakan Uji Liliefors

Kelompok Model Kooperatif ... 60 Tabel 4.3 Hasil Uji Normalitas Skor Rata-rata Menggunakan Uji Liliefors

Kelompok Model Direct Teaching... 61 Tabel 4.4 Hasil Uji Homogenitas Antara Model Kooperatif dan Model Direct ... 62 Tabel 4.5 Hasil Analisis Uji Kesamaan Dua Rata-Rata (Uji Satu Pihak) ... 63 Tabel 4.4 Hasil Uji Homogenitas Antara Model Kooperatif dan Model Direct ... 64

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR BAGAN

Bagan 2.1 Kedudukan proses belajar (ahmad furqon: psikologi belajar:

psikozon.blogspot.com) ... 11 Bagan 3.2 Desain Penelitian Posttest-Only Control Design (Sugiyono:2011:76) 48 Bagan 3.3 langkah-langkah penelitian ... 49

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Gaya Bebas atau The Crawl Stroke ... 18

Gambar 2.2 Gaya Punggung atau The Back Crawl Stroke ... 18

Gambar 2.3 Gaya Kupu atau The Dolphin Butterfly Stroke ... 19

Gambar 2.4 Gaya Kupu atau The Breast stroke ... 20

Gambar 2.5 Posisi tubuh gaya dada ... 20

Gambar 2.6 Gerakan Layangan dada ... 21

Gambar 2.7 Gerakan Sapuan... 22

Gambar 2.8 Awalan sapuan dalam... 22

Gambar 2.9 Gerakan tungkai dada ... 23

Gambar 2.10 Tendangan luar dan dalam ... 23

Gambar 2.11 Pengambilan nafas... 24

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN AKTIVITAS AIR

Satuan Pendidikan : SMPN 43 Bandung

Kelas/Semester : VIII/1

Mata Pelajaran : Pendidikan jasmani

Tema/Topik : Aktivitas Aquatik (Renang gaya dada)

Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1,3,5,7,9,11)

A. Kompetensi Inti (KI)

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong

royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan rasa ingin tahunya

tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,

memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar (KD)

1.1 Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama yang dianut dalam melakukan aktivitas jasmani, permainan, dan olahraga, dicerminkan dengan:

a. Pembiasaan perilaku berdoa sebelum dan sesudah pelajaran b. Selalu berusaha secara maksimal dan tawakal dengan hasil akhir c. Mempraktikkan kebiasaan baik dalam berolahraga dan latihan

2.2 Bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kemajuan diri sendiri dan orang lain, lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.

3.10 Membedakan dua teknik dasar gaya renang melalui penambahan gaya yang telah dikuasai sebelumnya

4. 8 Mempraktikkan keterampilan dua teknik dasar gaya renang melalui penambahan gaya yang telah dimiliki dengan koordinasi yang baik dengan jarak tertentu

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Kognitif

a. Menjelaskan gerak dasar kaki yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

b. Menjelaskan gerak dasar lengan yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

c. Menjelaskan cara mengambil nafas yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

2. Afektif

a. Menunjukan sikap selalu berusaha secara maksimal dan tawakal dengan hasil akhir

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3. Psikomotor

a. Mempraktikan gerak dasar kaki yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

b. Mempraktikan gerak dasar lengan yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

c. Mempraktikan cara mengambil nafas yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

D. Tujuan

1. Kognitif

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

a. Menjelaskan gerak dasar kaki yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

b. Menjelaskan gerak dasar lengan yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

c. Menjelaskan cara mengambil nafas yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

2. Afektif

a. Menunjukan sikap selalu berusaha pada saat melakukan gerak dasar pembelajaran renang

b. Menunjukan sikap menbantu teman pada saat naik kepermukaan

c. Menunjukkan perilaku tanggung jawab terhadap keselamatan dan kemajuan diri sendiri

dan orang lain, lingkugan sekitar, serta penggunaan sarana prasarana pembelajaran aktivitas akuatik

3. Psikomotor

a. Melakukan pembelajaran gerakan gerak dasar kaki yang menyerupai gerakan gaya dada

dalam renang.

b. Melakukan pembelajaran gerakan gerak dasar lengan yang menyerupai gerakan gaya dada

dalam renang

d. Melakukan gerakan cara mengambil nafas yang menyerupai gerakan gaya dada dalam

renang E. Materi

Pembelajaran gerakan kaki dengan kedua tangan dipegang. Cara melakukannya adalah sebagai berikut :

a) Sikap telungkup, kedua tangan lurus ke depan dipegang teman dan kedua kaki lurus ke belakang.

b) Kemudian lakukan gerakan kaki gaya dada seperti pembelajaran pertama. Lakukan pembelajaran dalam jarak 8–10 meter dengan ulangan 2–3 kali.

