• Tidak ada hasil yang ditemukan

Achadi E. 2007. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta (ID): PT Rajagrafindo Persada.

Agustina H. 2003. Alokasi waktu anak untuk leisure dan hubungannya dengan prestasi belajar siswa SD di kota Medan [tesis]. Bogor (ID): Fakultas Pertanian, IPB.

Almatsier S. 2006. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta (ID): PT. Gramedia Pustaka Utama

Amare et al. 2012. Micronutrient levels and nutritional status of school children living in Northwest Ethiopia. Nutrition Journal, No 11, 2012: 108.

Anwar H.M. 2008. Peranan Gizi dan Pola Asuh dalam Meningkat Kualitas Tumbuh Kembang Anak. [internet]. [diacu 2013 Juni 15]. Tersedia dari:

http://www.whandi.net/index.php.

Arikunto S. 2005. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta (ID):

Bumi Aksara.

Arisman. 2004. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta (ID): Penerbit Buku kedokteran EGC.

Azwar S. 1996. Pengantar Psikologi Intelegensi. Jakarta (ID): Pustaka Pelajar.

29 Belachew et al. 2011. Food insecurity, school absenteeism and educational attainment of adolescents in Jimma Zone Southwest Ethiopia: a longitudinal study. Nutrition Journal, No 10, 2011: 29.

Bitjoli et al. 2009. Identifikasi Kondisi dan Status Gizi Masyarakat Pesisir Kabupaten Halmahera Utara. Bogor

Boeree GC. 2003. Intelligence and IQ. Shippenburg University. [internet]. [diacu 2013 April 20]. Tersedia dari: http://webspace.ship.edu/cgboer/intelligence.

html.

[BPS] Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. 2013. Berita resmi statistik No.

06/01/Th. XVI. [diacu 5 Mei 2013]. Tersedia dari: http://jabar.bps.go.id/

Charoensiriwatana et al. 2010. Consuming iodine enriched eggs to solve the iodine deficiency endemic for remote areas in Thailand. Nutrition Journal, No 9, 2010: 68.

Clifton et al. 2013. The impact of iodine supplementation and bread fortification on urinary iodine concentrations in a mildly iodine deficient population of pregnant women in South Australia. Nutrition Journal, No 12, 2013: 32.

[Depkes RI] Departemen Kesehatan RI. 1996. Gangguan akibat kekurangan iodium dan garam beriodium. Jakarta: Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat.

Djokomoeldjanto R. 1987. Gangguan Akibat Kekurangan Iodium dan Gondok Endemik. Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, cetakan ke-4, Hal 449-454.

Gibson. 2005. Principal of Nutritional Assessment. Oxford: Oxford University Press.Gropper et al. 2009

Gibney et al. 2008. Gizi Kesehatan Masyarakat. Hartona A [penerjemah].

Terjemahan dari: Public Health Nutrition. Jakarta (ID): EGC.

Giedd J N. 2002. PBS Interview : Insides the Teenage Brain. [internet]. [diacu 2013 Juni 20]. Tersedia dari: http://www.pbs.org/wgbh/pages/frontline/

shows/teenbrain/interviews/giedd.html.

Gropper SS, Smith JL, Groff JL. 2009. Advenced Nutrition and Human Metabolism, Fifth Edition. USA: Wadsworth.

Hardinsyah.1997. Ekonomi Gizi. Bogor: Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Hartono. 2004. Identifikasi Faktor yang Diduga Berhubungan dengan Kejadian Gondok pada Anak Sekolah Dasar di Daerah Dataran Rendah (Studi di Kelurahan Kejayan Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan). Jurnal GAKI Indonesia (Indonesian Journal of IDD) Vol 3, No.1-3. [internet]. [diacu 2013 April 20]. Tersedia dari: http://www.idd_indonesia.net/.

Hawadi RA. 2001. Psikologi Perkembangan Anak: Mengenal Sifat, Bakat, dan Kemampuan Anak. Jakarta (ID): PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

_____.2002. Identifikasi Keberbakatan Intelektual Melalui Metode Non-tes.

Jakarta (ID): Grasindo.

Hurlock EB. 1998. Perkembangan Anak Jilid 2. M. Tjandrasa, M. Zajarsih, penerjemah. Jakarta (ID): Erlangga.

