• Tidak ada hasil yang ditemukan

Altmann, J. 1974. Observational Study Of Behavior: Sampling Methods. Behaviour 49: 227 267. Penerbit Universitas Indonesia. A study of orang-utan behaviour in semi-wild state, Jakarta.

Arfentri C, Suripto BA, 2021. Evaluasi Kesiapan Pelepasliaran Beruang Madu (Helarctos malayanus) di Wildlife Rescue Centre Jogja. Indonesian Jornal of Conservation 10(2) : 66-71

Astuti, D. 2006. Konsumsi dan Kecernaan Pakan Beruang Madu (Helarctos malayanus) di Taman Marga Satwa Ragunan Jakarta. Institut Pertnanian Bogor. (Skripsi). Bogor.

Augeri DM, 2005. On The Biogeographic Ecology Of The Malayan Sun Bear.

Adissertation submitted to the University of Cambridge in partial fulfilment of the conditions of application for the degree of Doctor of Philosophy.

Wildlife Research Group Department of Anatomy Faculty of Biological Sciences University of Cambridge.

Azwar., Gondanisam., Mistar., H. Kasim., dan Ambriansyah. 2004. Survey Keanekaragaman Hayati (Biodiversity) Pada Hutan Rawa Gambut di Area Mawas. Provinsi Kalimantan Tengah.

CITES, 2018. Export Quotas for Species Included in the CITES Appendices.

http://www.cites.org.

Cranbrook, 1991. Mammals of Southeast Asia.Second edition. Oxford University Press. Singapore.

Dathe H, 1970. A second-generation birth of captive sun bears, Helarctos malayanus, at East Berlin Zoo. International Zoo Yearbook.

[Dephut] Departemen Kehutanan, 2007. Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007- 2017. Balai Pustaka. Jakarta.

[Dirjen PHKA] Direktorat Jendral Pelestarian Hutan dan Konservasi Alam, 2011.

Peraturan Direktorat Jendral Pelestarian Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) No. P.6/IV-SET/2011 tentang Pedoman Penilaian Lembaga Konservasi. Jakarta: Direktorat Jendral Pelestarian Hutan dan Konservasi Alam.

Dominico T, 1988. Bears of the world. Facts on File, Inc. New York.

Fahriza R, 2005. Nasib beruang madu di tangan pemburu.

Firdilasari I, Harianto SP, Widodo Y, 2016. Kajian Perilaku dan Analisis Kandungan Gizi Pakan Drop in Beruang Madu (Helarctos malayanus) di Taman Agro Satwa dan Wisata Bumi Kedaton. Jurnal Sylva Lestari. 4(1): 97-106.

Fitzgerald CS, Krausman PR, 2002. Malayan Species Helarctos malayanus.

American Society of Mammologists.

Fredriksson A, Redman, 2009. A Little Book about a Little Bear.KWPLH Balikpapan.

Garshelis DL, 2012. Movement and Activity Patterns of Female Sun Bears in East Kalimantan, Indonesian Borneo: Implication for Convercation. Proefschrift.

Nederland.

Indarwati I, 2007. Pemilihan pakan dan aktivitas makan beruang madu (Helarctos malayanus) pada siang hari di pusat penyelamatan satwa gadog, Ciawi.

(Skripsi). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

[IUCN], 2002. IUCN Red List of Threatened Species.http://www.redlist.org/

Johnston LA, Donoghue, Igo W, Simmons LG, Wildt DE, Rieffenberger J, 1944.

Oocyte recovery and maturation in the American black bear (Ursus americanus): a model for endangered ursids. Journal of Experimental Zoology. 269(1): 53-61.

Junaidi, Rizaldi, Novarino W, 2012. Inventarisasi Jenis-jenis Mamalia di Hutan

`Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPBB) Universitas Andalas Denfan Menggunakan Camera Trap. Jurnal Biologi Universitas Andalas. 1(1): 27-34.

Leckagul B, Mcnelly AJ, 1977. Mammal of Thailand. Association for the Convertion of Wildlife. Bangkok. Thailand.

Manurung BR, Setyawatiningsih RSC, 2020. Ancaman Terhadap Beruang Madu (Helarctos malayanus Raffles, 1821). Repository Universitas Riau. 1-5

Martin P, Bateson P.1993. Measuring Behavior: An Introductory Guide Second Edition. United Kingdom: Cambridge University Press.

Mawarda PA, 2010. Perilaku Harian Orangutan (Pongo pygmaeus) dalam Konservasi Ex-situ di Kebun Binatang Surabaya. Biologi. Jurusn Biologi, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh November 1-12.

Moberg GP, 2000. Biological Response to Stress: Implicants for Animal Welfare.

Wallingford. Oxford.

