• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akcaoz H. 2000. Risk management in agricultural production: case studies from Turkey. Risk assessment and management. 480-505.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2014. Produksi Tanaman Hias di Indonesia Tahun 1997 sampai 2013. Jakarta (ID): BPS.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2014. Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Tanaman Krisan di Indonesia Berdasarkan Provinsi Tahun 2009 sampai 2013. Jakarta (ID): BPS.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2014. Produk Domestik Bruto per Triwulan Atas Dasar Harga Konstan Menurut Lapangan Usaha Tahun 2000 sampai 2014. Jakarta (ID): BPS.

Darmawi H. 1990. Manajemen Risiko Ed ke-1. Jakarta (ID): Bumi Aksara.

[Ditjen Horti] Direktorat Jenderal Hortikultura. 2013. Produksi Tanaman Florikultura Tahun 2011 sampai 2013. Jakarta (ID): Dirjen Hortikultura. Djauhari MJ. 2014. Manajemen risiko produksi benih kentang aeroponik.

Agric.sci.j.unpad. 1(4): 235-243.

Drollette SA. 2009. Managing production risk in agriculture. Utah State University Extension [Internet]. [diunduh 2014 Des 13]. Tersedia pada: http://extension.usu.edu.

Elton EJ, Gruber MJ. 1995. Modern Portofolio Theory and Investment Analysis. New York (US): J Wiley.

Hanggraeni D. 2010. Pengelolaan Risiko Usaha. Jakarta (ID): Universitas Indonesia.

Harwood JR, Heifner K, Coble T, Perry and Somwaru. 1999. Managing risk in farming: concepts, research and analysis. Agricultural Economic Report no. 774.

Jaya U. 2009. Prospek agribisnis florikultura. Agrina [Internet]. [diunduh 2014 Nov 20]. Tersedia pada: http://www.agrina-online.com.

Kasidi. 2010. Manajemen Risiko. Jakarta (ID): Ghalia Indonesia.

[Kementan] Kementrian Pertanian. 2013. Buku Saku Statistik Makro Sektor Pertanian. Volume ke-5 no 4. Jakarta (ID): Kementan.

Kountur R. 2008. Mudah Memahami Manajemen Risiko Perusahaan. Jakarta (ID): PPM.

47 Moschini G and Hennessy DA. 1999. Uncertainty, Risk Aversion and Risk Management for Agricultural Producers. Amsterdam (NL): Elsevier Science.

Nasti Y. 2013. Analisis risiko produksi krisan potong pada perusahaan Natalia Nursery di Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Nguyen NC, Wegener M, Russell I, Cameron D, Coventry D, Cooper I. 2005. Risk management strategies by Australian farmers: two case studies. AFBM journal. 4(1):23-30.

Nursakinah P. 2012. Risiko harga bunga krisan Cipanas dan krisan PT di pasar bunga Rawabelong Jakarta Barat [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Permana A. 2011. Analisis risiko produksi bunga potong mawar pada PT Momenta Agrikultura (Amazingfarm) di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Permatasari SD. 2014. Analisis risiko produksi bunga krisan potong pada perusahaan Berkah Flora Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Rachmi DM. 2014. Analisis risiko produksi pembibitan bunga krisan pada MBA Farm Cianjur Jawa Barat [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor. Robison LJ, Barry PJ. 1987. The Competitive Firm’s Response to Risk. London

(GB): Macmillan.

Sekumade AB, Ogunro Vo. 2013. Risk assessment and management for agribusiness enterprises investment in Ondo Nigeria. EJBM. 5(1):199-209. Terry GR, Franklin SG. 1982. Principles of Management Ed.8. Illinois (AS):

Richard D Irwin.

