Abdurrahman Wahid. Muslim di Tengah Pergumulan: Berbagai Pandangan Abdurrahman Wahid. Jakarta: Lembaga Penunjang Pembangunan Nasional. 1981.
_____. Melawan Melalui Lelucon: Kumpulan Kolom Abdurrahman Wahid di TEMPO. Jakarta: Pusat Data & Analisis TEMPO. 2000.
_____. Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan (Cet. Ke2). Depok: Desantara. 2001.
_____. “Pengantar” dalam Greg Fealy & Greg Barton. Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul UlamaNegara (Penerj. Ahmad Suaedy, A. Made Tony Supriatma, Amiruddin ArRaniry, Hairus Salim HS, dan Nidaus Sa’adah, Cet. Ke3). Yogyakarta: LKiS. 2010, hal. ix xiv. _____. Prisma Pemikiran Gus Dur. Yogyakarta: LKiS. 2011. _____. Tuhan Tidak Perlu Dibela (Cet. Ke2). Yogyakarta: LKiS. 2012. Ahmad Abrori. “Tarekat Sammaniyah: Sejarah Perkembangan Ajarannya,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 181215.
Ahmad Mansur Suryanegara. Menemukan Sejarah: Wacana Pergerakan Islam di Indonesia. Bandung: Penerbit Mizan. 1995.
Ahmad Gaus AF. Api Islam: Nucholish Madjid, Jalan Hidup Seorang Visioner. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. 2010.
Ajid Thohir. Gerakan Politik Kaum Tarekat: Telaah Historis Gerakan Politik Antikolonialisme Tarekat QadiriyahNaqsabandiyah di Pulau Jawa. Bandung: Pustaka Hidayah. 2002.
Akh. Minhaji & M. Atho Mudzar. “Prof. K.H. Fathurrahman Kafrawi: Pengajaran Agama di Sekolah Umum,” dalam Azyumardi Azra & Saiful Umam (Eds). MenteriMenteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIMLitbang Depag. 1998, hal. 3651.
Akmal Basery Nasral. Sang Pencerah: Novelisasi Kehidupan K.H. Ahmad Dahlan dan Perjuangannya Mendirikan Muhammadiyah. Jakarta: Mizan Pustaka. 2010.
Alwi Shihab. Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia (Penerj. Ihsan AliFauzi). Bandung: Mizan. 1998.
Ali Munhanif. “Prof. Dr. A. Mukti Ali: Modernisasi PolitikKeagamaan Orde Baru,” dalam Azyumardi Azra & Saiful Umam (Eds). MenteriMenteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIMLitbang Depag. 1998, hal. 271319.
Al Makin. “Melangkah dari Sapen: AnganAngan Pencerahan,” dalam Sumanto Al Qurthuby et. al. Berguru ke Kiai Bule: SerbaSerbi Kehidupan Santri di Barat. Jakarta: Noura Books. 2012, hal. 3957. Amsal Bakhtiar. “Tarekat Qadiriyah: Pelopor AliranAliran Tarekat di Dunia
Islam,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami Tarekat Tarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 2656.
Ansary, Tamim. Dari Puncak Bagdad: Sejarah Dunia Versi Islam (Yuliani Liputo). Jakarta: Zaman. 2012.
Arief Subhan. Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad Ke20: Pergumulan antara Modernisasi dan Identitas. Jakarta: Kencana. 2012.
Armstrong, Karen. Sejarah Tuhan: Kisah Pencarian Tuhan yang Dilakukan oleh OrangOrang Yahudi, Kristen, dan Islam selama 4000 Tahun (Penerj. Zaimul Am, Cet. Ke12). Bandung: Penerbit Mizan. 2007. Azyumardi Azra. “H.M. Rasjidi, BA: Pembentukan Kementerian Agama
dalam Revolusi,” dalam Azyumardi Azra & Saiful Umam (Eds). MenteriMenteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIM Litbang Depag. 1998, hal. 233. _____. Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal (Penerj. Iding Rosyidin Hasan). Bandung: Penerbit Mizan. 2002. _____. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia (Penerj. Azyumardi Azra, Edisi Revisi, Cet. Ke2). Jakarta: Kencana. 2005.
Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II (Cet. Ke22). Jakarta: RajaGrafindo Persada. 2010.
Badrus Sholeh. “Menyorot Dinamika Kelembagaan Pesantren,” dalam Badrus Sholeh (Ed). Budaya Damai Komunitas Pesantren. jakarta: Pustaka LP3ES. 2007, hal. 138.
Bahtiar Effendy, Hendro Prasetyo, Arief Subhan. “Munawir Sjadzali, MA: Pencairan Ketegangan Ideologis,” dalam Azyumardi Azra & Saiful
Umam (Eds). MenteriMenteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIMLitbang Depag. 1998, hal. 367412.
Barton, Greg. Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo Modernisme Nurcholish Madjid, Djohan Effendi, Ahmad Wahib, dan Abdurrahman Wahid (Penerj. Nanang Tahqiq). Jakarta: Paramadina Pustaka Antara. 1999.
Bruinessen, Martin van. Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat (Penerj. Farid Wajdi & Rika Iffati, Edisi Revisi). Yogyakarta: Gading Publishing. 2012.
