• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen Nn (Halaman 27-35)

Ametembun.1997. Supervisi Pendidikan. Suri. Bandung.

Arikunto, Suharsimi. 2000. Prosedur Penelitian. Edisi Revisi. Bina Aksara. Jakarta.

Depdiknas, 2005. Pembinaan Profesionalisme Tenaga pengajar (Pengembangan Profesionalisme Guru). Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan

Menengah Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama Depdiknas. Jakarta. Djamarah, Syaiful Bahri. 2000. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi

Edukatif. Rineka Cipta. Jakarta.

Hasibuan, Malayu SP. 2001, Manajemen Personalia, Bina Kawan Club, Yogyakarta.

Mulyasa, 2005. Manajemen Berbasis Sekolah. Remaja Rosda Karya. Bandung. Nawawi, Hadari. 2003. Pengantar Metodologi Research. Alumni. Bandung. Oemar Hamalik. 2001. Himpunan Pedoman administrasi dan Supervisi

Pendidikan. FIP-FKIP. Bandung.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. http://www.depdiknas.go.id.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan http://www.depdiknas.go.id.

Purwanto, M. Ngalim 2000. Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Remaja Karya. Bandung.

Riduwan. 2006. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Alfabeta. Bandung. Sahertian. Piet A. 1998. Prinsip Teknik Supervisi Pendidikan. Gramedia Pustaka

Utama. Jakarta.

Samani, Muchlas, dkk. 2006. Mengenai Sertifikasi Guru di Indonesia. Penerbit SIC. Jakarta.

Siagian, Sondang P. 1995, Manajemen Sumber Daya Manusia, Bumi Aksara, Jakarta.

Singarimbun, Masri dan Sofyan Effendi. 2001. Metode Penelitian Survey. Edisi Revisi. LP3ES. Jakarta

Sudjana. 2002. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung.

Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung.

Sutopo, Hendiyat. 1996. Kepemipinan Supervisi Pendidikan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional http://www.depdiknas.go.id.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Cipta Umbara Bandung. http://www.depdiknas.go.id.

KISI-KISI ANGKET

Variabel Konsep Variabel Operasional Variabel Skala Ukur Alat Ukur

Sertifikasi Profesi Guru (X1)

Sertifikasi profesi guru adalah pemberian sertifikat pendidik untuk guru yang telah memenuhi

persyaratan kualifikasi pendidikan minimum dan penguasaan kompetensi guru.

Pendapat guru terhadap tujuan pelaksanaan sertifikasi melalui portofolio dan PLPG dalam

meningkatkan profesionalisme kerja guru

Pendapat guru terhadap manfaat pelaksanaan sertifikasi melalui portofolio dan PLPG dalam

meningkatkan profesionalisme kerja guru Ordinal Angket Supervisi kepala sekolah (X2) Supervisi kepala sekolah adalah peninjauan atau pengawasan yang dilakukan kepala sekolah pada saat guru sedang mengajar di kelas.

Pendapat guru terhadap tujuan pelaksanaan supervisi oleh Kepala Sekolah

Pendapat guru terhadap tatacara pelaksanaan supervisi oleh Kepala Sekolah

Pendapat guru mengenai hasil supervisi oleh Kepala Sekolah Pendapat guru mengenai tindak lanjut hasil supervisi oleh Kepala Sekolah

Ordinal Angket

Motivasi Kerja Guru (Y)

Motivasi kerja guru adalah suatu keadaan kejiwaan dan sikap mental guru yang menimbulkan dorongan bagi guru untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya selaku pendidik demi tercapainya tujuan lembaga pendidikan (sekolah)

Motivasi guru untuk mendapatkan prestasi (achievement) dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik/ pengajar di sekolah Motivasi guru untuk mendapatkan penghargaan(recognition) atau pengakuan atas pekerjaan yang tekah dilaksanakannya

Motivasi guru bahwa pelaksanaan tugasnya dalah tantangan (challenge) yang harus dihadapi

Motivasi guru bahwa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab (responsibility)

Motivasi guru untuk mengembangkan diri dalam pekerjaannya (development) Motivasi guru untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan di sekolah (involvement),

Motivasi guru untuk meraih kesempatan yang lebih maju dalam karirnya (opportunity),

A. Identitas Responden

Isilah Identitas Bapak/Ibu dengan benar:

1. Nama : ………

2. Jenis Kelamin : ………

3. Tempat Tanggal Lahir : ………

4. Tahun Sertifikasi : ………

5. Guru Bidang Studi : ………

6. Lama Mengajar : ………

B. Angket Penelitian

Isilah angket penelitian ini dengan memberikan tanda ( ) pada pilihan

jawaban yang tersedia di kolom sebelah kanan. Adapun Pilihan Jawaban yang disediakan adalah sebagai berikut:

SS = Sangat Setuju S = Setuju

RR = Ragu-Ragu TS = Tidak Setuju

Sertifikasi Profesi Guru

1 Sertifikasi dilaksanakan dengan tujuan untuk menentukan kelayakan guru dalam

melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional 2 Sertifikasi dilaksanakan dengan tujuan untuk

meningkatkan mutu hasil pendidikan

3 Manfaat sertifikasi adalah melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru.

4 Manfaat sertifikasi adalah melindungi

masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional.

