• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Pustaka

Dalam dokumen Rusdi Muchtar Mahmud Thoha (Halaman 41-48)

E. Saran-Saran Pembelajaran dan Pustaka Pendukung

2.10 Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka adalah merupakan satu hal yang

penting dalam penulisan KTI. Daftar pustaka adalah daftar

literatur yang dipakai peneliti sebagai rujukan pada penulisan

laporan penelitian. Daftar Pustaka berfungsi:

agar pembaca tahu sumber sumber literatur;

agar pembaca bisa mencari sumber aslinya jika diperlukan;

untuk ungkapan terima kasih kepada penulis bahwa

karangannya diambil sebagai salah satu sumber literatur.

Unsur-unsur daftar pustaka meliputi:

nama pengarang;

tahun terbit publikasinya;

judul publikasi;

Pusbindiklat Peneliti - LIPI 35

tempat terbit dan penerbit (dengan versi yang berbeda, untuk

jurnal atau berkala).

2.11

LAMPIRAN (Opsional)

Lampiran biasanya berisi data atau informasi yang

dianggap penting dan perlu tetapi bila dimasukkan dalam bagian

utama KTI justru akan mengganggu terutama dari aspek

substantif.

Faktor Penting:

Ada dua faktor penting yang harus selalu diperhatikan oleh peneliti sewaktu menulis KTI. Pertama, peneliti itu mempunyai watak jujur dan teliti. Kejujuran tersebut harus tercermin dalam KTI seperti: a) Seluruh data dan informasi yang tertuang dalam KTI adalah benar dan akurat; tidak ada yang direkayasa , serta disebutkan sumbernya dengan jujur dan benar; b) Draft KTI sebelum dikirimkan ke Sekretariat Jurnal Ilmiah harus dibaca secara teliti dan berulang-ulang sampai penulis yakin bahwa tidak ada lagi masalah yang bersifat teknis redaksional menurut kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga Dewan Redaksi hanya terfokus pada aspek substansi sewaktu membaca naskah tersebut. Kedua, sistematika adalah salah satu unsur penting dalam KTI. Oleh karena itu, sebelum draft KTI dikirimkan ke jurnal ilmiah, perlu diteliti ulang apakah sudah ada benang merah sistematika yang logis dan runtut antar. judul pertanyaan/tujuan penelitian, metodologi, hasil, dan pembahasan serta simpulan dan saran.

Sistematika Penulisan mulai dari judul dengan daftar pustaka di atas wajib ada di dalam setiap KTI, tetapi dalam penulisannya bisa fleksibel sesuai dengan jenis KTI (Jurnal, bunga rampai, laporan penelitian, dll) serta menyesuaikan dengan gaya selingkungan masing-masing.

36 Modul DJFP. Tingkat Pertama

Latihan 2.

A. Jawablah dengan singkat dan benar!

1. Unsur apa saja yang harus ada dalam suatu abstrak KTI?

2. Dalam perumusan masalah terkandung dua aspek, yaitu pokok permasalahan dan pertanyaan penelitian. Apa perbedaan antara ke duanya?

3. Apa perbedaan fungsi dari tinjauan teori, konsep dan hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan, yang ada pada bagian: a) Latar Belakang, b) Tinjauan Pustaka, c) Hasil dan Pembahasan ?

4. Pada bagian yang mana, knowledge contribution itu dapat diketahui dari KTI?

5. Apa fungsi daftar pustaka dalam KTI?

B. Isilah titik-titik pada kalimat di bawah ini dengan benar !

Abstrak merupakan uraian singkat tentang keseluruhan isi KTI sehingga harus memuat empat hal, yaitu 1)……….. 2)………..………, 3)……….………, dan 4)………..

Ada satu kata kunci yang dapat digunakan untuk membantu mempercepat proses identifikasi pokok permasalahan penelitian, yaitu

gap atau kesenjangan, yakni kesenjangan antara teori dan 5)………., harapan dan 6)………, target dan 7) ………, serta antara 8)………….. dan das sollen. Dalam setiap KTI diharapkan mampu memberikan manfaat dalam bentuk: 9)………, dan/atau 10) …………..… dan atau 11) ……….