Wisdya S. 2009. Analisis risiko produksi anggrek Phalaenopsis pada PT Ekakarya Graha Flora di Cikampek Jawa Barat [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

48

Lampiran 1 Checklist wawancara dengan responden

Rincian Tahapan Kegiatan 1 2 3 4 Identifikasi Risiko

 Pengetahuan risiko  Pengetahuan jenis risiko  Pengetahuan sumber risiko  Cara identifikasi risiko

 Pencatatan data (penggunaan input, HPT, suhu, jumlah produksi, kegagalan produksi, kualitas produk, jumlah hasil panen, penjualan, harga jual produk, sumber risiko)

 Sistem pencatatan

 Ketersediaan SOP identifikasi risiko dan pemeliharaan bunga krisan

 Staff identifikasi risiko Pengukuran Risiko

 Pengolahan data (jumlah produksi, jumlah kegagalan produksi, jumlah penjualan, harga jual produk)

 Perhitungan besaran risiko (probabilitas)  Perhitungan dampak risiko

 Metode pengukuran risiko  Staff pengukuran risiko  Alat bantu pengukuran

 Ketersediaan SOP pengukuran risiko Penanganan Risiko

 Upaya mencegah timbulnya risiko (preventif)  Upaya memperkecil dampak risiko (mitigasi)  Upaya pengalihan risiko

 Staff penanganan risiko  Ketersediaan budget  Ketersediaan peralatan

 Ketersediaan SOP penanganan risiko Evaluasi

 Evaluasi keberhasilan penanganan risiko  Laporan bulanan terkait risiko

 Staff evaluasi dalam manajemen risiko  Ketersediaan SOP evaluasi manajemen risiko

*Tahapan kegiatan:

1. Budidaya mother plant krisan 2. Pembibitan krisan

3. Budidaya bunga krisan potong 4. Pemasaran

*Responden: 1. Pengelola 2. Kepala Kebun

49 Lampiran 2 Checklist data pendukung atau bukti manajemen risiko

Rincian Tahapan Kegiatan 1 2 3 4 Identifikasi Risiko

 Data penggunaan input  Data HPT

 Data suhu, kelembaban, dll  Data peralatan

 Data jumlah produksi

 Data jumlah kegagalan produksi  Data kualitas produk

 Data hasil panen  Data jumlah penjualan  Data harga jual produk  Data sumber risiko

 Hasil pengolahan data jumlah produksi

 Hasil pengolahan data jumlah kegagalan produksi  Hasil pengolahan data hasil panen

 Hasil pengolahan data jumlah penjualan  Hasil pengolahan data harga jual produk  Hasil perhitungan besaran risiko (probabilitas)  Hasil perhitungan dampak risiko

 Alat bantu pengukuran

 Catatan upaya penanganan risiko  Rencana pembiayaan

 Catatan hasil pengontrolan manajemen risiko  Laporan bulanan risiko

 Catatan hasil rapat evaluasi

 SOP

 Struktur organisasi

*Data pendukung atau bukti dapat berupa catatan, laporan, atau foto *Tahapan kegiatan:

1. Pengelola 2. Kepala Kebun

50

Lampiran 3 Penilaian manajemen risiko pada tahap budidaya mother plant krisan

Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

Identifikasi Risiko

 Seluruh karyawan mengetahui pada budidaya mother plant

krisan terdapat risiko ●  Seluruh karyawan mampu menyebutkan sumber-sumber dari

risiko yang dihadapi ●

 Tersedia SOP budidaya mother plant bunga krisan ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah penggunaan

input ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan HPT ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan suhu, kelembapan ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah mother plant ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah kegagalan

setiap masing-masing sumber risiko ● Pengukuran Risiko

 Data jumlah mother plant telah digunakan untuk mengukur

risiko ●

 Data jumlah kegagalan telah digunakan untuk mengukur

risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran risiko ●  Perusahaan telah melakukan perhitungan peluang terjadinya

risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan dampak risiko ●  Perusahaan telah menetapkan standar risiko yang dihadapi ●  Perusahaan telah menetapkan standar dampak risiko yang

dihadapi ●

Penanganan Risiko

 Perusahaan telah menyusun rencana penanganan risiko yang

akan dilakukan ●

 Melakukan analisis biaya dan manfaat dalam menentukan

alternatif penanganan risiko ●  Melaksanakan SOP budidaya dengan baik ●

 Menerapkan pola tanam mother plant dengan baik ●  Perbaikan naungan dilakukan secara kontinu ●

