Mengetahui: Ketua Departemen
DAFTAR PUSTAKA
Batchvarov in urban
dispersion an air quality studies.
De fran
rso D and Zatelli P. 2003.
Gryning an dispersion modelling. Holder ric boundary Gummel model of bipolar Järvi, L. en Järvi, L P., Keronen P., Lenz J tions. McMani 1 P
ian ini digunakan untuk mengangkut alat pengukuran ke beberapa ketinggian dengan bergerak pada lintasan vertikal sehingga pengamatan profil urban boundary layer dapat dilakukan. Dalam proses perancangan digunakan mekanisme pulley sebagai mekanisme gerak vertikal serta motor DC sebagai penggerak utama yang dikontrol oleh rangkaian elektronik. Dari hasil penelitian diketahui:
• Permukaan gese
besar sehingga gerakan pulley yang selip akibat permukaan gesek antara pulley dan lintasan yang terlalu kecil dapat dihindari.
• Pengangku
pengukuran seberat 1kg pada platform membutuhkan arus minimal sebesar 200mA.
Secara keseluruha
dalam penelitian ini telah mampu : • Bergerak vertikal pada lintas
mengangkut alat pengukuran. • Berhenti pada ketinggian tert
memberikan waktu kepada alat pengukuran untuk melakukan pengukuran.
• Berbalik arah lintasan. Platform panja
ekonomis dan praktis untuk melakukan pengamatan urban boundary layer.
5.2 Saran
baik jika dikembangkan lagi dengan : • Pembuatan rumah Platform
bentuk yang lebih ringkas dan bobot yang lebih ringan.
• Pemakaian baterai y
kapasitas lebih besar sehingga platform dapat aktif lebih lama
• Pembuatan connector
memasang alat pengukuran yang akan diangkut.
a E. 2003. Progress d
Preprints 5th Int Conf Urban Climate, 1–5 September 2003, Lodz, PL.
ceschi M., Rampanelli G, Zardi D, Sgue
Development of a measurement platform on a light airplane and analysis of airborne measurements in the atmospheric boundary layer, in annals of geophysics, vol. 46, n. 2, April 2003, Trento, Università di Trento.
SE, Batchvarova E. 2004. Advances in urb
NATO advanced research workshop: Advances in air pollution modelling for environmental security, Borovetz (BG), 8–12 May 2004.
HE. 2009. A helicopter observation platform for atmosphe
layer studies. Duke university. 132 pages; 3352219
HK., Poon RC. 1970. "An integral charge control
transistors," Bell Syst. Tech. J., vol. 49, pp. 827–852, May–June 1970 , Hannuniemi H., Hussein T., Aalto
P., Hillamo R., Mäkelä T., Keron P., Siivola E., Vesala T., and Kulmala M. 2009. The urban measurement station SMEAR III : Continuous monitoring of air pollution and surface-atmosphere interactions in Helsinki, Finland. Boreal Environment Research 14 (Suppl. A),86-109.
., Rannik U., Mammarella I., Sogachev A., Aalto
Siivola E., Kulmala M., and Vesala T. 2009. Annual particle flux observations over a heterogeneous urban area. Atmospheric Chemistry and Physics 9(3): 13407-13437 ., Edelstein AS. 2006. Magnetic
Sensors and Their Applica IEEE Sensors Journal,Vol. 6, No. 3, June 2006.
s, C., 2002. Chuck's Robotics Notebook.
http://www.mcmanis.com/chuck/robo tics/
ohan N, Undeland TM, Robbins WP. 1995. Oke TR er climates, 2nd Horowit of Piringer ds). 2002. Mixing Rotach ale Rotach . 2002.
Rotach Gryning SE, Batchvarova E,
Temiz I M. 2007 . The Speed
Tenneke 972. A first course
M
Power Electronics: Converters, Applications, and Design, 2nd Ed. John Wiley & Sons.
. 1987. Boundary lay
edn. London: Routledge, 435 pp. z P, Hill W. 1989. The Art
Electronics (2nd ed.). Cambridge University Press.