Kerangka pemikiran dapat dikemukakan dalam bentuk model, yaitu 12). ………..., 13) ……….………….., dan 14)……….

Instrumen penelitian kuantitatif adalah 15) …………..……..………., 16) ………..………., dan 17) ………….…………. Sedangkan instrumen penelitian kualitatif adalah 18) ………, 19)……….., 20)………..

Pusbindiklat Peneliti - LIPI 37

Ringkasan

Sistematika KTI terutama dalam bentuk makalah lengkap untuk jurnal, secara umum terdiri dari beberapa bagian:

Bagian satu: Judul, nama penulis dan alamat korespondensi, serta

abstrak dan kata kunci.

Bagian dua: Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang,

perumusan masalah, tujuan dan manfaat.

Bagian tiga: Tinjauan pustaka yang terdiri dari teori/konsep,

penelitian terdahulu, dan kerangka pemikiran sera hipotesis.

Bagian empat: Metode Penelitian yang terdiri dari pendekatan, koleksi dan sumber data, teknik analisis serta lokasi dan waktu.

Bagian lima: Hasil dan Pembahasan.

Bagian enam: Penutup yang terdiri simpulan dan saran, serta ucapan terima kasih.

Bagian tujuh: Daftar Pustaka dan Lapiran.

Penerapan sistematika KTI tersebut dalam bentuk makalah lengkap dan atau jenis KTI lainnya bisa fleksibel dan menyesuaikan

38 Modul DJFP. Tingkat Pertama

Tindak lanjut

1.

Jika Anda, perorangan, dapat menjawab seluruhnya untuk

Latihan 2A dan 16 – 20 soal dari Latihan 2B, maka Anda

dinyatakan berhasil telah menguasai materi modul ini. Selamat!!

2.

Jika Anda, perorangan, dapat menjawab benar tiga s.d. empat

soal dari latihan 2A dan 12 – 14 soal dari Latihan 2B, maka

Anda dianjurkan untuk mengulang materi yang dianggap sulit

dari PB-2 ini. Cobalah berkonsultasi dengan fasilitator.

3.

Jika Anda, perorangan, menjawab benar dua soal dari latihan 2A

serta hanya sepuluh soal atau kurang dari Latihan 2B dengan

benar, maka Anda dianjurkan untuk mengulang kembali seluruh

materi PB-2 ini. Cobalah berdiskusi dengan fasilitator agar

Anda dapat mengatasi kesulitan belajar!

4.

Segeralah cek hasil belajar Anda!

Pusbindiklat Peneliti - LIPI 39

Teknik Penulisan

KTI

Ejaan dan Tanda Baca Kalimat dan Paragraf

Kutipan, Catatan Kaki, dan Catatan Belakang

Teknis Format Penyajian Visual Daftar Pustaka

40 Modul DJFP. Tingkat Pertama

m

maa

P

PrroosseessBBeellaajjaarrTTiiggaa

Segi-segi teknis penulisan KTI biasanya berkaitan dengan

tata tulis yang perlu diindahkan para peneliti. Tata tulis itu

lazimnya sudah sangat teknis misalnya bagaimana format

menulis judul, membuat tabel dan sebagainya. Tata tulis juga

harus mengikuti pedoman yang sudah dibuat oleh jurnal ilmiah

terakreditasi yang diharapkan akan memuat KTI yang diusulkan

leh penulis.

Untuk para kandidat peneliti yang sekarang mengikuti

diklat, maka hal yang mau dijelaskan dalam tata tulis adalah:

Teknis format

Ejaan dan tanda baca

Kutipan, catatan kaki, dan catatan belakang

Kalimat dan paragraph (alinea)

Penyajian visual

Daftar pustaka

Judul, nama penulis, abstrak, kata kunci, pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan, saran, daftar pustaka.

Pusbindiklat Peneliti - LIPI 41

Dalam dokumen Rusdi Muchtar Mahmud Thoha (Halaman 41-48)

Dokumen terkait