• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adriani, A. 2012. Asuhan Gizi Nutritional Care Process. Yogyakarta: Graha Ilmu Adriani, M., Wirjatmadi, B., 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Cetakan ke-1, Jakarta:

Kencana Prenada Media Grup,

Afifah, Tin, 2011. Perkawinan dini dan dampak status gizi pada anak (analisis data Riskesdas 2010). Gizi Indonesia 2011.diakses 25 Januari 2012,Dari:

Almatsier, S. 2002. Prisip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Apriadji, WH., 1986. Gizi Keluarga. Seri : Kesejahteraan Keluarga-Xiii/93/86. Penerbit Penebar Swadaya.

Aryunita, R. 2002. Hubungan Pola Asuh Sewaktu Bayi dengan Tinggi Badan dan Status Gizi Anak Baru Masuk SD di Daerah Perkotaan dan Pinggiran Kota Padang

Atmarita. 2010. Masalah Generasi Penerus Bangsa saat ini Di Indonesia: Kurang Gizi, Kurang Sehat, Kurang Cerdas. Yogyakarta

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, 2002. Gerakan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera. Jakarta

Berg, A. 1986. Faktor Gizi. Jakarta, Bhratara Karya Aksara.

______. 1986. Peranan Gizi dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: Rajawali

Budiarto, E. 2002. Biostatistik untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyrakat, Jakarta: EGC

Departemen Kesehatan.RI, 2010. Program Kelangsungan Hidup dan Perkembangan Anak Ditinjau dari Peningkatan Penggunaan ASI dan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: DepKes RI

_____________________, 2006. Sosio Demografi penduduk Indonesia.Jakarta: DepKes RI

_____________________, 2002. Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan untuk Petugas). Jakarta: Depkes RI

_____________________, 2000. Rencana Aksi Pangan dan Gizi Nasional. Jakarta: DepKes RI

Djaeni, Achmad, 2000. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid II, Jakarta: Dian Rakyat

Engle. P.L, Menon, P and Haddad, L, 1997. Care and Nutrition; Concept and Measurement.International Food Policy Research Institute

Hafrida, 2004. Studi Positive Deviance pada Keluarga Miskin yang Mempunyai Anak Usia 12-24 Bulan di Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan Tahun 2004.[Skripsi] Medan: Universitas Sumatera Utara Fakultas Kesehatan Masyarakat. 2005

Hardinsyah, 2007. Menaksir angka kecukupan energi dan protein serta penilaian mutu gizi konsumsi pangan, Jakarta: Wirasari

Hasanah, Airin Nurul, 2012. Gambaran perilaku ibu dalam penyediaan sayur keluarga di Kelurahan Pasir Bidang Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah.[Skripsi] Medan: Universitas Sumatera Utara Fakultas Kesehatan Masyarakat. 2012

Helpia, Gusfita, 2009. Faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan dini pada suku melayu di kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Tahun 2009.[Skripsi] Medan: Universitas Sumatera Utara Fakultas Kesehatan Masyarakat, 2010

Hidayat, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan-Paradigma Kuantitatif. Cetakan Pertama, Health Books Publishing, Surabaya

Husaini, MA. 2007. Peranan Gizi dan POla Asuh Dalam Meningkahtkn Kualitas Tumbuh Kembang Anak. Jakarta

Indarini, N. 2012. Menikah Ideal Usia 20-35 Tahun Untuk Wanita dan 25-40 Tahun Untuk Pria. Jakarta

Jannah, Faridatul, 2010. Pernikahan dini dalam pandangan masyarakat Madura di desa Pandan Kecamatan Balu Kabupaten Pamekasan.dikses 7 Januari

2012,dari:

Kertamuda, Fatchiach. 2009. Konseling Pernikahan untuk Keluarga Indonesia, Jakarta: Rineka Cipta

Kusumaryani, Merry SW, 2008. Penggunaan alat kontrasepsi pada remaja pernah kawin di DKI Jakarta 2005, Warta Demografi tahun ke 33 No 1. 2008, p30.diakses 22 Januari 2012

Lawn, Joy dkk. 2001. The Healthy Newborn, USA: CDC-CCHI-Care The Health Unit

Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2007. Dasar-Dasar Demografi, Jakarta: FE UI

Lily, H. 2002. Beberapa Permasalahan Remaja. Jurnal psikologi di unduh 12 Januari

2013. Dari:

Luthfiyati, D. 2008. Pernikahan Dini Pada Kalangan Remaja (15-19) Tahun. Jakarta Martianto D, Riyadi, H, dan Ariefiani, R. 2011. Pola asuh makan pada rumah tangga

yang tahan pangan serta kaitannya dengan status gizi anak balita di kabupaten Banjarnegara. Jurnal Gizi dan Pangan, 6(1): 51-58 diakses 28 Desember