 Pengontrolan kualitas naungan dilakukan setiap hari ●

 Mengatur jarak tanam antar mother plant ●  Sterilisasi alat pemotong pucuk (stek) sebelum digunakan ●

 Sanitasi lingkungan secara rutin ●  Penyemprotan pestisida secara berkala ●  Mencari informasi ramalan cuaca ●

 Memisahkan atau membuang mother plant yang terserang

penyakit agar tidak menular ke tanaman lain ● Evaluasi

 Perusahaan telah melakukan evaluasi keberhasilan

penanganan risiko secara rutin ●  Rapat evaluasi keberhasilan penanganan risiko telah

dilakukan secara berkala ●  Membuat laporan bulanan terkait risiko untuk pimpinan

perusahaan ●

51 Lampiran 3 Penilaian manajemen risiko pada tahap budidaya mother plant krisan

(lanjutan)

Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

Aspek Penunjang Sumberdaya Manusia

 Terdapat bagian atau divisi khusus manajemen risiko ●  Terdapat job description pada divisi manajemen risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan identifikasi risiko ●  Terdapat staff yang melakukan pengukuran risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan penanganan risiko ●  Terdapat staff yang melakukan evaluasi risiko ●  Jumlah staff yang melakukan identifikasi risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan pengukuran risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan penanganan risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan evaluasi risiko cukup tersedia ●

 Masing-masing staff memiliki kompetensi ●  Staff mendapatkan pelatihan sesuai pekerjaannya ●

Sarana dan Prasarana

 Tersedia fasilitas ruang kerja yang nyaman ●  Tersedia alat untuk membantu melakukan pengukuran risiko ●  Jumlah alat untuk membantu melakukan pengukuran risiko

cukup tersedia ●

 Tersedia peralatan untuk melakukan penanganan risiko ●  Jumlah peralatan untuk melakukan penanganan risiko cukup

tersedia ●

 Tersedia budget khusus untuk penanganan risiko ●  Jumlah budget khusus untuk penanganan risiko cukup ●

52

Lampiran 4 Penilaian manajemen risiko pada tahap pembibitan bunga krisan

Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

Identifikasi Risiko

 Seluruh karyawan mengetahui pada pembibitan bunga

krisan terdapat risiko ●

 Seluruh karyawan mampu menyebutkan sumber-sumber

dari risiko yang dihadapi ●

 Tersedia SOP pembibitan bunga krisan ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah penggunaan

input ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan HPT ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan suhu, kelembapan ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah pucuk (stek)

yang ditanam ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah kegagalan atau kematian bibit krisan berdasarkan sumber risikonya ● Pengukuran Risiko

 Data jumlah pucuk (stek) yang ditanam telah digunakan

untuk mengukur risiko ●  Data jumlah kegagalan telah digunakan untuk mengukur

risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran risiko ●  Perusahaan telah melakukan perhitungan peluang

terjadinya risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan dampak risiko ●  Perusahaan telah menetapkan standar risiko yang dihadapi ●  Perusahaan telah menetapkan standar dampak risiko yang

dihadapi ●

Penanganan Risiko

 Perusahaan telah menyusun rencana penanganan risiko

yang akan dilakukan ●

 Melakukan analisis biaya dan manfaat dalam menentukan

alternatif penanganan risiko ●  Melaksanakan SOP budidaya dengan baik ●  Melakukan teknik penyiraman dengan menyesuaikan

kondisi kelembaban lingkungan ●  Perbaikan naungan dilakukan secara kontinu ●

 Sterilisasi media tanam ●

 Melakukan sanitasi lingkungan secara rutin ●  Membuang bibit krisan yang terserang penyakit agar tidak

menular ke tanaman lain ●

 Pemberian pestisida secara berkala ● Evaluasi

 Perusahaan telah melakukan evaluasi keberhasilan

penanganan risiko secara rutin ●  Rapat evaluasi keberhasilan penanganan risiko telah

dilakukan secara berkala ●  Membuat laporan bulanan terkait risiko untuk pimpinan

perusahaan ●

 Merencanakan tindakan perbaikan dalam manajemen

53 Lampiran 4 Penilaian manajemen risiko pada tahap pembibitan bunga krisan

(lanjutan)

Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

Aspek Penunjang Sumberdaya Manusia

 Terdapat bagian atau divisi khusus manajemen risiko ●  Terdapat job description pada divisi manajemen risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan identifikasi risiko ●  Terdapat staff yang melakukan pengukuran risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan penanganan risiko ●  Terdapat staff yang melakukan evaluasi risiko ●  Jumlah staff yang melakukan identifikasi risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan pengukuran risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan penanganan risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan evaluasi risiko cukup

tersedia ●

 Masing-masing staff memiliki kompetensi ●  Staff mendapatkan pelatihan sesuai pekerjaannya ●

Sarana dan Prasarana

 Tersedia fasilitas ruang kerja yang nyaman ●  Tersedia alat untuk membantu melakukan pengukuran

risiko ●

 Jumlah alat untuk membantu melakukan pengukuran

risiko cukup tersedia ●

 Tersedia peralatan untuk melakukan penanganan risiko ●  Jumlah peralatan untuk melakukan penanganan risiko

cukup tersedia ●

 Tersedia budget khusus untuk penanganan risiko ●  Jumlah budget khusus untuk penanganan risiko cukup ●

54

Lampiran 5 Penilaian manajemen risiko pada tahap budidaya bunga krisan potong

Tahapan Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

Identifikasi Risiko

 Seluruh karyawan mengetahui pada budidaya bunga krisan

potong terdapat risiko ●

 Seluruh karyawan mampu menyebutkan sumber-sumber

dari risiko yang dihadapi ●

 Tersedia SOP budidaya bunga krisan potong ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah penggunaan

input ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan HPT ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan suhu, kelembapan ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah bibit yang

ditanam ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah bunga

krisan potong yang dipanen ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah kegagalan

atau kematian bunga krisan potong berdasarkan sumber risikonya

Pengukuran Risiko

 Data jumlah bibit yang ditanam telah digunakan untuk

mengukur risiko ●

 Data jumlah bunga krisan potong yang dipanen telah

digunakan untuk mengukur risiko ●  Data jumlah kegagalan telah digunakan untuk mengukur

risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran risiko ●  Perusahaan telah melakukan perhitungan peluang

terjadinya risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan dampak risiko ●

 Perusahaan telah menetapkan standar risiko yang dihadapi ●  Perusahaan telah menetapkan standar dampak risiko yang

dihadapi ●

Penanganan Risiko

 Perusahaan telah menyusun rencana penanganan risiko

yang akan dilakukan ●

 Melakukan analisis biaya dan manfaat dalam menentukan

alternatif penanganan risiko ●  Melaksanakan SOP budidaya dengan baik ●

 Perbaikan naungan dilakukan secara kontinu ●  Pengaturan kelembaban naungan dilakukan dengan baik ●

 Pengaturan cahaya naungan dilakukan dengan baik ●  Pengontrolan kualitas naungan setiap hari ●

 Mengatur jarak tanam antar tanaman krisan ●  Sanitasi lingkungan secara rutin ●  Melakukan pengendalian HPT ●  Mencari informasi ramalan cuaca ●

 Melakukan diversifikasi produk ● Evaluasi

 Perusahaan telah melakukan evaluasi keberhasilan

55 Lampiran 5 Penilaian manajemen risiko pada tahap budidaya bunga krisan

potong (lanjutan)

Tahapan Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

 Rapat evaluasi keberhasilan penanganan risiko telah dilakukan secara berkala ●  Membuat laporan bulanan terkait risiko untuk pimpinan

perusahaan ●

 Merencanakan tindakan perbaikan dalam manajemen

risiko ●

Aspek Penunjang Sumberdaya Manusia

 Terdapat bagian atau divisi khusus manajemen risiko ●  Terdapat job description pada divisi manajemen risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan identifikasi risiko ●  Terdapat staff yang melakukan pengukuran risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan penanganan risiko ●  Terdapat staff yang melakukan evaluasi risiko ●  Jumlah staff yang melakukan identifikasi risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan pengukuran risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan penanganan risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan evaluasi risiko cukup

tersedia ●

 Masing-masing staff memiliki kompetensi ●  Staff mendapatkan pelatihan sesuai pekerjaannya ●