Ngabekti S, 2013. Konservasi beruang madu di KWPLH Balikpapan. Biosaintifika:

Journal of Biology and Biology Education 5(2): 90-96.

Ngabekti S, 2013. Perilaku Beruang Madu di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan. Jurnal Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajarannya. 9(1): 534-538.

Noerjito M, Maryanto I, 2001. Jenis-jenis Hayati yang Dilindungi Perundang-undangan Indonesia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Bogor.

Noprianto A, 2004. Kajian Pengelolaan Orangutan (Pongo pygmaeus pygmaeus, L) di Kebun Binatang Ragunan Jakarta. [Skripsi]. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Nowak RM., Paradiso JL, 1983. Mammals of the World 4th Edition. Volume II. The Johns Hopkins University Press. Baltimore and London.

Onuma, 2000. Reproductive Pattern of The Sub Bear (Helarctos malayanus) In Serawak, Malaysia. Theriogenology.

Pappas K, Lennan L Mc, 2002. Malayan Sun Bear

http://www.honoluluzoo.org/zookeepers_Journal/sunbear.doc.Diakses tanggal 29 Januari 2020. Pukul 13.30 WIB.

Payne J, Andau M, 1991. Large mammals in Sabah. The state of nature conservation in Malaysia (R. Kiew, ed.). Malayan Nature Society, United Selangor Press, Kuala Lumpur, Malaysia.

28

Payne J, CM, Francis K, Phillips, Kartikasari SN, 2000. Mamalia di Kalimantan, Sabah, Serawak dan Brunei Darussalam. Prima Centre. Jakarta.

Purnawan H, Prayogo H, Anwari MS, 2016.Perilaku Harian Orangutan (Pongo pygmaeus) di YIARI Ketapang, Kalimantan Barat. Hutan Lestari, 4(4): 628-637.

Raffles TS, 1821. Descriptive catalogue of a zoological collection, made on account of the honourable East India Company, in the island of Sumatra and itsvicinity, under the direction of Sir Thomas Stamford Raffles Lieutenant-Governor of Fort Marlborough; with additional notice sillustrative of thenatural history of those countries. Transactions of the Linnaean Society of London.

Sadikin LA, 2005. Keberadaan Mamalia Sedang Dan Besar di Kawasan Pinggir Hutan dengan Metode “Camera Trap” di Air Dikit, Taman Nasional Kerinci Seblat. Skripsi Sarjana Sains. Fakultas Biologi Universitas Nasional. Jakarta.

Sajuthi D, 1984. Satwa Primata Sebagai Hewan Laboratorium. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Schellinck HM, David PC, Richard EB, 2010. Advances in the Study of Behavior.

Academic Press. Burlington.

Shariman PSMA, Ruppert N, 2017. Effect of Environmental Enrichment on Activiesof Captive Orangutans at Taiping Zoo, Malaysia. Malayan Nature.

69(4): 327-335

Suripto BA, Arfrenti CW, 2021. Evaluasi Kesiapan Pelepasliaran Beruang Madu (Helarctor malayanus) di wildlife Rescue Centre Jogja. Indonesian Journal of Conservation. 10(2): 66-71.

Suryani Y, Fitri NA, Tatiana E, Taupiqurrohman O, 2021. Kajian Perilaku Beruang Madu (Helarctos malayanus) di Kandang Transit Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah. Seminar Nasional Biologi (SEMABIO). 6:

199-208.

Taman Hewan Pematangsiantar. Https://siantarzoo.com/[diakses pada Agustus 2020]

Winarno GD, Harianto SP, 2018. Perilaku Satwa Liar (Ethology). Anugrah Utama Raharja. Bandar Lampung.

Wong ST, Serveheen C, Ambu L, 2002. Food Habits of Malayan Sun Bears inowland Forest of Borneo. Journal Ursus 13: 127-136.

Wong ST, Servheen CW, Ambu L, 2004. Home Range, Movement and Activity Patterns and Beddign Sites of Malayan Sun Bears (Helarctos malayanus) in the Rainforest of Borneo. Biological Conservation. 119: 169-181.

Youth H, 1999. Sun Bear Zoo. Zoo Goer 28(2): 192-193.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Peta Lokasi Penelitian THPS kota Pematangsiantar

Lampiran 2.Tabel Data Perilaku Harian Beruang Madu (Helarctos malayanus)

Tanggal : 10 Agustus 2020 Cuaca : Cerah

Objek : Beruang Madu Observer : Nurhasanah Simanjuntak Jam Mulai : 10.00 WIB Jam Selesai : 16.00 WIB

Jam Beruang

madu P DF UR L Q Md Mc Ml Id Ib Ig Ir

10.00

10.02

10.04

10.06

10.08

10.10

10.12

10.14

10.16

10.18

10.20

10.22

10.24

10.26

10.28

10.30

10.32

30

Jam P DF UR SB L Q Md Mc Ml Id Ib Ig Ir

10.36

10.38

10.40

10.42

....

