Alamsyaha, R., Affandia, O., & Batubara, R. 2012. Analisis Potensi Ketersediaan Dan Pemasaran Bambu Belangke (Gigantochloa pruriens Widjaja) di Hutan Rakyat Bambu Desa Timbang Lawan Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Dalam Industri Dupa Bambu. USU Press. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.
Anton, S. 2012. Pembuatan Dan Uji Karakteristik Papan Partikel Dari Serat Buah Bintaro (Cerbera Manghas).Skripsi.Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Bowyer, J.L., Haygreen, J.G., dan Shmulsky, R. 2003. Forest Product and Wood Science. Iowa: The Iowa State University Press.
Daud, M., Yanto, D. H. Y., & Massijaya, M. Y. 2018. Pengaruh Rasio Perekat Urea Formaldehida (Uf) Dan Isosianat Terhadap Kadar Emisi Formaldehida Kayu Lapis Sengon (Paraserianthes falcataria). IPB Press.
Fatriasari, W. dan Ruhendi S. 2010. Fortifikasi Perekat Lateks Karet Alam-Stirena dengan Isosianat: Karakteristik dan Aplikasinya pada Kayu Lapis. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis, 8 (2): 121 - 132.
Fengel D, dan Wegener G. 1984. Kayu Kimia, Ultrastruktur, Reaksi-Reaksi.
Hardjono Sastrohamidjojo, penerjemah. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press. Terjemahan dari: Wood, chemistry, ultrastructure, reactions
Febrianto, F. Endriadila, D.R. Nawawi, D.S 2016. Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Bambu Beetung dengan Perlakuan Perendaman Asam Asetat.
Skripsi. Institut Pertanian Bogor (IPB).
Hadi, Y.S. 1991. Pengaruh Perendaman Dingin Selumbar terhadap Sifat Fisis Papan Partikel Meranti Merah. Teknologi, Buletin Jurusan Teknologi Hasil Hutan 4 (1): 13-16
Iswanto AH, Coto Z, dan Effendi K. 2008. Pengaruh perendaman partikel terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel dari ampas tebu (Saccharum officinarum). J Perennial 4(1):6-9.
Iswanto. A.H., Fitriasari, W., Yunianti, A.D., Zailani, A. dan Febrianto, F. 2013.
Sifat Fisis dan Mekanis Oriented Strand Board dari Strand Kayu Terasetilasi. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis 11(2).
Iswanto A. H. 2014. Karakterisasi kulit buah jarak (Jatropha curcas L) dan pemanfaatannya sebagai bahan baku papan partikel berkualitas.
Bogor: Institut Pertanian Bogor
Universitas Sumatera Utara
Iskandar, M. I., dan Sapriadi, A. 2013. Pengaruh Kadar Perekat Terhadap Sifat Papan Partikel Ampas Tebu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 31 No. 1, Maret 2013: 19-26.
Iskandar M. I., Supriadi A,. 2015. Karakteristik Papan Partikel Dari Bulu Domba, Serbuk Gergaji Dan Serutan Kayu Dengan Perekat Urea Formaldehida.
Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa, 5(1), 9-16.
Iskandar M. I., Supriadi A,. 2015. Peningkatan Mutu Papan Partikel Melalui Peningkatan Kadar Perekat (Improvement of Particle Board Quality by Increasing Adhesive Content). Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 33(2), 145-151.
Jayusman, M. 2014. Mengenal Pohon Kemenyan (Styrax spp.) Jenis dengan Spektrum Pemanfaatan Luas yang Belum Dioptimalkan. Jakarta,.
IPB Press.
[JSA] Japanese Standard Association. 2003. Japanese Industrial Standard Particle Board. JIS A 5908. Japanese Standard Association. Jepang.
Langenberg, K.V., Warden,P., Adam,C.,and Milner, H.R. 2010. The durability of isocyanate-based adhesives under service in Australian conditions. The results from a 3 year exposure study and accelerated testing regime (Literature Review). Forest & Wood Products Australia Limited.