Sarana dan Prasarana

 Tersedia fasilitas ruang kerja yang nyaman ●  Tersedia alat untuk membantu melakukan pengukuran

risiko ●

 Jumlah alat untuk membantu melakukan pengukuran

risiko cukup tersedia ●

 Tersedia peralatan untuk melakukan penanganan risiko ●  Jumlah peralatan untuk melakukan penanganan risiko

cukup tersedia ●

 Tersedia budget khusus untuk penanganan risiko ●  Jumlah budget khusus untuk penanganan risiko cukup ●

56

Lampiran 6 Penilaian manajemen risiko pada tahap pemasaran bunga krisan potong

Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

Identifikasi Risiko

 Seluruh karyawan mengetahui terdapat risiko pada tahap

pemasaran ●

 Seluruh karyawan mampu menyebutkan sumber-sumber

dari risiko yang dihadapi ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah penjualan ●  Perusahaan telah melakukan pencatatan harga jual ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan sumber penyebab

risiko ●

 Perusahaan telah melakukan pencatatan kualitas produk ● Pengukuran Risiko

 Data jumlah penjualan telah digunakan untuk mengukur

risiko ●

 Data harga jual telah digunakan untuk mengukur risiko ●  Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran risiko ●  Perusahaan telah melakukan perhitungan peluang

terjadinya risiko ●

 Perusahaan telah melakukan perhitungan dampak risiko ●  Perusahaan telah menetapkan standar risiko yang dihadapi ●  Perusahaan telah menetapkan standar dampak risiko yang

dihadapi ●

Penanganan Risiko

 Perusahaan telah menyusun rencana penanganan risiko yang akan dilakukan ●  Melakukan analisis biaya dan manfaat dalam menentukan

alternatif penanganan risiko ●

 Menjalin kerjasama dengan pemasok ●  Menjalin kerjasama dengan sesama bisnis bunga krisan

potong ●

 Menjalin kerjasama dengan pedagang atau konsumen

besar ●

 Melakukan pengolahan sendiri bunga krisan menjadi

bunga rangkai ●

Evaluasi

 Perusahaan telah melakukan evaluasi keberhasilan penanganan risiko secara rutin ●  Rapat evaluasi keberhasilan penanganan risiko telah

dilakukan secara berkala ●  Membuat laporan bulanan terkait risiko untuk pimpinan

perusahaan ●

 Merencanakan tindakan perbaikan dalam manajemen

risiko ●

Aspek penunjang Sumberdaya Manusia

 Terdapat bagian atau divisi khusus manajemen risiko ●  Terdapat job description pada divisi manajemen risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan identifikasi risiko ●  Terdapat staff yang melakukan pengukuran risiko ●

 Terdapat staff yang melakukan penanganan risiko ●  Terdapat staff yang melakukan evaluasi risiko ●

57 Lampiran 6 Penilaian manajemen risiko pada tahap pemasaran bunga krisan

potong (lanjutan)

Manajemen Risiko Skor Penilaian

1 2 3 4 5

 Jumlah staff yang melakukan identifikasi risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan pengukuran risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan penanganan risiko cukup

tersedia ●

 Jumlah staff yang melakukan evaluasi risiko cukup

tersedia ●

 Masing-masing staff memiliki kompetensi ●  Staff mendapatkan pelatihan sesuai pekerjaannya ●

Sarana dan Prasarana

 Tersedia fasilitas ruang kerja yang nyaman ●  Tersedia alat untuk membantu melakukan pengukuran

risiko ●

 Jumlah alat untuk membantu melakukan pengukuran

risiko cukup tersedia ●  Tersedia peralatan untuk melakukan penanganan risiko ●  Jumlah peralatan untuk melakukan penanganan risiko

cukup tersedia ●

 Tersedia budget khusus untuk penanganan risiko ●  Jumlah budget khusus untuk penanganan risiko cukup ●

58

Lampiran 7 Ringkasan hasil penilaian manajemen risiko pada tahap budidaya mother plant krisan

