• Tidak ada hasil yang ditemukan

RAP-JASLING AIR Ordination

DAFTAR PUSTAKA

Agus F, Noordwijk MV, Subekti R. 2007. Dampak Hidrologis Hutan, Agroforestry, dan Pertanian Lahan Kering sebagai Dasar Pemberian Imbalan Kepada Penghasil Jasa Lingkungan di Indonesia. Bogor : ICRAF. Alder J, Pitcher TJ, Preikshot D, Kaschner K, Feriss B. 2000. How Good is Good?

: A Rapid Appraisal Technique for Evaluation of The Sustainability Status of Fisheries of The North atlantic. Sea Around Us Methodology Review. Vancouver Canada: Fisheries Centre University of British Columbia. 136- 182.

Amirudin. 2015. Efektivitas Upaya Konservasi Ikan TOR (Tor soro Valenciennes 1842) di Sungi Ciliwung Bogor dan Kolam Kuningan, Jawa Barat [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Attri R, Dev N, Sharma V. 2013. Interpretive Structural Modelling (ISM) approach: An overview. Research Journal of Management Sciences. 2(2): 3-8.

Bahruni. 2011. Analisis Kerangka Insentif Ekonomi Pengelolaan Hutan Lestari sebagai Pilihan Penting dalam Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Kehutanan. Jakarta: Kementerian Kehutanan RI dan ITTO.

[BAPEDA, LSM RISSAPEL] Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Kuningan, Lembaga Swadaya Masyarakat RISSAPEL. 2000. Perencanaan Pengelolaan Zona Resapan Air untuk Menjamin Ketersediaan Air di Wilayah Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan [Laporan Akhir]. Kuningan: BAPEDA Kabupaten Kuningan dan LSM RISSAPEL Kuningan.

[BAPPENAS] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2011. Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia 2011. Jakarta: BAPPENAS.

[BAPPENAS, ADB] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Asian Development Bank. 1999. Causes, Extent, Impact and Cost of 1997/1998 Fires and Drought. Jakarta: BAPPENAS dan ADB.

Berkes, Fikret. 1989. Common Property Resources, Ecology and Community- Based Sustainable Development. London: Belhaven Press.

Bourgeois R. 2004. Participaztory Prospective Analysis. Exploring and Anticipating Challenges With Stakeholders. UNESCAP-CAPSA. Trough Secondary Crop’s Development in Asia and Pasific. CAPSA Monograph No.46:1-29.

[BPKAD] Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Kuningan. 2015. Laporan APBD Kabupaten Kuningan Tahun 2011-2015. Kuningan: BPKAD.

Brienkerhoff DW, Goldsmith AA. 1992. Promoting the Sustainability of Development Institutions: A Framework for Stretegy. Journal of Development. Volume 20 Nomor 3.

Bromley DW. 1991. Environment and Economy: Property Rights and Public Policy. Oxford [USA]: Basic Blackwell.

[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan. 2015. Kuningan Dalam Angka Tahun 2011-2015. Kuningan: BPS.

[BTNGC] Balai Taman Nasional Gunung Ciremai. 2010. Rencana Strategis Taman Nasional Gunung Ciremai tahun 2010-2014.Kuningan: BTNGC. [BTNGC] Balai Taman Nasional Gunung Ciremai. 2010. Rencana Pengelolaan

Jangka Menengah Taman Nasional Gunung Ciremai Tahun 2011-2015. Kuningan: BTNGC.

[BTNGC] Balai Taman Nasional Gunung Ciremai. 2015. Revisi Zonasi Kawasan TNGC. Kuningan: BTNGC.

Byl R, Trainmar, Guadeloupe. 2002. Strategic Planning Using Scenario. Paper to be Presented at IAME 2002 Confrence, Panama City [US]. Panama. Commons JR. 1931. Institutional Economics. American Economic Review 21:

648-657.

Dharmawan AH dan A Daryanto. 2002. Mencari model pengelolaan sumberdaya perikanan dalam rangka otonomi daerah. Makalah Pembahasan Workshop Pusat Kajian Agraria, Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor bekerjasama dengan Partnership for Governance Reform I Indonesia. Bogor [DFID] Department For International Development. 2006. Laporan Penelitian

Identifikasi Potensi Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Kelembagaan Masyarakat Sebagai Dasar Pengelolaan Berbasis Masyarakat di Taman Nasional Gunung Ciremai. Kerjasama Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam dengan MFP-Department For International Development, United Kingdom. Bogor: DFID.