Australia.
Lempang, M. 2016. Pemanfaatan Lignin Sebagai Bahan Perekat Kayu. Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar, 13(2), 139-150.
Karsini, K. (2012). Struktur Industri Asam Sitrat. Jurnal Kimia dan Kemasan, 19-26.
Kementrian Kehutanan. 2013. Statistik Kehutanan Indonesia 2013. Kementrian Kehutanan. Jakarta.
Kelly, M.W. 1977. Critical Literature Review of Relationship Between Processing Parameter and Physical Properties of Particleboard. General Technical Report FPL-10. Department of Agriculture Forest. Wisconsin
Maloney, T. M. 1993. Modern Particleboard and Dry -Process Fiberboard Manufacturing. Updated Edition. San Francisco (US): Miller Freeman Pr.
Muin A.N. 2014.Pengaruh Perbedaan Bagian Kulit dan Lama Perendaman Dalam larutan Asam Cuka (CH3COOH) Terhadap Kualitas Kerupuk Kulit Kerbau (Skripsi). Makassar: Jurusan Produksi Ternak. Faperta-UNHAS.
Universitas Sumatera Utara
30
Murtianah, S. 2014. Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Bambu Ampel dengan Perlakuan Perendaman Asam Asetat. Skripsi. Institut Pertanian Bogor (IPB).
Nugroho, N., Bahtiar, E. T., Lestari, D. P., & Nawawi, D. S. 2013. Variasi Kekuatan Tarik dan Komponen Kimia Dinding Sel pada Empat Jenis Bambu (Variation of Tensile Strength and Cell Wall Component of Four Bamboos Species). Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis, 11(2), 153-160.
Pasaribu, G., Jasni, Damayanti, R., & Wibowo, S. 2013. Sifat Anatomi, Sifat Fisis Danmekanis Pada Kayu Kemenyan Toba (Styrax sumatrana) Dan Kemenyan Bulu (Styrax paralleloneurus) (Anatomical, Physical and Mechanical Properties of Kemenyan Toba (Styrax sumatrana) and Kemenyan Bulu (Styrax paralleloneurus)). Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 31(2), 161-169.
Ruhendi S,. Sucipto T,. 2013. Pengembangan Perekat Likuid dan Papan Partikel dari Limbah Tandan Kosong Sawit. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 18(2), 115- 124.
Sasmitaloka, K. S. 2017. Produksi Asam Sitrat Oleh Aspergillus Niger Pada Kultivasi Media Cair. Bogor. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Sucipto, T., AH, Iswanto., dan I, Azhar. 2010.
Karaktristik Papan Partikel dari Limbah Batang Sawit dengan Menggunakan Tiga Jenis Perekat. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan.
Univesitas Sumatera Utara. Medan. Vol 3 (2).
Sedayu, B. B., Widianto, T. N., Basmal, J., & Utomo, B. S. B. 2008. Pemanfaatan Limbah Padat Pengolahan Rumput Laut Gracilaria sp. Untuk Pembuatan Papan Partikel. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 3(1).
Sjostrom E. 1991. Kimia Kayu, Dasar-dasar dan Penggunaan. Hardjono Sastrohamidjojo, penerjemah. Universitas Gajah Mada Press.
Yogyakarta.
Sulastiningsih I. .M, Indrawan D,A, Balfas, A. S., & Iskandar, M. I. 2017. Sifat Fisis Dan Mekanis Papan Untai Berarah Dari Bambu Tali (Gigantochloa apus (J.A. & J.H. Schultes) Kurz) (Physical and Mechanical Properties of Oriented Strand Board Made of Tali Bamboo (Gigantochloa apus (J.A. & J.H. Schultes) Kurz). Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 35(3), 213-226
Universitas Sumatera Utara
Suprihatno, B., Hamidy, R., & Amin, B. 2012. Analisis Biomassa Dan Cadangan Karbon Tanaman Bambu Belangke (Gigantochloa pruriens). Jourrnal Of Environmental Science. Program Studi Ilmu Lingkungan PPS Universitas Riau, 6(1), 82-92.
