• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adrizal, 2003. Singkong pakan domba potensial yang terlupakan. Dalam: Poultry Indonesia. Edisi Desember 2003. 284:16.

Anggorodi, R. 1984. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT. Gramedia. Jakarta. ___________. 1990. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT. Gramedia. Jakarta. ___________

Arora, S. P. 1995. Pencernaan Mikrobia pada Ruminansia. Terjemahan Retno Muwarni Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT. Gramedia. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. 2007. Statistika Indonesia. Biro Pusat Statistik. Jakarta.

Balitnak, 2010. Pembuatan Silase Dedak Padi. Unit Komersialisasi Balai Penelitian Ternak.

Bamualim, A.1988. Prosedur dan Parameter dalam Penelitian Pakan Ternak Ruminansia dalam Prinsip Produksi dan Penelitian Peternakan. Kupang. Basri, H. J. 1990. Penggunaan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak. Laporan

Penelitian Jurusan Peternakan. Fakultas Peternakan Universitas Syah Kuala. Banda Aceh.

Cahyono, B. 1998. Beternak Kambing dan Domba. Kanisius. Yogyakarta.

Church, 1986. The Relationship Between in Vitro Gas Production, In vitro Microbial Biomass Yield and 15 N Incorporation and Its Implications for The Prediction of Voluntary Feed Intake of Rougha - ges. Brit.Jour.of Nutr. 77(5) :911 -921.

Church D. C. and W. G. Pond. 1998. Basic Animal Nutrition and Feeding. 3rd

Edition. John Willey and Sons. New York. p : 295 – 297.

Eviyati, 1993. Pemberian tepung daun singkong dalam konsentrat dan pengaruhnya terhadap domba. Tesis. Program Pasca Sarjana. IPB: Bogor. Fardiaz, S. 1992. Analisa Mikrobiologi Pangan. PT. Raja Grafindo Persada,

Kerjasama dengan PAU antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB. Bogor. Fuller, R. 1992. Probiotic The Scientific Basic Champman and Hall. London.

Hardjo, S, N. S. Indrasti dan B. Tajuddin. 1989. Biokonveksi Pemanfaatan Limbah Industri Pertanian. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi IPB. Bogor

Hartadi, H., Reksohardiprojo, S. dan Tillman, A, D. 1997. Komposisi Bahan Pakan Untuk Indonesia. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Ishida and Hasan. 1993. Effects of oil palm frond silase feeding on utilization of

diet and meat production in fattening arton. Proc 86th Annual Meeting of Jpn, Zootech, Sci, Soc, Iwate University.

Kamal, M. 1994. Nutrisi Ternak 1. Laboratorium Makanan Ternak. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Kartadisastra, H. R. 1997. Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Kanisius. Yogyakarta.

Komar, A. 1984. Teknologi Pengolahan Jerami Sebagai Bahan Makanan Ternak. Bandung: Dian Grahita.

Laboratorium Ilmu Makanan Ternak. 2000. IPB. Bogor.

Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan Ternak. 2000. Program Studi Peternakan FP USU. Medan.

Lembah Hijau Multifarm Indonesia. 2008

Lubis, D. A. 1993. Ilmu Makanan Ternak. Jakarta: Pembangunan

Martawidjaja, M. 1998. Pengaruh Taraf Pemberian Konsentrat Terhadap Keragaman Kambing Kacang Betina Sapihan. Pada: Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

Mathius, I. W. 2003. Perkebunan kelapa sawit dapat menjadi basis pengembangan kambing potong. Warta Litbang Pertanian 25 (5): 1-4. Mulyono, S. 1998. Teknik Pembibitan Kambing dan Domba. Penebar Swadaya.

Jakarta.

Nesheim, M. C and L. E. Card. 1972. Poultry Production. 11th Edition. Lea and Febiger, Philadelphia. p : 235 – 239.

Neshum, M. C. R. A and L. E. Card, 1979. PoultryProduction. Lea and Febiger. Philadelpia.

___________. 1999. Ilmu Nutrisi Makanan Ternak Ruminansia. UI Press. Jakarta. Pardede, S. I.dan S. Asmira, 1997. Pengolahan Produk Sampingan Industri

Pertanian Menjadi Permen Jilat Untuk Kambing Yang Dipelihara Secara Tradisional. Karya Tulis Ilmiah Bidang Studi Peternakan Universitas Andalas. Padang.

Pond, W. G., D. D. Church and K. R. Pond. 1995. Basic Animal Nutrition. 4 th

Edition . John Willey and Sons, Inc. New York. p: 273 – 289

Purbowati, 2009. Usaha Penggemukan Domba. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rangkuti, M. A. Musufie, P. Sitorus, I. P, Kompiang, N, Kusuma Wardani dan A. Roesjat. 1985. Proceeding: Seminar Pemanfaatan Limbah Tebu Untuk Pakan Ternak, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor. Rasyaf, M. 1992. Beternak Domba Komersil. Kanisius. Yogyakarta.

