• Tidak ada hasil yang ditemukan

Amri, S dan Iif, S. (2010) Proses Pembelajaran Kretaif dan Inovatif dalam Kelas : Metode, Landasan Teoritis -Praktis dan Penerapannya. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher.

Bahriah E.P. (2011) Indikator Berpikir Kritis dan Kreatif.On line at http:// www.berpikir kritis/internet kritis/indikator berpikir kritis dan kreatif « evisapinatulbahriah.htm [diakses tanggal 01 Februari 2013].

Bahri, S, D dan Aswan, Z (2006) Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : PT Rhineka Cipta.

Barret, T (2005) Understanding Problem Based Learning. [online].Tersedia : http:// [19 – 06 - 2015].

Cabera, G.A. (1992 A Framework for Evaluating the Teaching of Critical Thinking. Dalam R.N Cassel (ed). Education. 113 (1). 59-63.

Depdiknas. (2003) Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika SD dan MI. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. (2003) Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tentang SistemPendidikan Nasional. Jakarta: Biro Hukum dan organisasi Depdiknas. Ennis, R, H. (1996) Critical thinking. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Facione, P. (1998) Critical Thinking and Clinical judgment. Available on-line from California Academic Press: http://www.calpress.com/resource.html.

Franz Magnis-Suseno, Filsafat Sebagai Ilmu Kritis, Yogyakarta: Kanisius, 1992, hal. 176

Fisher, A. (2009) Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta : Erlangga

Johnson, E.B. (2007) Contextual Teaching and Learning.(Ibnu Setiawan, Terj.). Bandung: Mizan Leaning Center.

Gagne, R, M.al.(1992) Principles of Instructional Design, Philadelphia : Harcourt Brace Jovanovich College Publisher.

Harsono. (2004) Pengantar problem-based learning. Yogyakarta: Fakultas Kedokteran UGM.

Habermas, J. (1972) Knowledge and Human Interest: A General Perspectives, Dalam Knowledge and Human Interest, Diterjemahkan Oleh J. Shapiro, Boston Beacon Press, halaman 301-307.

Habermas, J. (1990) Ilmu Dan Teknologi Sebagai Ideologi, Jakarta: LP3E, hal. 158. Hamalik, O (2003) Proses Belajar Mengajar, Jakarta : PT Bumi Aksara.

IMSTEP-JICA (1999) Permasalahan Pembelajaran Matematika SD, SLTP, dan SMU di Kota Bandung: Bandung: FMIPA UPI.

Karlimah. (2010) Kemampuan Komunikasi dan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah.Jurnal Pendidikan PGSD FIP Universitas Pendidikan Indonesia. 11 (2) : 51-60.

Kiley, M., Mullins, G., & Peterson, R. (1969) Problem-based learning. Australia: The University of Adelaide Sa 5005.

Kimble, G.A (1961) Hilgard and Marquis „conditioning and learning (2 nd ed), Englewood cliffs, NJ: Prentice Hall.

Lechte, J. (2001) 50 Filsuf Kontemporer: dari strukturalisme sampai Post Modrnisme, Penerjemah A. Gunawan Admiranto, Yogyakarta: Kanisius.

Maulana. (2008) Pendekatan Metakognitif sebagai Alternatif Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD. Jurnal Pendidikan Dasar No.10-Oktober 2008, 39-45.

Mayadiana, D. (2005) Pembelajaran dengan Pendekatan Diskursif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir kritis Matematik Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar. Tesis Pada PPs UPI: Tidak Diterbitkan.

Meltzer, D.E. (2002) The Relationship Between Mathematics Preparation and

Conceptual Learning Gain in Physics: A Possible “Hidden Variable” in

Diagnostic Pretest Scores. American Journal of Physics [Online]. Tersedia: http://www.physics.iastate.edu/per/docs/AJP-Dec-2002-Vo.70-1259-1268.pdf. [September 2010].

Miao, Y et.al. (-).PBL-protocols: Guiding and Controlling Problem Based Learning Processes in Virtual Learning Environment. GMD : Darmstad. [online]. Tersedia : http:// [22-03-2007].