Peserta didik diminta mengamati dan merasakan koordinasi gerakan yang dilakukan, lalu temukan pola yang paling sesuai buat mereka.

Pembelajaran gerakan lengan di air. Cara melakukan gerakan lengan di air adalah sebagai berikut.

a) Bentuk pembelajarannya sama dengan pembelajaran di darat

b) Sekarang pembelajarannya di air yang dangkal

c) Kemudian sedikit-demi sedikit gerakannya maju ke depan Peserta didik diminta mengamati dan merasakan koordinasi gerakan yang dilakukan, lalu temukan pola

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu yang paling sesuai buat mereka.

Pembelajaran gerakan lengan dipegang teman. Cara melakukan gerakan lengan dengan dipegang adalah sebagai berikut.

a) Posisi badan terlentang

b) Lalu temanmu memegang kakimu c) Hingga posisi badanmu lurus d) Kedua tangan lurus ke depan e) Kepala agak sedikit di atas air

f ) Lakukan pembelajaran ini dalam jarak 8–10 meter g) Pembelajaran ini diulangi 2–3 kali.

Pembelajaran gerakan tangan dan pengambilan napas . Cara melakukannya adalah sebagai berikut.

a) Sikap telungkup dengan kedua kaki lurus ke belakang dipegangi oleh teman dan kedua tangan lurus ke depan.

b) Lakukan gerakan yang dimulai dengan kedua telapak tangan dibuka ke samping, dilanjutkan siku membentuk sudut di bawah dada.

c) Putar kedua telapak tangan bersamaan dengan menekan ke bawah permukaan air dan akhir putarannya di bawah dagu.

d) Gerakan selanjutnya, kembali pada sikap pertama. Lakukan Pembelajaran dalam jarak 8 – 10

meter dengan ulangan 2 – 3 kali. F. Langkah-langkah pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Waktu

Tugas Guru Tugas Siswa

Pendahuluan

-Mengucapkan salam kepada

siswa

-Berdoa

-Cek siswa, pastikan dalam

keadaan sehat

-Apabila ada yang sakit

diperlakukan secara khusus (siswa duduk di pinggir kolam sambil

memperhatikan)

-Menjelaskan tujuan,

tahapan, dan hasil pembelajaran yang harus dicapai siswa

-Guru memperhatikan siswa

-Siswa berganti pakaian

-Berbaris empat shaf

-Berdoa

-Pemanasan dengan bentuk permainan yang

kontekstual

Permainan polo air.

Keterangan:

Pemanasan dengan bentuk permainan

menyerupai polo air (permainan

modifikasi ) berada pada kolam

kedalaman 1meter

Dalam permainan siswa dibagi menjadi

2 tim

Dimana dalam masing-masing tim

15 menit

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

dengan membawa bola ke bagian batas pertahanan lawan.

Inti -Mengamati perkembangan

perilaku siswa

-Pada gerakan yang spesifik

guru dapat

mendemontrasikannya terlebih dahulu

-Guru memberi kebebasan

kepada siswa untuk

melakukan permainan tetapi dengan menerapkan gerak dasar gerakan yang menyerupai gerak an renang gaya dada

-mengawasi dan

memperbaiki kesalahan gerakan yang dilakukan siswa

a. Pembelajaran gerakan kaki renang gaya

dada

b. Pembelajaran gerakan lengan renang

gaya dada

c. pembelajaran cara mengambil nafas

renang gaya dada

d. Siswa melakukan pembelajaran renang

melalui permainan dalam air yang telah dimodifikasi.

