• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adam, M.R dan M.O. Moss. 1995. Food Microbiology. The Royal Society of Chemistry. Cambridge.

Al Rasyid, H. 2010. Pemanfaatan Asap Cair Tempurung Kelapa sebagai Bahan Pengawet Ikan Teri Nasi (Stolephorus Commersonii, Lac.) Segar untuk Tujuan Transportasi. (Skripsi). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Association of Official Analytical and Chemistry (AOAC). 2007. Official

Methods of Analysis. 18th ed. Association of Official Analytical Chemists Inc. Maryland.

Astuti. 2000. Pembuatan Asap Cair dari Tempurung Kelapa. (Laporan Penelitian). Jakarta.

Ayudiarti, D.L. dan R. N. Sari. 2010. Asap cair dan aplikasinya pada produk perikanan. Jurnal Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 5(3):31-32.

Aziza. N. 2015. Aplikasi Pemanafaatan Asap Cair Redestilasi Berbahan Baku Sabut Kelapa untuk Memperpanjang Umur Simpan Ikan Tongkol

(Euthynnus affinis). (Skripsi). Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Badan Standardisasi Nasional. 2015. SNI 2332.3:2015 Cara Uji Mikrobiologi-Bagian 3: Penentuan Angka Lempeng Total pada Produk Perikanan.

Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Boerhendhy, I dan D. S. Agustina. 2006. Potensi pemanfaatan kayu karet untuk mendukung peremajaan perkebunan karet rakyat. Jurnal Litbang

Pertanian. 25(2):61-67.

Darmadji, P. 2002. Optimasi pemurnian asap cair dengan metode redistilasi.

Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. 13(3):267-27.

De Fretes, M., T. Gunaedi, S.B.R. Surbakti. 2015. Bakteri proteolitik pada ikan tongkol (Euthynnus affinis) hasil proses pengasapan tradisional dan modern. Jurnal Biologi Papua. 7(1):1–8.

64 Dinas Kelautan dan Perikanan. 2014. Potensi Perikanan Tangkap di Provinsi

Lampung Tahun 2014. Departemen Kelautan dan Perikanan. Bandar Lampung.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2015. Statistik Perkebunan Indonesia 2013-2015 : Karet. Direktorat Jenderal Perkebunan. Jakarta.

Earle, R.L. 1983. Unit Operations in Food Processing 2nd Ed. Pergamon Press.

Sidney.

Effendie, Y. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Padang.

Fatimah, F. dan S. Gugule. 2009. Penurunan kandungan benzopirena asap cair hasil pembakaran. Jurnal Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sam Ratulangi. 2(1):3-7.

Fatimah, I dan Nugraha J. 2005. Identifikasi hasil pirolisis serbuk kayu jati menggunakan principal component analysis. Jurnal Ilmu Dasar. 6(1):41-47.

Fennema, O.R. 1996. Food Chemistry 3th Edition. Marcel Dekker, Inc. New York.

Frazier, W.C. dan Dennis, C.W. 1998. Food Microbiology 4thEdition. Mc GrawHill Inc. New York.

Girard. 1992. Smoking in : Technology of Meat Product. Clermont-FerrandEllis Horwood. New York. Pp 165-205.

Hadiwiyoto, S. 1993. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Jilid 1. Liberty.

Yogyakarta.

Hadiwiyoto, S., Darmaji, P., dan Purwasari, S.R. 2000. Perbandingan pengasapan panas dan penggunaan asap cair pada pengolahan ikan:

tinjauan kandungan benzopiren, fenol dan sifat organoleptik ikan asap.

Jurnal Agritech. 20(1):14–19.

Hasan, H., B.E. Kaseger, J. Pongoh. 2015. Tingkat kesukaan pada steak ikan cakalang (Katsuwonus pelamis L). yang direndam dalam asap cair. Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan. 3(1):1-6.

Himawati, E. 2010. Pengaruh Penambahan Asap Cair Tempurung Kelapa Destilasi dan Redestilasi terhadap Sifat Kimia, Mikrobiologi, dan Sensoris Ikan Pindang Layang (Decapterus spp) selama Penyimpanan. (Skripsi).

Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

65 Katiandagho,Y., S. Berhimpon, dan A.R. Reo. 2017. Pengaruh konsentrasi asap

cair dan lama perendaman terhadap mutu organoleptik ikan kayu (Katsuo-Bushi). Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan. 5(1):95-101.

Leha, M. A., Puturuhu, B.R.I., Kaimudin. M., Helaha, E., de Fretes, F.

M.,Pisarahu, F. 2004. Pengembangan Dan Perbaikan Teknologi Proses Pengolahan Ikan Asar Skala Industri Kecil Di Maluku. Laporan Litbang Baristand Industri Ambon Tahun 2004.

Lestari, Y.I., N. Idiawati, dan Harlia. 2015. Aktivitas antibakteri asap cair tandan kosong sawit grade 2 yang sebelumnya diadsorpsi zeolit teraktivasi. JKK.

4(4):45-52.

Lubis, N.D.A. 2009. Pengawet Makanan yang Aman. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Medan.

Maga, J. A. 1987. Smoke in Food Processing. CRC Press. Florida.

Murniati dan Sunarman. 2000. Pendinginan Ikan. Pengolahan Pangan.

Bandung.

Nur, M. 2009. Pengaruh cara pengemasan, jenis bahan pengemas, dan lama penyimpanan terhadap sifat kimia, mikrobiologi, dan organoleptik sate bandeng (Chanos chanos). Jurnal Teknologi dan Industri Hasil Pertanian. 14(1):1-11.

Prananta, J. 2005. Pemanfaatan sabut dan tempurung kelapa serta cangkang sawit untuk pembuatan asap cair sebagai pengawet makanan alami.