Mohamad Surya, (2003) “Psikologi Pembelajaran & Pengajaran”. Bandung : Pustaka Bani Quraisy.

M. Taufiq Amir.( 2009)Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning. Jakarta:Kencana Prenada Media Group.

Mutmainnah, S. (2008) Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Berbasis Kasus yang Berpusat pada Mahasiswa terhadap Efektifitas Pembelajaran Akuntansi Keperilakuan. Jurnal. Semarang : UNDIP

Mukhayat, T. (2004) Mengembangkan metode belajar yang baik pada anak. Artikel

diambil pada tanggal 10 Mei 2015, dari

http://bimbinganmath.blogspot.com/2004_06_01_arch ve.html

Patasoon Brooks. (2011) “Multimedia in a Constructivist Learning Environment”.

ETEC 510.

Paul, R. & Elder, L.(2001) Critical Thinking.Tools for taking Charge of your Learning and Your Life. Upper Saddle River. NJ: Prentice Hall.

Purwanto, N. (1997)Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Sanjaya, W. (2006) Strategi Pembelajaran : Berorientasi Standar Proses

Pendidikan. Jakarta : Kencana Prenada Media.

Sanjaya, W. (2008)Strategi Pembelajaran; Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sapriya. (2012) Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT Rosda Karya.

Sudjana, N (1996) CBSA Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung. Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono, (2012) Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatifdan R & D, Bandung : Alfabeta.

Sumner,W.G. (1906) Folkways: a study of the sociological importance of usages, Manners, Custom, mores and Morals: Boston : Ginn and co.

Supardan, D. (2015) Manusia, Kekerasan, Multikultrural dan Tranformasi Pendidikan. Bandung : Rizqi Press.

Supardan, D. (2015) Teori- teori Belajar dan Pembelajaran, Bandung : Yayasan Rahardja.

Suprijono, (2009)Cooperative Learning: Teori & Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Suryabrata, S. (1971) Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Thobroni. M dan Mustofa. A. (2011) Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media.

Thomas McCarthy. (1979) Communication and The Evolution of Society, London: Heinemann.

Titus, Harold, H. (1964) Living Issues in Philosophy: An Introductory Texbook, (4th ed) New York : American Book.

Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2007) Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Wahyuni, Ike. (2011) Upaya Meningkatkan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPS Sejarah dengan MenerapkanStrategi Inkuiri Sosial di Kelas VII D SMP Negeri 1 Bawen Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi. Semarang : UNNES.

Walker, G. H., (2005)“Critical Thinking in Asynchronous Discussions.”International

Journal of Instrucyional Technology and Distance Learning, 2(6), hlm.19-21. Walker, W., & Leary, L. (2009) A Problem-based learning meta analysis: Diff

erences across problem types, implementation types, disciplines, and assessment levels. The Interdiciplinary Journal of Problem-based Learning (IJPBL),Vol. 3 No.12.

Wina Senjaya. (2008) Strategi Pembelajaran; Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Wood, E.J. (2004). Problem-based learning. Acta Biochimica Polonica, Vol. 51 No.2, XX I- XXVI.

Yatim, R (2009) Paradigma Baru Pembelajaran, Sebagai referensi bagi pendidik dalam implementasi pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Jakarta: Kencana.

Zekri, N, I (2006) Psikologi Pengantar Pemahaman Diri dan Lingkungan, Jakarta: Kizi Brother.

Zohar, A., Weinberger, Y., & Tamir, P. (1994) “The Effect of Biology

CriticalThinking Project inp The Developmentof Critical thinking.”Journal of

Research in ScienceTeaching, 31(2), hlm.183-196.

Zurinal, Z dan Wahdi, S ( 2006) Ilmu Pendidikan (Penganar dan Dasar- dasar Pelaksanaan Pendidikan, Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.

Sumber : 2007.http://jurnal.pendidikan.net/PendidikanNetwork.

http://ramlimpd.blogspot.com /2010/09/kreativitas-anak-dapat-dilihat-ari.html

Ummuaasiyah. (2005) Berpikir Kreatif: Menjadi Pribadi Sukses. Tersedia pada http://www.ummuaasiyah.multiply.com. (15 Mei 2015).

Dokumen terkait