Manajemen Risiko Skor

Penilaian Identifikasi Risiko

Seluruh karyawan mengetahui pada budidaya mother plant krisan terdapa

risiko 3

Seluruh karyawan mampu menyebutkan sumber-sumber dari risiko yang

dihadapi 2

Tersedia SOP budidaya mother plant bunga krisan 5 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah penggunaan input 1 Perusahaan telah melakukan pencatatan HPT 1 Perusahaan telah melakukan pencatatan suhu, kelembapan 1 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah mother plant 4 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah kegagalan setiap masing-

masing sumber risiko 1

Total skor identifikasi risiko 18

Skor maksimum 40

Pengukuran Risiko

Data jumlah mother plant telah digunakan untuk mengukur risiko 2 Data jumlah kegagalan telah digunakan untuk mengukur risiko 1 Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran risiko 2 Perusahaan telah melakukan perhitungan peluang terjadinya risiko 1 Perusahaan telah melakukan perhitungan dampak risiko 1 Perusahaan telah menetapkan standar risiko yang dihadapi 1 Perusahaan telah menetapkan standar dampak risiko yang dihadapi 1

Total skor pengukuran risiko 9

Skor maksimum 35

Penanganan Risiko

Perusahaan telah menyusun rencana penanganan risiko yang akan

dilakukan 4

Melakukan analisis biaya dan manfaat dalam menentukan alternatif

penanganan risiko 5

Melaksanakan SOP budidaya dengan baik 3 Menerapkan pola tanam mother plant dengan baik 4 Perbaikan naungan dilakukan secara kontinu 2 Pengontrolan kualitas naungan dilakukan setiap hari 1 Mengatur jarak tanam antar mother plant 5 Sterilisasi alat pemotong pucuk (stek) sebelum digunakan 2 Sanitasi lingkungan secara rutin 5 Penyemprotan pestisida secara berkala 5 Mencari informasi ramalan cuaca 1 Memisahkan atau membuang mother plant yang terserang penyakit agar

tidak menular ke tanaman lain 2

Total skor penanganan risiko 39

59 Lampiran 7 Ringkasan hasil penilaian manajemen risiko pada tahap budidaya

mother plant krisan (lanjutan)

Manajemen Risiko Skor

Penilaian Evaluasi

Perusahaan telah melakukan evaluasi keberhasilan penanganan risiko secara

rutin 2

Rapat evaluasi keberhasilan penanganan risiko telah dilakukan secara

berkala 1

Membuat laporan bulanan terkait risiko untuk pimpinan perusahaan 1 Merencanakan tindakan perbaikan dalam manajemen risiko 2

Total skor evaluasi 6

Skor maksimum 20

Aspek Penunjang Sumberdaya Manusia

Terdapat bagian atau divisi khusus manajemen risiko 1 Terdapat job description pada divisi manajemen risiko 1 Terdapat staff yang melakukan identifikasi risiko 4 Terdapat staff yang melakukan pengukuran risiko 1 Terdapat staff yang melakukan penanganan risiko 4 Terdapat staff yang melakukan evaluasi risiko 4 Jumlah staff yang melakukan identifikasi risiko cukup tersedia 2 Jumlah staff yang melakukan pengukuran risiko cukup tersedia 1 Jumlah staff yang melakukan penanganan risiko cukup tersedia 4 Jumlah staff yang melakukan evaluasi risiko cukup tersedia 2 Masing-masing staff memiliki kompetensi 4 Staff mendapatkan pelatihan sesuai pekerjaannya 2 Sarana dan Prasarana

Tersedia fasilitas ruang kerja yang nyaman 2 Tersedia alat untuk membantu melakukan pengukuran risiko 1 Jumlah alat untuk membantu melakukan pengukuran risiko cukup tersedia 1 Tersedia peralatan untuk melakukan penanganan risiko 5 Jumlah peralatan untuk melakukan penanganan risiko cukup tersedia 5 Tersedia budget khusus untuk penanganan risiko 2 Jumlah budget khusus untuk penanganan risiko cukup 2