[DEPTAN] Departemen Pertanian. 1980. Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 837/Kpts/Um/11/80 tentang Kriteria dan Tata Cara Penetapan Hutan Lindung. Jakarta: DEPTAN.

[DEPHUT] Departemen Kehutanan. 2008. Surat Edaran Dirjen PHKA Nomor : SE 3/IV-Set/2008 tanggal 9 Desember 2008 tentang Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air di Kawasan Suaka Alam. Jakarta: DEPHUT.

Didin. 2015. Struktur Populasi dan Sebaran serta Karakteristik Habitat Huru Sintok (Cinnamomum sintoc) di Resort Cilimus Taman Nasional Gunung Ciremai Kuningan Jawa Barat [Skripsi]. Kuningan: Fakultas Kehutanan. Universitas Kuningan.

Dinar A, Rosegart MW, Dick RM. 2001. Water Allocation Mechanism Principles and Examples. Http://www.Worldbank.org/rdv/training/dinar /allocatn. htm.[20 Dec 2001]

[DINAS SDAP] Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan Kabupaten Kuningan. 2015. Laporan Pelaksanaan Kegiatan Dinas Tahun 2015. Kuningan: Dinas SDAP.

Djuri. 1995. Peta Geologi Lembar Arjawinangun. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Eriyatno. 1999. Ilmu Sistem Meningkatkan Mutu dan Efektifitas Manajemen. Jilid Satu. Bogor: IPB Press.

Eriyatno. 2012. Ilmu Sistem: Meningkatkan Mutu dan Efektivitas Manajemen. Jilid Satu, Edisi keempat. Larasati L, editor. Surabaya: Penerbit Guna Widya.

[FAHUTAN UNIKU] Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan. 2011. Laporan Survey Dasar pada Ekosistem Areal Restorasi dan Sekitarnya. Kuningan: Fakultas Kehutanan. Universitas Kuningan.

[FAO] Food and Agriculture Organization of the United Nations. 2004. Payment for Environmental Services in Watershed. Rome: FAO.

Fauzi A, Anna S. 2002. Evaluasi Status Keberlanjutan Pembangunan Perikanan: Aplikasi Pendekatan Rapfish (Studi Kasus Perairan Pesisir DKI Jakarta).

Jurnal Pesisir dan Lautan. 4(3):43-55.

Field BC. 1994. Environmental Economics: An Introduction. USA: Mc-Graw Hill, Inc.

Freeman RE. 1984. Strategic management: a stakeholder approach. Boston: Pitman.

Frederick KD. 2001. Water as Source of International Conflict. Http ://www.rff.org/resources_articles/files/waterwar.htm.[28-2-20001]

[GEN] Global Ecovillage Network. 2008. Community Sustainability Assesment. http://gen.eco-village org/activities/index.html.

Gouyon A. 2004. Imbalan bagi Masyarakat Miskin Dataran Tinggi terhadap Jasa Lingkungan: Sebuah Tinjauan tentang Inisiatif dari Negara-Negara Maju. Bogor: RUPES-ICRAF.

Grimble R, Chan MK. 1995. Stakeholder analysis for natural resource management in developing countries. Natural resources forum. Vol. 19 No.2, pp. 133-124.

Gunawan H, Subiandono E. 2011. Kondisi Biofisik dan Sosial Ekonomi dalam Konteks Restorasi Ekosistem Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat [Laporan Penelitian]. Bogor: Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi. Hamilton WH. 1932. Institution. In Seligman ERA and Johnson A (Eds.).

Encyclopedia of the social sciences. Vol.8.

Hardjomidjojo H. 2002. Metode Analisis Prospektif. Bogor : FTP IPB Press. Hartrisari. 2002. Panduan Analisis Prospektif. Bahan Kuliah Analisis Sistem dan

Pemodelan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan lautan. Bogor: Program Pascasarjana.Institut Pertanian Bogor.

Hoelman MB., Parhusip BTP., Eko S., Bahagijo S., dan Santono H. 2015. Panduan SDGs: Untuk Pemerintah Daerah dan Pemangku Kepentingan Daerah. Jakarta : International NGO Forum on Indonesia Development. Irawan DE, Puradimaja DJ, Notosiswoyo S, Soemintadiredja P. 2009.