Formasi permainan dalam air hasil modifikasi

55 menit

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Siswa melakukan permaianan yang

telah didesign oleh guru hasil

modifikasi permainan dalam air dengan peraturan sebagai berikut:

Siswa di bagi menjadi 3 kelompok

Setiap kelompok berbaris 1 banjar

ada jarak dengan teman , posisi berada pada pinggir kolam

Tugas siswa atau setiap kelompok

berlomba mengambil benda (bola) yang berada pada tengah kolam

secara bergantian dengan

menggunakan teknik renang gaya dada dengan tolakan awal pada pinggir kolam

Tingkat kesulitan terus

ditingkatkan

Setelah permainan selesai siswa diberi

kesempatan untuk mencoba atau melatih gerak dasar tersebut melalui latihan drill dengan formasi sebagai berikut :

Siswa melakukan latihan gerak dasar

renang yang menyerupai gerakan gaya dada :

Setiap siswa melakukan gerak

dasar renang yang menyerupai

gaya dada dibantu oleh

temannya yang berada

disamping siswa yang

melakukan.

Siswa melakukan gerakan

tersebut secara bolak balik

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu .

Guru melakukan pengamatan terhadap

peningkatan kualitas gerakan yang dilakukan siswa setelah melakukan drill

dan sekaligus menilai proses

pembelajaran yang dilakukan siswa.

Penutup -Guru bertanya kepada siswa

yang berkenaan dengan materi yang telah diberikan

-Guru memimpin pelemasan

-Menjelaskan manfaat

pelemasan setelah melakukan aktivitas fisik

-Memimpin doa

-Bersalaman dengan siswa

-Menjawab pertanyaan dari guru

-Melakukan pelemasan

-Mendengarkan penjelasan manfaat

pelemasan

-Berdoa

-Bersalaman dengan guru

-Siswa berganti pakaian

10 menit

G. Model pembelajaran

1. Model pembelajaran : Direct instruction

H. Bahan dan alat pembelajaran

1. Buku referensi

Buku guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Politeknik Negeri Media Kreatif, Jakarta.

Nugraha, Eka, dkk, 2010, Didaktik Metodik Pengajaran Renang, Jurusan Pendidikan Olahraga, Prodi PJKR, UPI Bandung

2. Alat

Kolam renang, peluit I. Evaluasi

a. Penilaian Pengetahuan 1. Petunjuk Penilaian

Setelah mempelajari materi renang gaya dada, guru melakukan evaluasi pada aspek kognitif melalui pertanyaan langsung yang diajukan kepada siswa dengan butir soal sebagi berikut: NO BUTIR SOAL KRITERIA PENGSKORAN SKOR AKHIR 1 2 3

Jelaskan bagaimana cara melakukan gerak dasar kaki yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang Jelaskan bagaimana cara melakukan gerak dasar lengan yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Jelaskan bagaimana cara melakukan mengambil nafas yang menyerupai gerakan gaya dada dalam renang Skor maksimal 16 point

Kriteria Penilaian (Pengetahuan/Pemahaman)

Skor 4: jika peserta didik mampu menjawab pertanyaan dengan lengkap dan jelas.

Skor 3: jika peserta didik mampu menjawab pertanyaan dengan lengkap akan tetapi kurang jelas.

Skor 2: jika peserta didik mampu menjawak pertanyaan dengan kurang lengkap dan kurang jelas.

Skor 1: jika peserta didik tidak mampu menjelaskan b. Penilaian Keterampilan

1. Petunjuk Penilaian

Penilaian yang dilakukan guru berupa observasi, dimana selama pelaksanaan guru melihat proses siswa dalam melakukan teknik gerakan renang gaya dada dalam permainan maupun dalam proses latihan.

Skor maksimal : 16 point Kriteria

Skor 1 : kurang Skor 2 : cukup Skor 3 : baik

Skor 4 : baik sekali

c. Penilaian Afektif No Nama Pantang menyerah Berkelakuan baik Tanggung jawab Jumlah skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Skor maksimal : 12 point kriteria:

Skor 1 : kurang

Skor 2 : cukup

Skor 3 : baik

Skor 4 : baik sekali

No Nama

Penilaian Keterampilan Gerak Nilai Akhir Gerakan kaki Gerakan lengan Cara mengambil nafas

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

(skor Kognitif) + (Skor Keterampilan) + (Skor Afektif spiritual)

NA =

Jumlah skor maksimal ( 44 poin)