(Laporan Penelitian). JINGKI Institute. Aceh.

Prasetyo, D.Y., Y.S. Darmanto, dan F. Swastawati. 2015. Efek perbedaan suhu dan lama pengasapan terhadap kualitas ikan bandeng (Chanos chanos F.) cabut duri asap. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 4(3):94-98.

Pazzola, D. E. 1995. Tour highlights production and uses of smoke based flavors liquid smoke a natural aqueous condensate of wood smoke provides various advantages in addition to flavors and aroma. Journal Food Technology. 1:70-74.

Putro S. D., Hidayat J.F., Pandjaitan M. 2008. Aplikasi ekstrak bawang putih (Alium sativum) untuk memperpanjang Ddya simpan ikan kembung segar (Rastrelliger kanagurta). Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 3(2):194-200.

Rahayu, W. P., S. Maamoen., Suliantari, dan S. Fardiaz. 1992. Teknologi Fermentasi Produk Perikanan. Penerbit Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

66 Rasydta, H.P. 2013. Penggunaan Asap Cair Tempurung Kelapa Dalam

Pengawetan Ikan Bandeng. (Skripsi). Universitas Negeri Semarang.

Semarang.

Saanin, H. 1994. Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan. Bina Cipta. Bogor.

256 hlm

Sanny E., Yefrida, Indrawati, dan Refilda. 2013. Pemanfaatan Asap Cair Tempurung Kelapa pada Pembuatan Ikan Kering dan Penentuan Kadar Air, Abu, serta Proteinnya. Laboratorium Kimia Lingkungan, Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas. Padang.

Satyajaya, W., E. Suroso, H. Al Rasyid dan T. P. Utomo. 2016. Kajian penentuan komoditas unggulan dalam pengembangan teknologi agroindustri rakyat di kabupaten Tulang Bawang. Jurnal KELITBANGAN.

4(01) 22-36.

Setha, B. 2011. Pengaruh penggunaan asap cair terhadap kualitas fillet ikan cakalang asap. Jurnal Logika. 9(1):28-37.

Simon, R., B. de la Calle, S. Palme, D. Meier, and E. Anklam. 2005.

Composition and analysis of liquid smoke flavoring primary products.

Journal of Separation Science. 28:871-882.

Siregar, R.R. 2011. Pengolahan Ikan Kembung. Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Steel, R.G.D. dan J.H. Torrrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika suatu Pendekatan Biometrik. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Stolyhwo, A. and Z.E. Sikorski. 2005. Polycyclicaromatichydrocarbons in smoked fish- a critical review. Journal Food Chemistry. 91:303-311.

Sudarmadji, Slamet, Haryono, Bambang, dan Suhardi. 1997. Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Penerbit Liberty. Yogyakarta.

Sulistijowati, R., O. Djunaedi, J. Nurhajati, E. Afrianto, dan Z. Udin. 2011.

Mekanisme Pengasapan. Universitas Padjajaran Press . Bandung.

Swastawati, F. 2008. Quality and safety of smoked catfish (Riestal assinus) using paddy chaff and coconut shell liquid smoke. Journal of Coastal Development. 12(1):47 –55.

Tamaela, P. 2003. Efek antioksidan asap cair tempurung kelapa untuk menghambat oksidasi lipida pada steak ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis) asap selama penyimpanan. Journal Ichthyos. 2:59–62.

67 Towaha, J., A. Aunillah., dan E. H. Purwanto. 2013. Pemanfaatan asap cair kayu

karet dan tempurung kelapa untuk penanganan polusi udara pada lump.

Buletin RISTRI. 4(1):71-80.

Tranggono, Suhardi, B. Setiadji, P. Darmadji, Suprianto, dan Sudarmanto. 1996.

Identifikasi asap cair dari berbagai jenis kayu dan tempurung kelapa.

Jurnal Ilmu Teknologi Pangan. 1:15-24.

Unit Pelayanan Teknis Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi Universitas Lampung. 2016. Laporan Analisis Gas Chromatography -Mass Spectrometry (GC-MS) Asap Cair Kayu Karet Grade 2 dan 3.

Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Utomo, B. 2012. Asap Cair Cara Membuat Dan Aplikasinya Pada Pengolahan Ikan Asap. Penebar Swadaya. Jakarta.

Utomo T. 2014. Pengaruh Rasio (Asap Cair TKKS : Lateks Terhadap Parameter Fisik Bokar. (Skripsi). Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Waluyo, L. 2007. Mikrobiologi Umum. UMM Press. Malang.

Widiya. 2013. Pengaruh Suhu dan Waktu Distilasi terhadap Komposisi Kimia Asap Cair dari Kulit Durian. (Skripsi). Universitas Riau. Riau.

Wijaya, M., E. Noor, T. Tedja Irawadi, dan G. Pari. 2008. Perubahan suhu pirolisis terhadap struktur kimia asap cair dari serbuk gergaji kayu pinus.

Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan. 1(2):73- 77.

Wulandari, R., P. Darmadji, dan U. Santosa. 1999. Sifat Antioksidan Asap Cair Hasil Redestilasi Selama Penyimpanan. Prosiding Seminar Nasional Pangan Yogyakarta.

Yanti, A.R. dan E. Rochima. 2009. Pengaruh suhu pengeringan terhadap karakteristik kimiawi fillet lele dumbo asap cair pada penyimpanan suhu ruang. Jurnal Bionatura. 11(1):21-36.

Yulistiani, R. 2008. Monograf Asap Cair sebagai Bahan Pengawet Alami pada Produk Daging dan Ikan, Ed.1. UPN Veteran Jawa Timur. Surabaya.

Dokumen terkait