5 Manfaat sertifikasi adalah meningkatkan kesejahteraan guru

6 Penilaian Portofolio merupakan metode yang tepat untuk mendapatkan sertifikasi guru 7 Portofolio dalam proses sertifikasi

menggambarkan pengetahuan, keterampilan dan kelayakan guru untuk mendapatkan sertifikat pendidik

8 Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru merupakan metode yang tepat untuk mendapatkan sertifikasi guru

9 Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru dalam sertifikasi dapat meningkatkan pengetahuan guru tentang profesionalisme kerja

10 Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru dalam sertifikasi dapat meningkatkan pengalaman dan keterampilan guru dalam mengajar

11 Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru dalam sertifikasi dapat meningkatkan profesionalisme kerja guru

sebagai bentuk pengawasan terhadap para guru dalam melaksanakan KBM

13 Supervisi oleh kepala sekolah dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan terhadap para guru untuk meningkatkan profesionalisme kerja 14 Pelaksanaan supervisi kepala sekolah dalam

bentuk kunjungan kelas pada saat KBM dilaksanakan adalah efektif

15 Kepala Sekolah selalu melakukan konformasi kepada guru sebelum melakukan supervisi kunjungan kelas

16 Kedatangan kepala sekolah ke dalam kelas ketika KBM sedang berlangsung tidak mengganggu aktivitas belajar siswa

17 Dalam melakukan supervisi kunjungan kelas, Kepala sekolah selalu menggunakan lembar observasi sebagai penilain terhadap kualitas guru dan KBM yang dilaksanakan

18 Kepala sekolah melaksanakan supervisi

kunjungan kelas secara wajar dan proporsional dalam arti memberikan penilaian secara objektif 19 Dalam melakukan supervisi kunjungan kelas,

Kepala sekolah mengambil tempat duduk di belakang kelas, sehingga tidak memecah konsentrasi siswa

20 Dalam melakukan supervisi kunjungan kelas, partisipasi Kepala sekolah hanya dilaksanakan apabila diminta oleh guru

21 Setelah melakukan supervisi kunjungan kelas, Kepala Sekolah selalu membuat perjanjian dengan guru untuk membicarakan hasil supervisi.

22 Hasil supervisi kunjungan kelas yang

dilaksanakan guru sangat bermanfaat bagi guru untuk pengembangan dan peningkatan kualitas KBM di masa mendatang

pendidik karena termotivasi untuk mendapatkan prestasi

24 Guru berupaya untuk meraih prestasi tersebut dengan cara meningkatkan kualitas pekerjaan dan bekerja secara profesional

25 Guru melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pendidik karena termotivasi untuk mendapatkan penghargaan atau pengakuan dari atasan atau dari instansi (Dinas Pendidikan)

26 Guru melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pendidik karena menganggap bahwa pekerjaan Guru adalah tantangan yang harus dihadapi. 27 Guru melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai

pendidik karena menganggap bahwa pekerjaan adalah tanggung jawab yang harus diselesaikan. 28 Guru menganggap bahwa tanggung jawab dalam

bekerja tersebut harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan dengan kualitas hasil pekerjaan yang maksimal

29 Guru melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pendidik karena hal tersebut dapat

mengembangkan potensi diri

30 Guru selalu mengagendakan peningkatan dalam pelaksanaan pekerjaan agar potensi diri dapat dikembangkan secara maksimal dan positif dari waktu ke waktu

31 Guru melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pendidik karena termotivasi untuk bisa terlibat atau berpartisipasi dalam pengambilan

keputusan di sekolah

32 Guru melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pendidik karena termotivasi untuk bisa meraih kesempatan yang lebih maju dalam karir 33 Guru berusaha semaksimal mungkin untuk

meraih kesempatan yang lebih maju dengan mengikuti prosedur/ketentuan yang ditetapkan Sekolah/Dinas Pendidikan atau Pemerintah

HUBUNGAN SERTIFIKASI PROFESI GURU DAN SUPERVISI KEPALA

Dalam dokumen Nn (Halaman 27-35)

Dokumen terkait