• Tidak ada hasil yang ditemukan

Amiruldin M. 2007. Pembuatan dan analisis karakteristik gelatin dari tulang ikan tuna (Thunnus albacores) [skripsi]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Anonima. 2007. Gelatin halal, gelatin haram. www. Google. com [19 Maret 2008].

Anonimb. 2004. Fish gelatin. http://www.norlandprod.com/techrpts/fishgelrpt. html. [21 Desember 2004].

AOAC. 1995. Official Methods of Analysis of The Association of Official

Analytical Chemist. Inc., Washington, DC.

Apriyanto A et al. 1989. Analisis Pangan. Bogor: IPB press.

Astawan M, Aviana T. 2003. Pengaruh jenis larutan perendaman serta metode pengeringan terhadap sifat fisik, kimia, dan fungsional gelatin dari kulit cucut. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. Vol 14 (1):7-12

Avena-Bustillos RJ, Olsen CW, Olson DA, Chiou B, Yee E, Bechtel PJ, McHugh LH. 2006. Water vapor permeability of mamalian and fish gelatin films.

Journal of Food Science. Vol 71 (4):202-207

Becher. 1965. Emulsi dan Pengemulsi. Di dalam: Kosasih Padmawinata, penerjemah; deMan, Jhon. M, editor. Kimia Makanan. Edisi kedua. Bandung: ITB Press. Terjemahan dari: Principles Of Food Chemistry.

Bennion M. 1980. The Science Of Food. New York: John Wiley and Sons.

British Standard 757. 1975. Sampling and Testing of Gelatin.

Buckle KA, Edwars RA, Fleet GH, Wotton M. 1987. Ilmu Pangan. Purnomo H dan Adiono, penerjemah. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta. Terjemahan dari: Food Science.

Charley H. 1982. Food Science. 2nd edition. John Wiley and Son, New York

deMan JM. 1989. Kimia Makanan. Edisi Kedua. Padmawinata K, penerjemah. ITB. Bandung. Terjemahan dari: Principle of Food Chemistry.

Dadang WI, Suhendar Y, Mardi T, Purbany E, Imam, Ike. 2007. Sudah saatnya nila berjaya. www. Google. Com/Nila. Html [diakses 4 Maret 2008].

Damayanti E, Mudjajanto ES. 1995. Teknologi Makanan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah. Jakarta: Pendidikan Menengah Kejuruan, Proyek Peningkatan Pendidikan Kejuruan Non Teknik II.

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. 2004. Statistik Perikanan Tangkap

Indonesia. 2002. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.

Eastoe JE. 1977. The chemical examination of gelatin. Di dalam: Ward AG dan Courts A, editor. The Science And Technology of Gelatin. New York: Academic Press.

Ferinaldy. 2008. Indeks konsumsi ikan perkapita Indonesia. http://ferinaldy.wordpress.com. [10 Agustus 2008].

Gaman PM dan Sherrington. 1992. Ilmu Pangan: Pengantar Ilmu Pangan, Nutrisi dan Mikrobiologi, Edisi kedua. Gardjito M, Naruki S, Murdiati A, Sardjono, penerjemah. UGM. Gadjah Mada Universitas Press. Terjemahan dari: The

Science of Food, an Introduction to Food Science Nutrition and Microbiology Second Edition.

Gaspersz V. 1994. Metode Perancangan Percobaan. CV. Armico. Bandung.

Glicksman M. 1969. Gum Technology in Food Industri. New York: Academic Press.

Gross. 1961. Kolagen. Di dalam: Padmawinata K, penerjemah; deMan JM, editor.

Kimia Makanan. Edisi kedua. Bandung: ITB. Terjemahan dari: Principle of Food Chemisrty.

Gudmundsson M. 2002. Rheological properties of fish gelatin. Journal of Food

Science, Vol 67 (6):2172-2176

Hadi S. 2005. Karakteristik fisikokimia gelatin dari tulang ikan kakap merah (Lutjanus sp.) serta pemanfaatannya dalam produk jelly [skripsi]. Bogor: Departemen Teknologi Hasil Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Hajrawati. 2006. Sifat fisik kimia gelatin tulang sapi dengan perendaman asam klorida pada konsentrasi dan lama perendaman yang berbeda [tesis]. Bogor: Sekolah Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor.

Hinterwaldner R. 1977. Technologi of gelatin manufacture. Di dalam: Ward AG dan Courts A, editor. The Science And technology of Gelatin. New York: Academic Press.

Jamilah B, Harvinder KG. 2001. Propeties of gelatin from skins of fish-black tilapia (Orechromis mossambicus) and red tilapia (Oreochromis niloticus).

Journal of Food Chemistry, Vol 77: 81-84

JECFA. 2003. Edible gelatin. Di dalam Compendium of Additive Specifications. Volume 1. Italy: Rome.