Khomsan, A. 2004. Peranan Pangan dan Gizi untuk Kualitas Hidup. Jakarta (ID):

Grasindo.

Lemeshow S, David WH & Janelle K. 1997. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Pramoni D, penerjemah. Yogyakarta (ID): UGM Press.

30

Lusiyana N. 2011. Pengetahuan gizi ibu dan perilaku keluarga sadar gizi kaitannya dengan status gizi balita di desa Paberasan Kabupaten Sumenep [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.

Madanijah & Hirmawan. 2007. Faktor-faktor sosial ekonomi keluarga yang berhubungan dengan kejadian gondok pada murid SD. Jurnal Gizi dan Pangan, Vol 2, No 1, 2007: 47-55.

Maharani P. 2012. Status iodium, status gizi, dan kecerdasan pada anak sekolah dasar di wilayah pegunungan kabupaten Cianjur [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.

Mardhiah H. 2010. Efektifitas metode bermain dalam penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas VI SD Islam An-Nizam [skripsi]. Medan:

Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Sumatera Utara.

Masruroh A. 2011.Hubungan praktek pemberian ASI, pola konsumsi pangan, dan fasilitas belajar terhadap kecerdasan logika matematika anak SDN 09 pagi Jakarta Utara [skripsi]. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Mc Wayne C. 2004. A multivariate examination of parent involvement and the social and academic competencies of urban kindergarten children. Psychology in the Schools. 41: 363-375.

Mutalazimah & Asyanti S. 2009. Status iodium dan fungsi kognitif anak sekolah di SDN Kiyaran Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Jurnal Penelitian Sains & Teknologi, Vol. 10, No. 1, 2009: 50 – 60

Neisser U, Boodoo G, Bouchard Jr T J , Boykin A W, Brody N, Ceci S.J,

Halpern DF et al. 1996. Intelligence: Knowns and Unknowns. [internet].

[diacu 2013 Juli 30]. Tersedia dari: http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/

download?doi=10.1.1.134.1282&rep=rep1&type=pdf

Ode CA. 2012. Pengaruh kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan pada PT. BRI cabang Binjai [skripsi]. Medan:

Universitas Sumatera Utara.

Pamularsih, A. 2009. Hubungan Status Gizi dengan Prestasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Selo Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Laporan Penelitian. [internet]. [diacu 2013 Juli 30]. Tersedia dari:

http://etd.eprints.ums.ac.id/5923/1/J300060019.PDF.

Papalia D E et al. 2008. Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta (ID): Kencana.

Pemerintah Kabupaten Karawang 2012. Karawang Dalam Angka 2012. [internet].

[diacu 2013 April 15]. Tersedia dari: http://karawangkab.go.id/2013-02-15-03-29-32/2013-02-14-09-26-52/bab-1.html.

Prihatini et al. 2001. Pengaruh status gizi terhadap kadar yodium urin setelah pemberian kapsul minyak beryodium pada anak sekolah dasar di daerah gondok endemik. Laporan penelitian Litbang Depkes. [internet]. [diacu 2013 Mei 20]. Tersedia dari: http://www.litbang.depkes.go.id/p3gizi/

Abstraklapen2001.html.

Rina.2008. Konsumsi pangan, status gizi, dan prestasi belajar pada siswa-siswi SMA Assalaam Surakarta [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Riyadi H. 2001. Metode Penilaian Status Gizi Antropometri. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian,IPB

31 Rusnelly. 2006. Determinan kejadian GAKI pada anak sekolah dsar di dataran rendah dan dataran tinggi kota Pagar Alam Propinsi Sumatera Selatan [tesis]. Semarang: Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro.

Santrock JW. 2007. Perkembangan Anak. Mila Rachmawati & Anna Kuswanti [penerjemah]. Terjemahan dari: Child Development, eleventh edition.

Jakarta: Erlangga.

Soemantri AG. 1978. Hubungan anemia kekurangan zat besi dengan konsentrasi dan prestasi belajar [tesis]. Semarang: Program pascasarjana, Universitas Diponegoro.

Soekirman. 2003. Ilmu gizi dan aplikasinya. Untuk keluarga dan masyarakat.

Jakarta (ID): Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional.