M, Kukkonen J (e
height and inversions in urban areas. Proceedings of the workshop 3and 4 October 2001, Toulouse, France, (ISBN: 92-984-4214-X), 113 pp MW. 2001. Simulation of urban-sc
dispersion using a Lagrangian stochastic dispersion model. Bound- Layer Meteor 99: 379–410
MW, Fisher B, Piringer M
COST 715 Workshop on urban boundary layer parameterizations. Bull Amer Meteor Soc 83(10): 1501– 1504
MW,
Christen A, Vogt R. 2004. BUBBLE – an Urban boundary layer Meteorology Project.Theorethical and applied climatology, Springer- Verlag, 233
. and Akar
Control of DC Servo Motor with Proportional Integral, Fuzzy Logic and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference Systems , World Scientific and Engineering Academy and Society,İstanbul.
s H, Lumley JJ. 1
in turbulence .Cambridge: MIT Press, 300 pp
Lampiran 1 Perhitungan kebutuhan arus transistor
Untuk mengangkut beban seberat 2 kilogram motor DC membutuhkan arus optimal sebesar 200mA, dengan masukan tegangan sebesar 12V, berapakah nilai resistansi yang dipasang pada basis transistor agar mampu menyediakan arus optimal untuk motor DC jika transistor yang digunakan mempunyai nilai hfe sebesar 60?
Diketahui :
60
Ditanya : Nilai resistansi basis agar dapat mengalirkan arus sebesar 200mA ? Jawab :
Lampiran 2 Perhitungan jeda gerak platform
Diketahui :
μ Ω
Ditanya : Periode waktu yang dihasilkan dari kombinasi resistor dan kapasitor tersebut ? Jawab : . . Ω μ . , Diketahui : .
Ditanya : Jarak platform berhenti Jawab :
. .
Lampiran 3 Perhitungan fungsi sudut
Dari ujicoba diperoleh 5 ulangan perubahan sudut kemiringan vertikal (14°,15°,15°,15°,16°) dengan simpangan baku :
°
° ,
° , .
° , . °
Dari nilai simpangan tersebut dapat diketahui tinggi sebenarnya (hreal) yang telah dicapai oleh platform
enga s : d n mengunakan rumu sin eterang K an : De n nga . ° . ° . ° . . ° .
Sehingga persentase error ketinggian akibat kemiringan lintasan platform adalah :
%
,
% . %
Error ketinggian yang telah ditempuh oleh platform akibat kemiringan lintasan adalah 3.7% searah angin.
Lampiran 4 Foto rangkaian h-bridge
Lampiran 6 Foto platform panjat
Lampiran 1 Perhitungan kebutuhan arus transistor
Untuk mengangkut beban seberat 2 kilogram motor DC membutuhkan arus optimal sebesar 200mA, dengan masukan tegangan sebesar 12V, berapakah nilai resistansi yang dipasang pada basis transistor agar mampu menyediakan arus optimal untuk motor DC jika transistor yang digunakan mempunyai nilai hfe sebesar 60?
Diketahui :
60
Ditanya : Nilai resistansi basis agar dapat mengalirkan arus sebesar 200mA ? Jawab :
Lampiran 2 Perhitungan jeda gerak platform
Diketahui :
μ Ω
Ditanya : Periode waktu yang dihasilkan dari kombinasi resistor dan kapasitor tersebut ? Jawab : . . Ω μ . , Diketahui : .
Ditanya : Jarak platform berhenti Jawab :
. .
Lampiran 3 Perhitungan fungsi sudut
Dari ujicoba diperoleh 5 ulangan perubahan sudut kemiringan vertikal (14°,15°,15°,15°,16°) dengan simpangan baku :
°
° ,
° , .
° , . °
Dari nilai simpangan tersebut dapat diketahui tinggi sebenarnya (hreal) yang telah dicapai oleh platform
enga s : d n mengunakan rumu sin eterang K an : De n nga . ° . ° . ° . . ° .
Sehingga persentase error ketinggian akibat kemiringan lintasan platform adalah :
%
,
% . %
Error ketinggian yang telah ditempuh oleh platform akibat kemiringan lintasan adalah 3.7% searah angin.
Lampiran 4 Foto rangkaian h-bridge
Lampiran 6 Foto platform panjat