Johns P. 1977. The stucture of composition of collagen containing tissue. Di dalam: Ward AG dan Courts A, editor. The Science of Technology of

Gelatin. New York: Academic Press.

Jones NR. 1997. Uses of gelatine in edible product. Di dalam: Ward AG dan Courts A, editor. The Science and Technology of Gelatine. New York: Academic press.

King W. 1969. Gelatin. Di dalam: Glicksman M, editor. Gum Technology in Food

Industri. New York: Academic Press.

Kinsella. 1982. Sifat fungsional protein. Di dalam: Padmawinata K, penerjemah; deMan JM, editor. Kimia Makanan. Edisi kedua. Bandung: ITB. Terjemahan dari: Principle of Food Chemisrty.

Kurniawan T. 2006. Aplikasi gelatin tulang ikan kakap merah (Lutjanus sp.) pada pembuatan permen jelly [skripsi]. Bogor: Departemen Teknologi Hasil Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Lehninger AL. 1982. Dasar-Dasar Biokimia. Jilid 1. Thenawijaya M, penerjemah. Erlangga. Jakarta. Terjemahan dari: Fundamental of

Biochemistry.

Lestari SD. 2005. Analisis sifat fisika kimia dan rheologi gelatin kulit hiu gepeng (Alopias sp) dengan penambahan MgSO4, sukrosa, dan gliserol [skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Muchtadi D. 1989. Petujuk Laboratorium Evaluasi Nilai Gizi Pangan. Bogor: PAU. IPB.

Nur MA, Adi Juwana, H. Kosasih. 1992. Penuntun Praktikum: Teknik

Laboratorium Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Bogor: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB

Nurilmala M, 2004. Kajian potensi limbah tulang ikan keras (Teleostei) sebagai sumber gelatin dan analisis karakteristiknya [tesis]. Bogor: Sekolah Pasca sarjana. IPB.

Parker AL. 1982. Principle of Biochemicstry. Sparkas: Worth Publisher. Inc.

Pelu H, Harwati S, Chasanah EE. 1998. Ekstraksi gelatin dari kulit ikan tuna melalui proses asam. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Vol IV(2): 66-74. Jakarta: BPTP.

Pearce dan Kinsella JE. 1978. Emulsifying properties of protein: evaluation of a turbidimetric technique. Jurnal Agriculture Food Chemistry. Vol 26:716-723

Poppe J. 1992. Gelatin. Di dalam: Imeson A, editor, Thikening and Gelling Agents

for Food. London: Blackie Academy and Profesional.

Pusat Data dan Informasi Departemen Perindustrian dan Perdagangan. 2004. Data

Impor Gelatin Tahun 1999-2003: Jakarta

[SNI] Standar Nasional Indonesia 06-3735. 1995. Mutu dan Cara Uji Gelatin. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Rahayu WP. 2001. Penuntun Praktikum Penilaian Organoleptik. Bogor: Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB.

Rusli A. 2004. Kajian proses ekstraksi gelatin dari kulit ikan patin (Pangasius hypopthalmus) segar [tesis]. Bogor: Sekolah Pasca sarjana. IPB.

SKW Biosystem. 2001. Gelatin Halal Gelatin Haram. Jurnal LP POM MUI No 36.

Sopian, Iwan. 2002. Analisis sifat fisik kimia dan fungsional gelatin yang diekstrak dari kulit dan tulang ikan pari. Bogor: Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB.

Stainsby G. 1977. The Gelatin Gel and The Sol-Gel Transformation. Di dalam: Ward AG dan Courts A, editor. The Science and Technology of Gelatin. New York: Academic press.

Steel RGD, Torrie JH. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan

Biometrik. Edisi ke-2. Bambang Sumantri, penerjemah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Terjemahan dari: Principle and Procedures of Statistics.

Suryaningrum TD dan Utomo BSD. 2002. Petunjuk Analisis Rumput Laut dan

Hasil Olahannya. Jakarta: Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan.

Suyanto SR. 1994. Nila. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suhardjo dan Kusharto CM. 1987. Prinsip-Prinsip Ilmu Gizi. Bogor: PAU. IPB.

Viro F. 1992. Gelatin. Di dalam Hui YH, editor. Encyclopedia of Food Science

and Technology of Gelatin. London: Academic Press.

Wainewright FW. 1977. Physical test for gelatin and gelatin product. Di dalam: Ward AG dan Courts AG, editor. The Science and Technology of Gelatin. London: Academic Press.

Ward AG dan Courts A. 1977. The Science and Technology of Gelatin. London: Academic Press.

Winarno FG. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Wong, Dominic W. S. 1989. Mechanisme and Technology in Food Chemistry. New York: Published by Van Nostrand Reinhold.

Lampiran 1. Format uji mutu hedonik gelatin

Dokumen terkait