Ravindran, V., E.T. Kornegay dan A.S.B. Rajaguru. 1985. Influence of processing methods and storage time out cyanide potential of cassavaleaf meal. Journal of Animal Science and Technology 17 : 227-234.

Samadi, 2007. Probiotik Pengganti Anti Biotik dalam Pakan Ternak. Fakultas Pertanian Program Studi Peternakan Universitas Syah Kuala Banda Aceh. Saono, S. 1974. Pemanfaatan Jasad Renik dalam Pengolahan Hasil Samping/

sisa-sisa Produksi Pertanian. Berita LIPI. 18 (4): 1-11

Silitonga, S. 1993. Penggunaan Inti Kelapa Sawit Dalam Ransum Domba. Balai Penelitian Ternak. Ciawi. Bogor.

Siregar, S. B. 1994. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya. Jakarta. _________ . 2008. Ransum Ternak Ruminansia. Penebar Swadaya. Jakarta. Soeparno, 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press.

Yogyakarta.

Sumoprastowo, R. M. 1993. Beternak Domba Pedaging. Bhratara. Jakarta

Sutardi, T. 1980. Landasan Ilmu Nutrisi. Jilid 1. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. IPB: Bogor.

Syamsu, J. A. 2006. Kajian Penggunaan Starter Mikroba dalam Fermentasi Jerami Padi sebagai Sumber Pakan pada Peternakan Rakyat di Sulawesi Tenggara. Disampaikan dalam Seminar Nasional Bioteknologi. Puslit Bioteknologi LIPI: Bogor.

Tillman, A. D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo, 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada

University Press. Yogyakarta.

_______________. 1993. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

________________. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Tjitjah, T. 1997. Fermentasi Onggok. Disertasi S2 Fakultas Pertanian UNPAD. Bandung

Tomaszweska, M. W., I. M. Mastika. A. Djajanegara, S. Gardiner dan T. R. Wiradarya. 1993. Produksi Kambing dan Domba di Indonesia. Universitas Sebelas Maret. Surabaya.

Williamson G. And W. J. A. Payne, 1993. Pengantar Peternakan di Daerah Tropis.Terjemahan oleh: IGN Djiwa Darmadja. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Winarno, F. G., S. Fardiaz dan D. Fardiaz. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. Gramedia. Jakarta.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Komposisi susunan konsentrat

Bahan % Bahan % PK %SK %LK %TDN 1 BIS 30 4,62 4,275 0,69 21,9 2 Onggok 20 0,24 2,2 0,04 14,82 3 T. D. Singkong 10 2,484 2,382 0,714 9,05 4 Dedak 33 3,795 4,9401 2,97 19,8 5 Garam 1 0 0 0 0 6 Urea 2 5,6 0 0 0 7 Mineral 1 0 0 0 0 8 Molases 3 0,12 0,0114 0,0024 2,55 Total 100 16,859 13,8085 4,4164 68,12

Lampiran 2. Rataan konsumsi bahan kering domba lokal jantan setiap periode (g/ekor/hari)

Periode

Konsumsi pakan domba (g/ekor/hari)

(BK) Total Rataan Sd D1 D2 D3 D4 I 474,16 460,95 441,05 513,19 1889,34 472,34 30,45 II 457,56 514,08 500,19 527,28 1999,11 499,78 30,24 III 477,81 506,04 495,36 505,39 1984,59 496,15 13,17 IV 506,91 567,34 566,47 518,06 2158,78 539,70 31,75 Total 1916,43 2048,40 2003,06 2063,93 8031,82 Rataan 479,11 512,10 500,76 515,98 501,99

Lampiran 3. Rataan konsumsi pakan domba lokal jantan selama penelitian dalam bahan kering (g/ekor/hari)

Perlakuan Ulangan Total Rataan Sd

D1 D2 D3 D4 P0 506,91 460,95 495,36 527,28 1990,50 497,62 27,79 P1 457,56 567,34 441,05 505,39 1971,34 492,83 56,67 P2 477,81 514,08 566,47 513,19 2071,55 517,89 36,53 P3 474,16 506,04 500,19 518,06 1998,44 499,61 18,53 Total 1916,43 2048,40 2003,06 2063,93 8031,82 Rataan 479,11 512,10 500,76 515,98 501,99