Hydrogeochemistry of Volcanic Hydrogeology based on Cluster Analysis of Mount Ciremai, West Java, Indonesia. Journal of Hydrology. doi: 10.1016/j.jhydrol.2009.07.033.

Jones GE, Davies B, Hussain S. 2000. Ecological Economics, An Introduction. London [UK]: Blackwell Science.

Kartodiharjo H, Murtilaksono K, Sudadi U. 2004. Insitusi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Konsep dan Pengantar Analisis Kebijakan. Bogor: Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor.

Kavanagh P. 2001. Rapid Appraisal of Fisheries (RAPFISH) Project. Colombia: Fisheries Center. University of Britis Colombia.

Kavanagh P, Pitcher TJ. 2004. Implementing Microsoft Excel Software for Rapfish: A Technique For The Rapid Appraisal of Fisheries Status. Fisheries Centre Research Reports 12 (2): 75pp.

[KEMEN-LH] Kementerian Lingkungan Hidup. 2012. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor: 19/2012 tentang Program Kampung Iklim. Jakarta: KEMEN-LH. .

[KEMENHUT] Kementerian Kehutanan. 2013. Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.64/Menhut-II/2013 tentang Pemanfaatan Air dan Energi Air di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam. Jakarta: KEMENHUT.

[KEMENLINGHUT] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2015. Surat Edaran Dirjen PHKA Nomor: 43/IV-SET/2015 tentang Penetapan Pemanfataan Air dan Energi Air Pada Taman Nasional Gunung Ciremai. Jakarta: KEMENLINGHUT.

Kholil, Dharoko TA, Widayati A. 2005. Pendekatan Multi Dimensional Scaling Untuk Evaluasi Keberlanjutan Waduk Cirata - Propinsi Jawa Barat. Jurnal Manusia dan Lingkungan. Vol. 22, No.1, 22-31.

Kuncoro M. 2003. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi: Bagaimana Peneliti dan Menulis Tesis?. Jakarta: Erlangga

Leimona B, Munawir, Ahmad NR. 2011. Gagasan Kebijakan Konsep Jasa Lingkungan dan Pembayaran Jasa Lingkungan di Indonesia. Bogor: RUPES- ICRAF.

Machfud. 2001. Rekayasa Model Penunjang Keputusan Kelompok dengan Fuzzy- Logic untuk Sistem Pengembangan Agroindustri Minyak Atsiri [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Malhotra, Naresh K. 2010. Riset Pemasaran, Pendekatan Terapan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Marimin. 2008. Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Jakarta: Grasindo.

Monica D. 2006. Analisis Sosial Ekonomi Sistem Kemitraan Pengelolaan Wana Curug Nangka KPH Bogor Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Munasinghe M, McNeely J. 1995. Key Concepts and Terminology of Sustainable Development.Pp.18-56 in M. Munasinghe & W. Shearer, editor. Defining and Measuring Sustainability:The Biophysical Foundations. Washington DC: World Bank.

Meyers J. 2001. Stakeholder power analysis. IIED

Nasdian FT. 2003. Pengembangan Masyarakat (Community Development). Bogor: Bagian Ilmu-ilmu Sosial, Komunikasi dan Ekologi Manusia Departemen Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Nengsih NY. 2013. Analisis Kelembagaan Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air Di Taman Nasional Gunung Ciremai [TESIS]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. North DC. 1990. Institutions, Institutional Change and Economics Performance.

Cambridge: Cambridge University Press.

Novita E, Suryaningrat IB, Andriyani I, Widyotomo S. 2012. Analisis Keberlanjutan Kawasan Usaha Perkebunan Kopi (KUPK) Rakyat di Desa Sidomulyo Kabupaten Jember. Jurnal Agritech. Vol. 32, No. 2, Mei 2012. Noerdjito NM, Mawardi S. 2008. Kawasan Lindung Gunung Ciremai dan

Kemungkinan Pengelolaannya. Jurnal Biologi Indonesia 4(5): 289-307. [ODA] Overseas Development Administration. 1995. Guidance Note on how to

do Stakeholder Analysisi of aid Projects and Programmes. London: ODA Ostrom E. 1990. Governing The Commons: The Evolution Of Institutions For

Ostrom E. 2005. Understanding Institutional Diversity. New Jersey: Princeton University Press.