Deliar Noer. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900 – 1942 (Penerj. Deliar Noer, Cet. Ke8). Jakarta: LP3ES. 1996.
Didin Syafruddin. “K.H. Fakih Usman: Pengembangan Pendidikan Agama,” dalam Azyumardi Azra & Saiful Umam (Eds). MenteriMenteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIMLitbang Depag. 1998, hal. 116151.
Dunn, Rose E. Petualangan Ibnu Battuta: Seorang Musafir Muslim Abad ke 14 (Penerj. Amir Sutaarga). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 1995. Fealy, Greg. “Wahab Chasbullah, Tradisionalisme, dan Perkembangan
Politik NU,” dalam Greg Fealy & Greg Barton. Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul UlamaNegara (Penerj. Ahmad Suaedy, A. Made Tony Supriatma, Amiruddin ArRaniry, Hairus Salim HS, dan Nidaus Sa’adah, Cet. Ke3). Yogyakarta: LKiS. 2010, hal. 13 61.
Feillard, Andrée. NU visàvis Negara: Pencarian Isi, Bentuk dan Makna (Penerj. Lesmana). Yogyakarta: LKiS. 1999.
H. Aqib Suminto. Politik Islam Hindia Belanda: Het Kantoor voor Inlandsche zaken (Cet. Ke2). Jakarta: LP3ES. 1985.
Hamid Nasuhi. “Tarekat Sanusiyah: Tarekat dari Afrika Utara,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 375397.
Hourani, Albert. Pemikiran Liberal di Dunia Arab (Penerj. Suparno, Dahrits Setiawan, dan Isom Hilmi). Bandung: Penerbit Mizan. 2004.
Hitti, Philip K. History of the Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam (Penerj. R. Cecep Lukman Yasin & Dedi Slamet Riyadi). Jakarta: Serambi. 2008.
Ibnu Bathuthah, Muhammad bin Abdullah. Rihlah Ibnu Bathuthah: Memoar Perjalanan Keliling Dunia di Abad Pertengahan (Penerj. Muhammad Muchson Anasy & Khalifurrahman Fath). Jakarta: Pustaka Al Kautsar. 2012. Jajat Burhanuddin. Ulama & Kekuasaan: Pergumulan Elite Muslim dalam Sejarah Indonesia (Penerj. Testriono, Olman Dahuri, Irsyad Rhafsadi). Bandung: Penerbit Mizan. 2012. Kholil Abu Fateh. Mengungkap Kebenaran Aqidah Asy’ariyah: Meluruskan Distorsi terhadap Abu al Hasan al Asy’ari dan Ajarannya. Tangerang Selatan: Pustaka Ta’awun. 2012.
Lombard, Denys. Nusa Jawa: Silang Budaya Bagian II; Jaringan Asia (Penerj. Winarsih Partaningrat Arifin, Rahayu S. Hidayat, Nini Hidayati Yusuf, Cet. Ke3). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2005.
M. Raihan et. al. Muhammadiyah: 100 Tahun Menyinari Negeri. Yogyakarta: Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. 2013.
MT Arifin. Gagasan Pembaharuan Muhammadiyah dalam Pendidikan. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya. 1987.
Mahmud Yunus. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Hidakarya Agung. 1996.
Majelis Diktilitbang & LPI PP Muhammadiyah. 1 Abad Muhammadiyah: Gagasan Pembaruan Sosial Keagamaan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. 2010.
Media Zainul Bahri. “Tarekat Chistiyah: Tarekat Terkenal di India,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 293319.
Moh. Ardani. “Tarekat Syadziliyah: Terkenal dengan Variasi Hizbnya,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 57 88.
Muhammad Dawam Rahardjo. “Pesantren dan Perubahan Sosial,” sebuah “Kata Pengantar” dalam Badrus Sholeh (Ed). Budaya Damai Komunitas Pesantren. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia. 2007, hal. ixxv.
Musyrifah Sunanto. “Tarekat Khalwatiyah: Perkembangannya di Indonesia,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 115149.
Nakamura, Mitsuo. “Tradisionalisme Radikal: Catatan Muktamar Semarang 1979,” dalam Greg Fealy & Greg Barton. Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul UlamaNegara (Penerj. Ahmad Suaedy, A. Made Tony Supriatma, Amiruddin ArRaniry, Hairus Salim HS, dan Nidaus Sa’adah, Cet. Ke3). Yogyakarta: LKiS. 2010, hal. 95120. _____. “Krisis Kepemimpinan NU dan Pencarian Identitas: Dari Muktamar
Semarang 1979 hingga Muktamar Situbondo 1984,” dalam Greg Fealy & Greg Barton. Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul UlamaNegara (Penerj. Ahmad Suaedy, A. Made Tony Supriatma, Amiruddin ArRaniry, Hairus Salim HS., dan Nidaus Sa’adah, Cet. Ke 3). Yogyakarta: LKiS. 2010, hal. 121138.
Nina Herlina Lubis dkk. Peta Cikal Bakal TNI. Bandung: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Pendidikan Universitas Padjadjaran. 2005.