....

....

....

....

16.00

Keterangan : P : Bermain DF : Defekasi UR : Urinasi

L : Lick

SB : Sctraching Body Q : Quadrupedal Md : Mengendus Mc : Mencakar

Ml : Menjulurkan Lidah

Id : Duduk

Ib : Berdiri Ig : Berbaring Ir : Tidur

31

32

Lampiran 3. Laporan Harian Penelitian

Laporan Harian Mahasiswa Penelitian di Taman Hewan Pematang Siantar (THPS)

Tanggal : 16 Agustus 2020

Waktu Kegiatan Keterangan Pendamping

10.30 Pemberian

Terlihat beruangl madu merry danl beruang madu bro makan didalam

Terlihat beruangl madu bro danl beruang madu merry melakukan

Terlihat beruangl madu merry melakukan aktivitas berjalan-jalan

Terlihat beruangl madu bro berdiri melihat pengunjung

Bang Ahyar

Saran:

Sebaiknya beruang madu diberikan pakan madu yang ditempelkan di batang kayu untuk melihat aktivitas makan madu beruang madu itu sendiri.

Tertanda: Diketahui Oleh:

Nurhasanah Simanjuntak Drh. Alfafa Fuadi G

Lampiran 4. Total Persentase Frekuensi Kategori Perilaku Beruang Madu Betina Di Taman Hewan Pematangsiantar Perilaku Individu Beruang Madu

Total

Hari Makan Bergerak Merawat Diri Istirahat Membuang Kotoran

1 24 139 11 105 5 284

2 24 129 10 112 6 281

3 18 124 13 111 5 271

4 17 137 12 121 6 293

5 18 125 13 102 5 263

6 17 150 12 118 4 301

7 24 124 13 101 6 268

8 32 160 17 99 6 314

9 20 154 12 89 5 280

10 27 165 14 93 4 303

11 19 167 12 97 7 302

12 24 145 15 101 6 291

13 29 171 17 108 7 332

Total 293 1890 171 1357 72 3783

(%) 7,75 49,96 4,52 35,87 1,90 100

33

34

Lampiran 5. Tabel Data Frekuensi Perilaku Beruang Madu Betina Di Taman Hewan Pematangsiantar

Hari Perilaku Bergerak Perilaku Merawat Diri Perilaku Makan

bermain quadrupedral Total lick SB Total Mengendus mencakar menjulur lidah Total

1 20 119 139 5 6 11 9 7 8 24

2 28 101 129 6 4 10 8 9 7 24

3 21 103 124 7 6 13 5 6 7 18

4 29 108 137 5 7 12 6 5 6 17

5 26 99 125 5 8 13 4 7 7 18

6 30 120 150 6 6 12 5 6 6 17

7 24 100 124 8 5 13 8 6 10 24

8 30 130 160 9 8 17 9 11 12 32

9 29 125 154 8 4 12 7 6 7 20

10 30 135 165 8 6 14 9 8 10 27

11 29 138 167 5 7 12 7 6 6 19

12 28 117 145 8 7 15 8 7 9 24

13 31 140 171 9 8 17 10 8 11 29

Total 355 1535 1890 89 82 171 95 92 106 293

(%) 18,78 81,22 100 52,05 47,95 100 32,42 31,40 36,18 100

34

Hari Perilaku Istirahat Perilaku membuang kotoran

Berdiri Duduk Berbaring Tidur Total Defekasi Urinasi Total

1 15 44 35 11 105 3 2 5

2 17 42 38 15 112 2 4 6

3 14 49 31 17 111 3 2 5

4 17 54 30 20 121 3 3 6

5 12 45 24 21 102 2 3 5

6 23 51 28 16 118 1 3 4

7 18 44 22 17 101 2 4 6

8 11 50 19 19 99 2 4 6

9 16 39 20 14 89 3 2 5

10 12 41 21 19 93 2 2 4

11 15 42 25 15 97 3 4 7

12 18 43 22 18 101 2 4 6

13 16 45 27 20 108 4 3 7

Total 204 589 342 222 1357 32 40 72

(%) 15,03 43,40 25,20 16,36 100 44,44 55,56 100

35

36

Lampiran 6. Surat Permohonan Izin Penelitian

Lampiran 7. Surat Izin Penelitian di Taman Hewan Pematangsiantar

38

Lampiran 8. Foto Kerja

Wawancara dengan Keeper

Mencatat data perilaku beruang madu

Dokumentasi foto perilaku beruang madu

Dokumen terkait