Pitcher TJ, Preikshot DB. 2001. Rapfish: A Rapid Appraisal Technique to Evaluate the Sustainability Status of Fisheries. Fisheries Research 49(3): 255-270.

Ramdan H. 2006. Pengelolaan Sumber Air Minum Lintas Wilayah [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ramirez R. 1999. Stakeholder Analysis and Conflict Management, in Buckles D (ed). Conflict and collaboration in natural resource management. Ottawa and Washington: IDRC and the World Bank, pp. 101-126.

Reed MS, Graves A, Dandy N, Posthumus H, Hubacek K, Morris J, Prell C, Quinn CH, Stringer LC. 2009. Who’s and why? A Typology of Stakeholder Analysis Methods for Natural Resource Management. Journal of Environmental Management. 90:1933-1949.

Roling N, Wagemakers M. 1998. Facilitating Sustainable Agriculture: Participatory Learning and Adaptive Management in Times of Environmental Uncertainty. Cambridge: Cambridge University Press. Rombang WM, Rudyanto. 1999. Daerah Penting bagi Burung di Jawa dan Bali.

Bogor: PKA/BirdLife International-Indonesia Programme.

Rosa H, Kandel S, Dimas L. 2003. Compensation for Environmental Services and Rural Communities: Lessons from The Americas and Key Issues for Strengthening Community Strategies. El Salvador.

Sanin B. 2011. Sumber Daya Air dan Kesejahteraan Publik. Bogor: IPB Press. Saxena, Sushil JP, Vrat P. 1992. Scenario Building:A Critical Study of Energy

Conservation in The Indian Cement Industry. Technological Forecasting and Social Change. 41: 121-146.

Schmid AA. 1972. Property, Power, and Public Choice. New York: Praeger. Silitonga PH, Masri M, Suwarno N. 1996. Peta Geologi Lembar Cirebon, Skala

1:100.000. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Sinukaban N. 2007. Konservasi Tanah dan Air, Kunci Pembangunan Berkelanjutan. Bogor: Direktorat Jenderal RLPS Dephut dan Institut Pertanian Bogor. P-334.

Smith M, de Groot D, Perrot-Maite D, Bergkamp G. 2006. Pay-Establishing Payments for Watershed Services. Gland, Switzerland: IUCN.

Soekanto S. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Subarudi. 2007. Tanggapan atas pedoman pelaksanaan HTI rakyat: Belajar dari pelaksanaan Kredit Usaha Hutan Rakyat (KUHR). (1), 5-10.

Sugandhy A. 1997. Kebijaksanaan dan Strategi Pengelolaan Sumberdaya Air, Makalah pada Seminar Pengembangan dan Pengelolaan Sumberdaya Air Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Deputi Bidang Prasarana BAPPENAS, di Jakarta tanggal 30 September 1997.

Sumarman. 2006. Kajian Kompensasi Air Baku untuk Air Bersih dari Pemerintah Kota Cirebon ke Pemerintahan Kabupaten Kuningan [Tesis]. Semarang: Universitas Diponegoro.

Surya RA. 2015. Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam Untuk Penyediaan Air Baku Berkelanjutan di Tingkat Kabupaten [Desertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Suryolelono KB. 2010. Bencana Alam Tanah Longsor Perspektif Ilmu Geoteknik. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Pada Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta : Fakultas Teknik. Universitas Gadjah Mada.

Tacconi T. 2003. Kebakaran Hutan di Indonesia, Penyebab, biaya dan implikasi kebijakan. Bogor: Center for International Forestry Research (CIFOR). 22 hal. http://www.cifor.cgiar.org/Publiction/occasional paper no 38 (i)/html

Turner RK, Pearce D, Bateman I. 1994. Environmental Economics: An Elementary Introduction. New York: Harvester Wheatsheaf.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumberdaya Air

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Wunder S. 2005. Payments for Environmental Services : Some Nuts and Bolts.

CIFOR Occasional Paper 42 : 1-24. Bogor: CIFOR.

Zuhriana D. 2012. Pengembangan Daerah Penyangga Taman Nasional Gunung Ciremai [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

KUISIONER I