Total skor aspek penunjang 48

Skor maksimum 95

Total skor manajemen risiko 120

60

Lampiran 8 Ringkasan hasil penilaian manajemen risiko pada tahap pembibitan bunga krisan

Manajemen Risiko Skor

Penilaian Identifikasi Risiko

Seluruh karyawan mengetahui pada pembibitan bunga krisan terdapat risiko 4 Seluruh karyawan mampu menyebutkan sumber-sumber dari risiko yang

dihadapi 3

Tersedia SOP pembibitan bunga krisan 5 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah penggunaan input 1 Perusahaan telah melakukan pencatatan HPT 1 Perusahaan telah melakukan pencatatan suhu, kelembapan 1 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah pucuk (stek) yang ditanam 4 Perusahaan telah melakukan pencatatan jumlah kegagalan atau kematian

bibit krisan berdasarkan sumber risikonya 1

Total skor identifikasi risiko 20

Skor maksimum 40

Pengukuran Risiko

Data jumlah pucuk (stek) yang ditanam telah digunakan untuk mengukur

risiko 2

Data jumlah kegagalan telah digunakan untuk mengukur risiko 1 Perusahaan telah melakukan perhitungan besaran risiko 2 Perusahaan telah melakukan perhitungan peluang terjadinya risiko 1

Perusahaan telah melakukan perhitungan dampak risiko 2 Perusahaan telah menetapkan standar risiko yang dihadapi 1 Perusahaan telah menetapkan standar dampak risiko yang dihadapi 1

Total skor pengukuran risiko 10

Skor maksimum 35

Penanganan Risiko

Perusahaan telah menyusun rencana penanganan risiko yang akan dilakukan 4 Melakukan analisis biaya dan manfaat dalam menentukan alternatif

penanganan risiko 5

Melaksanakan SOP pembibitan dengan baik 4 Melakukan teknik penyiraman dengan menyesuaikan kondisi kelembaban

lingkungan 4

Perbaikan naungan dilakukan secara kontinu 2

Sterilisasi media tanam 5

Melakukan sanitasi lingkungan secara rutin 5 Membuang bibit krisan yang terserang penyakit agar tidak menular ke

tanaman lain 2

Pemberian pestisida secara berkala 5

Total skor penanganan risiko 36

61 Lampiran 8 Ringkasan hasil penilaian manajemen risiko pada tahap pembibitan

bunga krisan (lanjutan)

Manajemen Risiko Skor

Penilaian Evaluasi

Perusahaan telah melakukan evaluasi keberhasilan penanganan risiko secara

rutin 4

Rapat evaluasi keberhasilan penanganan risiko telah dilakukan secara

berkala 1

Membuat laporan bulanan terkait risiko untuk pimpinan perusahaan 1 Merencanakan tindakan perbaikan dalam manajemen risiko 4

Total skor evaluasi 10

Skor maksimum 20

Aspek Penunjang Sumberdaya Manusia

Terdapat bagian atau divisi khusus manajemen risiko 1 Terdapat job description pada divisi manajemen risiko 1 Terdapat staff yang melakukan identifikasi risiko 4 Terdapat staff yang melakukan pengukuran risiko 1 Terdapat staff yang melakukan penanganan risiko 4 Terdapat staff yang melakukan evaluasi risiko 4 Jumlah staff yang melakukan identifikasi risiko cukup tersedia 2 Jumlah staff yang melakukan pengukuran risiko cukup tersedia 1 Jumlah staff yang melakukan penanganan risiko cukup tersedia 4 Jumlah staff yang melakukan evaluasi risiko cukup tersedia 2 Masing-masing staff memiliki kompetensi 4 Staff mendapatkan pelatihan sesuai pekerjaannya 2 Sarana dan Prasarana

Tersedia fasilitas ruang kerja yang nyaman 2 Tersedia alat untuk membantu melakukan pengukuran risiko 1 Jumlah alat untuk membantu melakukan pengukuran risiko cukup tersedia 1 Tersedia peralatan untuk melakukan penanganan risiko 5 Jumlah peralatan untuk melakukan penanganan risiko cukup tersedia 5

Dokumen terkait