MENGETAHUI, GURU MATA PELAJARAN

KEPALA SEKOLAH

... Rakhmat Septianda

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMPN 43 BANDUNG

Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelas/Semester : XII / 1

Pertemuan : 1 kali pertemuan (2,4,6,8,10,12)

Alokasi Waktu : 2 X 40 menit

A. Kompetensi Inti (KI)

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,

gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan rasa ingin tahunya

tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,

memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar (KD)

1.1 Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama yang dianut dalam melakukan aktivitas jasmani, permainan, dan olahraga, dicerminkan dengan:

a. Pembiasaan perilaku berdoa sebelum dan sesudah pelajaran b. Selalu berusaha secara maksimal dan tawakal dengan hasil akhir c. Mempraktikkan kebiasaan baik dalam berolahraga dan latihan

2.2 Bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kemajuan diri sendiri dan orang lain, lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.

3.10 Membedakan dua teknik dasar gaya renang melalui penambahan gaya yang telah dikuasai sebelumnya

4. 8 Mempraktikkan keterampilan dua teknik dasar gaya renang melalui penambahan gaya yang telah dimiliki dengan koordinasi yang baik dengan jarak tertentu

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Menjelaskan pengertian renang gaya dada

2. Menjelaskan teknik renang gaya dada

3. Menerapkan sikap kerjasama, tanggung jawab , percaya diri, dan keberanian.

4. Melakukan Latihan gerakan koordinasi teknik renang gaya dada dengan posisi awalan meluncur

(badab , kaki, dan tangan lurus terlungkup mengapung di air), gerakan tangan membuka seperti gerakan heart kepala naik mengambil nafas, gerakan tangan kembali lurus, dan kemudian kaki bergerak tekuk, membuka, dan lurus. Gerakan ini di ulangi beberapa kali sampai dapat berenang di garis finish sejauh 10 meter.

D.Tujuan Pembelajaran

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Siswa dapat melakukan Latihan awalan atau meluncur teknik renang gaya dada sebanyak tiga

kali pengulangan dengan posisi badan terlungkup di air meluncur tangan dan kaki lurus .

Siswa dapat melakukan Latihan gerakan lengan teknik renang gaya dada sebanyak lima kali

pengulangan dengan posisi tangan tekuk, buka, dan lurus kembali (membentuk putaran heart di dalam air)

Siswa dapat melakukan Latihan gerakan nafas teknik renang gaya dada sebanyak lima kali

pengulangan dengan posisi ketika melakukan gerakan tangan membuka kepala naik untuk mengambil nafas (posisi ini dilakukan ketika melakukan gerakan tangan)

Siswa dapat melakukan Latihan gerakan kaki teknik renang gaya dada sebanyak lima kali

pengulangan dengan posisi dari gerakan kaki lurus , tekuk, membuka, dan kembali lurus lagi.

Siswa dapat melakukan Latihan gerakan koordinasi teknik renang gaya dada dengan posisi

awalan meluncur (badab , kaki, dan tangan lurus terlungkup mengapung di air), gerakan tangan membuka seperti gerakan heart kepala naik mengambil nafas, gerakan tangan kembali lurus, dan kemudian kaki bergerak tekuk, membuka, dan lurus. Gerakan ini di ulangi beberapa kali sampai dapat berenang di garis finish sejauh 10 meter.

E. Materi Pembelajaran Renang gaya dada

Gaya dada (breast stroke) atau sering disebut gaya katak dalam renang adalah gaya yang paling mudah dipelajari. Namun, dari segi kecepatan, gaya ini menjadi yang paling lambat dibanding tiga gaya lain, yaitu gaya bebas, gaya punggung, dan gaya kupukupu. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada yang dilakukan secara benar memerlukan teknik pernapasan yang teratur dengan wajah terbenam pada waktu meluncur.

F. Metode dan Model Pembelajaran

1. Model Pembelajaran Kooperatif

2. Saling menilai sesama teman (Resiprocal)

G.Langkah-langkah Pembelajaran

No. Kegiatan Pembelajaran KONSEP Gambar Waktu

1. PENDAHULUAN a. Berbaris

Peserta didik dikelompokan menjadi 3 kelompok perbarisan.

b. Berdo’a

Berdo’a sesuai dengan kepercayaan dan

agama masing-masing. c. Apersepsi

1) Guru membuka pelajaran dengan salam “

Assalamuallaikum warahmatullahiwa

barakatuh”

2) Menanyakan kesehatan peserta didik.