Soetjiningsih dan Suandi I.K.G. 2002. Gizi untuk Tumbuh Kembang Anak. In : Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Ikatan Dokter Anak Indonesia Ed. 1.

Jakarta (ID): CV Sagung Seto.

Suhardjo. 2003. Berbagai Pendidikan Gizi. Jakarta (ID): Dian Rakyat.

Supariasa IDN, Bakri B, Fajar I. 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta (ID):

Penerbit Buku kedokteran ECG.

Suryabrata. 2005. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Susiana S. 2011. Faktor faktor yang berhubungan dengan ekskresi iodium (EIU) pada anak sekolah dasar di SDN 1 Sumberejo kecamatan Randublatung kabupaten Blora [skripsi]. Semarang : Universitas Diponegoro.

Sutomo. 2007. Prestasi belajar anak yang menderita GAKI dan tidak menderita GAKI di daerah endemik berat di SD Negeri 1 dan 2 Tribudaya Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Propinsi Sulawesi Tenggara.

Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Syah M. 2010. Psikologi Belajar. Jakarta (ID): Rajawali Press

Syahbudin S. 2002. GAKI dan Usia. Jurnal GAKI Indonesia Volume 1, N0. 1. hal.

13

[UNICEF] The United Nations Children's Fund. 2008. Sustainable Elimination Of Iodine Deficiency. New York. www.unicef.org

[WHO] World Health Organization. 2001. Assessment of IDD and monitoring their elimination, 2nd edition. Geneva.

_____. 2007. BMI for age (5-19 years).[ internet]. [diacu 2013 April 20]. Tersedia dari: http://www.who.int/growthref/who2007_bmi_for_age/en/.

Wibowo R. 1994. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak prasekolah [skripsi]. Bogor : Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

[WNPG] Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi. 2004. Ketahanan Pangan dan Gizi di Era Otonomi Daerah dan Globalisasi. Jakarta : LIPI.

Zimmermann et al, 2005, High thyroid volume in children with excess dietary iodine intakes, Am J Clinical Nutrition, 83:108-14.

32

LAMPIRAN

Lampiran 1 Hasil uji statistik hubungan status iodium dengan kecerdasan

Correlations

Status Iodium Kecerdasan

Status Iodium Pearson Correlation 1 .091

Sig. (2-tailed) .283

N 142 142

Kecerdasan Pearson Correlation .091 1

Sig. (2-tailed) .283

N 142 142

Lampiran 2 Hasil uji statistik hubungan status iodium dengan prestasi belajar

Correlations

Status Iodium Prestasi Belajar

Status Iodium Pearson Correlation 1 .070

Sig. (2-tailed) .406

N 142 142

Prestasi Belajar Pearson Correlation .070 1

Sig. (2-tailed) .406

N 142 142

Lampiran 3 Hasil uji statistik hubungan status gizi dengan kecerdasan

Correlations

TB/U IMT/U Kecerdasan

TB/U Pearson Correlation 1 .137 .174*

Sig. (2-tailed) .103 .039

N 142 142 142

IMT/U Pearson Correlation .137 1 .096

Sig. (2-tailed) .103 .256

N 142 142 142

33

Kecerdasan Pearson Correlation .174* .096 1

Sig. (2-tailed) .039 .256

N 142 142 142

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Lampiran 4 Hasil uji statistik hubungan status gizi dengan prestasi belajar

Correlations

TB/U IMT/U Prestasi Belajar

TB/U Pearson Correlation 1 .137 .146

Sig. (2-tailed) .103 .082

N 142 142 142

IMT/U Pearson Correlation .137 1 .058

Sig. (2-tailed) .103 .489

N 142 142 142

Prestasi Belajar Pearson Correlation .146 .058 1

Sig. (2-tailed) .082 .489

N 142 142 142

Lampiran 5 Hasil uji statistik hubungan status iodium dengan status gizi

Correlations

Status Iodium TB/U IMT/U

Status Iodium Pearson Correlation 1 .134 -.120

Sig. (2-tailed) .113 .154

N 142 142 142

TB/U Pearson Correlation .134 1 .137

Sig. (2-tailed) .113 .103

N 142 142 142

IMT/U Pearson Correlation -.120 .137 1

Sig. (2-tailed) .154 .103

N 142 142 142

34

Dokumen terkait