Nurcholish Madjid. BilikBilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: ParamadinaDian Rakyat. Tth.
Oman Fathurrahman. “Tarekat Syattariyah: Memperkuat Ajaran Neosufisme,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami Tarekat Tarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 151179.
Peter Sjord Van Koningsveld. Snouck Hurgronje dan Islam: Delapan Karangan tentang Hidup dan Karya Seorang Orientalis Zaman Kolonial (Penerj. Redaksi Girimukti Pasaka). Jakarta: Girimukti Pasaka. 1989.
Pijper, G.F. Beberapa Studi tentang Sejarah Islam di Indonesia 1900 – 1950 (Penerj. Tudjimah dan Yessy Augusdin, Cet. Ke2). Jakarta: UIPress. 1985.
Ricklefs, Merle C. Sejarah Indonesia Modern 1200 – 2008 (Penerj. Tim Penerjemah Serambi, Cet. Ke3). Jakarta: Serambi. 2010.
Saifuddin Zuhri. Guruku OrangOrang Pesantren (Cet. Ke3). Yogyakarta: LKiS. 2012.
Saiful Umam. “K.H. Wahid Hasyim: Konsolidasi dan Pembelaan Eksistensi,” dalam Azyumardi Azra & Saiful Umam (Eds). MenteriMenteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIMLitbang Depag. 1998, hal. 82113.
Soeleiman Fadeli & Mohammad Subhan. Antologi Sejarah, Istilah, Amaliah, Uswah NU: Buku 1 (Cet. Ke4). Surabaya: Khalista – LTN NU Jawa Timur. 2012.
_____. Antologi Sejarah, Istilah, Amaliah, Uswah NU: Buku 2 (Cet. Ke4). Surabaya: Khalista – LTN NU Jawa Timur. 2012.
Soon, Kang Young. Antara Tradisi dan Konflik: Kepolitikan Nahdlatul Ulama. Jakarta: UIPress. 2008.
Sri Mulyati. “Tarekat Qadiriyyah wa Naqsabandiyah: Tarekat Temuan Tokoh Indonesia Asli,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 253290.
Steenbrink, Karel A. Beberapa Aspek tentang Islam di Indonesia Abad ke19. Jakarta: Bulan Bintang. 1984.
_____. Pesantren, Madrasah, Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Moderen (Penerj. Karel A. Steenbrink & Abdurrahman, Cet. Ke2). Jakarta: LP3ES. 1994.
_____. Kawan dalam Pertikaian: Kaum Kolonial Belanda dan Islam di Indonesia (1596 – 1942) (Penerj. Suryan A. Jamrah). Bandung: Penerbit Mizan. 1995.
Sumanto Al Qurtuby. “Kata Pengantar” dalam Sumanto Al Qurtuby et. al. Berguru ke Kiai Bule: SerbaSerbi Kehidupan Santri di Barat. Jakarta: Noura Books. 2012, hal. vxlii.
Syaifullah. Gerakan Politik Muhammadiyah dalam Masyumi. Jakarta: Pustaka Grafiti. 1997. Syamsuri. “Tarekat Tijaniyah: Tarekat Eksklusif dan Kontroversial,” dalam Sri Mulyati et. al. Mengenal & Memahami TarekatTarekat Muktabarah di Indonesia (Cet. Ke4). Jakarta: Kencana. 2011, hal. 218252. Syarifuddin Jurdi (Ed). 1 Abad Muhammadiyah: Gagasan Pembaruan Sosial Keagamaan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. 2010.
Taufik Abdullah. “Menteri Agama Republik Indonesia: Sebuah Pengantar Profil Biografis,” dalam Azyumardi Azra & Saiful Umam (Eds). Menteri Menteri Agama RI: Biografi SosialPolitik. Jakarta: INISPPIMLitbang Depag. 1998, hal. xixlii.
TEMPO. Seri Buku TEMPO: Wahid Hasyim, untuk Republik dari Tebuireng. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia). 2011.
_____. Seri Buku TEMPO: Natsir, Politik Santun di antara Dua Rezim. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia). 2011.
Ulil AbsharAbdalla. “Pada Mulanya Gus Dur Seorang Santri”, sebuah “Kata Pengantar” dalam Abdurrahman Wahid. Melawan Melalui Lelucon: Kumpulan Kolom Abdurrahman Wahid di TEMPO. Jakarta: Pusat Data & Analisis TEMPO. 2000, hal. xviiixxi.
_____. “PertamaTama, Gus Dur Adalah Seorang Santri,” sebuah “Obituari” dalam Damien Dematra. Sejuta Hati untuk Gus Dur: Sebuah Novel dan Memorial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2010, hal. 59.
Van Niel, Robert. Munculnya Elit Modern Indonesia (Penerj. Zahara Deliar Noer). Jakarta: Dunia Pustaka Jaya. 1984.
Zamakhsyari Dhofier. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai (Penerj. Zamakhsyari Dhofier, Cet. Ke3). Jakarta: LP3ES. 1984. Zuhairi Misrawi. Hadratusyaikh Hasyim Asy’ari: Moderasi, Keumatan, dan