3) Bila ada peserta didik yang tidak

berangkat mencari tahu alasannya dan memberi motivasi peserta didik.

4) Menyampaikan materi dan tujuan

pembelajaran.

15 menit

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

d. Pemanasan

1) Peserta didik melakukan joging/lari

mengelilingi kolam renang sebanyak 1 putaran

2) Setelah itu dilanjutkan pemanasan statis

(Streching). Dimulai dari gerakan kepala menuju ke arah kaki, masing-masing bagian dengan hitungan 1x8.

o Peregangan dimulai dari gerakan kepala

di tekan kedepan, atas, ke samping kanan dan kiri.

o Satu tangan lurus kedepan, dan tangan

satunya memegang ujung jari tangan ditarik kebelakang bergantian kanan dan kiri.

o Kedua tangan saling mengait kemudian

di tarik keatas, kesamping kanan, kiri, kedepan, kebawah, dan kebelakang.

o pegangan tangan dengan kedua tangan

ditekuk didepan dada di tarik pendek 2 kali dan panjang 2 kali.

o Tangan membentuk letter i kemudian di

ayun bergantian keatas dan kebawah.

o Tangan membentuk letter s dibelakang

badan di ayun bergantian keatas kebawah.

o Kaki kanan di tekuk kedepan dan

diangkat lutut kaki yang ditekuk di pegang kedua tangan dan ditarik menempel dada ( berdiri dengan satu kaki, bergantian kiri dan kanan.

o Kaki kanan di tekuk kebelakang di

pegang kedua tangan, telapak kaki menempel di pantat ( berdiri dengan satu kaki bergantian kaki kiri dan kanan).

3) Peserta didik melakukan pemanasan

dengan permainan “ hijau-hitam” di

dalam kolam renang. Cara bermain:

a) Siswa dibagi menjadi 2 baris

b) Baris pertama diberi nama hijau, yang

kedua hitam

c) Saling membelakangi

d) Apabila guru memberi aba-aba hijau,

maka hijau yang berlari di air. Dan sebaliknya ketika hitam yang disebut maka hitam yang berlari

e) Selanjutnya mengikuti aba-aba guru.

Ket : : Siswa : Guru Berbaris S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S G

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2. Kegiatan Inti EKSPLORASI

Membagi kelas menjadi 3 kelompok

Perkelompok siswa untuk latihan:

o Siswa di jelaskan mengenai teknik

renang gaya dada

o Berlatih secara bergantian secara

berkelompok.

o Setiap kelompok mendapatkan tugas

untuk tiap-tiap siswa melakukan renang gaya dada .

Setelah melakukan semua, guru mengontrol

jalannya pembelajaran perkelompok. ELABORASI

Berikut ini teknik yang haru sguru berikan kepada setiap kelompok. melakukan renang gaya dada yang dijelaskan secara lebih terperinci.

1. Sikap Tubuh

Sikap tubuh yang benar dalam melakukan renang gaya dada meliputi langkah-langkah berikut ini.

a. Badan dan seluruh anggota badan

rileks.

b. Badan harus sehorizontal mungkin agar

tahanan terhadap air sekecil mungkin.

c. Sewaktu meluncur ke depan dengan

badannya relatif datar, kepalanya kira-kira 80% dalam air, dengan muka agak terangkat sedikit ke depan.

2. Gerakan Kaki

Pada renang gaya dada, kedua belah kaki melakukan gerak menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Berikut ini teknik ayunan kaki pada

60 menit

Rakhmat Septianda, 2015

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA DADA KELAS VIII SMPN 43 BANDUNG

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

renang gaya dada.

a. Tekuklah kedua kaki ( kedua lutut

ditekuk/dibengkokkan).

b. Luruskan kaki (lakukan gerakan

menendang) dalam posisi kedua kaki terbuka, yaitu kaki kiri dan kaki kanan saling berjauhan.

c. Ketika kaki masih dalam posisi lurus,

lalu rapatkan kedua kaki sampai telapak kaki kiri dan kanan sedikit bersentuhan, untuk menambah daya dorong.

Dokumen terkait