• Tidak ada hasil yang ditemukan

Agustin, M. (2011). Permasalahan Belajar dan Inovasi Pembelajaran. Bandung: PT Refika Aditama.

Arikunto, S. (1996). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Arikunto, S. (1997). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2006), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

Anggaran Dasar The Universal Line Dance 2005

Dimiyanti Mudjiono. (1999). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Dimiyanti Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Djmarah, dan Azwan Zain. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka

Cipta

Giriwijoyo, Y. S Santoso. (2005). Manusia dan Olahraga. Bandung. ITB.

Gunawan, H. (2013). Pertandingan Metode Pembelajaran Bagian Dengan

Metode Pembelajaran Keseluruhan Terhadap Hasil Belajar Lompat Jauh.

Bandung. Tidak Diterbitkan.

Handoyo, N. (2014). Memahami motivasi dalam pembelajaran. (online). Tersedia : http://nandahandoyo04.wordpress.com/2014/01/03/memahami-motivasi-dalam-pembelajaran/ (20 Maret 2014)

Herliessa. (2012). The Universal line dance. (online).

Tersedia: http://herliessa.blogspot.com.html (25 Agustus 2013) Heryanto. (2012). Cara meningkatkan motivasi belajar anak. (online).

Tersedia: http://belajarpsikologi.com/cara-meningkatkan-motivasi-belajar-anak/.html (2 September 2013)

Hidayat, Y. (2009). Psikologi Olahraga. Bandung; CV. Bintang Warli Artika. Jl. Gegerkalong Hilir

Mahendra, Agus. (1994). Pembelajaran Senam: Pendekatan Pola Gerak

Mahendra, Agus. (2001). Pembelajaran Senam: Pendekatan Pola Gerak

Dominan, Jakarta. Dirjen Olahraga dan Dikdasmen, Depdiknas.

Mahendra, Agus. (2007). Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK UPI. Mahendra, Agus. (2010). Pembelajaran Senam: Pendekatan Pola Gerak

Dominan, Jakarta. Dirjen Olahraga dan Dikdasmen, Depdiknas.

Mahendra, Agus. Modul Senam Artistik Teori dan Pembelajaran Senam. Bandung: FPOK UPI.

Muzzam. (2012). Pengertian: ciri-ciri dan upaya. (online)

Tersedia : http://muzzam.wordpress.com/2012/05/18/motivasi-belajar-pengertian-ciri-ciri-dan-upaya/.html (18 mei 2012)

Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia. Nn. (2013). Pengertian ritme. (online).

Tersedia: http://matakristal.com/pengertianritme.html (31 mei 2013) Nurlatipah, Erna. (2012). Perbedaan Hasil Pembelajaran Senam Irama Melalui

Model Mengajar Langsung dengan Model Kooperatif di SMPIT As-Syifa Boarding School Subang. Bandung. Tidak Diterbitkan.

Priyatno, D. (2010). Tehnik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data

Penelitian dengan SPSS dan Tanya Jawab Ujian Pendadaran.

Yogyakarta: Gava Media

Purwanto Ngalim. (2002). Administrasi Dan Supervisi Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Putri Desty, A. (2012). Hubungan Motivasi Belajar Dengan Densitas

(Kepadatan/Kekerapan) Siswa Mengikuti Latihan Ekstrakulikuler Bola Basket Di SMPN 2 Ciasem Kabupaten Subang. Bandung. Tidak

diterbitkan.

Rahmawati, Puji. (2013). Pengaruh Senam Otak terhadap Pemahaman Bermain

Hoki. Bandung. Tidak Diterbitkan.

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta:

Kencana 2010.

Sardiman. (1986). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Sardiman. (2005). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sardiman. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sudjana, N. (1992). Metode Statistika. Bandung: PT. Tarsito. Sudjana, N. (2005). Metode Statistika. Bandung: PT. Tarsito.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D : Alfabeta, CV. Jl. Geger Kalong Hilir No. 84 Bandung

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D : Alfabeta, CV. Jl. Geger Kalong Hilir No. 84 Bandung

Surakhmad, Winarno. (1990). Pengantar Penelitian Ilmiah, Dasar, Metode

Teknik.Bandung : Tarsito

Surakhmad, Winarno. (1994). Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar, Metoda dan

Teknik. Bandung: Tarsito.

Suryadibrata, Sumadi. (1993). Metodologi Penelitian. Jakarta : CV. Rajawali. Uno, H.B. (2008). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Gorontalo : Bumi Aksara Tersedia online: http://en.m.wikipedia.org/wiki/line_dance http://id.wikipedia.org/wiki/Senam_irama http://carapedia.com/pengertian_definisi_pengaruh_info2117.html http://repository.upi.edu/641/6/S_JKR_0807718_CHAPTER3.pdf http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran

Sekolah : SMK Negeri 3 Cimahi

Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester/Jurusan : XI / 1 / Perhotelan

Pertemuan/Tanggal : 7 - 9

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (3x pertemuan) Standar Kompetensi :

4. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar :

4.1. Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan dan estetika

Indikator :

- Psikomotor :

Melakukan rangkaian ayunan lengan dengan kombinasi langkah kaki dan anggota tubuh lainnya.

- Kognitif :

Mengetahui kegunaan rangkaian aktivitas ritmik guna dalam kebugaran fisik.

- Afektif :

1. Bersungguh – sungguh dalam melakukan pembelajaran 2. Kerjasama

3. Disiplin dan estetika A. Tujuan Pembelajaran

- Siswa dapat melakukan rangkaian ayunan lengan dengan kombinasi langkah kaki dan anggota tubuh lainnya..

- Siswa dapat mengetahui kegunaan rangkaian gerakan aktivitas ritmik guna dalam kebugaran fisik.

- Siswa dapat mengambil hal positif dalam pelajaran aktivitas ritmik yaitu seperti nilai kerja sama, displin dan estetika dalam bergerak.

B. Materi Pembelajaran

Rangkaian Gerakan aktivitas ritmik. C. Metode Pembelajaran

- Metode : ceramah, Progresif, tugas dan diskusi - Model : pendekatan teknis

D. Kegiatan Pembelajaran

- Persiapan guru sebelum pembelajaran : 1. Menyiapkan peralatan pembelajaran :

Pertemuan 1

- Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1. Berbaris, berdoa dan presensi.

2. Apersepsi. Siswa didorong untuk berani berpendapat terkait pengetahuan aktivitas ritmik.

3. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa.

4. Pemanasan : siswa di ajak untuk tergugah pada materi yang dipelajari dan siap menghadapi materi dari sisi fisik dan mentalnya. Siswa melakukan pemanasan perkelompok.

Pemanasannya seperti berikut : Pemanasan statis dan dinamis.

Ket Gambar : : garis lapang

: guru : siswa

: arah menghadap guru - Kegiatan Inti (70 menit)

1. Eksplorasi Guru melakukan :

a. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam terkembang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

b. bentuk kegiatan : Pemberian Materi

: siswa

: arah menghadap guru Ket :

Siswa berkelompok, lalu melakukan gerakan aktivitas ritmik dengan dipandu guru dan diiringi musik. Apabila ada ada anggota kelompok yang tidak bisa atau belum bisa dalam melakukan tugas yang diberikan guru, temannya diharuskan membantu anggota kelompoknya tersebut.

MATERI AJAR :

Dokumen terkait