Lampiran 4. Analisis keragaman konsumsi pakan domba lokal jantan dalam bahan kering SK DB JK KT Fhitung Ftabel 0,05 0,01 Perlakuan 3 1444,986385 481,662128 0,67 tn 4,76 9,78 Baris 3 9360,42 3120,14 4,32tn 4,76 9,78 Kelompok 3 3292,48 1097,49 1,52tn 4,76 9,78 Galat 6 4332,31 722,05 Total 15 18430,20

Ket.: tn = tidak berbeda nyata

Lampiran 5. Data pertambahan bobot badan domba lokal jantan selama penelitian (g/ ekor/ hari) Periode D1 D2 D3 D4 I 21,67 21,67 18,33 21,67 II 18,33 21,67 21,00 20,00 III 21,67 20,00 20,00 20,00 IV 21,67 21,33 22,00 21,67

Lampiran 6. Rataan pertambahan bobot badan domba lokal jantan selama penelitian setiap periode (g/ekor/hari)

Periode Domba Total Rataan

1 2 3 4 I 21,67 21,67 18,33 21,67 83,333 20,833 II 18,33 21,67 21,00 20,00 81,000 20,250 III 21,67 20,00 20,00 20,00 81,667 20,417 IV 21,67 21,33 22,00 21,67 86,667 21,667 Total 83,333 84,667 81,333 83,333 332,667 Rataan 20,833 21,167 20,333 20,833 20,792 Lampiran 7. Rataan pertambahan bobot badan domba lokal jantan setiap

perlakuan selama penelitian (g/ekor/hari)

Perlakuan Ulangan Total Rataan sd

D1 D2 D3 D4 P0 21,67 21,67 20,00 20,00 83,333 20,833 0,962 P1 18,33 21,33 18,33 20,00 78,000 19,500 1,453 P2 21,67 21,67 22,00 21,67 87,000 21,750 0,167 P3 21,67 20,00 21,00 21,67 84,333 21,083 0,788 Total 83,333 84,667 81,333 83,333 332,667 Rataan 20,833 21,167 20,333 20,833 20,792 0,842

Lampiran 8. Analisis keragaman pertambahan bobot badan domba lokal jantan SK DB JK KT Fhitung Ftabel 5% 1% Baris 3 4,80556 1,60185 1,99tn 4,76 9,78 Kolom 3 1,41667 0,47222 0,59tn 4,76 9,78 Perlakuan 3 10,69444 3,56481 4,43tn 4,76 9,78 Galat 6 4,83333 0,80556 Total 15 21,75000

Ket.: tn = Tidak berbeda nyata

Lampiran 9. Rataan konversi pakan domba lokal jantan setiap periode

Periode Domba Total Rataan

1 2 3 4 I 21,884 21,274 24,057 23,686 90,901 22,725 II 24,958 23,727 23,819 26,364 98,867 24,717 III 22,053 25,302 24,768 25,270 97,392 24,348 IV 23,396 26,594 25,749 23,910 99,649 24,912 Total 92,290 96,897 98,392 99,230 386,810 Rataan 23,073 24,224 24,598 24,808 24,176 Lampiran 10. Rataan konversi pakan domba lokal jantan setiap perlakuan selama

penelitian

Perlakuan Ulangan Total Rataan sd

D1 D2 D3 D4 P0 23,40 21,27 24,77 26,36 95,80 23,95 2,16 P1 24,96 26,59 24,06 25,27 100,88 25,22 1,05 P2 22,05 23,73 25,75 23,69 95,21 23,80 1,51 P3 21,88 25,30 23,82 23,91 94,91 23,73 1,40 Total 92,29 96,90 98,39 99,23 386,81 Rataan 23,07 24,22 24,60 24,81 24,18 1,53 Lampiran 11. Analisis keragaman konversi pakan domba lokal jantan

SK DB JK KT Fhitung Ftabel 5% 1% Baris 3 11,87 3,96 0,66tn 4,76 9,78 Kolom 3 7,19 2,40 0,40tn 4,76 9,78 Perlakuan 3 5,92 1,97 0,33tn 4,76 9,78 Galat 6 35,98 6,00 Total 15 60,95295

Lampiran 12. Rekapitulasi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan domba lokal jantan selama penelitian

Perlakuan Konsumsi Pakan (g/ekor/hari)

Pertambahan bobot

badan (g/ekor/hari) Konversi pakan P0 497,62 ± 27,79tn

20,833±0,962 tn 23,95±2,16 tn P1 492,83 ± 56,67tn 19,500±1,453 tn 25,22±1,05 tn P2 517,89 ± 36,53tn 21,750±0,167 tn 23,80±1,51 tn P3 499,61 ± 18,53tn 21,083±0,788 tn 23,73±1,40 tn

Dokumen terkait