Triharto, D P. 2010. Studi Ketahanan Korosi SUS 316L, SUS 317L, SUS 329J dan Hastelloy C-276 dalam asam asetat yang mengandung Ion Bromida.
Jakarta. UI Press.
Umemura K, Sugihara O, & Kawai S. 2014. Investigation of a new natural adhesived composed of citric acid and sucrose for particleboard II:
Effect of board density and pressing temperature. Journal of Wood Science 61,40-44.
Umemura K, Ueda T, & Kawai S. 2012. Characterization of wood-based molding bonded with citric acid. Journal of Wood Science 58,38-45.
Wibowo, A., Susilowati, A., & Hartini, K. S. 2016. Struktur Produksi Getah, Pertumbuhan Dan Kajian Fenotipik Kemenyan (Styrax sp). USU Press.
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara
Widyorini, R.,.Tibertius, A.P,. Ari, P.Y,. Bhaktiar, A.S, dan Budi, H.W,. 2012.
Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat Dan Suhu Pengempaan Terhadap Kualitas Papan Partikel Dari Pelepah Nipah. Jurnal Ilmu Kehutanan Vol. VI No. 1, Januari - Maret 2012.
Yani, A. P. 2014. Keanekaragaman Bambu dan Manfaatnya Di Desa Tabalagan Bengkulu Tengah. Jurnal Gradien, 10(2), 987-991.
Universitas Sumatera Utara
32
LAMPIRAN
Lampiran 1. Sidik ragam terhadap Kerapatan Sumber Keragaman
Lampiran 2. Sidik ragam terhadap Kadar Air Sumber Keragaman
Lampiran 3. Hasil Uji Duncan terhadap Kadar Air Interaksi Jenis kayu dan
Lampiran 4. Sidik Ragamterhadap Daya Serap Air
Lampiran 5. Hasil Uji Duncan terhadap Daya Serap Air Interaksi Jenis kayu dan
Lampiran 6. Sidik ragam terhadap Pengembangan Tebal Sumber Keragaman
34
Lampiran 7. Sidik ragam terhadap Modulus of Elasticity (MOE) Sumber Keragaman
Perlakuan JK db KT F Sig.
Jenis_kayu 58558723,986 1 58558723,986 2,945 ,105
Perlakuan 12329037,392 3 4109679,131 ,207 ,890
Jenis_kayu * Perlakuan 11765281,530 3 3921760,510 ,197 ,897
Error 318130709,289 16 19883169,331
Total 5731934119,510 24
a. R Squared = ,206 (Adjusted R Squared = -,141)
Lampiran 8. Sidik ragam terhadap Modulus of Rupture(MOR) Sumber Keragaman
Perlakuan JK db KT F Sig.
Jenis_kayu 21630,611 1 21630,611 11,879 ,003
Perlakuan 1224,506 3 408,169 ,224 ,878
Jenis_kayu * Perlakuan 602,246 3 200,749 ,110 ,953
Error 29134,268 16 1820,892
Total 281453,937 24
a. R Squared = ,446 (Adjusted R Squared = ,204)
Lampiran 9. Sidik ragam terhadap Internal Bond(IB) Sumber Keragaman
Perlakuan JK db KT F Sig.
Jenis_kayu ,825 1 ,825 5,481 ,032
Perlakuan ,364 3 ,121 ,805 ,509
Jenis_kayu * Perlakuan ,361 3 ,120 ,800 ,512
Error 2,408 16 ,151
Total 73,420 24
a. R Squared = ,392 (Adjusted R Squared = ,125)
Universitas Sumatera Utara