2012,.Dari

Maulany, R.F, 1987. Pencegahan Kematian Ibu Hamil, Jakarta: Binarupa Aksara Nadesul, H, 1995. Cara Sehat Mengasuh Anak. Puspa Swara, Jakarta

Notoadmodjo. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta ___________. 2009. Metodologi Penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Perangin-angin, A. 2006. Hubungan Pola Asuh dan Status Gizi Anak 0-24 Bulan pada Keluarga Miskin di Kelurahan Gandaling I Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo Tahun 2006. [Skripsi] Medan: Universitas Sumatera Utara Fakultas Kesehatan Masyarakat. 2007

Proverawati, dkk. 2010. Ilmu Gizi untuk Keperawatan dan Gizi Kesehatan, Yogyakarta: Nuha Medika

Riset Kesehatan Dasar. 2010. Presentase Perempuan Pernah Kawin Usia 10-59 tahun menurut Umur Perkawinan Pertama. Jakarta: Riskesdas

Rohmah, N. 2009. Kontroversi Pernikahan Di Bawah Umur Di Indonesia. Jakarta Royston, Erica dkk, 1989. Preventing Maternal Death, World Health Organization,

Alih Bahasa Pencegahan Kematian Ibu Hamil, Maulany, 1987. Jakarta: Binarupa Aksara

Santoso, dkk. 2000. Kesehatan dan Gizi. Jakarta: Rineka Cipta

Sarasani. T, 2005. Praktek Pemberian Makan dan Status Gizi Anak Usia 0-24 Bulan ditinjau dari Pekerjaan Ibu.Skripsi FKM USU, Medan.

Sarwono, S. 2000. Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada Sediaoetama AD. 2006. Ilmu Gizi. Jakarta: PT Dian Rakyat

Sihombing. E, 2005. Pola Pengasuhan dan Status Gizi Anak Batita ditinjau dari Karakteristik Ibu di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal.Skripsi FKM USU, Medan

Soekirman, 1999. Ilmu Gizi dan Aplikasinya untuk Keluarga dan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi departemen Pendidikan Nasional Soenardi. T, 2000. Makanan untuk Tumbuh Kembang Bayi. PT. Gramedia Pustaka

Utama, Jakarta

Soetjiningsih, 1995. Tumbuh Kembang Anak. Penerbit Buku Kedokteran, EGC. Jakarta

Sofian, S. 2008. Pernikahan Dini dan Tuntutan Revisi UU Perkawinan, diunduh 10 Januari 2013,

Sugiono, 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Suhardjo, 2003. Pangan, Gizi dan Pertanian. Jakarta: Universitas Indonesia _______, 1996. Perencanaan Pangan dan Gizi, Jakarta: Bumi Aksara

_______, 1984. Tingkat Konsumsi Pangan dan Pendapatan di Kalangan Keluarga Pedesaan di Yogyakarta, Bogor: IPB Press

Sulistyoningsih, H., 2011. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Graha Ilmu, Edisi Pertama, Yogyakarta.

Supartini, Yupi. 2004. Konsep Dasar Keperawatan Anak, Jakarta: EGC

Supriasa, Nyoman dkk. 2002. Penilaian Status Gizi, Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Syafiq A, Fikawati. 2007. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi kalsium Pada Remaja. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

UNICEF, 2006. Child protection information sheet: child merriage.diakses 22 Januari 2012. Dari:http://www.unicef.org

Widodo, Y. 2005. Relationship of Helicobacter pilor Infection with diarrhea and Nutritional Status among Nutritionally at risk Children, World Journal of Nuclear Medicine, volume 4, Number 3, July 2005

World Health Organization. 1995. Physical status: The use and anterpretation of antrophometry. Report of a WHO expert Committee. World Health Organization Tech Rep Ser.854

Worsley et al, 2003. Income Differences in Food Consumption in the 1995 Australian National Nutrition Survey.di unduh 3 Desember 2012.Dari:

Yusnidaryani, 2009. Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Bayi Pada keluarga Miskin dan Tidak Miskin Di Kabupaten Aceh Utara. [Tesis] Medan: Universitas Sumatera Utara Fakultas Kesehatan Masyarakat. 2009

Zeitlin, MG, dkk. 1990. Positive Devianc and Implicate in Child Nutrition with Emphasis on Psycosocial and Behavioural Aspects and Implications for Developments. The United Nations University

Lampiran 1

Dokumen terkait